An empowered organization
is one in which individuals have the
knowledge, skill, desire, and opportunity
to personally succeed in a way that leads to
collective organizational success.”

— Stephen R. Covey —

Kata “memberdayakan” memiliki potensi dan kekuatan. Sering digunakan akhir-akhir ini oleh banyak kalangan dan ada beberapa yang mengatakan overused “digunakan secara berlebihan.” Ini juga sering disalahgunakan. Mirip dengan sebuah konsep “motivasi,” yang paling umum dari ide penyalahgunaan pemberdayaan adalah bahwa satu orang dapat memberdayakan orang lain..apakah betul :)

Pemberdayaan adalah suatu inner-to-outer dynamic, sangat berguna bila didahului dengan keheningan dan kesadaran bimbingan batiniah. Pemberdayaan bukan hanya suatu cara untuk “mendapatkan” sesuatu, tetapi suatu kondisi yang mendukung kita untuk dapat aktivitas dengan sepenuhnya.

Empowered Persons

Memberdayakan orang-orang yang penuh seimbang, percaya diri, sadar, kepedulian dan selalu siap sangat dibutuhkan di dunia kerja. Sebaliknya mereka yang diberdayakan tidak kuat dengan tekanan, bingung, sangat agresif, memecah belah, atau plin-plan sangat banyak menemukan kesulitan di dunia kerja. Tentu saja, bahkan orang akan diberdayakan jika suatu hari atau saat-saat mengalami kebingungan, frustrasi atau keraguan, tetapi ekspresi dominan adalah salah satu kekuatan, rasa percaya diri dan pertimbangan diri sendiri untuk orang lain. Selain itu, pemberdayaan dapat berada pada situasional artinya, kita mungkin merasa dan diberdayakan dalam suatu situasi tidak kita disadari.

Empowered Organizations

Memberdayakan organisasi terdiri dari empowered persons, meskipun itu tidak selalu benar bahwa sekelompok orang diberdayakan oleh orang lain secara otomatis dalam sebuah organisasi. Organisasi yang benar-benar diberdayakan telah pindah keluar dari paradigma persaingan yang negatif dan keyakinan dalam keterbatasan dan kelangkaan. Banyak orang mempertimbangkan jika diberdayakan dalam suatu lingkungan kerja, karena pemberdayaan bergerak menuju pada suatu “new paradigm” untuk arah yang mobile atau dinamis.

Moving from there to here

Kebanyakan orang setuju dengan keinginan atau tujuan konsep-konsep seperti “komunikasi terbuka,” “kolaborasi,” dan “berorientasi pelanggan”. Namun, norma-norma yang sering mencegah mewujudkan tindakan yang membawa konsep-konsep ini ke dalam sesuatu yang dapat menghasilkan. Ketidakpercayaan masih berlaku di banyak lingkungan kerja/organisasi, terutama yang dihadapi dengan upaya perampingan yang telah atau sedang dilaksanakan dengan metode yang brutal. Banyak juga keyakinan sebuah organisasi bisnis dengan tujuan sangat komersil terus terjebak dalam pola-pola disfungsional. Best wishes.

Who is empowered?

You are empowered because of who you are,
not because of your relationship to others.

Empowerment comes from inside, not outside.
Guided by high intention, this power is used for the good of all.

Competition leads you to believe that resources are limited.
When you turn within, you recognize that creativity is unlimited,
leading you to unlimited resources.

You compete with a belief in limited power.
You are empowered by unlimited power.

Today, help someone else to be empowered.
Such an act might help you find your own power.