toswari Blog
4 Mar



Banyak kasus perbankan yang tak kunjung memberikan informasi yang sesuai fakta terhadap masyarakat luas. Menilik kasus bank century yang semakin membingungkan masyarakat, menambah satu lagi koleksi kasus perbankan yang kembali membuat masyarakat tambah bingung
Rasanya muncul banyak pertanyaan-pertanyaan, pertama tidak terlihat adanya rasa kesadaran terhadap memahami asal mula terjadinya dan aliran perkembangan kasus bank century secara fokus dan konsisten, kedua sulit sekali rasanya sedikit demi sedikit memberikan informasi yang dapat dipertanggungjawabkan terhadap semua kasus perbankan,walau dihadapkan dengan risiko yang sangat tinggi. Ketiga, haruskah semua permasalahan bermuara kepada kepentingan politik
tebakan ini mungkin benar adanya, karena banyak kasus perbankan semuanya bermuara kesana. Dimana proses pembelajaran yang harus ditauladani. Optimis yang jauh dari harapan…
Kasus bank century selesai..bukan yang utama…
Masyarakat dapat belajar dari analisis kasus perbankan….itulah yang utama
11 Feb

Sudah lebih dari satu minggu meninggalkan Indonesia untuk mengikuti Program Magang Riset S3 di Laurentian University, Sudbury, Ontario. Ontario adalah Propinsi terbesar di Canada. Walaupun dengan cuaca -8 sampai dengan -13, cukup dingin rasanya. Selama satu minggu ini saya diberikan kesempatan untuk berdiskusi di salah satu kampus dimana Universitas Gunadarma memiliki kolaborasi dengannya yaitu Université du Québec, Getineau, Quebec. Saya memperoleh rekomendasi dari Prof. Sarifuddin dan Prof. Sebastian Azondekon, untuk menghabiskan waktu disana (LARIM Laboratoire).

Selama beberapa hari berada di kampus UQO, saya mencoba mengikuti kuliah yang diadakan di kelas, guna menambah pengetahuan dan memahami mekanisme proses belajar mengajar disana. Kuliah ada yang diberikan dalam bahasa Inggris dan bahasa Prancis. Mahasiswa sangat aktif berdiskusi walau tidak diberikan waktu khusus untuk bertanya, karena mereka merasa butuh dan ingin tau, langsung saja tanpa basa-basi bertanya kepada dosen dengan tidak henti-henti … good
cukup tertib dan sadar akan tugas-tugas yang diberikan oleh dosen. Selama di kampus UQO, saya diperkenankan bekerja disalah satu ruang laboratorium di kampus tersebut, lumayan… rencananya saya akan menuju Sudbury, Ontario minggu ini menjelang akhir pekan dan akan bekerja kembali di Laurentian University.
Biasanya mengikuti kelas selalu malam hari, saat musim salju seperti sekarang ini, terasa sangat dingin di luar gedung kampus atau apartemen. Malam ini pun kelihatannya salju mau turun.. seru melihatnya.., maklum jarang ketemu di Indonesia
A bientot…. Au revoir…
13 Jan
An empowered organization
is one in which individuals have the
knowledge, skill, desire, and opportunity
to personally succeed in a way that leads to
collective organizational success.”
— Stephen R. Covey —
Kata “memberdayakan” memiliki potensi dan kekuatan. Sering digunakan akhir-akhir ini oleh banyak kalangan dan ada beberapa yang mengatakan overused “digunakan secara berlebihan.” Ini juga sering disalahgunakan. Mirip dengan sebuah konsep “motivasi,” yang paling umum dari ide penyalahgunaan pemberdayaan adalah bahwa satu orang dapat memberdayakan orang lain..apakah betul
Pemberdayaan adalah suatu inner-to-outer dynamic, sangat berguna bila didahului dengan keheningan dan kesadaran bimbingan batiniah. Pemberdayaan bukan hanya suatu cara untuk “mendapatkan” sesuatu, tetapi suatu kondisi yang mendukung kita untuk dapat aktivitas dengan sepenuhnya.
