Coloring the Global Research..

toswari Blog

Mengenal Audit Berbasis Risiko

Auditing memiliki fungsi penting dalam suatu perusahaan. Internal Auditor kadang-kadang dipandang sebelah mata oleh kolega dari unit lain karena dianggap tidak professional, hanya mencari-cari kesalahan saja. Padahal Internal Audit mempunyai peran strategis dalam membawa kepentingan perusahaan, bahkan mungkin pemegang saham untuk memastikan setiap unit dalam perusahaan berjalan dengan baik atau tidak.

Paling tidak seorang Auditor memiliki kemampuan teknik dasar yang perlu dimiliki untuk menjadi professional seperti konsep auditing dan teknik-teknik yang diperlukan untuk dapat menjalankan audit secara efektif, yaitu pemahaman dasar mengenai proses dokumentasi dan evaluasi teknik-teknik internal control/fieldwork. Disamping itu, melakukan mengevaluasi elemen-elemen kritis dari auditing seperti meng-assess risiko, membuat flowchart, merencanakan program audit, melaksanakan dan menerapkan hasil audit untuk menyelesaikan masalah-masalh bisnis. Auditor juga melatih keterampilan-keterampilan komunikasi yang diperlukan dalam proses audit seperti berinteraksi dengan auditee, membuat laporan dan memberikan rekomendasi.

Sekedang mengingatkan, pemahaman penting diawali dari lingkup penugasan, perencanaan penugasan, pelaksanaan penugasan, komunikasi hasil penugasan, pemantauan tindaklanjut dan resolusi penerimaan risiko oleh manajemen.

Hal yang perlu diketahui dan dilakukan olah pekerja lapangan (audit field work)

* Skeptisisme yang sehat.

* Gunakan strategi untuk melakukan pekerjaan lapangan.

* Tim audit yang diarahkan untuk mandiri.

* Penilaian sendiri atas pengendalian.

* Auditing SMART.

* Pengukuran kinerja.

* Penerapan dan pembuatan standar.

* Penggunaan tolok ukur.

* Uji evaluasi.

* Teknik-teknik pemeriksaan transaksi-transaksi atau proses-proses

tertentu: mengamati, mengajukan pertanyaan, menganalisis,

memverifikasi, menginvestigasi,dan mengevaluasi.

* Menerapkan teknik audit, audit fungsional, audit organisasional, studi

dan konsultasi manajemen, audit program, audit atas kontrak.

* Audit terintegrasi, penggunaan konsultan, pemanfaatan sumber daya

dari luar dan dari mitra.

* Pemeriksaan analitis: analisis tren, analisis rasio, analisis regresi, teknik-

teknik analitikal lainnya.

* Bahan bukti audit.

* Tujuan kontrol aplikasi, kategori kontrol dan jenis-jenis kontrol

* Kontrol masukan (input), otorisasi dan validasi masukan, transmisi dan

konversi data penanganan kesalahan

* Kontrol otorisasi masukan (Input authorization control)

* Kontrol pengolahan (process), pemeliharaan ketepatan data, pengujian

terprogram atas batasan dan memadainya pengolahan kontrol fail

* Kontrol keluaran (output), rekonsiliasi keluaran, penelaahan dan

pengujian hasil pengolahan distribusi keluaran

* Record retention

Selamar bertugas kawan…. :)

  • 0 Comments
  • Filed under: General
  • Service with a heart

    Pelayanan merupakan satu aspek bisnis yang sangat penting disamping harga dan mutu suatu produk atau jasa. Bahkan saat ini terjadi persaingan sangat ketat dalam memperebutkan pasar dan sumberdaya yang ada. Pelayanan menjadi aspek diferensiasi yang sangat menentukan kelangsungan satu bisnis dan sangat baik sekali jika bersedia mengevaluasi setiap aspek yang cukup kontekstual dalam suatu perusahaan seperti, strategi menghadapi persaingan, budaya perusahaan yang perlu diperbaiki dan lingkungan kerja.

    Tujuan perusahaan dapat dicapai dengan optimal, jika menerapkan konsep-konsep pelayanan dalam berbagai bidang kerja dengan baik dan menjadikan standar suatu keterampilan yang memadai dalam pelayanan dengan menggunakan konsep tertentu.

