Archive for the 'Indonesia' Category

04 8th, 2011

sukoi-2a1

Siang ini langit tampak membiru, di antara kebiruannya  terlihat sketsa-sketsa awan membentuk satu koloni bagai lukisan yang terbuat dari bahan kapas. Setiba di jalan kalimalang ku perhatikan banyak motor berhenti, berderet orang  menengadah sambil mengarahkan ponselnya ke atas,  Kupelankan laju motorku, tiba-tiba  suara gemuruh di langit biru, Mmm.. itulah rupanya yang menjadi pusat perhatian warga sekitar.  Pesawat Tempur Sukhoi bersliweran, muncul dan menghilang diantara awan, bagaikan ikan terbang, menukik, berputar, bermanuver, sesekali membuat formasi hingga empat pesawat, mengeluarkan gumpalan awan putih, indah dan kompak sekali  dengan panorama dan pemandangan langit yang biru. Takjub rasanya melihat sebuah benda bergerak di langit seakan hidup, kehebatan buah tangan manusia membuktikan kebesaran Tuhan itu nyata adanya.

Sambil merapat kedereatan orang aku tanya beberapa dari mereka, Pertunjukan ini dalam rangka apa?” Ternyata ada yang fasih menjawab, dia bilang: “Ini hanya sekedar latihan mas, sudah 4 hari ini Angkatan Udara Kita melakukan latihan, dimulai jam sembilan pagi dan  selesai jam dua belasan siang, rencana pertunjukkannya tanggal 9 April 2011 di Lanud Halim Perdana Kusuma dalam rangka Hari Ulang Tahun TNI AU yang ke-65″ Oh.. begitu ya..senang dapat tontonan gratisan.

sukoi-1

Persiapannya terlihat sangat matang, sebanyak 52 unit pesawat disiapkan untuk memeriahkan acara,  jenis pesawat-pesawat tersebut  antara lain: Sukhoi SU 27/30, F-16 Fighting Falcon, F-5E Tiger, Hawk 100/200, KT 1, C-130 BH Hercules, Helikopter Puma, Cesna, Helikopter Bolko Sarnas, dan FASI Pitts S-2C. Wah.. pasti meriah sekali acara nantinya, selain atraksi pesawat-pesawat, aksi lain yang tak kalah seru adalah aksi terjun payung  yang melibatkan sekitar 300 personel TNI AU. Tema dari  HUT TNI AU ke-65 kali ini adalah: “Dengan Profesionalisme dan Motivasi yang Tinggi serta Dedikasi Satuan, Kita Wujudkan Angkatan Udara yang Lebih Baik”

Mmm… Acara ini pastinya bakal dinanti oleh masyarakat Indonesia. Oke kita tunggu acaranya, mudah-mudahan sukses dan dapat menghibur masyarakat Jakarta pada khususnya dan Masyarakat Indonesia pada umumnya. Selamat Untuk TNI AU Indonesia.. Makin Jaya.. di cintai rakyat dan dapat mengemban tugas demi persatuan, keutuhan  dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

02 23rd, 2011

Kisruhnya  PSSI dan banyaknya masyarakat yang menolak kepemempinan  Nudin Halid membuat putri tunggal ketua umum PSSI tersebut  angkat bicara. Seperti diketahui bursa ketua PSSI hanya meloloskan  2 calon saja yaitu Nurdin halid dan Nirwan Bakrie yang nota bene adalah para pengurus lama, hal ini menimbulkan tanda tanya besar, sementara dua calonnya lainnya di gugurkan yaitu Arifin panigoro sang penggagas LPI serta George Toisutta karna dinyatakan tidak lolos seleksi dan ini menimbulkan kecaman dari berbagai kalangan pecinta sepakbola. Publik pun menilai digugurkannya dua calon tersebut disebabkan ketakutan yang luar biasa dari pihak yang sekarang berkuasa di PSSI, public pun tidak terima sehingga memicu protes agar pemilihan ketua umum PSSI di tunda sampai ada calon-calon lagi. Selain itu ada beberapa pihak yang inigin membuat PSSI tandingan akibat ketidakpuasan dari kebijakan PSSI tersebut. Berikut ini isi surat terbuka putri nurdin halid, Andi Nurhilda Daramata Asiah Indasari yang di tulis di “rubrik kompasiana”.

Salam damai rakyat Indonesia,

Perkenalkan saya Andi Nurhilda Daramata Asiah Indasari, putri Bapak Nurdin Halid yang belakangan ini sedang diributkan oleh orang-orang. Saya satu-satunya putri dari enam bersaudara anak pasangan Nurdin Halid dan Andi Nurbani. Dari susunan keluarga ini saja saya sudah bisa melihat bahwa ayah saya orang hebat. Gen laki-laki sangat kuat. Kentara sekali gen orang Bugis dengan karakter lelaki yang kuat. Ya, ayah yang dilahirkan di Watampone pada 17 November 1958 memang dari keluarga Bugis.