Empowered Persons
Memberdayakan orang-orang yang penuh seimbang, percaya diri, sadar, kepedulian dan selalu siap sangat dibutuhkan di dunia kerja. Sebaliknya mereka yang diberdayakan tidak kuat dengan tekanan, bingung, sangat agresif, memecah belah, atau plin-plan sangat banyak menemukan kesulitan di dunia kerja. Tentu saja, bahkan orang akan diberdayakan jika suatu hari atau saat-saat mengalami kebingungan, frustrasi atau keraguan, tetapi ekspresi dominan adalah salah satu kekuatan, rasa percaya diri dan pertimbangan diri sendiri untuk orang lain. Selain itu, pemberdayaan dapat berada pada situasional artinya, kita mungkin merasa dan diberdayakan dalam suatu situasi tidak kita disadari.
Empowered Organizations
Memberdayakan organisasi terdiri dari empowered persons, meskipun itu tidak selalu benar bahwa sekelompok orang diberdayakan oleh orang lain secara otomatis dalam sebuah organisasi. Organisasi yang benar-benar diberdayakan telah pindah keluar dari paradigma persaingan yang negatif dan keyakinan dalam keterbatasan dan kelangkaan. Banyak orang mempertimbangkan jika diberdayakan dalam suatu lingkungan kerja, karena pemberdayaan bergerak menuju pada suatu “new paradigm” untuk arah yang mobile atau dinamis.
Moving from there to here
Kebanyakan orang setuju dengan keinginan atau tujuan konsep-konsep seperti “komunikasi terbuka,” “kolaborasi,” dan “berorientasi pelanggan”. Namun, norma-norma yang sering mencegah mewujudkan tindakan yang membawa konsep-konsep ini ke dalam sesuatu yang dapat menghasilkan. Ketidakpercayaan masih berlaku di banyak lingkungan kerja/organisasi, terutama yang dihadapi dengan upaya perampingan yang telah atau sedang dilaksanakan dengan metode yang brutal. Banyak juga keyakinan sebuah organisasi bisnis dengan tujuan sangat komersil terus terjebak dalam pola-pola disfungsional. Best wishes.
Who is empowered?
You are empowered because of who you are,
not because of your relationship to others.
Empowerment comes from inside, not outside.
Guided by high intention, this power is used for the good of all.
Competition leads you to believe that resources are limited.
When you turn within, you recognize that creativity is unlimited,
leading you to unlimited resources.
You compete with a belief in limited power.
You are empowered by unlimited power.
Today, help someone else to be empowered.
Such an act might help you find your own power.
30 Dec
Semua orang adalah pemimpin, tepat rasanya ungkapan kalimat tersebut.! Banyak contoh yang diharapkan dari seorang pemimpin seperti, keteladanan seseorang dan tanggung jawab untuk membangun masa depan yang penuh dengan cita-cita, namum bagaimana dengan komitmen untuk setia pada nilai-nilai absolut dan implementasinya? Jika tidak hati-hati akan menghancurkan seluruh struktur standar kepemimpinan….Finally muncul kebimbangan yang menyertai langkah terakhir dalam pengambilan keputusan, terlebih lagi terus meningkatnya ketidakpastian dalam berbagai fenomena kehidupan yang kita jalani.
Ketidakpastian pantas dijadikan fokus topik pembicaraan saat ini, terlihat mudah didiskusikan karena banyak orang yang merasakan dan menyetujuinya…
Apakah perlu survey…?
katakanlah sebatas mencari tahu dan memberikan proses edukasi ditengah rasionalitas manajemen yang tidak menentu.
APAKAH CUKUP DENGAN VISI SAJA?
Kepemimpinan dapat kita defenisikan sebagai:
- Suatu kehendak untuk mengendalikan apa yang sedang terjadi
- Suatu pemahaman untuk merencanakan tindakan-tindakan
- Suatu kekuasaan untuk meminta penyelesaian tugas
- Suatu kepandaian dalam menggunakan kemampuan orang lain secara kooperatif
Karakter pemimpin yang kuat hanya dapat dikembangkan lewat latihan dan kesadaran yang harus memiliki. Substansi kepemimpinan bisa diamati, tapi apakah bisa dipelajari..?
