rakhma Blog

Universitas Gunadarma Staff Blog

Archive for June, 2010


Published June 17th, 2010

Memahami Definisi Kesenian Bag. 2

1.  Seni dan Estetika

Pada tulisan “Memahami Definisi Kesenian Bag.1″  telah diuraikan bahwa kesenian adalah kecakapan membuat ( menciptakan ) sesuatu yang elok-elok  atau indah.  Apa  sebenarnya yang disebut Elok atau Indah…? Indah  atau elok adalah terjemahan dari “Estetika” yang artinya adalah harmonisasi atau keserasian  antara Subyek dan Obyek.  Jadi Indahnya kesenian itu sangat tergantung pada Subyeknya.   Sebagai Contoh  ketika kita menilai hasil lukisan aliran absrak  misalnya.  Yang dapat menilai indah atau tidak  pastilah si pelukis/ si Subyelk itu.  Kita sebagai orang awam mungkin tidak mampu melihat  dimana sebenarnya letak keindahan itu.  Mengapa demikian ?  Karena pandangan si Subyek dan Obyek kadang berbeda. Akan menjadi Indah jika keduanya punya pandangan yang sama. Singkatnya akan menjadi bernilai seni jika pandangan subyek klop dengan obyek.

2. K esenian dan  Gerak Lembaga Tubuh Manusia.

Kesenian secara umum di klasifikasikan menjadi  1. Seni Tari,   2. Seni Suara dan   3. Seni Lukis.  Klasifikasi ini masih bisa di pecah lagi, misalnya seni lukis menjadi . seni tulis, seni menggambar, seni memahat dll.

Untuk dapat memahami apa sebenarnya  Kesenian ini …? maka ada baiknya kita juga memahami gerak (kelincahan) anggota  atau lembaga tubuh yang mana yang dominan dalam kesenian.  Seperti  pada seni tari maka  gerak (kelincahan) lembaga tubuh yang dominan adalah gerakan tangan, kaki, mata dan telinga.  Namun pada seni tari ini , gerakan yang paling menonjol adalah gerak  kelincahan tangan dan kaki. Hanya pada  tarian tertentu seperti tari bali, maka  gerakan kelincahan lembaga mata, amat sangat dominan dalam  tari Bali.

Pada Seni  Suara maka, gerakan yang menonjol adalah gerak lembaga mulut,  sedangkan pada seni lukis maka kelincahan gerak tentunya berada pada gerak lembaga tangan, dan kelincahan gerak lembaga mata.

3. Seni  dan Tuhan.

Berbicara Tuhan pastilah bukan Zat Tuhan, yaitu Tuhan bersama Ilmunya atau aturannya. Maka kalau tuhan dan Ilmunya adalah sebagai subyek satu-satunya maka manusia sibagai obyeknya.  Antara Manusia dan Tuhan jika terdapat harmonisasi (kopnya maunya Tuhan dengan maunya Allah disitulah estetika yang bernilai Agung. Oleh karena itu disebut “Radiallaahu’anhu wa radu’anhu”  maunya Allah padu dengan maunya hamba. Dimana Allah sebagai Penentu dalam hidup dan manusia sebagai obyek adalah abduhu. Kepatuhan hidup yang tiada tara mesti dijaga.  Dengan ilmunya Allah yang kita pelajari maka ilmu itu akan pindah menjadi milik manusia.  Ketika manusia dengan ilmunya menjadi lincah (penguasaan ilmu dan kepatuhan gerak) maka manusia sudah berkesenian yang tinggi. Maka akan menjadi seperti semboyan Ali bin abi Thalib “bahtatan fililmi waljismi”  Luas dalam ilmu dan lincah dalam gerak.

4. Seni dan Iman.

Iman berdasarkan hadist, adalah Alimaanu’akdunbiqalbi, waiqraarun bilisani wangamalun bilarkkani.  Iman adalah berasal dari hati, diiqrarkan dengan lisan dan diamalkan dalam perbuatan.  Hati tempat bersemayam ilmu, setelah itu ucapan manusia berdasarkan hati yang sesuai dengan kadar ilmunya. Dan berdasar itulah maka  lembaga tubuh manusia akan menjalankan amal (seluruh gerak) berdasarkan ilmunya.   Jadi beriman itu sendiri butuh ilmu  agar lembaga hati punya kemantapan yang kuat.  Dengan kuatnya ilmu yang dijalankan dengan segenap hati memenuhi yang diperintahkan Allah maka disitulah manusia mempunyai nilai seni yang luar biasa.  Menempatkan Allah dan ilmunya  sebagai Subyek penentu, dan mengabdi kepada Allah dengan segenap kemampuan yang terus menerus, mudah-mudahan menduduki khalifah seperti apa yang di kehendaki Allah?  Begitulah yang kami maksudkan  dengan Seni.

