Yuditha’s Site
Hidup itu penuh perjuangan….

October 8th, 2011

Membeli waktu untuk bisnis…

Posted in Bisnis by yuditha

Buying time for bussiness. Istilah ini saya dengar pertama kali pada saat milad I Komunitas Bisnis dari Rumah Bandung beberapa waktu yang lalu. Ibu Masrura seorang pelaku bisnis perhotelan di Bandung, beliau bilang  ”kita harus melakukan ‘buying time’”, istilah tersebut juga disebut oleh mentor sekaligus pakar bisnis online, Cheriatna. Maksudnya apa sih buying time itu??

Harga emas yang naik begitu tajam di beberapa bulan terakhir dan diprediksi naik terus membuat Antam kebanjiran pembeli dan ternyata fenomena ini juga terjadi di Amerika dan belahan dunia yang lain, orang sedang investasi emas dan mengharapkan emas bisa naik terus dan yang paling diuntungkan tentunya adalah mereka yang sudah investasi emas di saat harga masih 200rb-an.  Nah tentang investasi emas inilah yang disebut Ibu Masrura tadi sebagai Buying Time dan ini ternyata berlaku di Bisnis Online.

Pelaku bisnis online juga melakukan buying time ini, coba lihat mereka investasi beli domain ( seperti Kang Said : ketua kelas BDR Bandung ), investasi keywords, investasi artikel, investasi blog , investasi buat halaman bisnis facebook yang diharapkan tahun 2015 ( katanya bisnis online akan booming ) akan menuai hasil berlimpah. Amien… ( itu yang saya harapkan juga :-) )

Buat saya yang tergolong baru saja memulai bisnis online “tanpa modal”, saya baru memiliki puluhan fb bisnis page dan community page, belasan blog yang masih sulit saya maintain…. Semuanya berproses, toh saya memanfaatkan semua sumber daya di dunia maya secara gratis yang bisa menghasilkan uang…:D
Beberapa fb page saya seperti  http://www.facebook.com/panggilan.Allah.ke.tanah.suci ; http ://www.facebook.com/air.bidadari.verdamist dan blogspot saya http://www.payupis.net dan http://cantik-ala-verdamist.blogspot.com dan beberapa lainnya yang tidak bisa disebutkan satu-satu (saking banyaknya) Alhamdulillah sudah menunjukkan di halaman pertama google search dengan keyword tertentu.

Ayo sebelum waktu berlalu (2015) … segera ACTION ! :D
September 4th, 2011

Selamat hari Solidaritas Jilbab Internasional…

Posted in Me and my better me, Religi by yuditha

Selama ini, masyarakat Muslim di negara-negara non-Muslim memperingati Hari Solidaritas Jilbab Internasional setiap pekan pertama bulan September. Hari peringatan itu dipelopori oleh Assembly for the Protection of Hijab sejak tahun 2004, sebagai bentuk protes atas larangan berjilbab yang diberlakukan negara Prancis.

Hari ini kita sebagai muslimah diingatkan pada peristiwa Marwa Al-Sharbini,  yang meninggal dunia karena ditusuk oleh seorang pemuda Jerman keturunan Rusia pada awal Juli di ruang sidang gedung pengadilan kota Dresden, Jerman. Saat itu, Marwa akan memberikan kesaksian dalam kasus penghinaan yang dialaminya hanya karena ia mengenakan jilbab. Belum sempat memberikan kesaksiannya, pemuda Jerman itu menyerang Marwa dan menusuk ibu satu orang anak itu sebanyak 18 kali. Suami Marwa berusaha melindungi isterinya yang sedang hamil tiga bulan itu, tapi ia juga mengalami luka-luka dan harus dirawat di rumah sakit.

Kasus Marwa Al-Sharbini menjadi bukti bahwa Islamofobia masih sangat kuat di Barat dan sudah banyak Muslim yang menjadi korban. “Apa yang terjadi pada Marwa sangat berbahaya. Kami sudah sejak lama mengkhawatirkan bahwa suatu saat akan ada seorang muslimah yang dibunuh karena mengenakan jilbab,” kata Sami Dabbah, jubir Coalition Against Islamophobia.

