Archive for the 'Politik' Category

05 11th, 2010

benigno_aguino_iii_100511084832

Pemilu Filipina telah berlangsung kemaren, Senin 10 Mei 2010. Sekitar 50 juta warga Filipina berkesempatan menggunakan hak pilih mereka untuk memilih presiden dan sekaligus wakil rakyatnya. Kandidat yang bersaing ketat adalah Benigno Aquino dan Joseph Estrada, Siapa yang bakal menggantikan Gloria Macapagal Arroyo? Seperti yang di lansir dari beberapa sumber bahwa dari total suara yang terhitung hampir 79 persen suara memilih Benigno Aquino artinya dialah yang bakal menggantikan Presiden Aroyo. Selamat ya pak presiden baru.. Bagaimana dengan Aroyo sendiri? Presiden yang satu ini telah habis masa jabatanya, meskipun demikian karir politiknya tidak serta merta habis karena sekarang ia mencalonkan diri sebagai bagian dari anggota parlemen.

Pemilu di Filipina boleh dibilang sukses, meskipun banyak terjadi kerusakan-kerusakan pada mesin penghitung suara, dan dikabarkan ada beberapa insiden yang menyebabkan beberapa orang tewas. Tapi setidaknya pemilu Filipina terlihat aman, terkendali dan lebih maju dibandingkan Negara kita.

Kalau ada beberapa media kita yang mengkritik bahwa pemilu di Filipina seperti Ujian di kelas sebetulnya bagi saya justru sistem pemilihan umum di Negara mereka sedikit lebih oke karena terkomputerisasi, Mereka sudah tidak mencoblos kertas suara lagi melainkan mengisi salah satu dari sejumlah kolom nama kandidat presiden dan anggota parlemen yang tercetak kertas khusus. Setelah diisi, kertas di scan oleh perangkat komputer, yang langsung mendata pilihan ke dalam bank data. Mirip ya seperti Ujian di Gunadarma he..he..he.., tapi saya percaya suatu saat Negara kita akan mencapai tahap itu.

Mesin Pemilu itu bernama Precinct Count Optical Scan (PCOS). Dengan mesin ini hasil bisa diketahui lebih cepat, kecurangan bisa diminimalkan. Komisi Pemilu Filipina menempatkan lebih dari 70.000 unit PCOS di semua tempat pemungutan suara (TPS). Perangkat tersebut disuplai oleh perusahaan patungan Smartmatic dan Total Information management (TIM). Ayo yang pengen berbuat curang.. susah loch.. lingkarin jawabanya lama tidak bisa sekali tusuk.. jadi harus pikir-pikir dulu ya…

04 13th, 2010

Nama Susno Duadji melambung sejak kasus penyuapan anggodo, nama nya kian terkenal sejak ocehannya Cicak vs Buaya, dari awal Susno telah terendus oleh KPK, Kasus apa? apalagi kalau bukan makelar kasus.  Kalu dulu, masyarakat begitu muak dan membenci Susno, sekarang situasi jadi lain, sejak terjadi penangkapan gayus, karna koar-koar dari susno, sebagian rakyat mulai bersimpati. Makin lantang ia berkoar makin sering dia bikin berita kontroversi, banyak rakyat yang makin bersimpati.

Ada baiknya Susno berkoar, sedikit demi sedikit kegelapan akan kasus korupsi indonesia lambat namun pasti akan menemui titik terang, ya semoga saja. Tapi masyarakat jadi bingung membedakan siapa yang benar siapa yang salah, banyak dalang-dalang politik yang gencar bermanuver. Century Gate? Sebagai salah satu lulusan perbankan saya cukup memahami kebijakan Menkeu, kalau tujuan DPR untuk mengungkap skandal Century, kemana saja dana itu mengalir saya sangat setuju dan mendukung, tapi kalau yang di Incer adalah agar Presiden dan Menkeu turun, ini yang sudah tidak benar.

Ada yang lucu dari kasus Century Gate, Misbhakun salah satu pentolan PKS penggagas Century Gate, diduga salah satu penerima aliran dana Century, tidak menutup kemungkinan dana Century mengalir kepada pejabat lain. Siapa yang benar siapa yang salah? Alur cerita para koruptor bagai kisah yang tidak ada habisnya, mereka semua pintar bersilat lidah dan suka dengan yang busuk busuk, sayangnya di Indonesia ini mereka yang ter indikasi korupsi tidak merasa malu malahan tebar pesona di Media TV, contoh yang buruk pastinya, Hukuman mati memang layak buat sang koruptor.

Susno Duadji, mmmm… Sepertinya dia orang yang licin dan pintar, itu bisa terbaca dari maneuver-manuvernya, kalu di ikuti cerita dari awal dialah yang bertemu anggodo di singapura, bermasalah dengan KPK, kini dia mulai membalik cerita, dia seakan akan yang benar dan tidak terkait dengan korupsi, saat akan diperiksa jumlah kekayaanya dia mengelak dengan alasan-alasan.

Lagi lagi, Ke Singupara untuk berobat? Benar apa tidak, Kalau polisi menangkapnya benar atau salah? Atau kesengajaan Susno untuk membuat cerita kontroversi lagi, Sewaktu di tangkap dia sempat mengirim SMS ke salah satu Media TV? Atau banyak tekanan-tekanan dari pihak karuptor agar dia melarikan diri, agar jejak-jejak para koruptor hilang tidak berbekas? Ataukah betul betul dia sakit? Tapi kenapa mesti berobat ke Singapura? Mana yang benar? Siapa yang salah.. Kenapa KPK tidak bertindak? Kenapa DPR diam? Cerita yang tidak akan habis, Semoga masyarakat kita cerdas dalam menganalisis dan menyikapi semuanya, tidak langsung percaya, tapi lebih kepada belajar untuk selalu jujur dalam bekerja, bersyukur dengan apa yang telah kita terima,  tidak berbuat hal hal yang merugikan masyarakat dan negara. Salam Reformasi..

Cannot create QuickStats table. Database user does not have CREATE priviledge.