Kata Bijak

Mutiara dari Negeri 5 Menara

Pada novel Negeri 5 Menara ada bonus kata mutiara dari ulama terkenal Imam Safii, yang diajarkan kepada siswa tahun keempat di Pondok Modern Gontor. Bagus banget loh (norak ya mungkin orang lain sudah tahu sekian tahun lalu). Hanya aku lebih suka kalau kata mutiara pada paragraph ke-4 diganti menjadi “Jika bulan tidak bergerak mengelilingi bumi dan terus diam tentu manusia bosan padanya dan enggan memandangnya”. Karena menurut saya iapa yang betah memandang matahari dan perubahannya? Kalau hanya saat mau tenggelem hm… ok aja sih. Hi hi hi ini sih menurut pendapatku. Anyway, ini aku tuliskan ulang kata mutiara dari novel tersebut. Selamat menikmati.

Orang berilmu dan beradab tidak akan diam di kampung halaman

Tinggalkan negerimu dan merantaulah ke negeri orang

Merantaulah, kau akan dapatkan pengganti dari kerabat dan kawan

Berlelah-lelahlah, manisnya hidup terasa setelah lelah berjuang.

Aku melihat air menjadi rusak karena diam tertahan

Jika mengalir menjadi jernih, jika tidak, kan keruh menggenang

Singa jika tidak tinggalkan sarang tak akan dapat mangsa

Anak panah jika tidak tinggalkan busur tak akan kena sasaran

Jika matahari di orbitnya tidak bergerak dan terus diam

Tentu manusia bosan padanya dan enggan memandang

Bijih emas bagaikan tanah biasa sebelum digali dari tambang

Kayu gaharu tak ubahnya seperti kayu biasa Jika di dalam hutan

Leave a reply

*
Untuk membuktikan bahwa anda bukan spam engine, mohon ketikkan kata2 disamping ini pada kolom dibawah ini.
Anti-Spam Image


Cannot create QuickStats table. Database user does not have CREATE priviledge.