jump to navigation

Perjalanan ke Alsace December 12, 2008

Posted by Purnawarman Musa in : My Story , trackback
Aku bersama mahasiswa asing lainnya yang mendapatkan beasiswa dari CROUS-CNOUS, dimana kami sedang melanjutkan pendidikan di kota Dijon melakukan perjalanan ke Alsace.
Belum juga posting tentang kunjunganku ke Alsace, tadi siang (11 Desember 2008) aku menerima email yang berbunyi sebagai berikut :

Sujet : URGENT Séjour culturel à PARIS Bonjour Purnawarnan, Le CNOUS de PARIS organise un séjour culturel à PARIS du 27 décembre au 2janvier 2009 (voir courriers joints) Je vous serais reconnaissante de bien vouloir m'indiquer dans la journée et avant 15 H cet après-midi, si ce sejour peut vous intéresser. Tout est pris en charge (transports, hébergement,repas) Bien cordialement

Hmm … jalan-jalan lagi lagi, gratis dan selama 7 hari semua di tanggung. Udah gitu tahun baru di Paris, moment yang langkah. Karena harus jawab segera jadi aku ikut mendaftar langsung … makasih madame.

Balik kembali kecerita tentang perjalan bersama ke Alsace tanggal 4 Desember 2008, sebenarnya tujuannya adalah memperkenalkan kepada kami budaya menjelang natal di Perancis pada umumnya. Biar lebih ada sejarahkan, pertama kali tujuan adalah Le château du Haut-Koenigsbourg dalam Indonesia artinya Istana Haut-Koenigsbourg.

Perjalanan di tempuh selama 4 jam dengan Bus, dim ana berangkat dari Dijon jam 6.30. Selama perjalanan aku lebih banyak tidur, untuk gantiin semalam ngak tidur dan juga mempersiapkan tenaga untuk kunjungan yang nantinya sampai Dijon j am 23.00.


Dari seorang guide yang mengantarkan kami ke seti ap ruangan dan menjelaskan dari ruangan, meja, senjata dan lainnya. Istana ini sebe narnya merupakan bagian dan milik Jerman. Bersama teman-teman dari Algeri dan Rusia kami saling gantian foto.
Yang menarik saat mengunjungi gudang senjata, te rnyata senjatanya masih asli. Entah sudah habis, atau di simpan disuatu tempat. Saat melihat senjata berbentuk senapan, kira2 panjangnya ada sekita 2 - 3 meter. Langsung aja ingat pembicaraan dengan Ruddy JS saat dia menggunjungi salah satu Istana di Skotland, katanya Pedangnya b erat banget …. gimana bawanya ya ?

Setelah waktu yang diberikan adalah 1.30 untuk mengikuti dan mengelilingi di Istana tersebut, perjalan selanjutnya adalah makan siang menuju kota yang sangat asli bangunannya. Le village de Riquewihr merupakan nama kota tersebut. Waktu yang diberikan cukup banyak, 2 jam . Bersama mahasiswa Algeri dan Rusia aku mencoba mengelilingi Centre Ville yang hanya sebesar area Margo City.
Setelah mengelilingi kota tersebut dan karena waktu yang diberikan cukup banyak, setelah makan kami hanya duduk melihat para turis atau penduduk lokal yang sedang belanja untuk keperluan natal.


Perjalanan selanjutnya kota Kayserberg yang lebih dikenal Marché de noël de Kayserberg. Alsace merupakan kota yang sangat terkenal dengan pasar natalnya. Kalo di Indonesia saat menjelang lebaran muncul pasar kaget, di Perancis setiap kota mempunyai pasar kaget saat menyelang natal. Setelah melihat apa saja di pasar tersebut, kami ber-6 mengunjungi Istana yang terlihat tidak berbentuk. Yang ada hanya menara sebagai pengintai di salah satu sudutnya. Sisa bangunannya sudah rata dengan tanah. Mungkin Istana tersebut runtuh saat perang, karena tidak ada lagi bekas bangunannya kecuali menara.

Jam 18.30 waktu janjian untuk kumpul kembali di Bus untuk kembali ke Dijon. Dalam perjalanan ke Dijon … kami mampir di restoran untuk makan malam. Perjalanan yang mengyasikkan, selain ada bisa mengenal Perancis, bisa nambah teman dari negara lain.

Tunggu berita perjalananku dengan CROUS dan mahasiswa asing lainnya ke Paris dan melewatkan tahun baru disana.

Comments»

1. t_wahyu - December 13, 2008

Waduh enaknya, voyagesnya gratuit ya??? Ajak-ajak dong……….

Ntar kalau pergi ama teman lain negara, jangan lupa promosiin juga Keraton Yogyakarta, bilang banyak juga koq senjata yang masih asli. Pokoknya Musa cerita aza yang banyak, sekalian untuk practique.

jangan lupa beli oleh-oleh ya………

Bon voyages

@Aning
Voyage ? Lumayan selama diberi kesempatan jadi harus ikut dan jangan melewatkan kesempatan.
Nanti akan aku promosiin bukan saja Kraton Yogya aja; tapi tempat lain yang pernah aku kunjungi di Indonesia. Biasanya kalo teman maun pada “vacances” musim panas, biasanya cari daerah yang sejuk seperti Pantai. Namun sayangnya Indonesia kurang memanfaatkan kunjungan turis dan melengkapi Informasi daerah wisata. Contohnya peta, hotel tranportasi dan lainnya tidak lengkap infonya.
Oleh-oleh cerita di blog nantinya ya……

2. @deeszt - December 19, 2008

Jadi pengen..tp kpn ya? Baca blognya teringat penulis novel laskar pelangi…


@deeszt
Makasih sudah baca blog saya
Semoga keinginannya bisa tercapai …
Ya segera nabung, trus saya tunggu ceritanya.
Blog saya dengan Penulis Laskar pelangi ?
Rasanya tidak ada persamaan mas …
Bahkan saya sendiri belum pernah baca novelnya

3. deeszt - December 22, 2008

Amin. Ya mang ngga da persamaan. Cuma dalam novel true story ny itu sewaktu kecil sang penulis bercita-cita ke paris. Akhirny sekarang dia emang sudah menyelesaikan s2 nya disana. Ya…persamaan ya cuma sama2 di perancis aj. :)


@deeszt
Oh kirain sama dalam cerita novel laskar pelangi

4. milla - February 9, 2010

assalamualaikum..
apa kabar pak??

@milla, Alhamdulillah kabar baik.
Milla sendiri kabarnya gimana ?


*
Untuk membuktikan bahwa anda bukan spam engine, mohon ketikkan kata2 disamping ini pada kolom dibawah ini.
Anti-Spam Image

Cannot create QuickStats table. Database user does not have CREATE priviledge.