Memang kita memerlukan visi yang mudah dicapai, fokus, jelas dan lugas, namun itu semua tidak cukup. Banyak pemimpin yang memiliki visi seperti diatas, namun tidak sedikit yang menghindari risiko yang tinggi (banyak contoh yang bisa kita bayangkan…
BAGAIMANA DENGAN GAYA KEPEMIMPINAN?
Manakah yang dikatakan tepat dalam memimpin, apakah do the right thing atau do thing rightly?. Kita tahu bahwa tumbuhnya kepemiminan akibat pesatnya persaingan, baik politik, ekonomi dan bidang lainnya. Menurut penelitian (disarikan dari berbagai sumber) terdapat lima gaya kepemiminan yang dapat membawa sukses:
- Pendekatan strategi
- Pendekatan asset sumber daya manusia
- Pendekatan keahlian
- Pendekatan kotak (membangun aturan, sistem dan prosedur)
- Pendekatan perubahan
Seperti biasa, penerapannya cukup sulit bukan?
SEPERTI APA KUALITAS KEPEMIMPINAN SAAT MENGAMBIL KEPUTUSAN?
Kualitan yang pertama seorang pemimpin adalah memiliki pengetahuan yang luas, tidak dari intuisi, melainkan dari hasil studi dan pengalaman. Ketika mengambil keputusan, kualitas kepemimpinan yang efektif tampak dengan mempertimbangkan semua sudut persoalan, fakta dan pendapat, tanpa adanya prasangka.
Semoga memberikan pencerahan, motivasi dan proses edukasi…
30 Nov
Banyak masyarakat mengenal kota ini dengan nama Kota Seribu Kelenteng, namun banyak juga masyarakat yang menamakan kota ini adalah kota Amoy. Kota yang indah dihiasi oleh pemandangan alam yang dapat dijadikan wisata budaya, peninggalan bersejarah yang dapat dijadikan sebagai wisata sejarah, pantai pasir panjang yang menawan dengan berbagai kulinernya, dimana-mana terdapat kelentang yang dapat juga dijadikan sebagai wisata religius dan juga sangat banyak terdapat Amoy…maka tidak salah jika kota ini bisa juga dinamakan Kota Seribu Amoy…(versi Penulis)
Dalam Kota Singkawang banyak terdapat bangunan khas China, karena jumlah penduduk keturunan China di kota Singkawang sangat banyak. Konon katanya, nama Singkawang berasal dari bahasa China dialek Swatow “San Keu Jong” (Hanzi: hanyu pinyin: Shan Kou Yang)yang artinya “Gunung dan Laut” karena geografi kota ini memang antara gunung dan lautan. Kota Singkawang juga berbatasan langsung dengan Negara Bagian Serawak, kota ini juga dijuluki kota Chine Town-nya Indonesia karena > 70 % penduduknya adalah etnish Tionghoa.
Kota yang terletak di wilayah khatulistiwa jika dari Kota Pontianak membutuhkan waktu kurang lebih tiga jam untuk mencapi kota tersebut kita melintasi Sungai Kapuas dan berbagai kota kecil seperti Mempawah yang juga memiliki peninggalan bersejarah. Menurut catatan sejarah, dahulu Singkawang adalah sebuah desa yang menjadi bagian dari wilayah kerajaan Sambas, Desa Singkawang sebagai tempat singgah para pedagang dan penambang emas dari Monterado. Para penambang dan pedagang yang kebanyakan berasal dari negeri China, sebelum mereka menuju Monterado terlebih dahulu beristirahat di Singkawang, sedangkan para penambang emas di Monterado yang sudah lama sering beristirahat di Singkawang untuk beristirahat, dan Singkawang juga sebagai tempat transit pengangkutan hasil tambang emas (serbuk emas). Waktu itu, mereka (orang China) menyebut Singkawang dengan kata San Keuw Jong, mereka berasumsi dari sisi geografis bahwa Singkawang yang berbatasan langsung dengan laut Natuna serta terdapat pengunungan dan sungai, dimana airnya mengalir dari pegunungan melalui sungai menuju ke muara laut. Melihat perkembangan Singkawang yang dinilai oleh mereka yang cukup menjanjikan, sehingga antara penambang tersebut beralih profesi ada yang menjadi petani dan pedagang di Singkawang yang pada akhirnya para penambang tersebut tinggal dan menetap di Singkawang.
