Berita12 Sep 2009 12:16 pm

IT (information Teknologi ) merupakan salah satu bidang ilmu yang di gemari para peminat sekolahan dan bangku kuliah . Alasanya klasik , mudah dapat kerja dengan penghasilan lumayan artinya gaji nya lumayan .
Beberapa bidang IT yang di gemari di dunia kerja antara lain adalah networking dan pemrograman . Kisaran harga yang di patok adalah Rp.1500.000 s/d 15.000.0000 untuk bidang tersebut , tinggal kita memilahnya saja .
Demikian juga yang memiliki usaha sendiri di biang IT , terkesan mewah dan lumayan . Bisa melakukan proyek tertentu , dan biasanya di bayar oleh suatu perusahaan atau permerintah yang lagi getol melakukan terobosan IT .
Saya ingin membuka sedikit kenyataan lain dalam hal menyingkapi bisnis IT di Indonesia .
Pada dasarnya sebenarnya Indonesia tidak memiliki core bisnis di bidang IT .
Semua yang bergerak dalam bidang IT sebenanya hanya bergerak dalam pelayanan jasa .
Secara sederhana IT , dibedakan menjadi beberapa factor , adanya Hardware, SoftWare , dan Brainware.
Saya bahas hal pertama yaitu hardware , Pertanyaan sederhanya sebenarnya punyakah kita di bidang IT perusahaan yang bergerak secara mendasar untuk produksi Hardware ?.
Sebuah usaha atau bisnis memiki dasar jual beli bila ada barang yang hendak diperjual belikan .
Adakah bisnis jual beli hardware di Indonesia , jawabanya adalah pasar IT seperti Glodok, ITC dll bukan?.
Maaf disana hanyalah bisnis jasa jual beli , ketika anda membeli hardware computer tidak ada berasal dari produk Indonsia . 98% adalah produk yang banjir dari luar negri , China , Thaiwan , Thailand, Malaysia , Eropa , Amerika , Jepang dll.
Miris ketika kita belanja hardware kita selalu di sodori dengan harga hardware dengan nilai mata uang $ US sebagai nilai tukar , artinya kita harus konfersi terlebih dahulu dengan mata uang $US karena semua barang tersebut merupakan hasil import , walaupun akhirnya ada perusahaan besar sebagai jaminan untuk perangkat keras yang anda beli sebagai garansi .
Saya ambil contoh kecil perbedaan dan kenayamanan pada saat sebuah industry elektonik SONNY dan AIWA masih ada di Indonesia .
Mungkin pernah diantara kita yang masih pernah mengalami masa dimana industry radio transistor Sonny dan Aiwa masih ada di Indonesia .
Walaupu dalam hal ini produk tersebut hanya perakitanya saja di Indonsia .
Kita tidak perlu bertanya berapa $US rasio transistor, DVD, Walkman dll tersebut .
Bayarkan saja dengan rupiah, bahkan harga sebuah radio Sonny dan Aiwa di jamin 30% lebih murah dari kita beli di Hongkong, Singapore dll. Dalam hal tersebuit ada regulasi dari pemerintah tentang barang produksi tersebut sebanyak 25%s/d 35% harus di lepas di pasar local , agar masyarakat dapat menikmati dari keberadaan pabrik perakitan Sonny dan Aiwa tersebut.
Kemudian adanya bagian masyarakat yang disertakan dalam Industri tersebut untuk bekerja di industry ini .
Keuntungan dari manufaktur tersebut akan di bayarkan pada pajak .
Itu sedikit perbandingan bila kita memiki bisnis core yang tepat dalam IT .
Kembali pada persolaan berbisnis Hardware computer di Indonesia sebenarnya tidak ada . Karena pada dasarnya kita tidak memiliki industrinya dan kita hanya memiliki jasa jual beli .
Sekarang kita bekerja bidang software atau perangkat lunak .
Kembali lagi pada dasar bisnis penjualan Software , dalam artian kita haru memiliki industri penghasil sofwarenya, memiliki pengelola dan pasar software .
Kita coba urut berbisnis software yang ada sekarang .
Software akan di ciptakan untuk berbagai bentuk kebutuhan baik sistem Informasi atau aplikasi berupa tools dll yang kemudian akan diperjual belikan di pasar software .
Ambil beberapa contoh Sistem informasi yang melambung namanya seperti Google . Sistem indormasi ini di ciptakan untuk membantu kita dalam mendapatkan berbagai macam informasi dengan hanya mengetikan kata kunci. Sebuah seach Engine akan mencarikan informasi yang kita perlukan tersebut dengan memberi berbagai pilihan .
Dalam hal ini Google hanya memiliki 2 jurus saja untuk menguasai dunia , pertama adalah search engine , dan koreksi kata pada saat kita salah dalam mengetikan sebuah kata kunci .
