susys Blog

Asyiknya berkuda di Lautan Pasir

November 2nd, 2009 by susys


sekelompok pemuda beserta kuda tungganggan mereka menghampiri kami, di ujung mulut Lautan Pasir Gunung Bromo…. menawari ojek kuda.   setelah mencapai kesepakatan harga, naiklah saya ke seekor kuda, yang bernama Pengki, berumur 5 tahun, masih muda dan gagah kudanya…

Menunggang kuda ternyata.. merupakan pengalaman yang menarik, enak juga… hehehehe, asyikkk, walaupun deg-degan, karena seperti mau jatuh aja, dan yang namanya pinggang dan paha ini sampai pegel, dan keram… hehehehe, apalagi kudanya senengnya jalan di pinggir jurang.. jadi tambah merem melek deh dibuatnya…..  siapa yang mau mencoba ????

Jumlah kuda yang beroperasi di lautan pasir tersebut, ada sekitar 300 an kuda, jumlah yang cukup besar, dan akhirnya memang mereka berebut rejeki ketika para tamu terlihat di ujung mulut lautan pasir… karena kabarnya untuk membeli makanan kuda mereka harus mengeluarkan uang 50 ribu rupiah per hari…  Kuda-kuda yang beroperasi semuanya jantan… mulai dari yang umurnya 1 tahun sampai lebih dari 10 tahun…. tidak terlalu besar badan kuda yang ada, tapi cukup gagah lah…. dan tugas mereka cukup berat, karena medan mereka cukup berat.

Pemandangan di gunung Bromo memang indahhh sekali, sampai termenung… dan merenung.. alangkah agungnya Yang MahaKuasa menciptakan dan memberikan alam indah ini di tanah Indonesia… yang harus kita pelihara sebaik mungkin…

Ini sekelumit lagi pengalaman dari ekspedisi Nusantara…. memang capek tapi betul betul pengalaman yang indah


Posted in Uncategorized |

5 Responses

  1. bhermana Says:

    Asyik ya mbak sekalian “honey moon” hehehe. Naik kudanya gak sekalian bedua mbak :) Ditunggu foto-fotonya lho mbak


  2. menthokz Says:

    mbak kalo naik kuda sambil merem melek gitu enak juga kali ya…………… btw kudanya laki-laki opo perempuan, soalnya bahaya bisa…… WOT atau WOW (klo yang ini mah…. bahaya!!!!)


  3. toswari Says:

    He..he.. senengnya ngeledek, jarang2 nih honey moon, ya nggak mam… nikmati saja… :)


  4. Bambang Wahyudi Says:

    Enak juga jadi kuda….he..he..he..


  5. lily Says:

    betul mbak Susi, naik kuda itu memang nikmat, karena sambil memanjakan mata. Aku juga kadang-kadang berkuda di Gunung Mas Puncak, sambil menikmati perkebunan teh, nemenin anakku dia seneng banget naik kuda. Kalau aku masih takut jadi diikuti sama pawangnya, sedangkan anakku sendiri aja dia pacu kudanya. Kata pawangnya kuda bisa melangsingkan tubuh juga lho, asal dipacu agak cepat. Aku sih takut jadi jalan santai aja.


Leave a Comment

Please note: Comment moderation is enabled and may delay your comment. There is no need to resubmit your comment.


Cannot create QuickStats table. Database user does not have CREATE priviledge.