Jika di negara non muslim saja mereka berani mempertahankan jilbabnya, apakah para muslimah yang ada di negara muslim tidak merasa tergerak hatinya untuk mengenakan jilbab?? Jilbab bukan budaya Arab, bukan simbol agama, tetapi perintah Allah SWT untuk memuliakan kaum perempuan

Memakai jilbab tidak harus menunggu akhlak kita menjadi baik, karena kita tidak akan pernah bisa menilai kualitas akhlak yang sudah kita capai. Justru dengan memakai jilbab akan membantu kita untuk memperbaiki akhlak. Memakai jilbab hanya membutuhkan 2 syarat, yaitu MUSLIMAH dan mempunyai KEPALA. Selamat Hari Solidaritas Jilbab Internasional… :)

August 28th, 2011

Manfaat Kelapa, satu dari ciptaan Allah yang serbaguna

Posted in Bisnis, Miscellanious by yuditha

Pohon kelapa (Cocos nucifera) memang serbaguna dan memiliki banyak manfaat. Mulai dari akar, batang, daun, buah, hingga pelepahnya, semua bisa dimanfaatkan. Mau tahu apa saja manfaatnya?

Daun Kelapa

Daun kelapa dapat dibuat menjadi berbagai macam benda. Misalnya bingkai lemari, hiasan janur, keranjang sampah, sapu lidi, sarang ketupat, tatakan, dan tempat buah. Sementara pucuk daunnya dapat dibuat makanan, seperti asinan.

Kemudian pangkal pelepahnya dimanfaatkan untuk membuat ragi dan gula. Sementara pelepah keringnya dapat dibuat kipas, sandal, tas tangan, dan topi.

Batang Kelapa

Batang kelapa dapat dimanfaatkan untuk membuat perabotan rumah tangga. Misalnya meja, kursi, bingkai lukisan, dan lainnya. Selain itu, batang kelapa bisa digunakan untuk membuat bahan dasar pembangunan rumah, seperti genteng, papan, dan sebagainya.

Buah Kelapa

Buah kelapa terdiri dari kulit luar, sabut, tempurung, kulit daging (testa), daging buah, air kelapa, dan lembaga (bakal buah). Banyak dari bagian buah kelapa ini yang bisa dimanfaatkan. Di antaranya, sabut, tempurung, daging buah, dan air kelapa.

Akar Kelapa

Akar kelapa dapat bermanfaat untuk kehidupan. Akar ini bisa dijadikan zat pewarna pada perabotan rumah tangga. Bisa juga dimanfaatkan untuk obat-obatan (dalam ukuran atau takaran tertentu).

Sabut kelapa yang telah dibuang gabusnya dapat digunakan untuk pelapis jok dan kursi, serta pembuatan tali. Tempurung kelapa juga dapat digunakan untuk arang batok. Arang batok ini dapat digunakan sebagai “kayu bakar”. Bisa juga diolah menjadi arang aktif yang diperlukan oleh berbagai keperluan industri pengolahan. Tak hanya itu saja, tempurung kelapa juga bisa dijadikan kancing, aksesori kotak perhiasan, dan sebagainya.

Ada pula daging kelapa yang menjadi bagian penting dalam pohon kelapa. Daging kelapa ini bisa dibuat apa saja. Daging kelapa muda dapat dijadikan campuran minuman atau bisa juga dijadikan makanan. Misalnya, kue kelapa, manisan serutan kelapa, salad kelapa. Sementara, daging kelapa yang tua bisa diolah menjadi kelapa parut, santan, kopra (daging buah kelapa yang dikeringkan), dan minyak.

Air kelapa pun dapat dimanfaatkan untuk pembuatan kecap. Atau, bisa juga dijadikan bahan pembuatan sari kelapa atau biasa disebut nata de coco.

Meningkatkan Ekonomi

Pohon kelapa, yang memiliki banyak manfaat untuk manusia, bisa kita manfaatkan untuk meningkatkan ekonomi negara. Yaitu, melalui budi daya pohon pohon kelapa. Kita bisa membuat barang-barang yang berkualitas dari bagian-bagian pohon kelapa, kemudiannya menjualnya ke luar Indonesia. Budi daya pohon kelapa cocok untuk negara kita yang memiliki iklim tropis - iklim yang cocok untuk pertumbuhan pohon kelapa.