Saya sengaja menulis surat ini lantaran ayah terus menerus dihujat. Masyarakat tampaknya termakan berita-berita di televisi maupun surat kabar. Sebenarnya, kalau mau fakta yang sesungguhnya, ada baiknya melihat tayangan tvOne dan ANTV, atau baca vivanews.com. Ketiga media ini menyuguhkan berita-berita independen tanpa prasangka. Sementara media lain lebih berat untuk menjatuhkan ayah saya. Menurut saya ini bukan lantaran ketiga media itu milik keluarga Aburizal Bakrie, senior ayah saya di Golkar, tetapi media itu ditangani orang-orang profesional macam Karni Ilyas, maupun Uni Lubis.

Sesungguhnya, tak benar jika ayah serakah kekuasaan. Ayah saya sekadar bumper dari orang-orang lain. Kisruh calon ketua PSSI bukan lantaran ulah ayah saya, tetapi kerja tim verifikasi. Lalu, kenapa ayah saya yang dihujat? Ini kolektif PSSI bukan Nurdin Halid!

Buat apa ayah saya cari kekuasaan di PSSI? Toh sebagai pengusaha, ayah saya sudah kaya. Saya bangga punya ayah Nurdin Halid. Ia bertanggungjawab kepada keluarga. Ada hal berkesan darinya saat saya nikah tahun lalu. Ayah sungguh-sungguh memperhatikan kepentinganku. Aku bisa pesta di hotel mewah di Makassar, Hotel Clarion. Di ballroom pula! Pesta berlangsung meriah dengan balutan “kemegahan”. Ayah orang hebat, terbukti 8.000 orang undangan hadir di pesta pernikahanku.

Kata omku, Kadir Halid, khusus pesta pernikahan di Makassar menelan biaya Rp 1,5 miliar-Rp 1,8 miliar. Total biaya tiga acara, Jakarta, Makassar, dan Sinjai konon menghabiskan Rp 5 miliar. Untuk menghibur tetamu, keluarga juga menghadirkan artis ternama Tanah Air, duet Anang dan Syahrini. Mereka yang hadir di antara tamu very important (VIP) di antaranya Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo beserta istri Ayunsri Harahap yang memboyong belasan kepala dinas dan kepala biro di lingkup pemerintah provinsi (pemprov). Gubernur Sulbar Anwar Adnan Saleh beserta istri, mantan Gubernur Sulsel Amin Syam beserta istri, serta mayoritas bupati di daerah ini juga hadir. Mereka di antaranya Bupati Soppeng Andi Soetomo, Bupati Takalar Ibrahim Rewa, Bupati Jeneponto Andi Radjamilo, Bupati Pangkep Syamsuddin A Hamid, Bupati Maros Hatta Rahman, Bupati Lutim Hatta Marakarma, pimpinan dan anggota DPRD, serta politisi di Sulawesi ini.

Jadi, kalau ayah saya sebagai koruptor, jelas tak ada yang mau hadir dalam pesta perkawinanku. Mana ada lelaki yang mau sama putri seorang koruptor. Malah aku bisa dipersunting keluarga biru, Andi Seto Gadhysta Asapa, putra seorang politisi terkenal Rudiyanto Asapa. Coba, seorang politisi tentu enggan berbesanan dengan koruptor.

Mertuaku tahu, Nurdin Halid bukanlah koruptor. Ketika ayah menjadi direktur Inkud, ia rela ditahan karena memuluskan impor minyak goreng. Padahal ayah membantu para pejabat agar memperoleh bagian dari impor itu. Ayah rela pasang badan di bui demi pertemanan dengan yang lain. Begitupun saat dituduh korupsi cengkeh, ayah saya hanya menjalani jual-beli!. Lalu ada lagi ribut-ribut ayah saya korupsi di PSSI, walah musykil itu. Tak ada uang dari Persisam. Tak ada uang terkait cek perjalanan Miranda Gultom. Ayah saya orang bersih, tetapi iklhlas untuk jadi bumper teman-temannya.

Ayah saya bertanggung-jawab dengan nama Nurdin Halid yang berarti “cahaya agama yang kekal”.  Setiap jengkap langkah ayah senantiasa berpayung agama. Maka, ayah pun mementingkan naik haji. Ayah ingin berjalan di jalur Tuhan, bukan syetan yang punya nafsu serakah. Rasanya, rakyat Indonesia keliru menilai ayah saya. Justru saya yang tahu persis, ayah saya orang bersih yang hebat. Sebab, kalau ayah buruk hati pasti ditinggalkan teman-temannya. Sampai sekarang, termasuk di PSSI, orang masih setia kepada ayah. Lihat Om Nugraha Besus. Lihat Om Nirwan Bakrie. Mereka loyal terhadap ayah, karena Nurdin Halid memang cahaya agama.

Mudah-mudahan surat terbuka saya ini menjadi pencerah bagi saudara-saudaraku yang terperangkap gelap. Ayah saya datang membawa cahaya buat saudara-saudara rakyat Indonesia.

Terimakasih. Saya yang membanggakan ayah,

Andi Nurhilda Daramata Asiah Indasar

Mmm… silahkan di cerna sendiri…apa maksud tulisan di atas..

Sumber:

http://sugengsetyawan.blogspot.com/2011/02/surat-terbuka-putri-nurdin-halid.html

http://media.kompasiana.com/new-media/2011/02/23/surat-putri-nurdin-halid-hanya-satire/

Cannot create QuickStats table. Database user does not have CREATE priviledge.