Fokus implementasi Basel II di Indonesia adalah pengembangan dan peningkatan
kualitas manajemen risiko oleh perbankan nasional sesuai dengan Peraturan Bank
Indonesia (PBI) No. 5/8/PBI/2003 tanggal 19 Mei 2003 tentang Penerapan Manajemen
Risiko Bagi Bank Umum. Upaya ini tentu tidak memilah antara bank besar dan bank
kecil karena budaya manajemen risiko tentu berlaku sebagai patron yang umum.
Sementara itu, berdasarkan hasil survei perbankan juga menghendaki agar Basel II
dapat diterapkan kepada seluruh bank untuk mengurangi dampak negatif terhadap
tingkat persaingan antar bank akibat perbedaan kemampuan dan kesiapan bank
menerapkan dan mengembangkan manajemen risiko beserta infrastrukturnya.
Pendekatan yang standar pada Basel II akan dapat diterapkan bagi seluruh bank di
Indonesia.

Suatu tantangan yang sangat berharga bagi perbankan Indonesia, jika mempu
menerapkan tiga pilar yang ditetapkan dalam Basel II. Suatu hal yang cukup mendasar
perlu dipersiapkan oleh perbankan adalah bagaimana penerapan perbedaan strategi,
kompetitif menekan biaya, orientasi kerja, profesionalisme, sistem keterbukaan,
pengawasan yang ketat dan pragmatis harus dapat dijalankan/dievaluasi dengan sebaik-baiknya.

Disisi lain, dinamika atas sejumlah praktek operasional dan pemasaran produk,
keragaman dalam persaingan dan ancaman merupakan suatu tantangan
yang juga harus diwaspadai oleh banyak bank…