Muh. Yunanto

Universitas Gunadarma Jakarta

Archive for the ‘Corporate Social Responsibility’


Published April 15th, 2010

EXTERNALITIES AND CSR?

Topik externalities memang tepat dikaitkan dengan Corporate Social Responsibility (CSR). Masalah externalities timbul terutama disebabkan adanya ketimpangan dalam property right assignments. Externalities terjadi jika pertukaran antara dua pelaku ekonomi (economic agent) terjadi di luar mekanisme pasar. Dengan kata lain, tidak ada kesepakatan dalam pertukaran barang dan jasa antara dua pelaku ekonomi atau lebih, namun transaksi tetap dilakukan (atau dipaksakan terjadi). Keberadaan CSR dapat dilacak melalui perbandingan antara Social Cost (CS) dengan Private Cost (CP) atau antara Social Benefit (BS) dengan Private Benefit (BP). Perlu diketahui bahwa Social cost = private cost + external cost sedangkan social benefit = private benefit + external benefit. External economies terjadi jika BS>BP sedangkan external diseconomies terjadi jika CS>CP. Pengujian sederhana dapat dilakukan dengan uji beda rata-rata. Pengujian yang lebih sophisticated dilakukan melalui factor analysis atau SEM. Hubungan externalities dengan CSR ditelusuri melalui konsep tersebut di atas, dengan menyelidiki apakah sudah ada pengalokasian property rights yang efisien oleh korporasi di Indonesia; atau dengan kata lain apakah BS ? BP atau CS ? CP. Ini merupakan bahan kajian yang menarik dan saya kira penelitian tentang topic ini masih sangat jarang dikaji secara mendalam. Masalah externalities pertama kali diteliti secara mendalam oleh James Meade (1952) dalam “External Economies and Diseconomies” yang kemudian ditelaah lagi oleh Francis Bator (1958). Berbagai penelitian dapat ditelusuri dalam berbagai jurnal dan situs tentang property right, externalities, welfare economics, dan corporate social responsibility, dan social cost/benefit, dan certainty equivalent. Penelitian seperti ini akan bermanfaat bagi (a) pengembangan model dan pengujian externalities dan property rights dan (b) perumusan kebijakan dalam property right assignment yang efisien Indonesia.

Masalah yang mungkin timbul adalah pengadaan data karena korporasi di Indonesia biasanya kurang terbuka, terutama kalau dikaitkan dengan private cost dan private benefit yang acap diberi label rahasia perusahaan. Social cost dan social benefit mungkin dapat dilakukan dengan penggalian data dan informasi dari anggota masyarakat yang terkena dampak transaksi korporasi tersebut, seperti di Lapindo, Buyat, dan berbagai kasus illegal logging.

A. JOURNAL

Francis Bator. “The Anatomy of Market Failure.” Quarterly Journal of Economics 72 (1958): 351-79. (Sumber: JSTOR)

J.E. Meade. “External Economies and Diseconomies in a Competitive Situation.” Economic Journal 62. N0. 245 (March 1952). (Sumber: JSTOR)

Ronald Coase. “The Problem of Social Cost.” Journal of Law and Economics 3 (October 1960): 1-44.

B. BUKU

H.L. Ahuja. Advanced Economic Theory: Microeconomic Analysis. S. Chand Company Ltd.

John P. Gould dan Edward Lazear. Microeconomic Theory. Richard D. Irwin.

Charles S. Maurice dan Owen R Phillips. Economic Analysis. Richard D. Irwin.

Tibor Scitovsky. Walfare and Competition. Richard Irwin.


Cannot create QuickStats table. Database user does not have CREATE priviledge.