Tapi mengapa produk ini sampai bisa memiliki sejumlah uang dari hasil sistem informsi tersebut .
Bila sebenarnya kita perhatikan secara mendasar google tidah menyediakan fasilitas terlalu banyak untuk para peminatnya , seperti artikel berita, laporan finace, cuaca dll, dan memilik space iklan seperti halnya Yahoo.com yang pada dasarnya bisa memiliki keuntungan dari sewa space iklan . Tetap saja akhirnya yahoo.com terpeleset dalam bisnis tersebut yang ternyata biaya maintenance terlalu besar dari keuntungan yang di dapat .
Dari manakah keuntungan google ? , dalam hal ini pemerintah US dan para pelaku pasar modal di wallstreet dan nastaq memiliki segmen tersendiri dala membuka pasar . salah satunya adalah pasar Sistem Informasi, setiap produk sistem informasi yang telah di ciptakan akan simasukan sebagai produk yang dapat di beli sahamnya . Keuntungan yang didapat bersifat ganda , apabila sistem informasi tersebut telah dikelola suatu organisasi maka saham tersebut akan diperjualbelikan sebagai saham perusahaan , sedangkan produknya sendiri akan diperhitungkan sebagai nilai lain.
Pertanyaanya adakah pasar modal di Indonesia seperti hal diatas. Tentu tidak ada karena ternyata untuk mengarah hal tersebut saja sudah sulit , sebagai contohnya adalah pengurusan hak paten software yang sulit sekali .
Artinya kita tidak memiliki pasar tempat berjualan software secara benar dan resmi . Ini sama hanya dengan saya berjulan tanpa ada pasar yang benar , memiliki barang tapi tidak ada mall, supermarket , kios resmi dll. Saya sama halnya berjualan di kaki lima dan tidak ada payung hukum dan fasilitas perdagangan didalamnya .
Ya tentu saja kentungan yang saya dapatkan dari penciptaan software tersebut merupakan keuntungan setara kaki lima , Misalnya sebuah perusahaan ingin di buatkan web , atau sistem informasi keuangan , SDM dll.
Tapi hal tersebut juga sebenarnya saya tidak ada pada jalur tepat dalam bisnis IT tersebut , contoh tersebut diatas dimana saya membuatkan sistem infomasi bagi perusahaan lain yang dasar bisnisnya sangat berbeda dengan IT . Misalnya sebuah industry makanan kemasan , industry mebel dll.
Tidak adanya teknologi yang dikembangkan dan berhasil saya jual sebagai terobosan di bidang IT , itulah yang menyebabkan keuntungan kita cenderung kecil .
Ambilah contoh kecil dengan bebrapa produk IT seperti HandPhone , untuk produk produk tersebut biaya produksi nya hanya kisaran 30% sd 55% baik itu perangkat keras atau perangkat lunak .
Makanya tidak heran untuk sebuah produk baru dengan fitur baru kita mendapatkan harga yang cukup mahal kemudian dalam 3 bulan harga tersebut turun 22%sd48% dengan alasan produk baru telah muncul. “ itu sebabnya ada Blackbary dengan harga Rp2500.000 bukan , sama lho fiturnya “.
Untuk BrainWare , karena kita tidak punya industry tadi maka kita sebenarnya tidak memiliki orang orang yang memiliki kemampuan atau skill industry . Contoh memiliki kemampuan pemrograman middle ware seperti XML ,J2ME, JCORE dll.
Jadi bila saya menarik kesimpulan sebenarnya tidak ada industry IT di Indonesia sebagai fondasi bisnis TI. Banyak hal yang harus dibenahi dengan ingin digalakan bisnis IT secara benar .
Contoh kecil saja Industri Elektonik dan IT memang memliki keuntungan cukup besar , terutama untuk kalangan kota mertopolitan . Tetapi keuntunga tersebut akan dialirkan kembali dalam bentuk research dan development untuk produk . Makin bertupuknya regulasi dan pemerintah pusat dan daerah dalam penyelengaraan industry saja telah sudah memakan biaya .
Padahal untuk industry Elektronik dan IT hanya bisa 17,8%-25% saja lost costnya , itu cadangan bila terjadi kegagalan produksi yang cukup besar . Lost cost itu termasuk pungutan tidak resmi yang ada di negri ini . Bila sudah melampaui batas tersebut tentunya harus di kaji ulang apakah industri diteruskan apa tidak . Akan di bandingakan dengan permitaan pasar , Bila permintaan pasar masih tinggi masih bisa di lanjutkan , bila sebaliknya maka para investor akan mundur .

