Coloring the Global Research..

toswari Blog

Archive for the ‘Pemikiran Politik’ Category

Pemikiran atas tanggapan atas pidato Presiden RI tentang hubungan dengan Malaysia

Satu hal yang tidak dapat dipungkiri, Presiden SBY selalu mencoba melakukan cara untuk membuka wawasan masyarakat Indonesia dalam menyikapi berbagai hal dengan hati-hati dan berprinsip. Kita tahu bahwa masalah
Indonesia tidak hanya dengan Malaysia. Indonesia dalam melakukan keputusan apapun selalu dinilai kurang tepat, (termasuk tegas saja juga kurang tepat) hal ini biasa, karena kita sudah dibiasakan oleh komunitas masyarakat
yg memiliki kepentingan sendiri/kelompok.

Saya rasa kita perlu dan harus memberikan pencerahan kepada siapa saja sejauh itu baik bagi kemaslahatan rakyat Indonesia. Saya selalu mencoba memberikan pemikiran positif siapapun presiden RI, sejauh memiliki keseriusan
membangun sistem dan memperbaiki mental masyarakat.

Sayangnya usaha2 perbaikan perilaku, sikap, arah dan lain-lain yang membutuhkan proses selalu kalah tren dengan sikap yg tidak sabar, ingin praktis dan lain-lain. Apalagi masyarakat media di Indonesia sendiri tidak pernah bangga untuk bersama-sama memperbaiki Indonesia kedepan, selalu mencari berita yg konsumtif belaka.

Pengalaman mampir ke 6 negara, membuat saya belajar untuk memahami banyak hal positif, tidak pernah terlihat media-media disana kebablasan seperti di Indonesia (menurut media di Indonesia, ini belum kebablasan). Kita ingin maju tetapi kita belum siap melakukan usaha-usaha terbaik secara kontinuitas.

Semoga Indonesia semakin lebih baik.

Konflik kepentingan memang banyak terjadi dalam berbagai lapisan masyarakat, bisnis, lembaga dan pemerintah. Kalau melihat dari kaca mata bisnis, kita mengetahui banyaknya politisi yang berlatar belakang pengusaha, bagaimana upaya untuk meminimalisir konflik kepentingan tersebut ?

Kalau melihat dari kaca mata lembaga yang mewadahi olah raga di Indonesia, dari tahun ke tahun sudah bukan lagi rahasia umum, tentang suatu proses dalam pembinaan, kaderisasi dan organisasi. Apakah memang memerlukan undang-undang yang mengaturnya..) Sedikit-sedikit undang-undang…haruskah ?

Kalau kepentingan dipadu dengan perasaan gimana ya…) lucu juga kali… apa lagi melihat dari banyak kaca mata…mudah2an semua kepentingan tetap bermuara pada kesejahteraan masyarakat…amin.

Smart System Politik Indonesia

Belajar dari banyak hal, khususnya pemikiran-pemikiran pemimpin negara maju untuk membangun suatu konsep smart system yang dapat diterapkan pada pembelajaran politik di Indonesia. Sebagai negara berkembang, Indonesia sudah saatnya dipimpin oleh seorang yang berani bersikap dan mampu memperkuat suatu sistem politik dan secara tidak langsung memberikan contoh kepada negara lain tentang pembangunan sistem politik di Indonesia dan diikuti oleh penguatan sistem-sistem lainnya, seperti: hokum, ekonomi, sosial dan budaya.

Saat ini tidak hanya figur seorang pemimpin yang diinginkan dan direkomendasikan masyarakat untuk memimpin Indonesia kedepan. Memiliki nilai plus dan bermodalkan integritas, kepabilitas serta keseriusan menjadi kekuatan utama, selain visi dan misi.