    Hal ini dapat mengantisipasi:

    • Sumber daya/pelanggan agar tidak hilang
    • Perubahan paradigma dalam pelayanan
    • Kontrol diri yang tidak konsisten
    • Rasa empati
    • Mendengar dan bertiondak dengan aktif

    Upaya atau cara yang dapat dilakukan adalah dengan metode diskusi, games, group work. Pencapaian yang diharapkan dapat memunculkan manfaat untuk para manajer maupun front liners yang langsung bertemu dengan sumber daya/pelanggan di tempat kerja maupun melalui telepon atau media komunikasi lain…semoga :)

  • 0 Comments
  • Filed under: Manajemen
  • Era globalisasi dengan perkembangan teknologi informasi dewasa ini sangat membutuhkan karyawan yang menguasai konsep filing document management system, baik dengan metode manual ataupun dengan electronic process.

    Dalam konsep tersebut kita dapat melihat bagaimana mengelola hard document (paper document) dan soft document (image document dan manual document). Pengelolaan image document (dokumen hasil scanning) dan manual document (dokumen hasil dari suatu aplikasi, seperti dokumen word processor, spread sheet dan presentation) sangat penting diterapkan dalam mendukung kebijakan management document berdasarkan standar ISO 9001:2001/2008.

    Apabila konsep filing document management system sudah digunakan dengan baik dan benar dalam suatu organisasi, maka akan sangat membantu memaksimalkan proses pelayanan, baik kepada internal customer ataupun kepada external customer, sehingga membuat image yang baik dan meningkatkan daya saing bagi organisasi tersebut.

    Melalui pemikiran ini, paling tidak kita dapat mengetahui dan memahami konsep filing management system, faktor kunci keberhasilan filing management system, penerapan procedure dan prinsip-prinsip filing system, penerapan filing system berdasarkan standar ISO 9001:2000/2008, jenis-jenis filing tools system, konsep electronic filing system dan perangkat pendukungnya, konsep EDMS, konfigurasi dan ilustrasi prosesnya, penggunaan dari software aplikasi EDMS lengkap dengan penggunaan scanner dan printer serta melakukan proses penyelesaian studi kasus (hard and soft filing management)  berdasarkan departement masing-masing. :)

    Kemampuan Negosiasi dan Lobi

    Negosiasi dan lobi menjadi ujung tombak seseorang dalam mewujudkan tujuan dan sasaran kegiatan. Tugas penting dalam mencapai kesepakatan dengan berbagai pemegang kepentingan (stake holder) yang terkait dengannya harus berjalan sesuai rencana, khususnya pihak-pihak diluar organisasi. Baik dalam kaitan dengan penjualan, perijinan ataupun kesepakatan-kesepakatan bisnis lainnya.

    Mengoptimalkan posisi perusahaan dalam suatu transaksi/bisnis tersebut, tidak cukup bagi seorang manajer hanya mempersiapkan diri dalam proses formal-nya (negosiasi), ia juga perlu menguasai prinsip-prinsip dan ketrampilan dalam melakukan lobbying. Sehingga proses transaksi/bisnis dapat diterapkan sedini mungkin.

    Perlunya pemberian wawasan, prinsip-prinsip dasar dan ketrampilan utama dalam melakukan lobi dan negosiasi. Anggap saja banyaknya diskusi disana-sini merupakan suatu latihan yang aplikatif dalam menerapkan lobi dan negosiasi, supaya:

    1. Memahami prinsip-prinsip lobbying and negotiation skills yang saling menguntungkan bagi pihak-pihak yang terlibat.

    2. Menguasai dan mampu mengembangkan teknik-teknik negosiasi secara efektif.

    3. Mampu menggunakan prinsip komunikasi yang tepat sasaran

    Seperti mengenal dan memahami masalah, tantangan, tentu arahnya juga kompetisi supaya memperoleh kepercayaan… :) Bisa juga kita temukan apa saja kriteria sukses dan tidak sukses dalam lobbying and negotiation sekaligus mengukur kelemahan dan kekuatan serta mamahami budaya personal sebagai pengenalan karakteristik seseorang yang dijadikan sasaran. Setelah sering mencoba, barulah dievaluasi…  :)

