Asyiknya berkuda di Lautan Pasir

sekelompok pemuda beserta kuda tungganggan mereka menghampiri kami, di ujung mulut Lautan Pasir Gunung Bromo…. menawari ojek kuda.   setelah mencapai kesepakatan harga, naiklah saya ke seekor kuda, yang bernama Pengki, berumur 5 tahun, masih muda dan gagah kudanya…

Menunggang kuda ternyata.. merupakan pengalaman yang menarik, enak juga… hehehehe, asyikkk, walaupun deg-degan, karena seperti mau jatuh aja, dan yang namanya pinggang dan paha ini sampai pegel, dan keram… hehehehe, apalagi kudanya senengnya jalan di pinggir jurang.. jadi tambah merem melek deh dibuatnya…..  siapa yang mau mencoba ????

Jumlah kuda yang beroperasi di lautan pasir tersebut, ada sekitar 300 an kuda, jumlah yang cukup besar, dan akhirnya memang mereka berebut rejeki ketika para tamu terlihat di ujung mulut lautan pasir… karena kabarnya untuk membeli makanan kuda mereka harus mengeluarkan uang 50 ribu rupiah per hari…  Kuda-kuda yang beroperasi semuanya jantan… mulai dari yang umurnya 1 tahun sampai lebih dari 10 tahun…. tidak terlalu besar badan kuda yang ada, tapi cukup gagah lah…. dan tugas mereka cukup berat, karena medan mereka cukup berat.

Pemandangan di gunung Bromo memang indahhh sekali, sampai termenung… dan merenung.. alangkah agungnya Yang MahaKuasa menciptakan dan memberikan alam indah ini di tanah Indonesia… yang harus kita pelihara sebaik mungkin…

Ini sekelumit lagi pengalaman dari ekspedisi Nusantara…. memang capek tapi betul betul pengalaman yang indah

Expedisi NUSANTARA

cimg0519

Inilah gaya team expedisi NUSANTARA….. wow.. keren yah….

Akhirnya berakhir sudah perjalanan expedisi Nusantara , tapi baru babak pertama …… walaupun sempat membuat banyak kehebohan, seperti ketinggalan pesawat, stress, deg degan, capek dengan traffic yang sangat padat, belum lagi anggota expedisi ini ada yang bisa dikategorikan “cowoq panggilan”….. hehehehehe, abissss acaranya padat banget, sampai kepergian, keberangkatan harus menunggu panggilan yang sangat cepat dan bersifat darurat….. hehehhehe, pokoknya seruuuu banget… pengalaman yang tidak terlupakan

Sebentar lagi, babak kedua akan dimulai… wuihhhh.. capekkk juga, mudah-mudahan semua hasil perjalanan ini tidak lama lagi dapat dinikmati banyak orang….

Gunadarma - Borobudur

Hari ini diawali dengan bangun pagi-pagi….. banget… jam 4 udah dibangunin weker.. dan harus siap siap untuk berangkat ke airport. Jam 6 pagi sudah berangkat ke yogyakarta….. perjalanan lancar dan nyaman sekali, jam 7 pagi, aku dan pak Budi sudah tiba di Yogya.  Setelah menjemput pak Prihantoro, pak Setia dan pak Rachmat… berangkatlah kami menuju  Magelang, tepatnya ke candi Borobudur.   Candi yang megah itu berdiri di atas tanah yang luasnya kira-kira 80 ha…. Luas banget dan buat capek kalau harus dikelilingi dengan berjalan kaki.  Arsitek dari Candi Borobudur adalah GUNADARMA, dan candi ini dibangun pada abad 8 oleh Dinasti Syailendra…. hehehehe, belajar sejarah lagi dehhhh….

Tapi yang menarik dari sejarah Borobudur ini adalah mengenai filosofi dari Budha yang banyak dapat kita temui di semua sudut candi ini.  Kami berjalan dari pintu timur yang menggambarkan awal dari kehidupan.  Pada bagian timur ini, semua patung yang menghiasi candi mempunyai tangan kanan yang menelungkup, yang menggambarkan kelahiran dari umat manusia.  Perjalanan dilanjutkan ke arah jarum jam dan berhenti pada arah mata angin selatan, pada bagian ini, semua patung mempunyai posisi tangan kanan yang menengadah, yang melambangkan masa remaja dari siklus hidup manusia, dimana manusia harus dapat memberikan kebaikan pada masa ini sebanyak banyaknya.  Selanjutnya memasuki sisi sebelah barat, dilambangkan dengan tangan patung seperti orang bersemedi, menggambarkan masa tua dari manusia yang harus diisi oleh kegiatan yang lebih banyak merenung ataupun bersemedi.  Terakhir adalah bagian utara, yang melambangkan kematian, yang digambarkan dengan bentuk tangan kanan patung yang menganjurkan supaya manusia tidak takut menghadapi kematian, jika manusia sudah cukup berbuat baik selama masa hidup manusia. 

