jump to navigation

Berburu Format Referensi BIBText June 10, 2010

Posted by mohiqbal in : kisah telapak , add a comment

Bagi peneliti, selain materi penelitian dan tumpukan teori yang melandasi penelitiannya juga membutuhkan alat bantu dalam mendokumentasikan penelitiannya tersebut. Sudah pasti setiap penelitian akan mengacu kepada penelitian-penelitian lain yang sangat banyak kait mengkait tiada henti. Sebab sebuah penemuan, kadang memerlukan suatu periode yang panjang lintas tahun bahkan dekade.

Nah proses pengelolaan referensi ini menjadi sangat penting karena umumnya referensi penelitian (bisa berupa artikel jurnal, tesis, konfrensi, buku, dsb) memiliki kuantitas sangat banyak sehingga perlu diindeks dengan baik. Hal ini tentu akan sangat memudahkan ketika para peneliti mulai membuat artikel ilmiah, terutama saat membuat acuan-acuan pada penelitian lain dan membuat cross link dengan daftar pustaka. Selain itu, sudah banyak standar format pengacuan dan penulisan daftar pustaka di dunia penelitian mengacu pada standar jurnal2 ilmiah internasional yang harus dipatuhi. Jika harus dilakukan dengan mengetik manual satu per satu, maka akan sangat menghamburkan waktu sehingga dapat membuat tahap penulisan ilmiah akan menjadi momok menakutkan! :)

Salah satu alat bantu pengelolaan referensi open source adalah menggunakan format referensi BibTeX. BibTeX ini berdasarkan sistem LaTeX. LaTeX sendiri secara luas digunakan dalam sebagai sistem pengolahan dokumen yang lengkap baik untuk dokumentasi penelitian pada bidang ilmu-ilmu fisik dan teknik, dengan format dokumen yang luas seperti tabel, persamaan, lay out dll. Yang menjadi kelebihan utama referensi BibTeX ini adalah kemudahan disimpan dalam file teks biasa (ekstensi file .Bib). Contoh referensi bibTex untuk artikel jurnal :

@INPROCEEDINGS{Mohammad2010,
language = {English},
title = {3D Reconstruction based-on Extracted Polarization Imaging information from Stereo Vision System},
journal = {International Journal of Computer Vision},
author = {Mohammad, Iqbal},
volume = {22},
number = {5},
year = {2009},
pages = {313–323},
issn = {0142-0615},
abstract = { Polarization vision has been shown to simplify some important image understanding tasks that can be more difficult to be performed with intensity vision. Furthermore, it has computational efficiency because it only needs grayscale images and can be easily applied by a simple optical setup. Nowadays, we can find various types of polarization cameras in the market. However, they are very expensive. In our work, we will study and develop a low price polarization camera setup with parallel acquisition using a stereo system. This system requires only two general cameras equipped with three types of rotator polarizer in front of them. Polarization information are obtained by taking two images. Calculations are based on stereo matching to get the angle and degree of Polarization.},
URL = {http://dx.doi.org/10.1016/S0142-0615(99)00041-1},
}

Keuntungan menggunakan bibTex :

  • BibTeX akan mengotomatiskan pekerjaan pengelolaan referensi yang digunakan untuk dalam file LaTeX. Sahabat hanya perlu mengetik setiap referensi hanya sekali, lalu kutipan dan daftar referensi secara otomatis tersusun dengan konsisten dalam style yang dapat sahabat pilih. Sekali data referensi berada dalam database, maka bisa digunakan untuk kegiatan pengacuan referensi dengan mudah.
  • Style dari semua kutipan akan lebih konsisten. Jika, misalnya perintah \cite {arrow72} akan menghasilkan “Arrow (1972)”, Insya Allah sahabat tidak akan mendapatkan tulisan “Arrow [1972]” di tulisannya.
  • Jika sahabat menambahkankan pustaka lebih dari satu makalah oleh penulis yang sama pada tahun yang sama, BibTeX akan menambahkan huruf sesuai dengan tahunnya. Sahabat tidak perlu mengubah secara manual “Arrow (1972)” menjadi “Arrow (1972a)” ketika sahabat menambahkan referensi paper lain oleh Arrow pada tahun 1972.
  • Sahabat tidak perlu repot-repot mengatur style daftar referensi di akhir tulisan. Yang perlu Anda lakukan adalah mengetikkan \Bibliografi (research) dan semua item kutipan diekstraksi dari file research.bib. dengan order yang benar dan dalam format di akhir tulisan Anda, sesuai dengan style yang Anda tentukan.
  • Setiap paper yang sahabat acu (cite) dalam tulisan akan muncul dalam daftar pustaka secara otomatis.