Dari pohon kelapa pula, saya mengenal seorang pebisnis kelapa yang juga eksportir sabut kelapa. Siapa sangka, sabut kelapa yang dibuang tak ada harganya di pelosok Indonesia, di Eropa dan negara seperti Korea dan China, dimanfaatkan untuk jok mobil dan matras pengganti sponge, yang saat ini tidak digunakan lagi.
Betapa nilai sabut kelapa yang tak ada harganya kini menjadi sesuatu yang bisa bernilai ratusan juta karena diekspor ke mancanegara, Subhanallah. Bahkan di Indonesia, buyer sabut kelapa sudah antri untuk menjadi importirnya. Sayang sulit sekali mencari supplier yang bisa komitmen terhadap ketersediaan bahan baku untuk sabut kelapa.
Kini saya sedang menunggu momen ekspor yang pertama setelah melalui proses pembelajaran yang panjang…semoga bisa memenuhi kebutuhan per bulannya … amiin. Bagi teman-teman yang mungkin mau bergabung untuk ekspor sabut kelapa, silakan sharing dengan saya, karena kebutuhan untuk ekspor sabut kelapa masih sangat kurang dalam hal suppliernya…:)
August 25th, 2011

Ridho dengan apa yang kita jalani…

Posted in Religi by yuditha

Dibalik bumi yang gelap, selalu ada langit yang cerah bersama mentari. Namun bagi yang mendapatkan sisi gelap malam dia harus sabar & ikhtiar sebisanya meski dengan sebuah lilin penerangan menuju pagi, meski malam itu hujan deras, badai dingin, setiap perjalanan telah ada pengganti yang lebih baik bila kita ridho menjalaninya.

Jangan lupa, yang terang dengan mentaripun kadang diliputi awan gelap dan hujan.. panas terhalang awan, dahaga bisa muncul kapan saja. Kadang kita cenderung diberi siang atau malam , lupa bersyukur,  isinya ngomel-ngomel dengan ujian ^_^. Setiap sisi gelap dan terang ada ujian masing-masing,  lewati dengan iman dan takwa sebisa mungkin, semoga lebih baik, Insya Allah.

“Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan, sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan, maka apabila kamu telah selesai (dari sesuatu urusan), kerjakanlah dgn SUNGGUH-SUNGGUH (urusan) yg lain” (Alam Nasyrah 5-7)


August 24th, 2011

Kayalah, lalu masuk Surga!!!

Posted in Religi by yuditha

Dari Abi ‘Abdillah Tsauban Bin Bujdad bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Dinar yang paling utama yang dibelanjakan seseorang adalah dinar yang ia belanjakan untuk keluarganya, dinar yang ia belanjakan untuk kendaraannya di jalan Allah, dan dinar yang ia infakkan untuk rekan-rekannya (yang tengah berjuang) di jalan Allah.” (Muslim)

Dalam kitab Nuzhatul-Muttaqin (syarah Riyadush-Shalihin karya Imam An-Nawawi) disebutkan, hadits itu menjelaskan peringkat keutamaan pengeluaran harta (infak) bahwa memberi nafkah kepada keluarga merupakan infak yang paling mulia. Dalam hadits lain disebutkan:

“Dinar yang engkau infakkan di jalan Allah, dinar yang engkau infakkan untuk (mememerdekakan) hamba sahaya, dinar yang engkau infakkan kepada orang miskin, dan dinar yang engkau infakkan untuk keluarga, yang paling utama di antara semua itu adalah dinar yang engkau infakkan kepada keluargamu.” (Muslim)

Ke manapun alokasinya, yang jelas seseorang tidak mungkin dapat berinfak jika tidak memiliki harta. Lebih-lebih jika kita mencermati ayat-ayat Al-Quran yang memerintahkan kita terlibat dalam jihad. Selalu saja disandingkan antara kewajiban berjihad dengan jiwa dengan kewajiban berjihad dengan harta. Bahkan dari semua ayat yang memerintahkan kita berjihad dengan harta dan jiwa, berjihad dengan harta selalu didahulukan kecuali pada satu ayat saja yakni ayat 111 surah At-Taubah, yang maknanya:

“Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang Mukmin jiwa dan harta mereka dengan mendapatkan surga untuk mereka. Mereka berperang di jalan Allah, lalu mereka membunuh atau terbunuh.”