Berita21 Jul 2009 05:29 pm

Pada pola yang sederhana era 1990 saya masih mengingat istilah investasi.
Kira kira seperti ini
Negara kita dengan RAPBN nya memberikan keleluasan bagi perusahaan asing untuk mendirikan usahanya di negara kita , dengan berbagai jenis usaha yang ditawarkan oleh negara kita.
Kebijakan investasi pada saat itu adalah penanaman modal terhadap usaha usaha baru yang akan di kembangkan Indonesia.
Bentuk usaha ini berlainan bentuknya , seperti pengembangan dunia industri , pemanfaatan sumbardaya alam yang ada di indonesia kemudian diolah menjadi barang jadi .
Walau dari sendi sendi ekonomi tetap saja kita tidak terlalu mendapatkan keuntungan yang besar .
Tetapi kita masih bisa mencicipi niali dan keuntungan dari exploitasi tersebut walau sebenarnya jumlahnya kecil .
Seperti kita ketahui ketikaseseorang bekerja di tempat pengeboran minyak , gaji yang di terima 10 kalilipat dari gaji dosen misalnya , itu hanya untuk kelas adimistrasi keuangan .
Bahkan ada yang mematok dengan gaji dengan dollar .
Berati masih ada sebuah nilai uang yang dikeluarkan pihak asing pada neagra kita dan pekerjanya untuk pengolahan sumber daya tersebut .
Dengan kata lain kita masih mendapatkan sedikit keuntungan dari apa yang diusahakan pihak asing di Indonesia .
Atau perusahaan industri misalnya , dengan penyerapan jumlah buruh yang cukup besar , dan pengolahan sumberdaya alam yang tersedia di Indonesia , merupakan pilar ekonomi yang fuduamental pada saat itu .
Karena dapat menyerap tenga kerja yang besar dalam satu jenis usaha saja (satu jenis industri menyerap ratusan tenaga kerja ) misalnya satu jenis sepatu dengan label tertentu akan menyerap banyak tenaga kerja .
Berarti ada upah yang diterima oleh masyarakat dengan semua pekerjaan yang telah di rencanakan . dengan kata lain adaya arus uang yang dikeluarkan perusahaan tersebut pada para pekerjanya .
Jenis barangyang dihasilkan bukan saja untuk dalam negeri tapi kwalitas eksport .
Sehingga pada jaman tersebut kita sengan mudah mendapatkan barang kwalitas export di pasar lokal , seperti sepatu bermerek nike , addidas dll, barang barang elekronik sepeti sony , aiwa dll yang merupakan produk kelas dunia.
Hal tersebut terjadi karena adanya kebijakan yang mengatur produk export yang di jual di Indonesia , diturunkan harganya mencapai 45% sd 60% agar terjangkau masyarakat , tetapi hanya di berikan 15%-30%
dari total produksi .
Sehingga pasar lokal masih mendapatkan harga yang murah dibanding barang yang telah ada di negara lain .
Pada saat ini kita sulit sekali mendapatkan barang dengan merk tersebut di pasaran , bila ada di pasaran harganya mencapai 5 kali lipat dari harga merek lain karena industri tersebut sudah tidak ada lagi di Indonesia .
Beberapa industri besar telah banyak hengkang dari Indonesia , dan kebanyakan adalah industri berkelas.
Beberapa industri telah pindah ke negara lain , seperti hallnya sonny dan AIWA (bila ingin melihat puing industri AIWA ada dijalan sukabumi ).
Pada dasarnya industri Elektonik di Indonesia pun bukan FULL INDUSTRI , tetapi adalah assembling atau perakitan komponen yang talah jadi .
Industi penciptaan komponen aslinya berada di negara negara maju seperti jepang , eropa dan Amerika .
Penanaman modal asing tersebut menyangkut hal tenaga kerja yang murah , karena adanya perbedaan kurs mata uang dan kebijakan terhadap investas asing yang berada di Indonesia.
Pada saat itu penduduk Idonesi pun tak sepedat sekarang dengan, pemerintah berhasil menekan jumlah kelahiran denga program KB ( keluarga Berencana sekarang tidak ada lagi menyangkut obat obatan yang mahal harganya) , sekali lagi banyaknya industri obat obatan yang gulung tikar .
Perubahaan ikliminfestasi dari bentuk fisik kemudian beruha dalam investasi modal . Yaitu pembelian sebagian modal perusahaan sebagai tambahan pengembangan usaha .
Penambahan modal tersebut bisa diguanaka apa saja termasuk pembayaran hutang perusahaan .
Kemerosotan ekonomi di Indonesia menyebabkan desakan luarnegri untuk membuat pasar modal alasanya agar perusahaan yan mengalami masalah bisa di bantu permodalannya dengan penanaman modal asing .
Nilai saham atau penguasaan modal asing di batasi 49 % saja sehingga perusahaan perusahaan di Indonesia bisa mengatur perusahaannya tersebut .
Tetapi sekarang paradigma tersebut berubah , drastis !
Investasi terhadap perusahaan yang ada di Indonesia terhadap perusahaan yang sudah lama berdiri dan masuk pasar modal di dorong untuk meningkatkan jumlah modalnya diatas kemampuan perusahan tersebut .
Alhasih banyak perusahaan yang terpaksa menjual assetnya pada investor luar negri, sehingga kepemilikian menjadi berpindah tangan .
Kita ambil perbankkan Indonsia, bebrapa telah telah di jual dengan kepemilikan modal asing keseluruhan .
Beberapa di juah pada investor Singapure , Hongkong , China .
Segala operasi dan transaksi perbankan telah di berikan pada investor asing tersebut …. artinya jumlah uang ditbungkan di bank tersebut akan diketahui oleh pihak asing , dan segalamaca transaksi bisnis kita akan di catatkan pihak asing tersebut .
Dengan kata lain kegiatan dan aktifita ekonomi kita telah dapat di pantau dan di kuasai pihak asing .
Beberapa BUMN juga sudah beralih kepemilikanya menjadi milik asing .
Sedangkan kita msih banyak hutang … bagai mana kita membayarnya …
Atau kita tak usah bayar saja ya …..
cape bayar hutang terus apalagi cuma bayar bunganya saja …………
Oh iya lupa saya masih bingung arti investasi dan arti menjual ….
Refisi ya