Aplikasi Pengelolaan Daftar Pustaka :

Aplikasi citation yang terkenal dalam pengelolaan BibTeX ini adalah EndNote dan jabref.  Aku sendiri memilih jabref karena open source dan sangat powerfull.  Proyek yang aku lakukan sekarang ini adalah :

  1. Mengumpulkan semua artikel ilmiah yang aku punya (baik dalam bentuk pdf, ppt, doc, rtf, ps dan sebagainya)
  2. Mengelompokkannya dalam folder-folder sesuai topiknya
  3. Mencari format referensi bibtext-nya di internet
  4. Memasukkan bibtext yang ditemukan ke jabref dan sekaligus me-link file-file sumbernya.
  5. Mengelompokkannya dalam group2 sesuai dengan topiknya di jabref
  6. mengacu pada referensi tersebut pada saat pembuatan dokumen ilmiah menggunakan Lyx, latex atau Ms Word.

Untuk tulisan kali ini aku akan membahas langkah ke-3 , yaitu berburu format referensi bibtex di internet. Modal apa yang dibutuhkan, agar pencarian bisa cepat dan efisien ? Oke, aku akan uraikan satu demi satu.

  1. Gunakan mesin pencari google, input pencarian dengan kata kunci dari judul artikel (bisa ditambah dengan pengarangnya dan kata bibtex) semuanya dipisahkan dengan koma, sebagai contoh : “Camera Polarization imaging, Wolff, bibtext”.
  2. Efektif temuan biasanya adalah 5 baris pertama,  sahabat silahkan mencari disetiap situs yg ditemukan tersebut frase-frase seperti  “download citation” atau “export citation” atau “display format“.  Kemudian pilih tampilan untuk yang jenisnya bibtext.
  3. Untuk setiap bibtext yang ditemukan, buka jabref dan tambah data dengan ‘new bib entry‘  lalu menuju tab ‘bibtext source‘ silahkan paste bibtext yang sahabat temukan tersebut, setelah itu jangan lupa generate bibtext key secara otomatis.
  4. jika tidak ditemukan format bibtext, cari saja format plain text, lalu bisa di copy dan dikonversi ke bibtext di situs-situs di bawah ini :
  5. Sedangkan untuk format database text seperti yang ada di situs www.springerlink.com, bisa dicopy lalu dimasukkan manual ke field2 di jabref.

Beberapa tips penting :

  • Untuk nambah pengetahuan saja nih, ada situs web yang menyediakan layanan konversi dari bibtext ke penyajian format text lain, seperti rtf, html atau yang lainnya. Silahkan cek ke TKP di http://www.bibtex.org/Convert/
  • Berikut ini aku kumpulkan beberapa situs journal atau repository artikel digital yang harus jadi prioritas tempat mencari bibtext yg pertama, karena biasanya sudah dilengkapi dengan style bibtext reference :
    1. http://www.citeulike.org/
    2. http://portal.acm.org/
    3. http://citeseerx.ist.psu.edu/  (cuma kadang citation bibtextnya kurang lengkap)
    4. http://ieeexplore.ieee.org/
    5. http://www.sciencedirect.com
    6. http://www.opticsinfobase.org/
    7. http://www.informaworld.com/
    8. http://iopscience.iop.org/
  • Kadang sahabat menemukan format referensi RIS  (ini biasanya dipakai untuk berbagai citation managers atau Reference Manager, seperti ProCite, EndNote) tapi format ini tidak bisa digunakan di jabref. Yang penting sahabat cari format plain text atau text murni yang lebih mudah diinput di jabref.
  • Selain itu juga dibeberapa situs repository digital suka ada link convert ke situs2 reference manager seperti refworks dll. Nah, yg ini diabaikan saja.
  • Sahabat juga kadang bisa menemukan berbagai situs pribadi dari peneliti yang sudah menyediakan format bibtext dari karya-karya ilmiahnya. Ini sangat memudahkan kita tentunya. Salah satu contoh yang bagus dapat sahabat lihat di http://svr-www.eng.cam.ac.uk/~er258/work/papers.html

Nah, itulah beberapa tips dariku. Mudah2an bermanfaat.

Negeri Banjir April 4, 2010

Posted by mohiqbal in : kisah telapak , 2comments

Negeri banjir
TuanSUFI

Dulu banjir tidak punya banyak arti ;

Di daerah muara dapat banjir kiriman dari daerah dataran lebih tinggi.
Di daerah hulu dapat banjir karena pepohonan sudah di tebang.
Di perumahan orang kampung dekat bendungan kena banjir tumpahan bendungan yang penuh.
Di pinggir laut, banjir gelombang pasang badai el nino.