Tempat wisata lain yang dimiliki dan dapat dikunjungi adalah Sinka Island Park, Shinka Zoo, Taman Bukit Bougenville, Taman Chidayu, Taman Teratai Indah, Pasar Hong Kong, Vihara Tri Dharma Bumi Raya dan Pantai Kura Kura… ![]()
29 Oct
Dilatarbelakangi dari pengetahuan dan wawasan yang luas, civitas akademika (khususnya mahasiswa) dapat memahami kewirausahaan secara menyeluruh. Jiwa wirausaha yang mulai dibangun saat kuliah dapat ditingkatkan dengan menjalin kerjasama dengan berbagai sumber seperti, para pelaku usaha, industri dan institusi. Namun, kendala yang biasa dihadapi adalah terbatasnya tempat, waktu dan media komunikasi yang tersedia. Untuk itu perlu dicari alternatif solusi yang inovatif yang bisa mempertemukan dunia pendidikan dan dunia industri. Salah satunya adalah melalui pemanfaatan teknologi informasi (ICT) yang bisa dijadikan media komunikasi dan alih pengetahuan dan teknologi yang tidak terbatas ruang dan waktu. Salah satu jenis industri yang bisa dijadikan contoh dalam pengembangan kewirausahaan adalah usaha kecil. Usaha kecil di Indonesia mempunyai peranan penting dalam perekonomian nasional, dilihat dari jumlah perusahaan dan tenaga kerja yang terlibat dalam usahanya.
Sebagai sebuah lembaga pendidikan, Universitas Gunadarma menyadari peran yang diembannya tidak hanya sebatas memberikan bekal pendidikan formal terbaik bagi mahasiswanya tetapi termasuk juga mengembangkan prasarana yang memadai untuk pembekalan mahasiswa dan alumni dalam mengembangkan jiwa kewirausahaan. Sarana yang dibangun untuk pembekalan mahasiswa itu adalah sebuah aplikasi (web based) yang menjembatani antara civitas akademika dengan pihak industri, dalam hal ini adalah dengan usaha kecil.
Iklim kompetisi ilmiah dosen secara nasional dan internasional terus meningkat dari tahun ke tahun, lantas bagaimana dengan peningkatan kompetisi ilmiah mahasiswa ?
Program Kreativitas Mahasiswa (PKM)
Sangat disadari bahwa, berbagai upaya terus dilakukan untuk mendorong dan memotivasi mahasiswa agar memiliki keberanian berkompetisi melalui ajang Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) yang setiap tahunnya didanai oleh Dirjen DIKTI. PKM adalah salah satu ajang bergengsi mahasiswa untuk bisa berbicara pada level Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS). Diawali dengan keberanian untuk berpikir kreatif dan berpikir inovatif dalam merancang berbagai ide dan kreativitas, apalagi mampu memanfaatkan ICT, tentunya memberikan nilai tambah terhadap luaran dan pembaruan suatu program yang akan dilakukan.
Sekilas Karakteristik PKM
Karakteristik PKM PENELITIAN (PKMP)
1. Menemukan hasil karya melalui penelitian pada bidang profesi masing-masing
2. Menemukan kebaruan
3. Membuktikan suatu hipotesis
4. Ketepatan metode penelitian
5. Pertimbangan utama à memberikan sumbangan informasi bagi kemajuan ilmu pengetahuan
Karakteristik PKM TEKNOLOGI (PKMT)
