Coloring the Global Research..

toswari Blog

Archive for the ‘Tema Penelitian’ Category

Topik Riset Manajemen Operasi

Trigger utama seseorang atau perusahaan dalam memenuhi suatu
kebutuhan adalam mengoptimalkan manajemen dan opersionalnya.
Oleh karena itu misi sebuah perusahaan seyogyanya adalah
untuk memenuhi kebutuhan pelanggan, bukan karena memuaskan
keinginan untuk membuat sesuatu. Sebagai konsekuensinya
apapun upaya kita dalam perusahaan atau organisasi, hendaknya
kebutuhan pelanggan ini menjadi tujuan. Dengan basis pemahaman
seperti ini maka upaya memaksimalkan pencapaian tujuan
(efektivitas) menjadi prioritas utama. baru kemudian dengan
tingkat pencapaian tertentu kita dapat memikirkan bagaimana
upaya agar dapat menghemat penggunaan sumber daya (efisiensi).

Beberapa topik riset Manajemen Operasi adalah sebagai berikut:
1. Production & Planning Inventory Control

2. CDM (Clean Development Mechanism)

3. Procurement Negotiation & Contracting Strategy

4. Developing Supplier Relationship Management

5. Essential Supply Chain Management

6. e-Procurement: Aplikasi dan Implementasi

7. The Economics of Maintenance Management

8. Teknik Overhauling Mesin by Total Preventive Maintenance

Semoga bermanfaat..:)

Topik Riset Marketing Manajemen

Mencermati riset perilaku konsumen dan pelayanan pemasaran dapat diperdalam pemahamannya dengan berbagai karakteristik dan keteraturan perilaku konsumen dalam menentukan apakah harus membeli barang atau tidak, menentukan waktu pembelian, kuantitas yang harus dibeli, pemilihan brand dan lain-lain. Pemahaman ini berguna bagi para peneliti dalam mengajukan berbagai macam strategi pemasaran pada akhirnya untuk menaikkan jumlah penjualan atau keuntungan perusahaan.

Berikut beberapa Topik Riset Marketing Manajemen yang dapat dikembangkan baik secara kualitatif dan kuantitatif :

1. Effective Public Relations Activities and Best Practice for Public Relations Officer

2. Desain Media Presentasi

3. Marketing For Non Marketer

4. Social Media Marketing Strategy for Grasping Huge Customer

5. Strategic Brand Building

6. Effective Marketing Management

7. Handling Customer Complaint

Semoga bermanfaat. :)

Dilatarbelakangi dari pengetahuan dan wawasan yang luas, civitas akademika (khususnya mahasiswa) dapat memahami kewirausahaan secara menyeluruh. Jiwa wirausaha yang mulai dibangun saat kuliah dapat ditingkatkan dengan menjalin kerjasama dengan berbagai sumber seperti, para pelaku usaha, industri dan institusi. Namun, kendala yang biasa dihadapi adalah terbatasnya tempat, waktu dan media komunikasi yang tersedia. Untuk itu perlu dicari alternatif solusi yang inovatif yang bisa mempertemukan dunia pendidikan dan dunia industri. Salah satunya adalah melalui pemanfaatan teknologi informasi (ICT) yang bisa dijadikan media komunikasi dan alih pengetahuan dan teknologi yang tidak terbatas ruang dan waktu. Salah satu jenis industri yang bisa dijadikan contoh dalam pengembangan kewirausahaan adalah usaha kecil. Usaha kecil di Indonesia mempunyai peranan penting dalam perekonomian nasional, dilihat dari jumlah perusahaan dan tenaga kerja yang terlibat dalam usahanya.

Sebagai sebuah lembaga pendidikan, Universitas Gunadarma menyadari peran yang diembannya tidak hanya sebatas memberikan bekal pendidikan formal terbaik bagi mahasiswanya tetapi termasuk juga mengembangkan prasarana yang memadai untuk pembekalan mahasiswa dan alumni dalam mengembangkan jiwa kewirausahaan. Sarana yang dibangun untuk pembekalan mahasiswa itu adalah sebuah aplikasi (web based) yang menjembatani antara civitas akademika dengan pihak industri, dalam hal ini adalah dengan usaha kecil.

Iklim kompetisi ilmiah dosen secara nasional dan internasional terus meningkat dari tahun ke tahun, lantas bagaimana dengan peningkatan kompetisi ilmiah mahasiswa ?

Program Kreativitas Mahasiswa (PKM)

Sangat disadari bahwa, berbagai upaya terus dilakukan untuk mendorong dan memotivasi mahasiswa agar memiliki keberanian berkompetisi melalui ajang Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) yang setiap tahunnya didanai oleh Dirjen DIKTI. PKM adalah salah satu ajang bergengsi mahasiswa untuk bisa berbicara pada level Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS). Diawali dengan keberanian untuk berpikir kreatif dan berpikir inovatif dalam merancang berbagai ide dan kreativitas, apalagi mampu memanfaatkan ICT, tentunya memberikan nilai tambah terhadap luaran dan pembaruan suatu program yang akan dilakukan.

