rakhma Blog

Universitas Gunadarma Staff Blog

Archive for July, 2009


Published July 3rd, 2009

“Belajar Sewaktu dalam Kandungan”

Setiap orang butuh belajar, bahkan diwajibkan sepanjang hayat atau sepanjang hidup  dari masih kecil hingga sebelum ajal menjemput supaya terus belajar.  Konon sewaktu masih di dalam rahim Ibu  proses belajar sudah dimulai. Belajar pertama kali pada seorang anak adalah pada waktu dalam rakhim atau dalam kandungan terutama pada bulan bulan awal kehamilan .

Sebagai seorang ibu yang sudah empat kali mengandung, bisa membuktikan kebenaran ini. Pada saat saya sedang menyelesaikan thesis saya mengandung anak ke dua. siang malam diupayakan belajar dan belajar,  ternyata melihat anakku yang ke dua ini semangat belajarnya sama ketika apa yang saya alami dulu.  Begitu pada anak yang pertama, inginnya meles-malesan, maklum waktu itu masih suasana pengantin baru yang ingin  selalu cari perhatian , eh ternyata anaknya juga pemalas dan seneng cari perhatian.   Sering bergumam dalam hati terhadap tingkah laku ke empat anakku, semua  sifat yang melekat padanya adalah Gue banget atau Bapaknya banget.  Terutama sifat-sitat orang tunya  pada saat  anak-anak itu masih dalam kandungan.

Kadang menyesal mengapa saya tidal melawan ketika saya sedang ngidam dulu, maunya semua dituruti.  Padahal itu adalah suatu ujian bagi orang tuanya.  Mampukah  orang tunya pada saat itu jadi penentu nantinya  si janin mau jadi apa!!. Kalau kepingin anaknya menjadi orang yang disiplin, rajin belajar,  jujur, hormat pada orang tua, disitulah peran orang tua  perilakunya menentukan untuk memberi contoh atau mengajari si anak.  Pada saat itulah anak mulai belajar. Pada umumnya dikala si ibu lagi Ngidam  mempunyai anggapan adalah bayi itu yang minta. kalau tidak dituruti  nanti ileran  atau ngeces katanya.  Setelah tahu ternyata itu yang harus dilawan. Boleh dituruti tapi yang positif

Pesen Nenek yang  orang jawa mengatakan, ” Orang lagi hamil itu ngga boleh neko-neko ( berbuat macam-macam atau aneh-aneh) ” mungkin ini yang dimaksud.  Sayangnya pesen orang tua tidak dijelaskan secara jelas dan rinci. Atau mungkin kitanya yang generasi muda merasa sok pinter, sehingga tidak mau tahu lebih lanjut mengapa begitu ?

Setelah tugas melahirkan selesai (mudah-mudahan ya..) karena usia,  saya baru tahu kalau pada wanita hamil sangat menentukan pendidikan si anak karena disitu anak mulai belajar.  Terutama pada awal kehamilan, dimana terjadi proses pembelahan sel yang luar biasa.  Pada  bulan ke dua dan tiga Si Ibu tidak boleh emosi yang melampaui batas. Karena kalau sampai melampaui batas akan mampu merubah DNA.  Sebagai contoh pada ibu yang kebetulan sewaktu hamil sangat benci sekali pada seseorang, atau bahkan sebaliknya ngefans banget sama sang idola, maka anaknya nanti lahir akan mirip dengan yang di benci atau yang di cintainya.  Tapi ini bukan cuma berlaku pada Ibu saja yang tidak boleh melampaui batas dalam bertindak dikala Istrinya mengandung. Ternyata berlaku buat Bapak. Mangapa demkian ? Karena sel-sel yang ada pada janin adalah perpaduan sel antara Bapak dan Ibu . Bagaikan teori Listrik apa yang terjadi pada Bapak dan Ibunya maka akan ada aliran atau setrum pada si anak yang ada pada rahim ibu.  Terlepas percaya atau tidak kita bisa membuktikan sendiri pada anak kita.  Kita bisa mengingat -ingat apa yang terjadi ketika saya hamil bagi si ibu, atau apa yang saya lakukan pada waktu istri saya hamil untuk seorang bapak.  Coba kita amati pada anak kita, pasti kita akan menemukan jawabannya.

Mengapa begitu penting pendidikan atau belajar sewaktu dalam kandungan ? karena disitulah fondasi belajar mulai dibangun. Kita sering salah beranggapan, untuk anak menjadi pinter melalui les macam macam.  Padahal Fondasi utama belajar adalah dalam kandungan.  Setelah lahir belajar pertama kali juga melalui orang tua dan orang-orang disekitarnya.  Sehebat apapun suatu bangunan apabila fondasinya rapuh maka tak akan berumur lama. Belajar sewaktu dalam kandungan sangat menentukan.  Bukan ngga boleh les macam-macam, tapi ingat peran orang tua dalam mendidik dari masih dalam kandungan sampaidia baligh adalah tugas orang tuanya terutama Ibu. Ummi almadrassatun!!!


Cannot create QuickStats table. Database user does not have CREATE priviledge.