1. Menciptakan suatu karya teknologi yang dibutuhkan oleh suatu kelompok masyarakat
2. Mahasiswa bertukar pikiran dengan mitra
3. Produk PKMT merupakan solusi atas persoalan yang diprioritaskan mitra
4. Dasar Teknologi yang akan diterapkan sudah tersedia, bukan dicari melalui penelitian dalam program ini.
5. Pendekatan : uji coba – kalibrasi – adaptasi teknologi
6. Karya teknologi — prototipe, model, peralatan, proses, perangkat lunak
7. Kelompok masyarakat — kelompok tani, industri kecil, pedagang, koperasi, pelajar, kelompok produktif lain
Karakteristik PKM KEWIRAUSAHAAN (PKMK)
1. Penciptaan keterampilan berwirausaha
2. Berorientasi pada profit
3. Didahului oleh survai pasar,
a. karena relevansinya yang tinggi terhadap terbukanya peluang perolehan
b. profit bagi pengusul (MAHASISWA)
4. Pengusul bisa bermitra dengan kelompok masyarakat produktif, tapi kegiatan usaha yang didanai adalah kegiatan usaha dari mahasiswa pengusul
5. Ada perencanaan usaha.
6. Sebagian besar dana yang diajukan akan teralokasikan untuk operasional usaha — sebagai modal usaha.
7. Tidak ada kegiatan penelitian
Karakteristik PKM PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKMM)
1. Program membantu masyarakat
2. Program yang memberikan peningkatan kecerdasan, keterampilan, dan pengetahuan masyarakat
3. Menetapkan masyarakat sasaran strategis dan persoalannya sebelum menyusun proposal.
4. Tidak ada kegiatan penelitian.
5. Program — penataan dan perbaikan lingkungan, pelatihan keterampilan kelompok masyarakat, pengembangan kelembagaan masyarakat, penciptaan karya seni, olah raga dll.
Namun, upaya-upaya yang telah dilakukan tetap menunjukkan kurangnya kontribusi mahasiswa yang berani berkompetisi melalui ajang Program Kreativitas Mahasiswa dari tahun ke tahun, mengapa demikian ? apakah kendala terbesarnya ?
14 Sep
Mengapa inovasi makin lama makin penting? dan Mengapa inovasi memerlukan manajemen?
Seiring dengan perjalanan waktu, melahirkan pergeseran-pergeseran lingkungan dan bisnis baru sebagai tempat implementasi kemampuan yang dimiliki oleh para mahasiswa dan lulusan.
Kalau kita tilik kebelakang, diera abad ke-20 menuju abad ke-21 seperti munculnya banyak perubahan antara lain :
· Kebutuhan/tuntutan perubahan stabilitas secara terus-menerus,
· Kecepatan dan ketanggapan dalam menilai skala perusahaan,
· Perubahan kepemimpinan yang terinspirasi dari semua lini,
· Tuntutan organisasi yang fleksibel,
· Pemberdayaan perusahaan dengan visi dan nilai-nilai,
· Informasi yang sudah terbuka dan terbagi-bagi,
· Adanya tuntutan kreativitas dan intuisi,
Beberapa hal yang juga terjadi, seperti :
· Sikap reaktif dan menghindari risiko dapat diperbaiki dengan sikap proaktif dan memiliki semangat kewirausahaan,
· Kemandirian yang luntur akibat saling ketergantungan,
· Integrasi viskal bergeser ke integrasi virtual,
· Dulu kita fokus pada masalah internal dan dituntut pada lingkungan persaingan,
· Mempertahankan keunggulan dan adanya tuntutan menciptakan keunggulan baru,
· Berkompetisi di pasar yang sudah ada ditutuntut untuk menciptakan pasar baru,
Beberapa tantangan yang dapat kita jadikan tema dan fokus memahami permasalahan kedepan seperti :
· Knowledge Economy
· Digitization
· Virtualization
· Molecularization
· Integration/Internetworking
· Disintermediation
· Convergence
· Innovation
· Presumption
· Immediacy
· Globalization
· Discordance
Tidak terlepas dari banyaknya tuntutan perubahan diatas, kreativitas dan inovasi sangat memerlukan manajemen. Beberapa prinsip inovasi seperti :
· Inovasi sistematik dimulai dengan analisis peluang
· Inovasi mencakup aktivitas konseptual dan perseptual. Inovator yang berhasil menggunakan dua sisi otak (kiri dan kanan)
· Agar supaya efektif, inovasi harus sederhana dan terpusat
· Inovasi efektif “start small”
Softskills menuntut ketrampilan seseorang dalam mengatur dirinya sendiri untuk pengembangan kerja secara optimal dan ketrampilan seseorang dalam hubungan dengan orang lain untuk pengembangan kerja secara optimal.
