Long Road To Dijon

Akhirnya setelah penantian yang panjang Kami berlima (Yuli, Lulu, Bram, Ridha dan Rudi) dapat juga berangkat ke Perancis untuk mengikuti Program Sandwich yang didanai oleh DIKTI.

Rabu siang, tanggal 10 September 20008, saya sudah bersiap untuk berangkat ke Bandara Sukarno Hatta, selama perjalanan Mas Rudi dan Pak Ridha telpon saya karena kita memang janjian dengan Travel Agen yang ditunjuk Dikti untuk ambil tiket di Bandara.

Setelah tiket didapat kami mendapat pengarahan dari Travel Agen tentang Rute Kami. Sekitar jam 18.15 sesuai rencana kami memasuki pesawat Malaysia Airlines. Ketika perjalanan kami sudah menempuh sekitar satu jam,  terdengar pengumuman dari Pilot Pesawat bahwa pesawat kami mengalami kerusakan teknis sehingga harus kembali ke  Bandara Jakarta. Khawatir Juga terjadi apa2.

Sampai di Bandara Jakarta kami belum mendapat kepastian apakah akan lanjut ke Kuala Lumpur malam ini atau besok pagi. Mas Bram berusaha menghubungi teman kami untuk memberitahukan posisi kami. Setelah menunggu sekitar 3 jam kami mendapat kabar bahwa kami akan diberangkatkan dengan pesawat Malaysia Airlines pada jam 23.00 WIB.  Sesampainya di Bandara KLIA jam 2.00 dinihari, kami disambut oleh Petugas Malaysia Airlines dan diberitahu bahwa rute kami berubah dari Kuala Lumpur - Paris menjadi Kuala Lumpur -London - Paris.

Jam 10an Pagi kami chechk in di bandara KLIA  untuk keberangkatan  kami ke Bandara Heathrow-London. Sampai di Bandara London, kami mendapat pemeriksaan yang lumayan ketat dari petugas Bandara. Sampai semua isi tas saya dibongkar sampai ke semua bagian…huuhh…sangat mendebarkan..jangan2 kami tidak bisa keluar dari sini.

Akhirnya kami bisa juga melewati pemeriksaan tersebut dan melanjutkan perjalanan kami menuju Paris. Sampai di Bandara Paris sudah jam 11 malam.. kami menunggu bagasi kami..tapi sampai tas terakhir ..tas kami tidak ada juga…

Panik….? Pastinya… Kami mencoba menanyakan kepada petugas Bandara bagaimana nasib bagasi kami..  Setelah cek di data mereka ternyata Bagasi kami belum bisa sampai ke Bandara karena baru akan tiba  di flight berikutnya..

So..terpaksa lhaa..nunggu lagi… Walaupun badan sudah terasa letih, tapi karena  ada teman2 yang lain, kami tetap semangat. Setelah menunggu sekitar 1 jam…Finally Bagasi kami bisa keluar juga..

Tapi…….  Karena waktu sudah larut..kami tidak mungkin mengejar kereta menuju Dijon…So Terpaksa Laa..kita cari informasi hotel yang murmer (murah meriah). Untungnya petugas Informasi Bandara Paris sigap sekali membantu kami, dia mencarikan hotel dan mengecek apakah masih ada tempat untuk kami dan tidak lupa dia juga memberi arah menuju Hotel tsb.

Pagihari..bersiap lagi menuju Dijon.. Dengan membawa semua koper kami..kami menuju Stasiun Paris untuk lanjut ke Dijon..

Finally … Sampai juga kami di Gare de Dijon. Mba Fitrin dan Mba Ipung telah siap menjemput kami …

H mmmmm…….. Perjalanan yang Panjang dan melelahkan menuju Dijon. Tapi di luar itu semua, Kami bersyukur kepada Allah SWT yang telah memberi kami berkah bisa sampai di Perancis. And Thanks to Dikti dan Gunadarma University yang telah mensupport semua perjalanan kami.

7 Responses to “Long Road To Dijon”

  1. syukur akhirnya sampai jg dg selamat…selamat berjuang…salam untuk smua…terutama om bram…

  2. akhirnya.. sampe jg mba ^^

    selamat belajar mba.. jgn lupa oleh2nya :)

  3. Ikutan comment….. hehehe…..

  4. Ikutan comment…..hehehe….

  5. keep fighting, bersusah-susah dahulu, ber-patimoine kemudian (he he he).

    hebat juga, pesawat tujuan paris mampir dulu ke london. perjalanan ‘bonus’ yg melelahkan.

  6. waduh katanya 4 bulan ya, kasian juga pak arief & Bilqis ditinggal selama itu. Met Belajar ya and sekalian pas lebaran nih “Minal Aizin Wal Faizin”

  7. Untuk semua Teman2 mohon maaf lahir dan bathin juga yaa..
    Met Hari raya Idul Fitri

Leave a Reply

*
Untuk membuktikan bahwa anda bukan spam engine, mohon ketikkan kata2 disamping ini pada kolom dibawah ini.
Anti-Spam Image

Cannot create QuickStats table. Database user does not have CREATE priviledge.