Berita20 Jul 2009 12:18 pm

Sejak tahun 1998 , kehancuran ekonomi akibat melonjaknya mata uang dolar terhadap rupiah .
Maka disinyalir telah ratusan perusahaan dan industri yang bagkrut dan gulung tikar .
Perusahaan besar tidak dapat bertahan pada iklim ekonomi yang tidak menentu .
Tingginya harga dollar pada saat itu membuat banyak perusahaan yang tidak dapat membayar hutang jangka pendeknya , serta banyak perusahaan yang mengandalakan bahan baku industri berasal dari luar negri seperti misalnya kimia dan berbagai jenis produksi seperti industri plastik fiber , karet ,dll.
Pembelian bahan baku yang tinggi karena pembeliannya berdasarkan dolar .
Perusahaan yang memiliki dasar bisnis industri banyak mengalami kebangkrutan , di sertai dengan lemahnya keamanan dan kondisi sosial politik .
Dampaknya mendalam setelah tinnginya harga dolar disertai tidak stabilnya ekonomi dan keamanan , seluruh perusahaan asing yang berada di Indonesia hampir secara keseluruhan mulai bebenah untuk pergi dari Indonsia .
Orde baru mencanangkan era tingga landas denga RAPBN nya , yang pada akhirnya menjadi tinggal landasan .
Indonesia seperti hancur , boleh dikatakan seperti mengalami rerfolusi.
Dampaknya terasa sekali setelah masuk 2 tahun masa krisis kita berusaha bangkit dari keterpurukan ekonomi .
Bukan hanya kita saja yang mengalami hal tersebut, akan tetapi beberapa negara ASEAN sama sama mengalami keterpurukan.
Pemicu kenaikan Dollar terhadaap beberapa mata uang ASEAN adalah kegiatan pasar UANG atau valas yang dimainkan oleh serang GEORGE SORROS, pilang kaliber dunia yang menjalankan monetering terhadap beberapa mata uang ASEAN termasuk diantaranya adalah rupiah .
Dengam melakukan pembelian mata Beberapa mata uang ASEAN dan melepaskanya lagi di pasar , dengan harga murah dan saat yang betul betul tepat yaitu pada saat kita harus membayarkan hutang kita ke negara negara maju dimana kita berhutang .
Maka bisa kita bayangkan kita tidak dapat membayarkan hutang , dengan ditambah paniknya dunia usaha untuk memborong dollar . maka terjadilah kenaikan nilai mata uang dollar di Indonesia.
Nilai rupiah yang turun terus karena tidak laku di pasar uang dunia . Semakin mengakibatkan dengan terpaksa maka perusahaan perusahaan yang menggandalkan bahan baku dari hasil import mengalami kebangkrutan .
Tahun 2000 saat millenium , perusahaan perusahaan di indonesia banyak melakukan pemberhentian prosses dan merumahkan ribuan karyawannya .
Sampai tahun 2002 perusahaan asing mulai kewalahan dengan banyaknya demo Buruh di dalam negeri , karen semakin tingginya perminataan dari beberapa partai buruh untuk menaikan upah minimum rata rata buruh .
Sebagian perusahaan asing yang berada di indonesia merasa terpojokan dengan keadaan seperti itu , maka diadakan negosiasi dengan berbagai pihak . Ada yang mampu bertahan di Indonesia ada pula yang menganggap negara kita sudah tidak kondusif dan menarik lagi untuk investasi .
Beberapa perusahaan mualai mengepaki barang barangnya untuk menutup usahanya di Indonesia, beberapa diantaranya pindah kebeberapa negara berkembang yang mirip sosial budayanya dengan Indonesia , seperti Vietnam , Laos , bahkan Kamboja yang pada saat itu baru pulih dari perang saudara .
Dengan adanya investasi asing dan banyaknya daya tampung kerja di mana mana , beberapa negara tersebut menjadi stabil , baik ekonomi dan politiknya .