    Selamat melakukan nego dan lobi … :)

  • 2 Comments
  • Filed under: Komunikasi
  • Jadi ingat dimasa tahun 1997an masa-masa menjadi peserta sebuah pelatihan di berbagai kota, melalui kegiatan kemahasiswaan tentunya, seperti di UMB Jakarta, UNTAN Pontianak, UNHALU Kendari, UMS Surakarta, UNIBRAW Malang, UDAYANA Bali, Le Meredien Hotel Jakarta, UI Depok, UGM Yogya dll, maklum mau jadi manajer tentunya.  Saat ini manajer dituntut untuk mengembangkan kemampuan manajerial dan kepemimpinan pada saat bersamaan.  Kemampuan manajerial terkait dengan kemampuan untuk mengelola resource secara optimal sehingga diperoleh minimum input maximum result.  Sedangkan kemampuan leadership terkait dengan kemampuan mengembangkan visi, mempengaruhi dan mendorong tim secara optimal untuk mencapai target yang diharapkan.

    Sebuah pelatihan biasanya memberikan pengenalan singkat pada pesertanya untuk mengenali potensi kepemimpinan yang dimilikinya serta memahami berbagai pendekatan terhadap kepemimpinan dari mulai Transactional Leadership, Situational Leadership sampai pada Transformational Leadership.

    Beberapa self assessment tools disertai didalam pelatihan ini agar peserta dapat lebih mengenal potensi kepemimpinan yang dimilikinya.  Berbagai games terkait dengan pengembangan visi ataupun kepemimpinan juga akan dilaksanakan sebagai bagian dari simulasi tentunya.

    Apa tujuannya, tujuannya adalah agar peserta memahami, mengenali potensi kepemimpinan dan mampu mengembangkannya secara praktis dan teori tentunya. Kira-kira modal dasar yang perlu didalami adalah:

    • Antara kemampuan ‘managing’ dan ‘leading’
    • Mengapa kepemimpinan penting di dalam organisasi
    • Self assessment: Situational Leadership
    • Latihan mengembangkan visi dan inisiatif sebagai Pemimpin
    • Karakteristik diri yang penting sebagai seorang Pemimpin
    • Menjadi Pemimpin yang men-transform tim nya untuk mandiri dan perform
    • Kepemimpinan dalam konsep Situational Leadership & Transactional Leadership
    • Overview aspek-aspek kemampuan Transformational Leader
      • Attributed Charisma: mengutamakan kepentingan kelompok
      • Idealized Influence:be a Role Model
      • Inspirational Leadership: envision the future, encouraging emotional involvement
      • Individualized Consideration: recognize individual contributions.
      • Intellectual Stimulation: challenging the process, performance stretching.
      • Extra Effort: Work smart not hard.

    Berbagi pengalaman dan sharing tentunya adalah hal yang layak dilakukan, sebagai bentuk pengabdian… :)

  • 0 Comments
  • Filed under: Manajemen
  • merenung

    Banyak kasus perbankan yang tak kunjung memberikan informasi yang sesuai fakta terhadap masyarakat luas. Menilik kasus bank century yang semakin membingungkan masyarakat, menambah satu lagi koleksi kasus perbankan yang kembali membuat masyarakat tambah bingung :)

    Rasanya muncul banyak pertanyaan-pertanyaan,  pertama tidak terlihat adanya rasa kesadaran terhadap memahami asal mula terjadinya dan aliran perkembangan kasus bank century secara fokus dan konsisten, kedua sulit sekali rasanya sedikit demi sedikit memberikan informasi yang dapat dipertanggungjawabkan terhadap semua kasus perbankan,walau dihadapkan dengan risiko yang sangat tinggi. Ketiga, haruskah semua permasalahan bermuara kepada kepentingan politik :) tebakan ini mungkin benar adanya, karena banyak kasus perbankan semuanya bermuara kesana. Dimana proses pembelajaran yang harus ditauladani. Optimis yang jauh dari harapan… :)

    Kasus bank century selesai..bukan yang utama…

    Masyarakat dapat belajar dari analisis kasus perbankan….itulah yang utama :)