Tapi kini banjir telah bertransformasi ;

Di jalan raya, banjir kendaraan roda dua.
Di pasar-pasar tua, banjir kebakaran karena listrik yang terhubung singkat.
Di mall terkenal, banjir pembeli sendal karet.
Di pasar tradisional, banjir barang-barang murah dari cina.
Di situs jejaring sosial, banjir personal ‘narsis’ serta cela-celaan antara grup yang pro dan kontra.
Di forum-forum diskusi internet, banjir ‘thread’ sampah tak jelas lagi mana yang benar, mana yang dusta.
Di media massa, banjir fitnah dan opini.

Kini banjir juga mengisi setiap kejadian ;

Setiap ada keburukan, banjir kecaman.
Setiap ada kebaikan, banjir publikasi untuk pencitraan.
Setiap ada tudingan, para pejabat banjir ‘curhatan’.
Setiap pemilihan pemimpin, banjir poster dan serangan fajar.
Setiap rakyat kesusahan, banjir kunjungan dari penguasa.
Setiap hampir akhir tahun anggaran, banjir pejabat studi banding.

Dan banjir pun menjadi gaya hidup ;

Di rekening pegawai rendah, banjir uang hasil korupsi pajak.
Di wajah dua janda pahlawan, banjir air mata saat dituntut pidana.
Di kejuaraan piala Asia, wakil negara banjir gol tak diterbendung.
Di stadion tanah air, banjir batu dan senjata tajam para pendukung kesebelasan.
Di depan universitas terkemuka, banjir amukan mahasiswa yang berkelahi.
Di gunadarma, banjir handphone dan notebook terkini….

Banjir menyisakan pertanyaan sangat besar. Mengapa dari sekian banyak banjir yang menimpa negara tercinta ini, tidak banyak yang bermakna positif ?

Nb. kecuali yang digunadarma :))

Peran Staf Gunadarma dalam kegiatan KBRI Paris dan PPI Perancis December 15, 2009

Posted by mohiqbal in : kisah telapak , add a comment

Kesempatan untuk meneruskan pendidikan di negara orang, menjadi salah satu motivasi kuat bagi para staf Gunadarma untuk terus menambah pengetahuan & keahlian di bidang kajiannya serta tak lupa terus berkarya untuk masyarakat.

Aktivitas yang cukup berat di tempat penelitian masing2 dan beban kuliah yang tidak ringan, ternyata tidak mengurangi semangat mereka ini untuk menyediakan waktu mengurus berbagai kegiatan kemasyarakatan di sekitar tempat aktivitas kesehariannya. Di Perancis ini misalnya, para dosen dan staf yang kebanyakan berada di daerah Bourgogne (dijon dan le creusot) telah membuat berbagai kegiatan sosial sambil berusaha menjalin hubungan yang erat dengan masyarakat sekitar seperti keluarga2 indo-franco, Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Perancis dan tentu saja KBRI Paris. Silaturrahmi yang intensif menjadi sarana untuk itu semua. Silaturrahmi yang tidak hanya dilakukan dengan cara konvensional saling kunjung mengunjungi setiap saat atau mengambil momen2 seperti lebaran, syukuran, atau sekedar kegiatan ringan olah raga bersama. Tetapi juga silaturrahmi melalui sarana internet seperti email dan chatting. Kesemua itulah yang menumbuhkan ‘jalinan kedekatan’ yang ternyata menjadi modal yang kuat untuk melaksanakan kegiatan2 kemasyarakatan yg lebih besar lagi.

Kemudian setelah itu, diwujudkanlah beberapa kegiatan besar kebudayaan dan kuliner indonesia di Daerah Talant, Arc sur tille, dan France ville. Acara2 yang dilaksanakan dengan bekerja sama dengan keluarga indo-franco, dalam bentuk acara soiree (‘malam keakraban’) & Repas (makan siang) ‘ala indonesia serta membuat panggung pertunjukan tari2an dan lagu2 daerah Indonesia. Semua ini bukanlah kegiatan main2, karena level acara ini termasuk dalam level komunitas (communee) bahkan level kota di Perancis yang dihadiri keluarga2 Perancis asli yang sangat antusias mengikutinya. Tentu saja kemudian dukungan dari KBRI Paris pun datang kepada kami. Sampai2 para pejabat KBRI datang bersilaturrahmi ke dijon dalam acara makan siang dengan para pelajar dan para keluarga indo franco di daerah bourgogne dan sekitarnya.

Baca selebihnya : klik disini

kumpulan Foto ada di sini

Cannot create QuickStats table. Database user does not have CREATE priviledge.