Itu hanyalah sebagian kecil dari cerita sejarah yang panjang…. yang telah kami rekam, dan mudah-mudahan tidak lama lagi kami dapat me launching cerita bagussss itu di web yang dapat dinikmati oleh banyak pengguna.

Diklat Auditor Bawasda 2009

Sejak tanggal 03 Agustus 09 sampai dengan besok 08 Agustus 09, berlangsung diklat bawasda, yang diikuti oleh 28 pegawai negeri sipil yang  juga merupakan internal auditor dari berbagai daerah…. yang paling dekat dari Bandung, dan yang paling jauh dari NTT dan Toraja… wah…. kalo dengar nama Toraja… jadi inget sama kopinya.. yang harum dan mantappp itu…. hehehehehehe

Diklat tersebut merupakan diklat yang dibiayai oleh proyek STAR SDP dan STAN, dimana Universitas Gunadarma mendapatkan kepercayaan untuk melangsungkan program ini.  Pengajar yang terlibat dapat kita atur sendiri, sehingga mereka yang mendapatkan tugas mengajar umumnya adalah dosen tetap atau teman2 tercinta.. kita semua….

Kemaren, saya mendapatkan tugas mengajar, walaupun saya sudah menghadiri acara ini sejak hari senin ketika acara tersebut dibuka secara resmi oleh ibu Rektor, Prof. Dr. E.S. Margianti SE. MM.

Semua peserta terlihat masih muda-muda dan keliatan senang dapat mengikut pelatihan ini… mungkin karena mereka juga refreshing dari tugas rutin mereka setiap hari, nginep di hotel yang bagus… dapat uang saku dan.. yang paling penting… hotelnya deket sama mangga dua, pusat perbelanjaan di Jakarta yang  terkenal… itu….  sampai sampai mereka suka memanfaatkan waktu luang.. yang walaupun hanya terbatas, untuk sekedar melihat lihat sampai membeli barang, katanya … untuk oleh-oleh.

Materi yang diberikan merupakan tahapan dasar, mulai dari dasar-dasar audit internal sektor publik,  Sistem pengendalian internal dan Proses dan teknik Audit internal.  Mereka juga harus melalui pretest dan posttest yang digunakan sebagai salah satu alat untuk mendeteksi efektifitas pelatihan ini.. mudah2an hasil post test nya lebih baik daripada hasil pretestnya …. yah….. kalo sampai kebalik… wahhhh bisa repot deh….

Kemaren saya bertemu dengan seorang peserta, seorang ibu muda, dan yang menarik……… rambut ibu itu panjangnya sampai sebetis beliau… wow… saya terpana juga melihatnya. Langsung saya datangi dan saya wawancara dehhh, udah kayak wartawan.. aja, untuk menanyakan resep bisa punya rambut yang panjang dan bagus itu….

Kalau dari peserta bapak-bapaknya.. yang menarik rupanya bapak2nya lebih “garang” belanja daripada ibu-ibunya… hehehehe…. ternyata survei yang mengatakan hobi ibu-ibu adalah belanja… harus direvisi yah…

Itu kira-kira sekilas… cerita dari diklat auditor bawasda, mudah2an kita mendapatkan banyak kesempatan untuk mengadakan bentuk2 pelatihan lainnya di waktu mendatang… amin…

Analisis Multivariat

Saya membaca beberapa buku yang membahas mengenai analisis multivariat, analisis ini menarik bagi saya karena begitu banyak metode yang dapat dipakai dan analisis yang digunakan juga begitu luas, karena memang melibatkan banyak variabel.

Secara umum teknik analisis multivariat yang sering dipakai adalah :