Menurut pendapat saya, kekuatan diatas dapat menjadi kekokohan bagi fundamental berbagai sektor yang harus tumbuh secara sinergi, seperti sektor ekonomi, sektor sosial dan sektor lainnya. Hal penting yang harus dilakukan oleh para pemimpin untuk memimpin Indonesia kedepan adalah pemimpin yang harus memiliki mental siap kalah dan siap menang. Siap kalah menunjukkan komitmennya untuk mendukung, membantu pemikiran dan solusi arah pembangunan berbagai bidang. Siap menang berarti tidak lengah terhadap tugas dan tanggung jawab pencapaian dan peningkatan kinerja Indonesia kedepan. Sehingga smart system politik Indonesia dapat menjadi acuan pemimpin politik dan birokrasi di semua daerah yang tentunya sangat memberikan kontribusi besar terhadap peningkatan kinerja Indonesia di masa yang akan datang. Akankah ini tercapai dengan baik??

Politik GlobalApakah ada korelasi perkembangan politik Indonesia dengan kecerdasan masyarakat? Akan bermunculan jawaban dengan banyak sudut pandang… ? (sabar…. sabar.… jawabnya jangan pakai nafsu ya…)

Belajar… belajar… dan belajar…. Itulah kalimat yang harus diwujudkan oleh masyarakat Indonesia. Banyak media yang dapat membuat masyarakat Indonesia untuk mencerdaskan dirinya dalam memahami perkembangan dan perjalanan politik Indonesia yang notabene merupakan upaya mencerdaskan kehidupan bangsa.

Apakah itu juga yang dipikirkan para pemimpin partai politik?? Tidak banyak para pemimpin partai politik yang serius memikirkan hal itu, contohnya: Satu dasawarsa perjalanan politik Indonesia, menghasilkan banyak cerita, mulai dari mnculnya politikus-politikus yang menamakan dirinya tokoh nasional, munculnya banyak partai politik dan munculnya orang-orang yang merasa dirinya paling benar ?.

Disadari atau tidak, pembangunan sebuah sistem negara-lah yang membuat masyarakat Indonesia banyak belajar dan memperkaya dirinya untuk lebih smart dalam memberikan argumentasi dan menentukan pilihannya, walaupun harus mengalami sebuah proses yang amat sulit. Terkadang banyak pimpinan partai politik memaksakan dirinya (sudah terlanjur malu kali yaa…alias kepalang basah..he…he..) menutup mata hati dan terus merencanakan strategi-strategi yang tetap dianggap jitu untuk dapat memperoleh simpatik masyarakat terhadap visi dan misi yang mereka tawarkan.

Satu hal yang mereka lupa, konsep mencerdaskan kehidupan bangsa sudah banyak dikumandangkan oleh kaum-kaum yang peduli terhadap kemajuan dan keutuhan Bangsa Indonesia (wah…kita termasuk kali ya… ?) artinya, masyarakat sangat menentukan dan memahami kemana arah kemajuan negara Indonesia ini tahun-tahun mendatang.

Banyak partai-partai besar (yang katanya tetap besar ternyata sudah kecil…..) berani nggak ya ngomong bahwa sekarang kita adalah partai yang kecil??. Pemilu yang lalu merupakan sebuah arah perubahan menuju sistem yang lebih baik…..optimis banget kayaknya nih….yang menariknya adalah, tidak satupun pengamat politik di berbagai media, yang berani memprediksi partai baru untuk menang di pemilu 2009 (pengamat juga bias kecolongan ya..).

Tanda-tanda yang terjadi diatas, merupakan bentuk nyata bermunculannya pemikiran dan pondasi yang kuat dari masyarakat Indonesia dengan tidak mudah untuk dipropokasi dan diiming-imingi, walaupun perjalanan panjang yang masih akan terus menyelimuti perpolotikan Indonesia. Senantiasa masyarakat akan tetap mengikuti dan berani mengambil keputusan yang terbaik untuk kepentingan bangsa dan kesejahteraan masyarakat……amin.

Cannot create QuickStats table. Database user does not have CREATE priviledge.