Kegiatan pemulihan ekonomy terasa sangat cepat di bantu berbagai element masayarakat , seperti Laos , Kamboja , bahakan Vietnam . Sama sama memiliki akar budaya yang sama dan religi yang sama , kuil , vihara menyumbang pada negra untuk memakai perbendaharaan kas , di sumbangkan untuk pemulihan ekonomi di negara tersebut .
Alhasil dari semua hal tersebut adalah makin kuatnya perekonomian dan keuangan negara untuk menyokong infrastruktur dan lahan industri di negara tersebut .
Tidak hanya di bidang industri saja hal tersebut di kembangkan tetapi beberapa hal lain yang turut membangun perekonomian negara seperti pariwisata .
Kita mengalami banyak guncangan terhadap sektor ini, puncaknya adalah pengeboman bali .
Banyak peluang yang berusaha di tempuh oleh negara negara di ASEAN , yaitu berusaha mengambil kesempatan yang lepas dari Indonesia sebagai negara wisata nomer 1 di ASEAN pada saat itu .
Keuntunagan dari wisata pada masa jaya nya di Indonesia , bisa menutup anggaran 30% RAPBN . Tanpa kita mengeluarkan biaya yang terlampau besar sebagai investasi .
Pada saat itu pengeluaran untuk wisata di Indonesia bisa ditutup oleh penghasilan perorang yang bekerja di sektor pariwisata .
Sektor pajak wisata yang cukup besar sudah dapat di tutup dengan banyaknya turis mancanegara yang datang ke Indonesia .
Nilai tukar Rupiah yang sukup tinggi terhadap dollar hanya rp 2400 / 1 dollar merupakan harga yang pantas .
Pemeliharaan daerah wisata yang di kembangakan sendiri oleh penduduk lokal sudah dapat menutup anggaran yang harus dikeluarkan oleh pemerintah pusat .
Pada jaman tersebut kita mengalami banyak surplus dari kegiatan wisata .
Tingkat industri yang lemah tidak menjadi soal yang serius dalam memngelola anggaran belanja negara .
Pemerintah pusat tidak mengaluarkan anggaran terlalu besar dalam melakukan pemeliharaan terhadap infrastruktur di daerah, karena pemerintah daerah sudah dapat mencukupi kebutuhan daerah masing masing yang ratarata 30 % tersebut dari anggaran pariwisata.
Industri rumahan , kerajinan, mebel ukiran dll merupakan salah satu faforit para tamu mancanegara yang datang ke indonesia.
Kebijakan Export yang ketat tidak menjadi soal para pengusaha untuk terus berusaha, karena dibalik semua itu masih dapat di raih kuntungan yang sesuai dengan apa yang sudah di keluarkan sebagai modal .
Itu terjadi sebelum tahun 2003 pengeboman bali .
Kenyataan tersebut menjadi terbalik setelah insiden tersebut .
Tahun 2004 malaysia mulai mengenbangkan sayap dengan wisata dan maskapai penerbanganya Beberapa tempat di negara ASEAN mulai mencanangkan kunjungan wisata . Termasuk Vietnam  , Laos , Kamboja beberapa negara tersebut sebenarnya telah kehilangan potensi pariwisata karena perang saudara , tetapi pada akhirnya daerah wisata mereka adalah puing puing akibat perang tersebut . Ironis memang tetapi hal itu menjadi kenyataan pahit ketika travel warning dari setiap negara sumber wisata di indonesia di kumandangkan .
Tahun tahun berikutnya , dampak dari semua hal tersebut adalah otonomi daerah yang berusaha di luncurkan, hal tersebut logis sekali dikarenakan banyaknya pemerintahan pusat yang sudah tidak dapat realisasikan lagi dengan pendapatan daerah sekarang .
Dengan runtuhnya industri di berbagai sentera industri , maka pendapatan daerah dari pajak industri sangatlah kecil .
Beberapa industri yang masih berdiri sekarang sering mengeluhkan tingginya pungutan dan pajak daerah . Dilain pihak pemerintah daerah merasa kurangnya pemasukan dari sektor industri .