Selebihnya, hartalah yang disebut terdahulu. Perhatikan ayat-ayat berikut:

“Wahai orang-orang yang beriman, inginkah kalian aku tunjukkan pada suatu perniagaan yang menyelamatkan kalian dari adzab yang pedih. Kalian beriman kepada Allah dan Rasul-Nya dan kalian berjihad di jalan Allah denganh harta dan jiwa kalian.” (Ash-Shaf: 10-11)

Ini diperkuat dengan adanya kewajiban zakat. Dalam urusan yang satu ini memang ada kesalahan persepsi pada sebagian kaum muslimin. Kewajiban zakat sering dipahami begini: kalau punya harta, zakatlah; kalau tidak punya, tidak usah mengeluarkan zakat. Secara fiqih, pemahaman itu sangat benar. Tapi semangatnya bukanlah semangat kepasrahan pada keadaan. Semangat perintah zakat harusnya dipahami: carilah uang, kumpulkanlah harta agar dapat melaksanakan perintah Allah yang bernama zakat. Seharusnya kita membawa semangat shalat untuk diterapkan pada zakat. Kita selalu berpikir kita harus bisa melaksanakan shalat dengan segala perjuangan yang menjadi konsekuensinya. Dari mulai mencari penutup aurat, mencari tempat shalat, menentukan arah kiblat, mensucikan diri, dan seterusnya.

Itu semua mematahkan anggapan yang masih dianut sebagian orang bahwa kesalihan dan ketakwaan identik dengan kepapaan, kemelaratan, kesengsaraan, dan ketertindasan. Seolah-olah hanya orang miskin, jelata, dan tertindaslah yang layak menghuni surga. Sebaliknya orang kaya dan orang yang punya jabatan tidak punya tempat di surga. Ini diperparah dengan sering disitirnya hadits-hadits dha’if (lemah) atau bahkan maudhu’ (palsu) yang memberikan pesan untuk menjauhi dunia sejauh-juahnya demi mencapai ketakwaan dan kesucian jiwa. Atau mungkin juga menyitir hadits shahih tentang zuhud dengan pemahaman yang salah.

Zuhud tidaklah identik dengan melarat. Zuhud adalah kepuasaan hati dengan apa yang diberikan Allah swt.  Zuhud adalah ketiadaan ikatan hati kepada kekayaan. Bahwa sambil merasa puas dengan apa yang Allah berikan dan sambil meniadakan ikatan hati dengan harta seseorang memiliki harta dan jabatan, tidaklah menafikan sifat zuhud.

Utsman Bin ‘Affan adalah konglomerat dan kaya raya. Beliau termasuk sahabat Nabi saw. yang dijamin masuk sorga. Demikian pula halnya dengan ‘Abdurrahman Bin ‘Auf. Beliau sukses dalam bisnis dan menjadi saudagar kaya raya. Toh beliau juga termasuk yang dijamin masuk surga. Umar Bin ‘Abdul-‘Aziz, khalifah yang kaya raya. Tapi justru dia termasuk orang zuhud.

Posisi harta dalam Islam sama dengan posisi kemiskinan: sebagai ujian bagi manusia. Dengan kekayaan orang bisa masuk surga sebagaimana dengan kekayaan pula orang bisa masuk neraka. Dengan kepapaan orang bisa masuk surga sebagaimana dengan kepapaan pula orang bisa masuk neraka. Semuanya ujian! Allah swt. menegaskan:

“Dan Kami coba kalian dengan keburukan dan kebaikan, (semuanya) sebagai ujian.” (Al-Anbiya: 35)

Rasulullah saw. bersabda:

“Sesungguhnya dunia itu manis dan menghijau. Dan sesungguhnya Allah mengangkat kalian sebagai khalifah di dalamnya untuk melihat (menguji) bagaimana kalian bekerja. Maka berhati-hatilah dengan dunia dan berhati-hatilah dengan wanita. Karena sesungguhnya fitnah Bani Israil adalah pada wanita.” (Riwayat Muslim)

Jadi, orang yang saleh bukanlah orang memilih meninggalkan harta melainkan yang lulus dalam ujian mengelola harta itu. Seseorang dianggap lulus ujian dalam urusan harta manakala:

* Hanya menempuh cara halal untuk memperoleh harta.