Softskills sebagai modal dalam menumbuhkan prinsip untuk berinovasi, antara lain :
· Kejujuran
· Tanggung Jawab
· Berlaku adil
· Kemampuan bekerja sama
· Kemampuan beradaptasi
· Toleran
· Hormat terhadap sesama
· Kemampuan mengambil keputusan
· Kemampuan memecahkan masalah
· Disiplin, dll
Contoh Intra-Personal Skills :
· Manajemen kegiatan
· Manajemen waktu
· Manajemen stress
· Manajemen perubahan
· Karakter transformasi
· Berpikir kreatif
· Memiliki acuan tujuan positif
· Teknik belajar cepat, dsb
Contoh Inter-Personal Skills
· Kemampuan memotivasi
· Kemampuan memimpin
· Kemampuan negosiasi
· Kemampuan presentasi
· Kemampuan komunikasi
· Kemapuan membuat relasi
· Kemampuan bicara di muka umum, dsb
Seperti biasa, tugas terberat adalah bagaimana kita dapat memanaejeman hal-hal tersebut dengan sebaik-baiknya..
12 Aug
Pertumbuhan ekonomi suatu negara pada dasarnya tidak terlepas dari meningkatnya jumlah penduduk yang berjiwa wirausaha (entrepreneur). Kurangnya jumlah masyarakat yang memiliki jiwa wirausaha di Indonesia, antara lain disebabkan oleh kurangnya pengetahuan tentang kewirausahaan, etos kerja yang kurang menghargai kerja keras, cepat puas dengan hasil kerja dan pengaruh penjajahan yang terlalu lama serta kondisi ekonomi yang belum membaik. Tahun 2008 lebih dari 10 juta orang tidak memiliki pekerjaan. Berdasarkan data BPS (Biro Pusat Statistik), tercatat angka kemiskinan 15,4 persen, artinya 10.3 juta jiwa dari jumlah penduduk Indonesia berada di bawah garis kemiskinan. Dalam hal ini, sikap mental yang baik dalam mendukung pembangunan, khususnya pertumbuhan perekonomian, perlu ditanamkan pada diri individu masing-masing masyarakat. Sesuai yang dikemukakan oleh Charles Scrciber (Buchori Alma, 2001:15) berdasarkan hasil penelitian bahwa keberhasilan seseorang ditentukan oleh pendidikan formal hanya sebesar 15 % dan selebihnya (85 %) ditentukan oleh sikap mental atau kepribadian. Saat ini pengangguran tak hanya berstatus lulusan SD sampai SMA saja, tetapi banyak juga sarjana. Perusahaan semakin selektif menerima karyawan baru sementara tingkat persaingan semakin tinggi. Tidak ada jaminan seorang sarjana mudah memperoleh pekerjaan. Sebagai seorang mahasiswa yang ingin mengembangkan jiwa wirausaha (entrepreneur student). harus mampu belajar merubah sikap mental yang kurang baik dan perlu dimulai dengan kesadaran dan kemauan untuk mempelajari ilmu kewirausahaan, kemudian menghayati dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Penulisan ini bertujuan agar mahasiswa dapat memahami konsep dan karakteristik apa yang harus disiapkan untuk menjadi mahasiawa pwngusaha (entrepreneurship student) dan mahasiswa dapat mengenal dan mempersiapkan strategi individu (individual strategy) tmtuk memulai sebuah usaha. Penulis mencoba menggunakan tes kecendenmgan kewirausahaan sebagai alat uji kemampuan mahasiswa dalam memahami permasalahan dan tes pengukuran daya kreativitas sebagai alat uji teknik berpikir dan menemukan penghambat kreativitas. Tulisan ini me-refresh dan me-motivasi mahasiswa yang memiliki jiwa kewirausahaan, nantinya menjadi mahasiswa pengusaha dan siap sebagai pelaku usaha baru...![]()
4 Aug
Stories begin from folklore, a legend from south sumatra region. This is one of the impressions rejangese folk tale “The bitter tongue”, or Si pet Lideak (Rejang Language) from Rejang land folk tale. Another impressions this folk tale story can find at Batu belarik village, located at kepahiang regency, in rejang land. In this area we found Stone park or Buteu Belarik in Rejang language.

Rhinoceros Stone, a stone appearance look like Rhinoceros Sumatra.
Batu Badak. Batu yang menyerupai Badak Sumatra.