Rata rata komponen industri yang bertahan di setiap daerah sekarangan hanyalah kisaran 25%-40% saja . Dilihat dari puncak kejayaan industri sebelum tahun 1988 .
Beberapa negara ASEAN sekarang telah bangkit , dengan hilangnya negara indonesia sebagai negara kompetitor utama dalam persaingan bisnis , maka peluang untuk mereka meningkatkan ekonomi semakin lebar .
Negara indonesia merupakan negara yang di sorot oleh mata dunia .
Beberapa hal yang diungkapkan oleh Presiden US sekarang Barrak Obama sewaktu berkunjung ke kairo . Indonesia di sebutkan sebagai negara yang memiliki toleransi beragama yang tinggi .
Beberapa kali disebutkan kita sebagai negara percontohan dalam memelihara kerukunan umat beragama .
Hal tersebut merupakan promosi yang bernilai cukup tinggi dalam kancah politik Indonesia di mata Internasional . Hal tersebut memiliki nilai yang positif untuk kelancaran usaha dan bisnis di Indonesia.
Kominikasi kita dengan dunia internasional mulai terbuka kembali .
Nilai transaksi bisnis dan perdagangan makin membaik .
Kita lengah dengan berbagai pesta politik di negara Ini sehingga banyak biaya , kerja dan tanggungjawab di tinggalkan dalam pengawasan .
Kelemahan ini kan di bayar mahal untuk beberapa bulan kebelakang .
Beberapa sendi bisnis , terutama perjanjian transaksi perdagangan beberapa mengalami pembatalan . Kerugian internal sangat tinggi pada saat kita mempromosikan negara Indonesia di mata dunia dengan mengundang Manchester United di Indonesia .
Nilai jual Wisata Indonesia akan mulai dari nol .
Beberapa fuduamental usaha dan bisnis kita akan kembali lagi pada grafik awal kebangkitan ekonomi kita .
Kekuatan ekonomi kita di dunia internasinal sedikit banyak akan melemah .
Pengamat ekonomi kita banyak membantah karean pada kenyataanya tidak ada gejolak besar dalam perekonomian , diantaranya pasar modal .
Tapi pasar fuduamental kita seperti industri dan wisata .
Contoh soal tanpa Bom saja sebuah perusahaan industri obat nyamuk di wilayah industri Bogor membangkrutkan diri dalam 2 minggu terkhir dengan merumahkan sekitara 450 karyawan tetap , sebagai buruh , dan 31 karyawan kantor .
Beberapa industri obat obatan yang berada di kawasan industri Lido arah sukabumi juga demikian .
Boleh diperhatikan sebenarnya beberapa industri tersebut memiliki nilai keuntungan cukup tingi , contoh obat nyamuk bakar , itu berdasarkan sebuk gergaji atau limbah kayu , di berikan cairan kumudian dan pewarna dan melalui proses pengemasan dan promosi maka memiliki keuntungan cukup besar. Bila kita pertanyakan mengapa hal tersebut bisa terjadi ?, maka jawabanya adalah nilai penjualan di daerah sudah semakin turun . Nilai penjualan obat nyamuk bakar sudah mendekati nol , sedangkan ada pengeluaran yang harus dikeluarkan perusahaan setipa bulanya .
Bila di biarkan hal tersebut berlarut larut maka bisa terjadi pegawai yang dirumahkan tanpa di bayar persangonnya akan lebih banyak .
Maka untuk menghindari hal tersebut dilakukan lebih awal .
Keadaan kas perusahaan yang terus menipis serta asset yang dapat diuangkan tidak terlampau besar maka segala pertimbangan tersebut masuk akal, walau penuh pengorbanan .
Contoh diatas merupakan salah satu kasus yang banyak sekali terjadi pada kurun waktu tahun 1998 sampai dengan 2002.
Kita tidak mengerti apakah sisa dari perusahaan industri ini akan bisa bertahan di kemudian hari atau tidak .