Pada hari kiamat, setiap orang akan diminta pertanggungjawaban terkait dengan hartanya, dari manakah ia memperolehnya dan dengan cara apa? Ini batu ujian pertama. Rasulullah saw. bersabda:

Dan sesungguhnya Allah memerintahkan orang-orang beriman seperti yang diperintahkan kepada para rasul. Dia berfirman, ‘Wahai para rasul, makanlah dari yang baik dan beramal salehlah karena sessungguhnya Aku mengetahui apa yang kalian lakukan’. Dia juga berfirman, ‘Wahai orang-orang yang beriman makanlah yang baik dari yang Kami rezekikan kepada kalian’.” Lalu Rasulullah saw. menerangkan tentang orang yang mengadakan perjalanan panjang, kusut masai dan berdebu. Ia mengadakahkan kedua tangannya (berdoa) ke langit (sambil mengatakan): Ya Rabbi, ya Rabbi, sementara makanannya haram, minumannya haram, pakaiannya haram dan diberi makan dari yang haram, bagaimana doanya akan dikabulkan.” (Muslim)

* Harta itu tidak menyebabkan sombong

Orang yang sukses mengelola harta adalah orang yang dengan hartanya justeru semakin rendah hati dan menyadari bahwa segala yang dimilikinya adalah titipan atau amanah dari Allah. Abdurrahman bin ‘Auf yang padahal termasuk orang yang dijamin masuk surga pernah berlinang air mata saat dirinya siap menyantap hidangan lezat yang ada di hadapannya. Ketika ditanya penyebab ia menangis, ia menjawab, “Aku takut hanya yang kunikmati di dunia inilah yang menjadi ganjaranku dari Allah.”

* Menjadi fasilitas untuk mendekatkan diri kepada Allah.

Rasulullah saw bersabda, “Sebaik-baik harta yang saleh adalah yang ada pada orang saleh.” Beliau juga memerintahkan kepada kita, “Jauhkanlah dirimu dari neraka walau dengan hanya sebelah kurma.”

* Menjadi fasilitas untuk silaturahim.

Infaq adalah baik. Dan infaq kepada kerabat adalah lebih baik lagi. Karena selain bernilai taqarrub, perbauatan itu juga merupakan upaya silaturahim. Rasulullah saw. bersabda, “Shadaqah kepada orang misikin adalah satu shadaqah dan shadaqah kepada orang yang punya hubungan rahim (kerabat) adalah dua shadaqah: shadaqah dan shilah (menyambungkan).” (At-Tirmidzi)

* Menjadi fasilitas untuk perjuangan.

Perjuangan Islam jelas tidak mungkin tanpa dukungan finansial. Kekuatan orang-orang kafir harus dihadapi dengan kekuatan optimal kaum muslimin. Dan ini tentu saja salah kekuatan itu adalah kekuatan maliyyah (finansial).

Itulah sebagian ajaran Islam yang terkait dengan kekayaan. Jadi, menjadi orang kaya, siapa takut? Wallahu a’lam

August 20th, 2011

Mengambil hikmah dari setiap kejadian

Posted in Family by yuditha

Banyak orang yang iri melihat kesuksesan seseorang, wah hebat ya, dia sudah sukses, bla bla bla…tapi tahukah mereka bahwa di balik kesuksesan ada masa lalu yang pahit yang mempengaruhi kesuksesannya??

