09 21st, 2009

Alhamdulillah kami tiba juga di hari Fitri ini, namun dengan segelayut tanya..sanggupkah kami kembali fitri?2, 3 hari menjelang fitri banyak sudah sms masuk dengan kata-kata indah, lucu, formal..semua terangkai untuk satu tujuan memohon maaf..namun apakah semua juga bertujuan untuk dapat memaafkan? Masya Allah bukan tidak mensyukuri nikmat di bulan Ramadhan dengan diakhiri hari yg fitri ini, namun tanya itu masih mengintai..sanggupkah teman, sahabat, saudara memaafkan walau tidak saling dekat atau kenal?. Mengingat di jalan sesudah shalat Ied..berbondong-bondong dengan muka berseri-seri berjalan, naik kendaraan menuju kebersamaan silahturahmi..tapi..kemacetan menghalangi..walau sebagian sudah mudik? ternyata wajah-wajah tsb berubah perlahan seiring waktu yg tidak bergeser dari kemacetan..semua berlomba untuk segera sampai..klakson berteriak silih berganti teriakan umpatan pengemudi yg terserempet atau terkalahkan di jalan..apakah telah terlupa ini adalah hari fitri hari saling memaafkan? apakah hanya pada teman, family, sanak saudara handai taulan kita bermaafan?sanggupkah kita memaafkan..tersenggolnya kaca spion?tersalipnya kita? di mana hari Fitri ini? ada di lubuk hati kita dengan dilapisi kesabaran, iman, keiklhasan memaafkan..walau terhalang macet, biaya tidak bersua atau halangan lain..Insya Allah dengan niat Lillahi Ta’ala kami dapat terlahir fitri dengan memaafkan amin amin ya Robb..semoga kita dapat dipertemukan tahun depan dengan Ramadhan yang penuh rahmat aminn..

12 15th, 2008
kUCINgku Oh KuCiNGku
Author: peni

Kucingku si kucing kampung

Dapat dimiliki tanpa hak kepemilikan

Kucingku yang seakan reinkarnasi kucing anggora

Sangat malas dalam pergerakannya

 

                          Salah satu kucingku yang bernama Tiger

                          Nama itu dipilih karena faktor keterbatasan ide

                          Jangan melihat buku dari sampulnya, begitu juga kucingku

                          Ia tidak sesangar namanya, ia teramat pemalas

 

Oh kucingku… begitu kalem saat diberi makan

Acuh tak acuh saat diajak bermain

Ia hanya bermain saat diajak main di waktu tidurnya

Wajahnya saat itu seakan bilang “Jangan ganggu tidurku!”

12 15th, 2008
LIBURAN
Author: peni

Pada suatu hari saat libur sekolah

Kejenuhan menghiasi wajah seorang anak

Berkecimpung dengan komputernya

Dengan niat membunuh waktu yang tak kunjung habis

 

                                                Hilang sudah kesabaran anak itu

                                                Memberanikan dirilah anak itu

                                                Untuk menghasut orangtuanya

                                                Membunuh waktu bersama

 

Dengan penuh harap menunggu jawaban

Orangtuanya menjawab seperti yang di harapkan

Anak itu dengan sukses membunuh waktu hari itu

Tanpa mempedulikan hari panjang berikutnya

12 15th, 2008
Pengamen
Author: peni

Saat kunaiki kendaraan umum

Kurenungi setiap jalan yang terlewat

Pada saat kulihat dua orang pengamen

Yang bernyanyi dengan kompaknya

 

                                    Saat selesainya nyanyian mereka

                                    Aku hanya melihat dan berpikir dalam hati

                                    Seharusnya mereka mencari pekerjaan yang layak

                                    Setelah itu masuklah seorang anak yang memelas

 

Ia bernyanyi dengan suara paraunya

Aku pun memberinya sedikit doa

Daripada harus memberi uang

Dengan timbal balik pulang jalan kaki

12 15th, 2008

Pada pagi hari buta

Disaat perayapan kendaraan belum dimulai

Di saat jalanan didominasi orang-orang berseragam

Kumulai perjalanan untuk menyerap ilmu

 

                                      Saat kunaiki kendaraan berwarna biru nan sepi itu

                                      Kendaraan itu tak kunjung berjalan

                                      Setelah tiga empat kepala memasukinya

                                      Kendaraan ini tak kunjung berjalan

 

Waktu seakan terhenti

Ketidak sabaran orang-orang itu tidak dapat dibendung lagi

Sang supir seperti menunggu sesuatu yang tidak terlihat

Oh supir angkot… betapa sabarnya dirimu

09 6th, 2008
Kopi
Author: peni

Butiran-butiran hitam menggelinding

Berkejaran menuju dasar dinding cangkir

Kepulan didihan air menghampiri curr…..

Butiran hitam hangat melebur menghitamkan beningnya didihan air

Seruput…ehm nikmat..tercium aromanya

Seruput..ehm nikmat..meluncur melewati bibir

Kenikmatan menyeruak hitamnya kopi

09 6th, 2008
Hujan
Author: peni

Selimut abu-abu mendekat

mendekap birunya langit

baju belum sempat mengering

tanah coklat belum sempat menghangat

derai angin menghembus mengencang

akankah banjir kembali menyapa

akankah kami siap menyambutnya?

Cannot create QuickStats table. Database user does not have CREATE priviledge.