Aplikasi Perencanaan Karir Bagi Mahasiswa Jurusan Teknik Informatika Dengan Penelusuran Minat, Kepribadian, dan Self Efficacy

Pendahuluan
Beragam juruan yang ada pada perguruan tinggi menawarkan berbagai pilihan karir di masa depan. namun adakalanya mahasiswa bingung dengan pilihan jurusannya sendiri, akan bisa jadi apa diinya nanti.

Sudah banyak memang pembuatan program perencanaan karir, tapi sampai saat ini, masih dalam media tulisan, sehingga kesannya seperti menggurui. Nah pada kesempatan ini………

To be continue…

Bawahan T1D4K S4M4 D3NG4N….????

Kutipan dari sahabat saya yang bekerja jauh dari sini… “Emangnya gue babu”. Begitu katanya dalam salah satu postingan yang populer di sebuah people network. Miris sekali melihatnya, karena menurut saya di dalamnya mungkin saja terkandung emosi yang sulit diungkapkan, jadinya keluar sebagai curahan hati. Menurut saya hal itu wajar, no big deal…

 

Sebagai seorang pekerja/karyawan, berbagai macam persoalan sudah menjadi santapan mental sehari-hari. Senang, sedih, semangat, penurunan produktivitas, penurunan gairah kerja, ada kerikil dengan rekan kerja, dsb adalah sekian materi yang perlu dikaji oleh diri sendiri. Mengharapkan posisi yang bagus di suatu tempat sah-sah saja, tetapi ada proses di balik usaha pencapaian prestasi Anda. Langkah awal sebagai seorang karyawan adalah menjadi seseorang yang posisinya secara struktural perusahaan ada di bawah orang lain. Harus Anda terima dengan hati lapang pastinya, tapi jangan jadikan itu sebagai penghambat kemajuan Anda.

 

Saya menikmati pekerjaan saya, walaupun hanya 1/sekian dari cita-cita hidup saya yang juga ingin jadi seorang penulis berkualitas yang produktif (hehehehehe, Amiin) ini. Saya memang bukan siapa-siapa, tapi saya bangga berada di sini. Dalam pekerjaan saya, kadang saya harus menunggu (1 - 2 jam) dengan sabar di depan tangga sebuah ruangan, untuk memperoleh tanda tangan proposal dari si empunya ruangan. Tidak jarang pula ada tatapan sebelah mata yang melihat seseorang yang bukan siapa-siapa ini menyapa dengan senyuman atau sapaan. Biasanya, di saat-saat istimewa saya itu, saya merenung tentang hidup saya, tentang pekerjaan saya, dan apa yang sudah saya capai dalam hidup saya. Pengembaraan yang unik, karena saya bebas menggambar masa depan saya. Senyum pada diri sendiri menjadikan saya tidak merasa sepi dalam lingkup pekerjaan saya yang terasa dingin bertangan besi..

 

 

Kembali pada pekerjaan, saya pernah belajar tentang gaya kepemimpinan (lalu, apa hubungannya???). Setiap individu memiliki isi kepala yang berbeda-beda. Orang yang satu cocok dengan yang lain, tapi orang yang lain tidak. Begitu pula sebagai seorang karyawan. Berinteraksi dengan banyak orang pastilah ada enak- ga enaknya. Enak kalau dapat yang cocok, ga enak kalau dapat yang kurang cocok. Bagi saya, perbedaan itu semakin membuat saya mengenal diri saya sendiri. Tidak masalah, selama toleransi diberikan pada masing-masing pihak dan tidak ada intervensi pihak seberang untuk menjadikan kita robot terhadapnya.

 

 

Kadangkala, mendapat sebuah perintah itu hal yang mengejutkan. Di rumah, ibu saya selalu menjadikan perintahnya sebuah bahan diskusi yang menarik. Sehingga perintahnya saya kerjakan dengan senang hati. Berbeda sekali saat kita bekerja sebagai bagian dari sebuah organisasi. Perintah berarti perintah, tidak bisa diganggu gugat. Perlu kebesaran hati untuk menerima perintah itu, mengingat sebagai apa posisi kita di sana. Bagi seorang bawahan, hal itu bukan masalah bila disikapi dengan bijak. Saya bangga sekali dengan pimpinan yang senantiasa menyertakan kata “Tolong” untuk setiap perintahnya. Walaupun dimata organisasi perannya kecil sekali, tapi di mata bawahan itu bisa berarti penghargaan baginya dari seorang pimpinan. Karena merasa keberadaannya diakui, bawahan akan senang hati melakukannya. Tapi sayapun bangga pada atasan-atasan saya…. juga pada rekan-rekan saya yang telah memperlakukan saya dengan sangat baik.

