Mengapa inovasi makin lama makin penting? dan Mengapa inovasi memerlukan manajemen?

Seiring dengan perjalanan waktu, melahirkan pergeseran-pergeseran lingkungan dan bisnis baru sebagai tempat implementasi kemampuan yang dimiliki oleh para mahasiswa dan lulusan.

Kalau kita tilik kebelakang, diera abad ke-20 menuju abad ke-21 seperti munculnya banyak perubahan antara lain :

· Kebutuhan/tuntutan perubahan stabilitas secara terus-menerus,

· Kecepatan dan ketanggapan dalam menilai skala perusahaan,

· Perubahan kepemimpinan yang terinspirasi dari semua lini,

· Tuntutan organisasi yang fleksibel,

· Pemberdayaan perusahaan dengan visi dan nilai-nilai,

· Informasi yang sudah terbuka dan terbagi-bagi,

· Adanya tuntutan kreativitas dan intuisi,

Beberapa hal yang juga terjadi, seperti :

· Sikap reaktif dan menghindari risiko dapat diperbaiki dengan sikap proaktif dan memiliki semangat kewirausahaan,

· Kemandirian yang luntur akibat saling ketergantungan,

· Integrasi viskal bergeser ke integrasi virtual,

· Dulu kita fokus pada masalah internal dan dituntut pada lingkungan persaingan,

· Mempertahankan keunggulan dan adanya tuntutan menciptakan keunggulan baru,

· Berkompetisi di pasar yang sudah ada ditutuntut untuk menciptakan pasar baru,

Beberapa tantangan yang dapat kita jadikan tema dan fokus memahami permasalahan kedepan seperti :

· Knowledge Economy

· Digitization

· Virtualization

· Molecularization

· Integration/Internetworking

· Disintermediation

· Convergence

· Innovation

· Presumption

· Immediacy

· Globalization

· Discordance

Tidak terlepas dari banyaknya tuntutan perubahan diatas, kreativitas dan inovasi sangat memerlukan manajemen. Beberapa prinsip inovasi seperti :

· Inovasi sistematik dimulai dengan analisis peluang

· Inovasi mencakup aktivitas konseptual dan perseptual. Inovator yang berhasil menggunakan dua sisi otak (kiri dan kanan)

· Agar supaya efektif, inovasi harus sederhana dan terpusat

· Inovasi efektif “start small”

Softskills menuntut ketrampilan seseorang dalam mengatur dirinya sendiri untuk pengembangan kerja secara optimal dan ketrampilan seseorang dalam hubungan dengan orang lain untuk pengembangan kerja secara optimal.

Softskills sebagai modal dalam menumbuhkan prinsip untuk berinovasi, antara lain :

· Kejujuran

· Tanggung Jawab

· Berlaku adil

· Kemampuan bekerja sama

· Kemampuan beradaptasi

· Toleran

· Hormat terhadap sesama

· Kemampuan mengambil keputusan

· Kemampuan memecahkan masalah

· Disiplin, dll

Contoh Intra-Personal Skills :

· Manajemen kegiatan

· Manajemen waktu

· Manajemen stress

· Manajemen perubahan

· Karakter transformasi

· Berpikir kreatif

· Memiliki acuan tujuan positif

· Teknik belajar cepat, dsb

Contoh Inter-Personal Skills

· Kemampuan memotivasi

· Kemampuan memimpin

· Kemampuan negosiasi

· Kemampuan presentasi

· Kemampuan komunikasi

· Kemapuan membuat relasi

· Kemampuan bicara di muka umum, dsb

Seperti biasa, tugas terberat adalah bagaimana kita dapat memanaejeman hal-hal tersebut dengan sebaik-baiknya.. :)