Berita25 Jan 2009 07:52 am

Teori ekoomi sudah lama menjelaskan  mengapa pasar yang tidak di regulasi mampu mengkoreksi diri mengapa diperlukan regulasi , mengapa dapa peran penting yang di mainkan pemerintah dalam perekonomian . Tapi banyak kalangan , terutama terutama mereka yang berkecimpung pada dunia pasar uang membangun fuduamental baru dalam pasar .

Pasar tidak dapat mengkoreksi diri sendiri , juga dalamkeadaan down turn ekonomi paraah sekalipun , kebijakan moneter sendiri pun tidak dapat efektif .

Amerika dilanda kridir macet perumahan , asuransi yang menjadi tulang sosiality masyarakat amerika runtuh , dana cadangan untuk tutupi defisit dipakai dana perangan .

Proses pengucuran dana untuk perbaikan ekonomi akan menadi liquiditi trap bagi amerika . karena ketidak mampuan badan moneter negara untuk meningkatkan kegiatan ekonomi ..

Chaimain US federal Reserve Ben Bernanke telah berusaha keras untuk menahan  tudingan keras pada fed yang telah melakukan downturn ekonomi yang bertambah mendalam , sama seperti kasus fed depresi besar yang ada di amerika menyebabkan bangkrutnya bank.

Banyak kaum neoliberal ambil kesempatan  untuk deregulasi ekonomi dan menguntungkan beberapa keolmpok saja . Pasar keuangan menaruk banyak keuntungan dari terbukanya transaksi pasar uang. Keuntungan amerika tuk bisa jual dollarnya kepasar beresiko menyebar spekukasi ke seluruh dunia , menguntungkan memang untuk perekonomin dalam negri dan pasar uang .

Juga beresiko dalam sistem perekonomian real , produk amerika terasa mahal , dan tidak ada yang berani membeli .

Tapi mereka bisa mainkan nilai pasar uang ….

Pemerintah federal mengalami banyak kerugian triliunan dolar.

Harapan dunia termsuk Indonesia adalah pemerintahan Baru amerika bisa membantu negara negara berkembang termasuk Indonesia…

Tipis harapan tersebut ,dalam 3 tahun kedepan mereka akan merealease besar besaran moneter dalam negri mereka .

Jangan terlalu berharap…. realitanya saja sekarang mereka tutup besar besaran import dari Indonsia , untuk 6 bulan kedepan barang kwaliti export seperti garment, kayu olahan ,  makanan jadi export boleh dikatakan tidak ada export.

Tujuannya pengiritan , dan tidak ada prilaku konsummtif.

Rakyatnya semua setuju …… patriotik ya … mendukung kebijakan ekonomi pemerintah yang baru .

Kita yang mengais Dollar gimana ?….

Huu  huuu huuu…..

Berita25 Jul 2008 07:54 pm

Pesta demkrasi Indonsia di mulai hari sabtu tanggal 12 – Juli- 2008 .

Semua partai siap siap melakukan manufer politik untuk merebut hati rakyat .

Banyak partai akan memulai beraksi dengan berbagai cara, dan setupuk program telah disiapkan, menjalankan aksi kampanye dan setumpuk kegiatan sosial yang mungkin untuk di jalankan.

Banyak strategi akan di jalankan.

Dengan memposisikan sebangai  partai harapan yang bisa membuka era baru bagi bangsa ini .

Dengan setumpuk kegiatan sosial sebagai pemicu awal langkah kampanye.

Kegiatan sosial memang sebuah kegiatan yang paling efektif untuk masuk dalam system kerakyatan .

Sebabnya rakyat memang sedang merasa berat dengan keadaan ekonomi yang ada sekarang .

 Dengan berbagai kegiatan sosial masyarakat pada saat kampanye akan merebut simpati yang cukup tinggi , dan sebagai pemicu untuk pengumpulan massa yang cukup besar .

Kegiatan tersebut akan memakan sejumlah dana yang cukup besar jua .

Berbagai anggaran telah disusun untuk merealisasikan kegiatan tersebut .

Dengan anggaran yang cukup besar berati ada kesempatan untuk menjaring pengikut yang cukup besar.

