Archive for the 'Puisiku' Category

04 14th, 2011
Selendang Fantasi
Author: sugenk

fantasi

Selendang fantasi berkibar, mencuit  dalam bara api hingga jiwa terbakar, nun jauh di sana, sesosok pemuda mengembara, ia mencari sebuah taman surgawi.. di antara gemuruh nafas dan dentuman detak jantung langkahnya terus gontai, ribuan taman telah ia hampiri hanya saja ia datang, singgah dan segera pamit pergi, tak satupun taman yang menarik hatinya.

Pernah sekali pemuda tersebut terjebak di dasar taman hati, taman yang indah, luas bagai sabana, taman dengan sejuta misteri sampai bila ia pun tak mampu menjauh pergi, di dalam taman ia mabuk bukan kepalang, gelap tak tampak malam, terang tak lagi siang, satu pun ia tak mampu membilang, bagai terbang di puncak khayangan sensasi telah membutakan matanya, saat tersadar ia pun hanyut dalam kebimbangan, sontak kalutpun fikiran, taman yang indah seketika sirna, hendak ditelan pahit, dibuang pun terasa sayang, taman yang bermadu itu ternyata meracun. Pemuda itu pun tersungkur pilu.

Wahai pemuda.., Taman hati tidak di ukur dari keindahan bangunan, megahnya taman, eloknya pemandangan  atau cantik rupawannya penghuni dalam taman, karena semua itu bisa saja bersifat imitasi, Carilah taman untuk mengisi hatimu dengan taman yang ala kadarnya, karena taman yang seperti itu lahir tidak ingin di sanjung atau di puji, taman yang seperti itulah aku sebut dengan taman hati, tidak ada beban, tidak ada kesombongan, tidak ada keangkuhan atau keserakahan. Jangan sampai penyesalan merajai di kemudian hari.. Mudah-mudahan taman yang kau cari dapat segera kau temui, jika kesempurnaan yang kau cari seribu tahunpun tak akan mungkin kau dapati.

02 24th, 2011
Lena Di Lilit Sepi
Author: sugenk

Kupandangi langit langit kamar.., secuil pikiran terbang, bergurau dengan bayangan, hanya saja, yang terdengar  suara-suara sumbang, yang ada hanyalah kesenyapan, membisik bersama dinginnya malam, hilang dalam kegelapan.

Di antara deret buku usang, tak satupun yang menarik untuk di anjak bermanja manja lagi, semua bisu dan terbaring lesu,  rehat dengan separuh penat. Dibalik tirai malam mencuit sejuta anganku, angan yang kulukis dalam dalam sebuah kanvas, garis hidup yang terbaca dari tatapan mata pena, semakin digerakkan semakin berat sang pena membuat catatan, lirih dan melangkah tidak pasti.

Sepi destinasiku.. berat langkah kakiku,  hidup seperti surat yang tak berjeda, ada saja ceritanya, ingin ku tuang semua kisah dalam secangkir gelas, ku teguk nikmatnnya sambil kumainkan alur iramanya.. andai saja masih bisa…

Besarnya mimpi tak kuasa aku jangkau, terbang ke langit tinggi jatuh bebas terpuruk pada sebuah memori. Berjejal sudah kisah hidup ini, di lena sepi.. ku sampaikan kepada malam.. drama hidupku tak seindah kejora di langit, tak semerbak bunga di taman, tak selebat rumput ilalang, aku hanyalah bagian mimpi, teronggok dalam sepi.. terbuang dalam jambangan.

Goresan hidup yang memedihkan mata, ada yang datang ada yang pergi, mudah-mudah kutemukan tunas baru, yang kan tumbuh rimbun di dasar taman hatiku. Bersemilah semoga ia dan untuk selama lamanya, di pintu sepi kan ku tunggu, kan kuraih angan yang terbang, meskipun tak senikmat dari  yang kupikirkan..setidaknya navigasi masih berhaluan, kapal masih bisa ku ajak berlayar, tidak tenggelam dalam keterpurukan..dan semangat untuk mengharungi samudera masih tetap ada..kan selalu ada..

Depok, 24 Februari 2011

Catatan Sugeng Shiji

sepi1

Cannot create QuickStats table. Database user does not have CREATE priviledge.