Published June 4th, 2010

Memahami Definisi Kesenian

1. Definisi kesenian

Kesenian berasal dari kata seni, apa sebenarnya seni itu….? kata orang pada umumnya yang disebut kesenian adalah sesuatu yang bersifat indah, itulah seni. Maka orang yang membuat seni disebut seniman.

  • Definisi Menurut Kamus Umum Bahasa Indonesia

Dalam kamus Umum bahasa Indonesia Seni adalah kecakapan membuat ( menciptakan ) sesuatu yang elok-elok  atau indah. Sesuatau karya yang dibuat (diciptakan) dengan kecakapan yang luar biasa seperti sanjak, lukisan, ukir-ukiran dan sebagainya.

Kalau Kita terjemahkan dalam bahasa yang sederhana dapat kita artikan menjadi “ kecakapan mencipta” sama dengan “Kelincahan membuat”.  Untuk dapat memahami hal ini dapat di gambarkan pada seorang Sopir.  Pada saat awal seseorang belajar menyetir mobil maka sang sopir akan terkonsentrasi pada teori bagaimana menyetir mobil. Selama sang sopir masih berpikir terpisah antara teori menyetir dan kenyataan menyetir itu sendiri, maka sang sopir belum dapat dikatakan mempunyai seni menyetir mobil.  Lalu kapan sang sopir dapat dikatakan sudah mempunyai seni dalam menyetir mobil….? yaitu tatkala sang sopir sudah merasa bahwa teori menyetir mobil sudah melebur menjadi jiwa si sopir. Artinya tatkala teori menyetir mobil sudah tidak perlu di hafal lagi, melainkan  teori menyetir mobil sudah dikuasai dengan sempurna dan seolah  teori menyetir sudah otomatisasi aktif dikala dibutuhkan maka sang sopir sudah menguasai benar dalam menyetir, disitulah teori menyetir sudah lebur dalam diri si sopir. Disitulah sang sopir sudah mampu mempunyai seni dalam menyetir mobil.

  • Definisi Menurut Bahasa Inggris dan Belanda.

Dalam Bahasa Inggris seni sama dengat Zenith yang artinya asyik, sedangkan dalam Bahasa Belanda  dikatakan Zenue dapat diartikan  sinting.  Jadi kesenian itu dalam bahasa Inggris adalah hal ikhwal yang membuat sesorang  menjadi asyik  dan riang gembira. Tetapi kalau diambil dari bahasa Belanda bahwa kesenian itu adalah sesuatu yang membuat seseorang menjadi sinting atau senewen, atau mabuk.

Kalau diperhatikan dari kedua istilah itu mengandung persamaan,  misalkan seseorang yang sedang asyik melakukan sesuatu (dansa-dansi) ujung akhirnya menjadi  lupa daratan, bukankah yang demikian sama dengan senewen alias sinting…..?

2. Kesimpulan dari Definisi Kesenian.

Kesenian kalau diambil dari definisi dalam Kamus Bahasa Indonesia , maka  yang disebut berkesenian, atau  sesuatu yang mempunyai seni, yaitu apabila  seseatu itu mempunyai unsur  kelincahan  atau kecakapan yang luar biasa.   Jadi kalau orang yang berkesenian tinggi apabila orang tersebut mempunyai kelincahan dalam  melakukan gerak sehingga menjadi trampil yang mengarah pada kerja yang mempunyai skill tinggi, hingga menjadi profesional.

Pada Definisi yang kedua sesuatu disebut berkesenian jika mendatangkan keasyikan, hingga mendatangkan kegembiraan.  Keasyikan dan Kegembiraan yang berlebihan akan menimbulkan senewen atau lupa daratan.  Sering kita melakukan sesuatu saking asyiknya hingga lupa daratan, yang lebih parah lagi dapat membuat orang sinting.


Cannot create QuickStats table. Database user does not have CREATE priviledge.