Lunch ala French and Cheese

Sabtu ini, 22 Nopember 2008, Aku dan teman-teman dari Univ. Gunadarma mendapat undangan istimewa untuk makan siang di rumah Professor kami, Prof. Michel Paindavoine dan Prof. Annie Vinter. Waktu sudah menunjukan hampir jam 11.00 waktu Dijon, Itu berarti aku harus bersiap ke rumah mba Fitrin untuk mempersiapkan bingkisan kami untuk tuan rumah.

            Setengah berlari aku dan Lulu menuju ke apartemen mba Fitrin yang terpisah beberapa blok dari apartemen kami untuk mengejar waktu, karena pada hari sabtu jumlah keberangkatan bis yang mengantar kami keluar area Campus agak berkurang, sehingga kalau kami tertinggal bis untuk mendapatkan bis berikutnya akan membutuhkan waktu lumayan lama sekitar 30 menit.

            Pada saat kami menuju halte bis, ada seperti serbuk putih beterbangan di udara. Mba Fitrin berseru kepada Lulu, “itu salju ya….??”.. Aku setengah tidak percaya … Kalau itu adalah salju, karena tahun sebelumnya salju baru turun setelah bulan Desember.. So..Aku tak terlalu berharap banyak..untuk melihat salju di Dijon…pada bulan nopember ini.

Aku sangat senang melihat serbuk salju beterbangan.. Ini adalah hujan salju pertamaku di Dijon. Aku memandanginya sepanjang perjalanan di bis. Tapi mendekati centre ville, hujan berhenti ..so ..salju pun terhenti..

Kami berhenti di center ville dan bertiga berjalan mencari toko bunga. Buket Bunga yang ada di toko itu semuanya cantik..kami semua bingung untuk memilihnya. Akhirnya kami memutuskan untuk mencari champagne sambil menunggu rombongan Residence Internasional (Mba Ira, Mba Dian dan Mas Aries). Tak lama kemudian, Mba Ira menelpon kami dan memberitahu bahwa rombongan mereka sudah sampai di toko bunga. Akhirnya kami sepakat memilih bunga anggrek sebagai kado kami.

            Setelah semua bingkisan sudah kami dapatkan..langkah selanjutnya kami menuju Place Darcy    untuk bertemu teman yang lain. Setiba disana pasukan kami sudah lengkap semua. Ada “pak RW“ Sunny, mas Debyo n “Couplenya” mba Aning, Musa, P ridha, mas Bram, Mas Rudi.

            Kami menunggu bis rute 30 yang akan mengantar kami menuju Plombiere, tempat dimana Professor kami tinggal. Sekitar 20 menit kemudian kami sudah tiba di arret Victor Hugo. Kami menelpon beliau, Seperti janji professor kepada kami, jika sudah sampai disana kami diminta menelpon dan beliau akan menjemput kami. 

Karena sudah diberi rute menuju rumah mereka, kami mencoba mencari rumah mereka. Tetapi di tengah jalan kami bertemu dengan Prof. Michel yang memang menjemput kami. Aku sangat kagum dengan kebaikan dan kerendahan hati beliau, sebagai seorang professor tetapi beliau sangat low profile dan friendly.

            Ditengah perjalanan kami..turun lagi light snow..kami sangat terkagum2 dengan keindahannya…Mba Ira sampai penasaran ingin mencicipi rasa salju itu..dan menurut beliau salju itu Asin rasanya…hee..hee… Prof. Michel hanya tersenyum melihat tingkah kami semua..yang memang sangat lucu dan norak melihat salju turun…

home sweet home Tiba di rumah, kami disambut hangat oleh Madam Annie di rumah mereka yang sangat hangat dan nyaman. Kami dipersilahkan masuk dan karena jumlah kami yang banyak ber13 orang, maka kami dipersilahkan untuk langsung duduk di ruang makan.

