Coloring the Global Research..

toswari Blog

Archive for August, 2009

Pertumbuhan ekonomi suatu negara pada dasarnya tidak terlepas
dari meningkatnya jumlah penduduk yang berjiwa wirausaha
(entrepreneur). Kurangnya jumlah masyarakat yang memiliki
jiwa wirausaha di Indonesia, antara lain disebabkan oleh
kurangnya pengetahuan tentang kewirausahaan, etos kerja
yang kurang menghargai kerja keras, cepat puas dengan hasil
kerja dan pengaruh penjajahan yang terlalu lama serta kondisi
ekonomi yang belum membaik. Tahun 2008 lebih dari 10 juta orang
tidak memiliki pekerjaan. 

Berdasarkan data BPS (Biro Pusat Statistik), tercatat angka
kemiskinan 15,4 persen, artinya 10.3 juta jiwa dari jumlah
penduduk Indonesia berada di bawah garis kemiskinan.
Dalam hal ini, sikap mental yang baik dalam mendukung
pembangunan, khususnya pertumbuhan perekonomian, perlu
ditanamkan pada diri individu masing-masing masyarakat.
Sesuai yang dikemukakan oleh Charles Scrciber
(Buchori Alma, 2001:15) berdasarkan hasil penelitian bahwa
keberhasilan seseorang ditentukan oleh pendidikan formal
hanya sebesar 15 % dan selebihnya (85 %) ditentukan oleh
sikap mental atau kepribadian. 

Saat ini pengangguran tak hanya berstatus lulusan SD sampai SMA
saja, tetapi banyak juga sarjana. Perusahaan semakin selektif
menerima karyawan baru sementara tingkat persaingan semakin
tinggi. Tidak ada jaminan seorang sarjana mudah memperoleh
pekerjaan. Sebagai seorang mahasiswa yang ingin mengembangkan
jiwa wirausaha (entrepreneur student). harus mampu belajar
merubah sikap mental yang kurang baik dan perlu dimulai dengan
kesadaran dan kemauan untuk mempelajari ilmu kewirausahaan,
kemudian menghayati dan menerapkannya dalam kehidupan
sehari-hari. 

Penulisan ini bertujuan agar mahasiswa dapat memahami
konsep dan karakteristik apa yang harus disiapkan untuk menjadi
mahasiawa pwngusaha (entrepreneurship student) dan mahasiswa
dapat mengenal dan mempersiapkan strategi individu
(individual strategy) tmtuk memulai sebuah usaha.

Penulis mencoba menggunakan tes kecendenmgan kewirausahaan
sebagai alat uji kemampuan mahasiswa dalam memahami
permasalahan dan tes pengukuran daya kreativitas sebagai
alat uji teknik berpikir dan menemukan penghambat kreativitas.
Tulisan ini me-refresh dan me-motivasi mahasiswa yang memiliki
jiwa kewirausahaan, nantinya menjadi mahasiswa pengusaha
dan siap sebagai pelaku usaha baru... :) 

Situs Batu Badak

Stories begin from folklore, a legend from south sumatra region. This is one of the impressions rejangese folk tale “The bitter tongue”, or Si pet Lideak (Rejang Language) from Rejang land folk tale. Another impressions this folk tale story can find at Batu belarik village, located at kepahiang regency, in rejang land. In this area we found Stone park or Buteu Belarik in Rejang language.

Rhinoceros Stone, a stone appearance look like Rhinoceros Sumatra.
Batu Badak. Batu yang menyerupai Badak Sumatra.

Dari kisah legenda cerita rakyat sumatra bagian selatan, inilah salah satu jejak kisah si Si pahit Lidah di tanah rejang. Jejak lain kisah ini ada di desa batu belarik, bagian tanah rejang di kabupaten kepahiang.

Can be reach easily from the road, megalith sites are located in side street, in the village of Lawang Agung, Sindang Beliti Ulu district, Rejang-lebong regency, rejang land, Bengkulu province, Indonesia. The exactly location named as “Tebing batu badak” meaning as “the rhinoceros stone cliffs”. This rhino stone sites located at right side villager houses recently.

Bisa di capai dengan mudah dari jalan raya, situs megalith ini berada di pinggir jalan, di desa Lawang agung, kecamatan Sindang Beliti Ulu. Lokasinya dinamakan tebing batu badak. Batu batu ini berada tepat di samping rumah penduduk.

The stone near the Rhino stone, in folk tale Rejangese believethis is made from child of Rhino.
Batu batu dekat batu badak yang di percaya orang rejang lembak sebagai anak anak badak yang di kutuk oleh Si Pahit Lidah.

Once upon a time, bitter tongue through the region and met with a group sumatra rhinoceros, along with the child and family. The bitter tongue ask directions to the road crew are rhinoceros. But there is no answer by Sumatra rhinoceros. Bitter tongue angry and said, “Be all of you to be stone.” Due his magic, all sumatra rhinoceros family, include rhino child change to be stone immeadiatly , as seen in the photo below.

Dikisahkan bahwa si pahit lidah melewati kawasan ini dan bertemu dengan segerombolan badak sumatra, beserta anak anaknya. Si pahit lidah bertanya arah jalan ke gerombolan badak yang menghalanginya. Karena tidak di jawab oleh Badak, Si pahit lidah marah dan berkata, “Jadilah kalian semuanya batu”. Karena kesaktianya, badak badak sumatra itu berikut anak anaknya menjadi batu seperti yang terlihat di photo di bawah ini. (Sumber lisan : Bapak Jamal, 26-07-09)

Rhino child stone
Batu anak anak badak


Bapak Jamal dan Sekretaris desa Bapak Zairin sebagai guide utama.
Village Secretary (Mr. Zairin) and Mr Jamal as main guide to this place.


Rhino stone from other side view
Batu badak tampak dari sisi lain.

Cannot create QuickStats table. Database user does not have CREATE priviledge.