Dari kisah legenda cerita rakyat sumatra bagian selatan, inilah salah satu jejak kisah si Si pahit Lidah di tanah rejang. Jejak lain kisah ini ada di desa batu belarik, bagian tanah rejang di kabupaten kepahiang.
Can be reach easily from the road, megalith sites are located in side street, in the village of Lawang Agung, Sindang Beliti Ulu district, Rejang-lebong regency, rejang land, Bengkulu province, Indonesia. The exactly location named as “Tebing batu badak” meaning as “the rhinoceros stone cliffs”. This rhino stone sites located at right side villager houses recently.
Bisa di capai dengan mudah dari jalan raya, situs megalith ini berada di pinggir jalan, di desa Lawang agung, kecamatan Sindang Beliti Ulu. Lokasinya dinamakan tebing batu badak. Batu batu ini berada tepat di samping rumah penduduk.

The stone near the Rhino stone, in folk tale Rejangese believethis is made from child of Rhino.
Batu batu dekat batu badak yang di percaya orang rejang lembak sebagai anak anak badak yang di kutuk oleh Si Pahit Lidah.
Once upon a time, bitter tongue through the region and met with a group sumatra rhinoceros, along with the child and family. The bitter tongue ask directions to the road crew are rhinoceros. But there is no answer by Sumatra rhinoceros. Bitter tongue angry and said, “Be all of you to be stone.” Due his magic, all sumatra rhinoceros family, include rhino child change to be stone immeadiatly , as seen in the photo below.
Dikisahkan bahwa si pahit lidah melewati kawasan ini dan bertemu dengan segerombolan badak sumatra, beserta anak anaknya. Si pahit lidah bertanya arah jalan ke gerombolan badak yang menghalanginya. Karena tidak di jawab oleh Badak, Si pahit lidah marah dan berkata, “Jadilah kalian semuanya batu”. Karena kesaktianya, badak badak sumatra itu berikut anak anaknya menjadi batu seperti yang terlihat di photo di bawah ini. (Sumber lisan : Bapak Jamal, 26-07-09)

Rhino child stone
Batu anak anak badak

Bapak Jamal dan Sekretaris desa Bapak Zairin sebagai guide utama.
Village Secretary (Mr. Zairin) and Mr Jamal as main guide to this place.

Rhino stone from other side view
Batu badak tampak dari sisi lain.
27 Jul
he..he.. akibat dijuluki gelar ‘kategori serius ilmiah‘ pada Lomba Blog Dosen Terbaik UG Fiesta - UG ICT Award 2009 nih….terlanjur deh jadinya….![]()
Tulisan ini menceritakan tentang menyajikan pengalaman partisipasi ketika menulis dalam berbagai konferensi di dalam dan luar negeri, terutama yang berkaitan dengan miskomunikasi dan mispersepsi dalam penggunaan internet antara penyaji makalah dengan panitia penyelenggara…![]()
Menurut Klein dan Jervis (1996), komunikasi yang paling efektif adalah komunikasi paling primitif, yaitu komunikasi tatap muka yang dapat meminimalkan kesalahpahaman. Kemajuan dalam ilmu pengetahuan dan teknologi justru menghasilkan kesalahpamahan, karena komunikasi tatap muka telah dibatasi oleh produk teknologi.
Berdasarkan pengalaman, Pada pembahasan tentang beberapa kesalahpahaman komunikasi antara penyaji malalah dengan panitia penyelenggara akan dibatasi pada era pasca krisis ekonomi yang dimulai pada tahun 2005. Hal ini disebabkan oleh dua hal. Pertama, sebelum krisis ekonomi penggunaan teknologi informasi masih terbatas pada penggunaan faksimili dan surat-menyurat melalui pos. Kedua, selama krisis ekonomi beberapa forum ilmiah tidak dapat diselenggarakan karena alasan tertentu.
Beberapa kesalaahpahaman yang terjadi pada setiap tahap antara lain adalah:
Tahap 1: Pengumuman
Pada tahap ini, penyelenggara acapkali memberikan informasi yang membingungkan penyaji makalah. Beberapa hal yang membingungkan adalah:
? Penyelenggara membuat website lebih dari satu - bisa berasal dari pengurus asosiasi dan tuan rumah penyelenggara – namun dengan versi yang berbeda-beda
? Penyelenggara telah membuat website, namun tidak pernah membalas email dari penyaji. Salah satu pengalaman Penulis bahkan menemukan forum ilmiah yang sudah diumumkan ternyata tidak pernah diselenggarakan.