  • 0 Comments
  • Filed under: Perbankan
  • Aktivitas di UQO, Canada

    dsc01635

    Sudah lebih dari satu minggu meninggalkan Indonesia untuk mengikuti Program Magang Riset S3 di Laurentian University, Sudbury, Ontario. Ontario adalah Propinsi terbesar di Canada. Walaupun dengan cuaca -8 sampai dengan -13, cukup dingin rasanya. Selama satu minggu ini saya diberikan kesempatan untuk berdiskusi di salah satu kampus dimana Universitas Gunadarma memiliki kolaborasi dengannya yaitu  Université du Québec, Getineau, Quebec. Saya memperoleh rekomendasi dari Prof. Sarifuddin dan Prof. Sebastian Azondekon, untuk menghabiskan waktu disana (LARIM Laboratoire).

    dsc016381

    Selama beberapa hari berada di kampus UQO, saya mencoba mengikuti kuliah yang diadakan di kelas, guna menambah pengetahuan dan memahami mekanisme proses belajar mengajar disana. Kuliah ada yang diberikan dalam bahasa Inggris dan bahasa Prancis. Mahasiswa sangat aktif berdiskusi walau tidak diberikan waktu khusus untuk bertanya, karena mereka merasa butuh dan ingin tau, langsung saja tanpa basa-basi bertanya kepada dosen dengan tidak henti-henti … good :) cukup tertib dan sadar akan tugas-tugas yang diberikan oleh dosen. Selama di kampus UQO, saya diperkenankan bekerja disalah satu ruang laboratorium di kampus tersebut, lumayan… rencananya saya akan menuju Sudbury, Ontario minggu ini menjelang akhir pekan dan akan bekerja kembali di Laurentian University.

    Biasanya mengikuti kelas selalu malam hari, saat musim salju seperti sekarang ini, terasa sangat dingin di luar gedung kampus atau apartemen. Malam ini pun kelihatannya salju mau turun.. seru melihatnya.., maklum jarang ketemu di Indonesia :) A bientot…. Au revoir…

  • 8 Comments
  • Filed under: Jalan-jalan
  • Pemberdayaan Dalam Dunia Kerja

    An empowered organization
    is one in which individuals have the
    knowledge, skill, desire, and opportunity
    to personally succeed in a way that leads to
    collective organizational success.”

    — Stephen R. Covey —

    Kata “memberdayakan” memiliki potensi dan kekuatan. Sering digunakan akhir-akhir ini oleh banyak kalangan dan ada beberapa yang mengatakan overused “digunakan secara berlebihan.” Ini juga sering disalahgunakan. Mirip dengan sebuah konsep “motivasi,” yang paling umum dari ide penyalahgunaan pemberdayaan adalah bahwa satu orang dapat memberdayakan orang lain..apakah betul :)

    Pemberdayaan adalah suatu inner-to-outer dynamic, sangat berguna bila didahului dengan keheningan dan kesadaran bimbingan batiniah. Pemberdayaan bukan hanya suatu cara untuk “mendapatkan” sesuatu, tetapi suatu kondisi yang mendukung kita untuk dapat aktivitas dengan sepenuhnya.

    Empowered Persons

    Memberdayakan orang-orang yang penuh seimbang, percaya diri, sadar, kepedulian dan selalu siap sangat dibutuhkan di dunia kerja. Sebaliknya mereka yang diberdayakan tidak kuat dengan tekanan, bingung, sangat agresif, memecah belah, atau plin-plan sangat banyak menemukan kesulitan di dunia kerja. Tentu saja, bahkan orang akan diberdayakan jika suatu hari atau saat-saat mengalami kebingungan, frustrasi atau keraguan, tetapi ekspresi dominan adalah salah satu kekuatan, rasa percaya diri dan pertimbangan diri sendiri untuk orang lain. Selain itu, pemberdayaan dapat berada pada situasional artinya, kita mungkin merasa dan diberdayakan dalam suatu situasi tidak kita disadari.

