karami Blog

Penonton dan Komentator

June 11th, 2010 by karami


Saya orang Indonesia. Di negara saya, sepak bola adalah olah raga yang paling banyak digemari oleh rakyatnya. Baik tua atau muda, kaya atau miskin, laki-laki atau perempuan,  hampir semuanya menyukai olah raga yang satu ini. Di negara saya, apabila musim liga-liga Eropa bergulir, sangat mudah menyaksikannya. Mau EPL, SERIE A, LA LIGA, BUNDES LIGA  dan yang lainnya, semua dapat ditonton dengan mudah karena banyak stasiun TV Nasional menyiarkannya. Sehingga rakyat saya tidak asing dengan nama-nama seperti Lionel Messi, Wayne Rooney, Thiery Henry, Samuel Eto’o, Park Ji Sung dan lain-lain.

Di Negara saya, saat ini tengah dilanda  demam sepak bola. Ini terjadi karena pertandingan sepak bola pada level tertinggi di planet ini tengah digelar, Ya WORLD CUP 2010. Di Afrika Selatan 32 Tim dari 32 negara telah siap bertanding. 32 tim terbaik dengan gagah mecatatkan diri sebagai finalis piala dunia kali ini. Perjuangan yang panjang telah ditempuh, semua tenaga telah dikorbankan dan juga taktik telah dijalankan, akhirnya sampailah mereka ke Afrika Selatan.

Menjadi finalis seperti ke 32 tim yang akan berlaga di Afrika Selatan merupakan salah satu tujuan yang ingin dicapai oleh setiap negara, tak terkecuali negaraku: Indonesia. Ingin rasanya saya dan rakyat Indonesia kebanyakan melihat atlet-atlet sepak bola negaraku berlaga di final piala dunia.

Tapi sampai saat ini cita-cita itu rasanya sulit terwujud. Banyak faktor yang menyebabkan, secara langsung bisa saja hal ini terjadi karena rendahnya teknik dan fisik yang dipunyai atlet Indonesia, atau secara tidak langsung disebabkan oleh kondisi negara dan institusi di bawahnya (provinsi dan kabupaten) yang sering bermasalah karena mis manajemen pemimpinnya. Dan ini rasanya terjadi juga pada PSSI (organisasi sepak bola nasional Indonesia). PSSI dipimpin oleh pemimpin yang salah satunya telah ‘menguasai’ organisasi ini puluhan tahun, ditambah ketuanya saat ini pernah menjadi tersangka atas suatu kasus korupsi.

Di negara saya, saat ini dan entah sampai kapan, masih sering terjadi banyak masalah baik yang berskala nasional maupun lokal. Baik itu bidang politik, ekonomi, kebudayaaan serta bidang olah raga. Sedih rasanya…….saat dimana kami harus fokus membangun diberbagai hal, malah tenaga dan fikiran kami habis tersedot untuk hal-hal yang kontraprodukrif.

Ya sudah, apa boleh buat…kali ini ketika beberapa jam kedepan akan digelar pesta sepak bola dunia, cukuplah kita kembali jadi PENONTON dan tak lupa jadi KOMENTATOR. Bukankah ini sangat cocok dengan kebiasaan utama kebanyakan pemimpin dan rakyat kita yang ‘talkactive’?

Ayo wasit tiup peluit kick off mu, dan kami rakyat Indonesia,  negara yang penuh masalah ini sudah siap menyambutnya walaupun hanya sebagai PENONTON dan KOMENTATOR.


Posted in Uncategorized | No Comments »


Cannot create QuickStats table. Database user does not have CREATE priviledge.