  1. Principal components and common factors analysis, pendekatan statistik yang dapat digunakan untuk menganalisis interrelationship sejumlah variabe dan untuk menjelaskan dimensi dimensi yang kita sebut dengan faktor.  sehingga kita dapat memadatkan sejumlah informasi dari sejumlah variabel asli menjadi sejumlah kecil faktor dengan kehilangan informasi minimal.
  2. Multiple regression dan multiple correlation.  Metode yang digunakan jika terdapat sebuah  variabel dependen, datanya metrik dan diasumsikan berhubungan dengan dua atau lebih variabel independen.  Metode ini sering sekali kita pakai untuk berbagai analisis.
  3. Analisis Diskriminan Berganda.  Dengan metode ini, sampel dikelompokkan berdasarkan variabel variabel dependen nonmetrik, lalu setiap entitas diprediksi masuk ke kelompok mana.
  4. Manova dan Mancova. Teknik analisis yang digunakan untuk mengeksplor hubungan di antara beberapa variabel independen yang bersifat kategorial dan dua atau lebih variabel independen metrik.  Sedangkan Mancova dapat digunakan bersama dengan Manova setelah mengeliminasi efek setiap variabel independen metrik tak terkontrol.
  5. Analisis Konjoin.  Teknik ini digunakan untuk melihat  tingkat kepentingan dari atribut atribut dari berbagai level yang ada.
  6. Korelasi Kanonikal.  Teknik yang dapat menghubungkan beberapa variabel dependen meterik dengan beberap variabel independen metrik sekaligus.
  7. Analisis Klaster.  Teknik ini sangat bermanfaat dalam membentuk kelompok kelompok individu ataupun objek.
  8. MDS (Multidimension Scaling).  Pada teknik ini dilakukan penilaian berdasarkan kesamaan dalam jarak pada ruang multidimensi / perceptual map.
  9. Analisis Korespondensi.  Teknik ini mereduksi dimensional suatu objek pada sejumlah atribut dan pemetaan persepsi objek objek tersebut relatif terhadap atribut atribut tersebut.
  10. Model Probabilitas Linier, yang disebut juga sebagai logit analysis, merupakan kombinasi dari regresi berganda dan diskriminan berganda.

Itulah beberapa teknik analisis multivariat  yang umum digunakan.  Berbagai teknik ini mempunyai kegunaannya masing masing, sehingga memang perlu untuk dipelajari lebih mendalam, sehingga kita sebagai pengguna dapat memanfaatkan teknik teknik tersebut secara maksimal.

Because of you

I awake each day with a smile
And greet it with a laugh;
The world is a treasure to me
Because of you.
 
Every time I think of something sad,
I replace the thought- with you!
My mind is instantly changed
And my heart is filled with gladness.
 
Every breath I take is meant for you,
I live this life surrounded in joy
And I bathe in the promise of your love,
My soul belongs to you.
 
Each time I see something beautiful
I want to take it and bring it to you;
My life has so much meaning now
All because of you.

Blue Mosque

Sebelum meninggalkan kota Istanbul, terasa belum lengkap kalau belum menginjakkan kaki dan melihat keindahan Blue Mosque… yang sangat terkenal tersebut.  Setelah mendarat di Istanbul dalam perjalanan pulang ke Jakarta, tanpa berpikir panjang, aku titipkan koperku yang cukup berat itu, dan langsung mencari taxi untuk melihat dari kedekatan semua keindahan kota Istanbul.  Sampai di area Sultanahmet, dari kejauhan terlihat kemegahan Blue Mosque yang didirikan di tahun 1609 -1616.  Dinamakan sebagai Masjid Biru, karena interior warna biru yang indah.  Memasuki area dalam Masjid, terasa kekhusukan yang cukup mengusik …. hati ini.. walaupun bangunan itu sekarang bukan dipakai lagi untuk beribadat, namun dipakai sebagai bangunan bersejarah saja…  Interior dalam Masjid yang begitu indah… kepala ini sampai tertengadah ke atas untuk dapat menikmati keindahannya… pegel juga… liat atas melulu… hehehehehe….  tapi… hati ini jadi puas sekali dengan menikmati keindahan Masjid ini…. walaupun dalam kesendirian aku menikmatinya.

Didepan Blue Mosque, berdiri bangunan lain yang juga megah, yang dikenal dengan nama Ayasofya Museum. Dibangun oleh Constantine the Great dan di rekonstruksi oleh Justinian pada abad ke 8.  Bangunan ini menggunakan Byzantine Mosaics.  Bangunan ini terlihat terus mengalami renovasi, mungkin karena umurnya yang sudah cukup tua itu… dan memang banyak mosaics yang rusak karena umur sehingga harus terus mengalami pemeliharaan.

Indahnya Istanbul….. membawa ….. banyak kenangan.. yang tak terlupakan

Will You Marry Me

Gak nyangka aku yang dah nenek2 kayak gini kok ada yang mengajak nikah :) Kejadiannya pas ngikutin seminar di Turki.  Saat itu aku lagi ngobrol bergerombol dengan sesama peserta seminar, tiba-tiba ada yang jalan mendekat dan nyeletuk, “Will You marry me?”. And he gave me a set of jewellery :)  …… its … so romantic… and so fantastic……Gubrakkkk deh. Serasa disambar petir di siang hari bolong. Padahal saat itu lagi dinner party di Universitas di sono.

Read more »

Mie Rebus ala Tante Ana

Boleh dicoba dech….. enaknya mie rebus Tante Ana, apalagi kalo menyantapnya di tengah malam dan lagi pada bengong……. eunakeeeeee….. udara dingin menyantap mie yang hangat, seruput………. seruput………

Hello world!

Welcome to nustaffsite.gunadarma.ac.id. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!