Ikan Discus Siapa Suka

discus

Adakah yang hobby dengan ikan yang satu ini? Yup, Discus.. ikan air tawar yang layak untuk di pelihara dan di kagumi. Saya waktu masih kuliah dulu sempat memelihara tapi tidak sampai besar ikan tersebut telah mati, memelihara discus gampang-gampang susah, cara perawatannya berbeda jika di bandingkan dengan  ikan-ikan lain, karena itulah tak jarang orang banyak yang stres gara-gara memelihara discus lantaran discus yang dipeliharanya selalu mati. Di dunia air tawar ikan ini pesaing berat arwana dan louhan, kebetulan penulis juga pernah memelihara ikan tersebut jadi tau masing-masing karakternya.

Apa yang beda dari seekor Discus? Dari ciri fisiknya discus sudah terlihat beda dibanding dengan ikan-ikan lain, bentuk tubuhnya bulat cakram, warnanya sangat menarik sesuai dengan strainya. Rasa sayang induk terhadap anaknya begitu menonjol, telurnya selalu di jaga, ketika sudah menetas pun ia akan merelakan lendir-lendir yang menempel di sekujur tubuhnya di persembahkan untuk anak-anaknya. Selain kebiasaan tersebut, ada-kebiasaan-kebiasaan lain yaitu berpuasa di waktu-waktu tertentu, apa ini strategi untuk menjaga berat badan nya biar terlihat langsing terus…

Tak kenal maka tak sayang, begitulah pepatah untuk ikan yang satu ini. Dari beberapa spesies Discus, yang paling menarik adalah “symphisodon aequifasciata haraldi” atau lebih dikenal dengan “blue discus”, jenis ini pertama kali ditemukan di perairan Manaus, Brazil. Ciri fisik dari diskus jenis ini adalah, sekujur tubuhnya di tutupi garis-garis pendek berwarna biru tetapi tepi sirip dan punggung dihiasi warna merah merona.

Dari mana asal Discus? Discus aslinya berasal dari perairan Amerika selatan. Penangkapan pertama kalinya dilakukan dengan bantuan penduduk setempat, nelayan Indian. Selain dikenal pemberani, Nelayan Indian pun mengenal seluk beluk tempat hidup discus. Perahu penangkapan biasanya sudah di desain untuk menampung discus liar. Penangkapan dilakukan di malam hari berbekal jala dan lampu senter.  Perlu diketahui discus itu binatang yang gesit dan lincah, mempunyai kebiasaan seperti ikan sepat, dia akan muncul dipermukaan untuk menghirup udara dalam beberapa detik, dan hidupnya selalu bergerombol.

Saat discus menampakkan diri dipermukaan, nelayan Indian langsung menyalakan lampu senter ke arah para discus, karena sorotan lampu itulah dalam beberapa detik ikan discus jadi silau dan hilang konsentrasi, nelayan Indian pun menebarkan jala nya.

Mmm.. Discus yang mengesankan. Lambat laun discus mulai dibudidayakan, dari hasil perkawinan silang, discus sekarang makin beragam, warna-warnanya pun makin menarik, sedikitnya telah ada tiga belas strain baru dari hasil buah persilangan, strain tersebut adalah: Powder Blue, Red Gypsi, Brilliant Turquoise, Blue Mask, Hongkong Blue, Royal Blue, Turquoise Discus, Cobalt, Heckel Brown, Solid Blue, Blue Brown, Lo Blue Albino dan Long Fin Blue Face Red.

He3x..  bagi pecinta ikan sejati, kalau anda ingin memelihara ikan, tidak ada salah nya anda mencoba memelihara ikan yang satu ini, bagi penulis, ikan ini merupakan salah satu best nya ikan air tawar. Selamat berburu..

15 Responses to “Ikan Discus Siapa Suka”
  1. rosi Says:

    mengapa ikan yang telah kita pelihara tidak bisa di makan, agar perut kita juga merasakan nikmatnya???

  2. inna suratman Says:

    saya memang sangat tertarik dan jatuh cinta pada discus, tp kendalanya kalau saya beli yg kecil seringkali gak tahan (mati) kalau beli yg sudah besar, saya harus cukup dalam merogoh kantong, mengingat untuk melihat keindahannya, gak mungkin aja beli cuma seekor saja. Ada info, dimana saya bisa membeli ikan sehat dg harga yg terjangkau. Siapa tahu ini bisa dijadikan lahan bisnis.
    Thx

  3. sugenk Says:

    Wach.. dulu saya suka beli di pasar ikan jatinegara mas murah bisa di tawar, tapi kualitasnya ya begitu kadang bagus tapi banyakan jeleknya, tapi di Depok depan Bumi Wiyata, ada toko ikan yang jual discus bagus-bagus..

  4. Andreas Stephen Fernandez Says:

    Apa Ikan Discus termasuk Jenis yg sama (dalam gol. harga beli dan jual) bila dibandingkan dengan Louhan / Cupank hias ??

  5. roni Says:

    bos inna, kalo mo beli discus, saya ada kenalan tuh peternak discus di jakarta timur..kebetulan saya juga baru main ikan iini..kalo mo memperdalam ikan discus, bolehlah kita kumpul bareng di sana…

  6. qboy bojonggede Says:

    bos roni..kalo boleh tau dimana ya,alamat yang dijakrta timur???????

  7. qboy bojonggede Says:

    boleh tau pak sugeng..dimana alamatnya????saya mau liat strain baru ditempat bapak…mungkin saya bisa belajar ilmu dari bapak sugeng…silaturahmi euy..hehhhee

  8. inna suratman Says:

    Bos roni, boleh tuh kasi tau alamatnya yg di jakarta timurnya dimana? apa yg di kranggan cibubur? langsung aja di email ok? thx

  9. Agoesman Deli Says:

    salam kenal, ane hobbies discus & juga sudah breeding discus, bisa kontak di 0815-8835029

    http://www.kaskus.us/showthread.php?t=3524375

  10. mamay rm Says:

    bos roni dimana alamat dan no hp

  11. mamay rm Says:

    berapa harganya bos roni

  12. suprayitno Says:

    ikutan ah bos-bos,sy juga awalnya miarcaa discus, mati terus ga pernah idup, tapi sekarang aman!, ternyata kuncinya temperatur, jadi setiap ganti air, air yg di buang dan air yg ditambahkan, musti sama temperaturnya, pasti ikan akan aman, skrng sy bisa breeding, bahkan sambil jualan, kalo bos2 ada yg minat, bisa koling sy di 085 2222 6 1978, makasih

  13. rafi Says:

    mau tanya, ada yang jual biangan betina super white diamond gak. thanks

  14. aldo Says:

    klo pngen tau jnis n hrga di mana ya????

  15. asep Says:

    sy udah ternakan dicus setelah menetas dan sudah bisa berenang selalu anakan nya mati ,solusinya bagai mana ?

Leave a Reply

*
Untuk membuktikan bahwa anda bukan spam engine, mohon ketikkan kata2 disamping ini pada kolom dibawah ini.
Anti-Spam Image


Cannot create QuickStats table. Database user does not have CREATE priviledge.