Sekilas Karakteristik PKM

Karakteristik PKM PENELITIAN (PKMP)

1. Menemukan hasil karya melalui penelitian pada bidang profesi masing-masing

2. Menemukan kebaruan

3. Membuktikan suatu hipotesis

4. Ketepatan metode penelitian

5. Pertimbangan utama à memberikan sumbangan informasi bagi kemajuan ilmu pengetahuan

Karakteristik PKM TEKNOLOGI (PKMT)

1. Menciptakan suatu karya teknologi yang dibutuhkan oleh suatu kelompok masyarakat

2. Mahasiswa bertukar pikiran dengan mitra

3. Produk PKMT merupakan solusi atas persoalan yang diprioritaskan mitra

4. Dasar Teknologi yang akan diterapkan sudah tersedia, bukan dicari melalui penelitian dalam program ini.

5. Pendekatan : uji coba – kalibrasi – adaptasi teknologi

6. Karya teknologi — prototipe, model, peralatan, proses, perangkat lunak

7. Kelompok masyarakat — kelompok tani, industri kecil, pedagang, koperasi, pelajar, kelompok produktif lain

Karakteristik PKM KEWIRAUSAHAAN (PKMK)

1. Penciptaan keterampilan berwirausaha

2. Berorientasi pada profit

3. Didahului oleh survai pasar,

a. karena relevansinya yang tinggi terhadap terbukanya peluang perolehan

b. profit bagi pengusul (MAHASISWA)

4. Pengusul bisa bermitra dengan kelompok masyarakat produktif, tapi kegiatan usaha yang didanai adalah kegiatan usaha dari mahasiswa pengusul

5. Ada perencanaan usaha.

6. Sebagian besar dana yang diajukan akan teralokasikan untuk operasional usaha — sebagai modal usaha.

7. Tidak ada kegiatan penelitian

Karakteristik PKM PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKMM)

1. Program membantu masyarakat

2. Program yang memberikan peningkatan kecerdasan, keterampilan, dan pengetahuan masyarakat

3. Menetapkan masyarakat sasaran strategis dan persoalannya sebelum menyusun proposal.

4. Tidak ada kegiatan penelitian.

5. Program — penataan dan perbaikan lingkungan, pelatihan keterampilan kelompok masyarakat, pengembangan kelembagaan masyarakat, penciptaan karya seni, olah raga dll.

Namun, upaya-upaya yang telah dilakukan tetap menunjukkan kurangnya kontribusi mahasiswa yang berani berkompetisi melalui ajang Program Kreativitas Mahasiswa dari tahun ke tahun, mengapa demikian ? apakah kendala terbesarnya ?

Pertumbuhan ekonomi suatu negara pada dasarnya tidak terlepas
dari meningkatnya jumlah penduduk yang berjiwa wirausaha
(entrepreneur). Kurangnya jumlah masyarakat yang memiliki
jiwa wirausaha di Indonesia, antara lain disebabkan oleh
kurangnya pengetahuan tentang kewirausahaan, etos kerja
yang kurang menghargai kerja keras, cepat puas dengan hasil
kerja dan pengaruh penjajahan yang terlalu lama serta kondisi
ekonomi yang belum membaik. Tahun 2008 lebih dari 10 juta orang
tidak memiliki pekerjaan. 

Berdasarkan data BPS (Biro Pusat Statistik), tercatat angka
kemiskinan 15,4 persen, artinya 10.3 juta jiwa dari jumlah
penduduk Indonesia berada di bawah garis kemiskinan.
Dalam hal ini, sikap mental yang baik dalam mendukung
pembangunan, khususnya pertumbuhan perekonomian, perlu
ditanamkan pada diri individu masing-masing masyarakat.
Sesuai yang dikemukakan oleh Charles Scrciber
(Buchori Alma, 2001:15) berdasarkan hasil penelitian bahwa
keberhasilan seseorang ditentukan oleh pendidikan formal
hanya sebesar 15 % dan selebihnya (85 %) ditentukan oleh
sikap mental atau kepribadian. 

Saat ini pengangguran tak hanya berstatus lulusan SD sampai SMA
saja, tetapi banyak juga sarjana. Perusahaan semakin selektif
menerima karyawan baru sementara tingkat persaingan semakin
tinggi. Tidak ada jaminan seorang sarjana mudah memperoleh
pekerjaan. Sebagai seorang mahasiswa yang ingin mengembangkan
jiwa wirausaha (entrepreneur student). harus mampu belajar
merubah sikap mental yang kurang baik dan perlu dimulai dengan
kesadaran dan kemauan untuk mempelajari ilmu kewirausahaan,
kemudian menghayati dan menerapkannya dalam kehidupan
sehari-hari. 

Penulisan ini bertujuan agar mahasiswa dapat memahami
konsep dan karakteristik apa yang harus disiapkan untuk menjadi
mahasiawa pwngusaha (entrepreneurship student) dan mahasiswa
dapat mengenal dan mempersiapkan strategi individu
(individual strategy) tmtuk memulai sebuah usaha.

Penulis mencoba menggunakan tes kecendenmgan kewirausahaan
sebagai alat uji kemampuan mahasiswa dalam memahami
permasalahan dan tes pengukuran daya kreativitas sebagai
alat uji teknik berpikir dan menemukan penghambat kreativitas.
Tulisan ini me-refresh dan me-motivasi mahasiswa yang memiliki
jiwa kewirausahaan, nantinya menjadi mahasiswa pengusaha
dan siap sebagai pelaku usaha baru... :) 
Cannot create QuickStats table. Database user does not have CREATE priviledge.