Ada yang bertanya, sejauh mana masa lalu mempengaruhi kesuksesan kita di masa depan?
Sebelum kita menjawab pertanyaan diatas, kita lihat faktanya saja. Ada orang yang memiliki masa lalu kelam, masa lalu yang pahit, dan penuh kegagalan, namun saat ini mampu meraih sukses. Ada juga orang yang sekarang sukses karena masa lalunya penuh dengan kesuksesan. Sebaliknya juga ada, tidak sedikit orang yang memiliki masa lalu indah dan gemilang namun mengalami keterpurukan saat ini.

Masa lalu, baik atau buruk, akan meninggalkan kenangan. Baik kenangan indah yang membuat kita semangat. Namun kadang, kenangan indah juga membuat orang terlena. Beruntunglah yang menjadikan kenangan indah sebagai pemicu semangat. Begitu juga, ada orang yang meninggalkan kenangan pahit kemudian dijadikannya sebagai cambuk yang memotivasi dirinya hingga sukses. Namun, tidak sedikit orang yang hilang semangat karena masa lalu yang kelam.

Jadi, terlepas apakah masa lalu kita itu baik atau buruk, yang terpenting ialah bagaimana kita mengambil hikmah kemudian dijadikan sebagai landasan kita untuk melangkah ke depan saat ini. Tidak peduli apakah kenangan itu baik atau buruk, keduanya mengandung hikmah. Selanjutnya, apakah kita mau memanfaatkan hikmah itu sebagai tindakan saat ini atau tidak?

Kuncinya ada pada saat ini, bukan masa lalu. Bagimana kita bersikap dan bertindak sekarang. Bagaimana kita menyikapi masa lalu kemudian mengambil tindakan untuk menyongsong masa depan.

Itulah yang perlu Anda lakukan saat ini atau sekarang: mengambil hikmah dan bertindak.

Saya teringat dengan kata-kata W Michell, orang yang sebagian besar tubuhnya pernah terbakar dan hidup diatas kursi roda. Dia mengatakan

“It’s not what happens to you. It’s what you do about it.”

Ini bukan tentang apa yang terjadi pada Anda. Ini tentang apa yang Anda lakukan dengannya. Fokusnya: apa yang Anda lakukan. Kapan? Ya sekarang.

Ada kata-kata yang indah, yang dikatakan oleh baginda Rasulullah saw

“Aku mengagumi seorang mukmin. Bila memperoleh kebaikan dia memuji Allah dan bersyukur. Bila ditimpa musibah dia memuji Allah dan bersabar. Seorang mukmin diberi pahala dalam segala hal walaupun dalam sesuap makanan yang diangkatnya ke mulut isterinya.” (HR. Ahmad dan Abu Dawud)

Apa pun yang terjadi di masa lalu, kebaikan atau musibah, keduanya menjadi lahan mendapatkan pahala dari Allah.

August 19th, 2011

Selalu Ada Rencana Indah Untukmu

Posted in Religi by yuditha

Tersentuh dengan puisi yang satu ini….

Sang Kuasa selalu punya rencana indah untuk kita umatNya
Sesekali langsung membahagiakan hati…
Terkadang sejenak bertentangan dengan harap
Kau hanya perlu mensyukuri dan merenungi

Usah kau terus mempertanyakan, buang semua logika
Berdoalah senantiasa… dan syukuri baik buruk yang kau rasa
Saat kau berniat baik dan meminta yang terbaik, itulah yang kan Dia beri
Terkadang seketika… seringkali harus lalui hari yang menguji hati

Selalu ada rencana indah untukmu
Walau seringkali kau melupakanNya
Selalu ada rencana indah bagimu
Jika kau terus meminta padaNya

http://www.anggrekbiru.com/puisi-spiritual.html

August 13th, 2011

Tak ada yang abadi…

Posted in Religi by yuditha

Ya Allah…begitu banyaknya saya mendengar kabar duka di sekitar lingkungan keluarga, kantor dan tetangga komplek yang berpulang ke pangkuan Illahi Rabbi di bulan suci Ramadhan kali ini. Penyakit kanker, stroke sering sekali saya dengar sebagai penyakit perantara sebelum manusia dipanggil Allah SWT.