 

Kami dijamu makan siang ala Perancis yang mempunyai 4 macam menu: menu pembangkit selera, pembuka, menu utama, penutup, keju dan minuman penutup.

aperitif et l'entreeDimeja makan sudah ada apéritif: berbagai macam kacang (mede,kacang tanah dan kacang), buah olive juga tomat mungil. Tak lama kemudian, Madam Anie sudah siap menghidangkan l’entree (makanan pembuka) kami, Salad Ikan Salmon dan Udang. Bentuknya ditata dengan sangat cantik dan rasanya enak sekali…


 Ditengah jamuan makan, hujan salju turun kembali..dan lebih lebat dibandingkan dengan  sebelumnya.. Lulu tak sabar untuk bermain dengan salju, tetapi aku larang karena kami sedang ada di tengah jamuan makan dan rasanya kurang sopan jika kami keluar saat itu

 

menu utama yang deliciousSetelah itu makanan utama yang disajikan adalah semacam ayam bakar tetapi ada kuah sedikit dan dicampur semacam jamur. Dan beliau sangat pengertian dengan perut kami…yang tidak akan merasa kenyang jika tidak ketemu nasi..so dihidangkan dengan nasi merah serta sayuran yang dimasak dengan pas..tidak terlalu keras dan tidak terlalu lembek. Hidangan dilanjutkan dengan keju. Orang-orang perancis sangat tergila2 dengan keju. Ada 365 macam keju disini dengan keunikan masing2.

 Prof. kejuMichel sengaja memilih keju yang beraroma tidak terlalu keras karena beliau tau, kami tidak terlalu biasa makan keju..maklum aja..di Indonesia keju bukanlah makanan utama bagi kami. Tapi keju yang beliau tawarkan memang enak .. dan tidak terlalu aneh di lidahku..yang biasa makan keju sumbu..hee..hee..Keju yang disuguhkan kepada kami adalah jenis Keju Comte yang berasal dari Provinsi French-Comte dan jenis Keju Tomme. Sebelumnya aku juga pernah mencicipi keju rasa lain di rumah teman kami yang menikah dengan orang perancis, ada keju soumaintrain (yang asli buatan Burgundy), ada Apéricube nature et arômatisé (berasal dari French-Comte biasa disajikan sebagai apéritif), keju conceillete dan beberapa keju yang aku lupa namanya… kalau mau tau lebih banyak lagi tentang keju Perancis silahkan berkunjung
ke alamat site berikut: http://www.frencheese.co.uk/ .

nice gateuxSetelah keju…hidangan belum berakhir karena masih ada dessert :kue dan kopi.. yang disajikan di wadah yang cantik dan menarik.. Madam Annie bercerita kepada kami kalau wadah didapat dari Jerman.. Benar-benar hidangan yang high class.. and delicious….hmm..hmm…yummy…

Wah lengkap sekali makan siang kami hari ini..

 

            Makan siang berlangsung dengan penuh keakraban tidak ada jarak antara kami student dengan profesornya, mereka sangat friendly. Sambil sesekali mereka saling melemparkan jokes.. dan juga mereka menanyakan hubungan komunikasi kami dengan rekan sesama student selama kami di lab.

 

Sebelum kami pulang, Prof. Michel dan Prof. Anie berkenan untuk mengantar kami berkeliling kota Plombiere. Plombiere tidak terlalu besar, tetapi cantik dan tertata rapi. Kami hanya butuh beberapa waktu saja untuk berkeliling. Dan 10 menit kemudian kami sudah sampai di halte bis yang akan mengantar kami menuju Place Darcy  lagi. Kami berpamitan dan tidak lupa mengucapkan terima kasih atas undangan makan siang yang sangat menyenangkan. Merci bien pour l’interesent déjeuner Prof Michel et Madame Annie Vinter ..

Leave a Reply

*
Untuk membuktikan bahwa anda bukan spam engine, mohon ketikkan kata2 disamping ini pada kolom dibawah ini.
Anti-Spam Image

Cannot create QuickStats table. Database user does not have CREATE priviledge.