    Empowered Organizations

    Memberdayakan organisasi terdiri dari empowered persons, meskipun itu tidak selalu benar bahwa sekelompok orang diberdayakan oleh orang lain secara otomatis dalam sebuah organisasi. Organisasi yang benar-benar diberdayakan telah pindah keluar dari paradigma persaingan yang negatif dan keyakinan dalam keterbatasan dan kelangkaan. Banyak orang mempertimbangkan jika diberdayakan dalam suatu lingkungan kerja, karena pemberdayaan bergerak menuju pada suatu “new paradigm” untuk arah yang mobile atau dinamis.

    Moving from there to here

    Kebanyakan orang setuju dengan keinginan atau tujuan konsep-konsep seperti “komunikasi terbuka,” “kolaborasi,” dan “berorientasi pelanggan”. Namun, norma-norma yang sering mencegah mewujudkan tindakan yang membawa konsep-konsep ini ke dalam sesuatu yang dapat menghasilkan. Ketidakpercayaan masih berlaku di banyak lingkungan kerja/organisasi, terutama yang dihadapi dengan upaya perampingan yang telah atau sedang dilaksanakan dengan metode yang brutal. Banyak juga keyakinan sebuah organisasi bisnis dengan tujuan sangat komersil terus terjebak dalam pola-pola disfungsional. Best wishes.

    Who is empowered?

    You are empowered because of who you are,
    not because of your relationship to others.

    Empowerment comes from inside, not outside.
    Guided by high intention, this power is used for the good of all.

    Competition leads you to believe that resources are limited.
    When you turn within, you recognize that creativity is unlimited,
    leading you to unlimited resources.

    You compete with a belief in limited power.
    You are empowered by unlimited power.

    Today, help someone else to be empowered.
    Such an act might help you find your own power.

  • 0 Comments
  • Filed under: Manajemen
  • Pemimpin Ditengah Ketidakpastian

    Semua orang adalah pemimpin, tepat rasanya ungkapan kalimat tersebut.! Banyak contoh yang diharapkan dari seorang pemimpin seperti, keteladanan seseorang dan tanggung jawab untuk membangun masa depan yang penuh dengan cita-cita, namum bagaimana dengan komitmen untuk setia pada nilai-nilai absolut dan implementasinya? Jika tidak hati-hati akan menghancurkan seluruh struktur standar kepemimpinan….Finally muncul kebimbangan yang menyertai langkah terakhir dalam pengambilan keputusan, terlebih lagi terus meningkatnya ketidakpastian dalam berbagai fenomena kehidupan yang kita jalani.

    Ketidakpastian pantas dijadikan fokus topik pembicaraan saat ini, terlihat mudah didiskusikan karena banyak orang yang merasakan dan menyetujuinya…

    Apakah perlu survey…? :) katakanlah sebatas mencari tahu dan memberikan proses edukasi ditengah rasionalitas manajemen yang tidak menentu.

    APAKAH CUKUP DENGAN VISI SAJA?

    Kepemimpinan dapat kita defenisikan sebagai:

    - Suatu kehendak untuk mengendalikan apa yang sedang terjadi

    - Suatu pemahaman untuk merencanakan tindakan-tindakan

    - Suatu kekuasaan untuk meminta penyelesaian tugas

    - Suatu kepandaian dalam menggunakan kemampuan orang lain secara kooperatif

    Karakter pemimpin yang kuat hanya dapat dikembangkan lewat latihan dan kesadaran yang harus memiliki. Substansi kepemimpinan bisa diamati, tapi apakah bisa dipelajari..? :)

    Memang kita memerlukan visi yang mudah dicapai, fokus, jelas dan lugas, namun itu semua tidak cukup. Banyak pemimpin yang memiliki visi seperti diatas, namun tidak sedikit yang menghindari risiko yang tinggi (banyak contoh yang bisa kita bayangkan… :)

    BAGAIMANA DENGAN GAYA KEPEMIMPINAN?

    Manakah yang dikatakan tepat dalam memimpin, apakah do the right thing atau do thing rightly?. Kita tahu bahwa tumbuhnya kepemiminan akibat pesatnya persaingan, baik politik, ekonomi dan bidang lainnya. Menurut penelitian (disarikan dari berbagai sumber) terdapat lima gaya kepemiminan yang dapat membawa sukses:

    - Pendekatan strategi

    - Pendekatan asset sumber daya manusia

    - Pendekatan keahlian

    - Pendekatan kotak (membangun aturan, sistem dan prosedur)

    - Pendekatan perubahan

    Seperti biasa, penerapannya cukup sulit bukan?