Sadar terhadap penyakit yang mematikan yang tidak mungkin saya akan kebal terhadap itu semua, membuat saya memberikan proteksi baik itu berupa makanan yang thayib, halal agar tubuh tetap sehat, bekerja dengan uang yang halal, proteksi asuransi, dan tetap istiqomah menjadi manusia yang selalu berlomba-lomba meraih ridho Allah SWT.

Manusia seperti saya hanya bisa berikhtiar dengan sebaik-baiknya … Allah SWT  juga yang menentukan segalanya.. Semua ini membuat saya merenung…apakah ini Ramadhan yang terbaik untuk saya?? apakah ini akan menjadi Ramadhan yang terakhir untuk saya…Ya Allah…jadikan Ramadhan kali ini yang terbaik untuk hamba…amiin YRA

August 10th, 2011

Baiknya tidak punya khadimat

Posted in Family by yuditha

Di bulan Ramadhan seperti yang sedang dijalani saat ini, mungkin adalah saat-saat yang “menakutkan” bagi ibu-ibu yang terbiasa dengan khadimat/pembantu rumah tangga. Tradisi pulang kampung di hari raya membuat keluarga-keluarga di kota-kota besar terpaksa menginap di hotel (bagi yang berduit) untuk menghindari pekerjaan yang biasanya dikerjakan khadimat, atau beberapa hari merasakan beratnya tugas khadimat. Mencuci, memasak, membersihkan rumah, mengantar dan menjemput anak sekolah, membayar rekening telepon, serta menjaga rumah majikan begitulah kira-kira urusan domestik dalam sebuah rumah tangga yang harus dilakukan oleh seorang khadimat atau pembantu rumah tangga.

Saya pribadi sudah terbiasa tidak ada khadimat sejak hampir 3 tahun yang lalu. Semua urusan rumah tangga dikerjakan secara bergotong royong, suami, istri dan anak-anak mengerjakan tugas rumahnya masing-masing, meskipun porsi terbesar saya yang mengerjakan :) Awalnya memang terasa sangat berat, terutama karena si bungsu yang butuh perhatian ekstra karena berkebutuhan khusus. Tetapi Alhamdulillah, anak-anak jadi lebih mandiri. Harian sudah terjadwal sendiri, mulai dari bangun tidur sampai tidur lagi … :)

July 20th, 2011

Mengenal Bisnis Dropshipping

Posted in Bisnis by yuditha

Internet adalah lahan maya yang sesungguhnya amat menjanjikan. Disini, setiap orang memiliki kesempatan untuk memanfaatkan peluang yang ada menjadi sesuatu yang menghasilkan, tanpa peduli dari mana ia berasal.

Bagi mereka yang berkeinginan untuk membuka usaha, internet adalah pasar global dengan banyak calon pembeli yang terlalu sayang untuk dilewatkan begitu saja. Model-model bisnis dengan cara online pun bermunculan, seperti direct selling, afiliasi dsb. Salah satu model bisnis menarik lain yang bisa dimanfaatkan adalah dropshipping. Ini adalah model bisnis dimana setiap orang bisa menjual produk tanpa harus memiliki produk tersebut.

Model ini sesungguhnya mirip dengan reseller atau afiliasi, namun yang unik dari model dropshipping adalah barang akan langsung dikirim langsung oleh pemilik (dropshipper) kepada si pembeli atas nama reseller. Dengan begitu, pembeli akan menganggap reseller tersebut adalah pemilik sebenarnya atau penjual resmi produk tersebut. Tugas reseller hanyalah mempromosikan atau me-listing produk milik dropshipper di blog, toko online atau pasar online seperti eBay. Jika terjadi transaksi, dropshipper akan langsung mengirim barang kepada pembeli atas nama reseller.

Salah satu contoh bisnis yang seperti ini adalah produk Pureit Pemurni Air dari Unilever. Saya adalah salah satu agen dan konsultan (ANDALAN) resmi dari PT. Unilever, dimana saya tidak perlu mengeluarkan satu sen pun untuk menjual produk ini. Calon pembeli cukup transfer ke rekening Unilever dengan menyertakan kode keagenan dan barang siap antar sampai ke rumah.

More

Cannot create QuickStats table. Database user does not have CREATE priviledge.