? Penyelenggara kadang-kadang tidak memberikan informasi tentang: perlu tidaknya penyaji menyusun makalah lengkap, ada tidaknya prosiding atau kumpulan makalah, ada tidaknya sertifikat bagi penyaji.
Tahap 2: Deadline pengumpulan abstrak/full paper
Tidak banyak kesalahpahaman pada tahap ini. Adakalanya penyaji mengirimkan abstrak atau makalahnya melalui email setelah deadline, namun panitia tetap dapat menerimanya karena keterbatasan jumlah asbtrak. Adakalanya, panitia kebingungan karena jumlah abstrak yang masuk sangat terbatas sehingga memberikan pengumuman tambahan dengan mengundurkan jadwal.
Masalah penting dalam tahap ini adalah umpan balik panitia sesegera mungkin kepada penyaji bahwa abstraknya telah diterima panitia dan akan dilanjutkan proses review. Sayangnya umpan balik seperti ini tidak banyak dilakukan.
Tahap 3: Pengumuman abstrak/full paper
Pada tahap ini, terdapat kontinum informasi yang diberikan oleh panitia. Semakin tidak lengkap informasi yang diberikan, semakin membuat kesalahpahaman. Beberapa temuan pada tahap ini adalah:
? Panitia hanya memberitahukan bahwa abstrak diterima
? Panitia tidak memberikan informasi tentang perlu tidaknya pengumpulan makalah lengkap
? Panitia tidak memberikan informasi tentang deadline pengumpulan makalah lengkap
? Panitia tidak memberikan informasi tentang ada tidaknya prosiding
? Panitia tidak memberikan informasi tentang perlu tidaknya revisi makalah setelah pengumpulan makalah lengkap
? Panitia memberikan informasi keberadaan prosiding, namun tidak memberikan informasi bahwa penyaji harus membayar terlebih dahulu agar makalahnya dapat dimuat dalam prosiding
? Panitia memberikan informasi keberadaan prosiding, namun tidak memberikan informasi bahwa penyaji harus membayar terlebih dahulu dan menyajikan makalahnya agar makalahnya dapat dimuat dalam prosiding
? Panitia memberikan informasi keberadaan prosiding, namun tidak memberikan informasi tentang penerbitan (pada saat pelaksanaan atau setelah pelaksanaan)
Tahap 4: Deadline pengumpulan makalah lengkap
Beberapa informasi dari panitia penyelenggara bisa jadi membuat kesalahpahaman bagi penyaji, seperti:
? Ada tidaknya revisi makalah
? Ada pengumuman revisi makalah, namun tidak dikirim lewat email tetapi dari website. Menjadi semakin membingungkan bagi penyaji jika websitenya lebih dari satu.
? Kelengkapan pedoman penulisan makalah lengkap; adakalanya panitia hanya memberikan pedoman secara global, atau sudah memberikan pedoman secara rinci namun tidak disertai contoh.
Tahap 5: Pelaksanaan
Kesalahpahaman pada tahap ini merupakan buah dari kesalahpahaman pada tahap-tahap sebelumnya, di antaranya:
? Penyaji hadir dalam pelaksanaan, namun ternyata namanya tidak tercantum karena panitia menganggap penyaji tidak merevisi makalahnya
? Penyaji hadir dalam pelaksanaan, namun ternyata namanya tidak tercantum dalam prosiding karena panitia menganggap penyaji tidak membayar sebelumnya
? Penyaji hadir dalam pelaksanaan dan sudah mengirimkan makalah lengkap, namun yang dijumpai hanya kumpulan abstrak
? Penyaji tidak hadir dalam pelaksanaan, dan berharap dapat membeli prosiding setelah pelaksanaan namun ditolak karena tidak hadir
Secara umum, menyimpulkan bahwa tidak disiplinnya panitia dalam membuka email menjadi faktor kunci munculnya kesalahpahaman…he..he.. ![]()