    SEPERTI APA KUALITAS KEPEMIMPINAN SAAT MENGAMBIL KEPUTUSAN?

    Kualitan yang pertama seorang pemimpin adalah memiliki pengetahuan yang luas, tidak dari intuisi, melainkan dari hasil studi dan pengalaman. Ketika mengambil keputusan, kualitas kepemimpinan yang efektif tampak dengan mempertimbangkan semua sudut persoalan, fakta dan pendapat, tanpa adanya prasangka.

    Semoga memberikan pencerahan, motivasi dan proses edukasi… :)

  • 0 Comments
  • Filed under: Manajemen
  • KOTA SERIBU AMOY…

    Banyak masyarakat mengenal kota ini dengan nama Kota Seribu Kelenteng, namun banyak juga masyarakat yang menamakan kota ini adalah kota Amoy. Kota yang indah dihiasi oleh pemandangan alam yang dapat dijadikan wisata budaya, peninggalan bersejarah yang dapat dijadikan sebagai wisata sejarah, pantai pasir panjang yang menawan dengan berbagai kulinernya, dimana-mana terdapat kelentang yang dapat juga dijadikan sebagai wisata religius dan juga sangat banyak terdapat Amoy…maka tidak salah jika kota ini bisa juga dinamakan Kota Seribu Amoy…(versi Penulis)

    Dalam Kota Singkawang banyak terdapat bangunan khas China, karena jumlah penduduk keturunan China di kota Singkawang sangat banyak. Konon katanya, nama Singkawang berasal dari bahasa China dialek Swatow “San Keu Jong” (Hanzi: hanyu pinyin: Shan Kou Yang)yang artinya “Gunung dan Laut” karena geografi kota ini memang antara gunung dan lautan. Kota Singkawang juga berbatasan langsung dengan Negara Bagian Serawak, kota ini juga dijuluki kota Chine Town-nya Indonesia karena > 70 % penduduknya adalah etnish Tionghoa.

    Kota yang terletak di wilayah khatulistiwa jika dari Kota Pontianak membutuhkan waktu kurang lebih tiga jam untuk mencapi kota tersebut kita melintasi Sungai Kapuas dan berbagai kota kecil seperti Mempawah yang juga memiliki peninggalan bersejarah. Menurut catatan sejarah, dahulu Singkawang adalah sebuah desa yang menjadi bagian dari wilayah kerajaan Sambas, Desa Singkawang sebagai tempat singgah para pedagang dan penambang emas dari Monterado. Para penambang dan pedagang yang kebanyakan berasal dari negeri China, sebelum mereka menuju Monterado terlebih dahulu beristirahat di Singkawang, sedangkan para penambang emas di Monterado yang sudah lama sering beristirahat di Singkawang untuk beristirahat, dan Singkawang juga sebagai tempat transit pengangkutan hasil tambang emas (serbuk emas). Waktu itu, mereka (orang China) menyebut Singkawang dengan kata San Keuw Jong, mereka berasumsi dari sisi geografis bahwa Singkawang yang berbatasan langsung dengan laut Natuna serta terdapat pengunungan dan sungai, dimana airnya mengalir dari pegunungan melalui sungai menuju ke muara laut. Melihat perkembangan Singkawang yang dinilai oleh mereka yang cukup menjanjikan, sehingga antara penambang tersebut beralih profesi ada yang menjadi petani dan pedagang di Singkawang yang pada akhirnya para penambang tersebut tinggal dan menetap di Singkawang.

    Tempat wisata lain yang dimiliki dan dapat dikunjungi adalah Sinka Island Park, Shinka Zoo, Taman Bukit Bougenville, Taman Chidayu, Taman Teratai Indah, Pasar Hong Kong, Vihara Tri Dharma Bumi Raya dan Pantai Kura Kura… :)

  • 6 Comments
  • Filed under: Jalan-jalan
  • Cannot create QuickStats table. Database user does not have CREATE priviledge.