 

 

Saya pernah menjumpai seorang pimpinan (Maaf, nama beliau harus saya rahasiakan)…. Menurutnya kata “Tolong” tidak akan menjatuhkan seoarang pimpinan di mata bawahan, kata itu malah akan mengangkat dirinya untuk memperoleh penghormatan yang lebih tinggi lagi dari bawahannya (dan itu sudah beliau buktikan sendiri). Terima kasih, Pak atas nasehatnya. B awahan juga manusia, punya hati dan punya rasa. Membayangkan diri ini mengalami perlakuan yang kurang menyenangkan, rasanya sakit sekali.

 

 

Tapi lagi-lagi saya hanya bisa tersenyum sendiri… Karena kalau saya pikirkan negatifnya saja, kapan saya bisa maju…??? Masa depan saya masih bisa berubah dengan perbuatan saya sekarang. Saya bekerja bukan hanya untuk diri sendiri, tapi saya bekerja untuk menghargai apa yang telah Allah SWT berikan pada saya, panca indra yang baik & kemampuan yang baik. Bekerja merupakan ungkapan syukur saya pada-Nya. Hasil pekerjaan saya, saya berikan untuk orangtua saya… Menjadi bawahan saat ini, semoga bisa membuat saya arif dan dapat menghargai seseorang dengan lebih baik lagi di masa datang….. Melupakan semua dendam, dan lebih banyak tersenyum lagi. Karena saya percaya, di luar sana ada seseorang yang benar-benar mengetahui potensi saya… Di luar sana, ada yang benar benar peduli dan menyanyangi saya…

Subhanallah… Maha Besar Allah yang telah memberikan saya keluarga yang senantiasa mendukung saya sepenuhnya….. Hanya Engkau Yang Maha Mengetahui apa-apa yang tersembunyi dalam hati manusia… Jadikanlan hamba-Mu ini senantiasa bersabar dalam putaran kerikil tajam yang mengiringi roda kehidupan…

 

 

Terima kasih Ma… Terima kasih Pa… Keluargaku… I Love U….

Tetes Embun Pagi dari Kacamata 24 thn….

KEBAIKAN…
Adalah saat dimana kita membuat diri sendiri bahagia. Aura indah terpancar dari senyum yang merona

BAHAGIA….
Adalah saat pelangi yang warna-warni ada di dalam hati, karena langit membagi bebannya ke bumi

CINTA…
Adalah saat tindakan mewakili isi hati, tanpa sepatah katapun terucap untuk semua yang sudah Anda beri

KETULUSAN…
Adalah saat tindakan yang kita lakukan terasa begitu bermakna, walau hanya dibalas dengan senyuman indah

KESEPIAN…
Adalah saat yang dapat membuat kita menghargai keberadaan siapapun dalam hidup kita. Tak seorangpun pernah tahu, sampai berapa lama Ia mengizinkan Anda untuk terus bersamanya…

DENDAM…
Adalah bara yang akan mengancurkan nurani sedikit demi sedikit. Abunya menyisakan arang dan ruang gelap yang sempit

HARAPAN…
Selalu saja membuat kita mampu bertahan dalam kegelapan. Walau awan menurunkan hujan, cahaya hati akan membuat matahari kembali hadir dari peraduan

Do’a…
Adalah bulir-bulir pasir dengan kekuatan luar biasa

Percayalah… Allah SWT akan selalu menguatkan saya, Anda, dan orang-orang yang ada dalam do’a kita…. Amiin

 

** It doesn’t really matter what u are called or where u work is placed, as long as it brings some joy to somebody someplace. Enjoy it, and u’ll be happy **

Untuk Ibuku….

Ibu, ada apa hari ini ???

Banyak masalah lagi yah?? Ada yang bisa Nanda bantu, Bu??

Ibu,  jangan sedih ya… Karena kutahu dirimu tidak mudah rapuh

O, iya Bu. Bulan kemarin Ibu sempat bergeser ya di Bengkulu??? Kuat sekali, Bu

Nanda ga marah kok, karena mungkin itu perintah dari Tuhan buat Ibu

Ibu, tolong bilang pada Tuhan jangan marah lagi ya… Nanda takuuut sekali pada-Nya

Apalagi  sekarang bulan Ramadhan….

Atas nama semuanya, Nanda mohon ampun sama Tuhan…

Nanda juga minta maaf sama Ibu, karena selalu menyakiti hati Ibu

Seringkali mengambil benih-benih hidup yang Ibu tanam untuk anak cucu Nanda

Hutan….Laut…Angkasa… semua milik Ibu belum bisa Nanda jaga…

Mudah sekali orang lain mengambilnya, Bu

Ibu, jangan marah ya…. Kedepannya, Mudah-mudahan Nanda bisa lebih sayang sama Ibu…

Untuk : Ibu Pertiwi, INDONESIA (I LOVE U)

Goresan luka hati

Hello world!

Welcome to nustaffsite.gunadarma.ac.id. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!

Cannot create QuickStats table. Database user does not have CREATE priviledge.