Perlu dana yang cukup untuk realisasinya.

Para kader mulai sibuk melakukan proses pengumpulan dana untuk kas partai .

Jumlahnya wooow… lumayan.

Dari mana ?….dari sumbangan para kader .. dan simpatisan pada partai tersebut …. Sipatisan dan kader tersebut dari mana … ya banyak sumber  tergantung dari profesi masing masing diamana kader simpatisan itu kerja ….., berapa yang di berikan pada partai ?…  variasi jumlahnya .

Ada proses timbal balik katanya …. Bila pekerjaan simpatisan tersebut di dukung oleh partai maka ya sudah barang tentu harus mendukung juga kegiatan partai . “Itu hukum ekonominya “.

Sebarapa banyak kader yang benar benar di dukung oleh partai ?, ga punya nilai kepastian tapi memang jaman telah nyak berubah dimana partai merupakan salah satu kuda tungganyan dalam menjalankan  visi apapun .

Dukungan partai begitu besar dalam dunia bisnis ?, karena dengan partai maka bisnis akan semakin lancar.

Bisnis semacam apa ?, dan apa  ya bisnis yang memerlukan keuatan politis sebagai ujung tombak .

Politis didalamya mengandung unsur apa saja ?

Cukup banyak dua diantaranya :   Hukum, Kekuasaan.

 Semua faktor kelas atas yang menguasai system biasanya digunakan dalam system politik .

Permasalahanya adalah bisnis apa yang dapat menguntungkan dalam memegang hal hal kelas atas tersebut ?

Y a semuanya yang berhubungan kelas atas ….

Dan para kader tersebut harus pandai memakai kuda tundangan tersebut untuk meraih sebuah nilai keuntungan, demi kebaikan partainya juga .

Makin kuat kuda tunggangan mereka makin besar kekuasaan yang bisa di nikmati.

 Untuk memperkuat kuda tunggangan tersebut harus di beri supplement terbaik tentunya .

Pemberian supplement tersebut memerlukan dana yang cukup besar .

 Tidak salah kalau banyak wakil rakyat yang di DPR berupaya denganberbagai cara mendapatkan uang dengan cara beramai ramai jadi makelar dalam berbagai transaksi penjualan dan pembelian .

Itu hanya satu bagian  dari usaha yang dijalankan para keder partai tersebut .

Banyak lagi ….

Masalahnya proses tersebut adalah proses yangpaling mudah untuk di jalankan . tanpa modal dan pengorbanan tertentu , akan menghasilkan sejumlah uang.

Modalnya adalah tadi “ Kekuasaan dan  Hukum ”

Bukan merupakan modal material yang harus di olah sehingga menjadi sesuatu yang dapat di jual dan dikatakan menghasilkan keuntungan .

Seseorang yang memegang kekuasaan dan  hukum tidak memerlukan material atau uang sebagai modal usaha .

Sedangkan kebutuhan individu kita masing masing adalah kebutuhan material  dan uang .Sandang , pangan , dan tempat tinggal,  dan semua itu kita dapatkan karena ada payung hukum , sosial, budaya dll

Tapi sebagai satu Contoh kecil saja .

Kita tidak dapat mendapatkan sepotong baju dari hasil kekuasaan , hukum, sosial dll.

Sepotong baju didapat dari hasilkan dari pengolahan bahan baku berupa, kapas yang telah tumbuh pada pohon kapas , ulat yang menghsilkan kepompong ,domba yang menghasilkan bulu atau bahan sintetis lain  yang dalam prosesnya memerlukan pengorbanan tenaga dan biaya dan di beli oleh uang sebagai alat tukar yang berukuran .

Masuk pada proses pengolahan bahan baku tersebut  pembersihan , pemilihan bahan baku , dan dimasukan dalam bentuk sebuah proses pemintalan , rajut , pewarnaan , sehingga menghasilkan kain, dan memiliki nilai .

Kain akan mengalami proses perancangan , desain , pemotongan , perakitan sampai bisa terbentuk baju dengan nilai jual .

Nilai tersebut kita tukar dengan proses pembelian dengan uang  yang setara dengan yang ditawarkan setelah memasuki prosese ditribusi  kepada penjual.

Di semua bagian memiliki nilai keuntungan masing masing agar dapat ditukarkan dengan kebutuhan yang lain.

Tapi ada bentuk lain yang mengatur system tersebut diantaranya adalah “hukum”.

Untuk apa . Melindungi barang yang telah dihasilkan tersebut . dapat dirasakan oleh pihak pembeli dengan rasa aman dari kejahatan.

Hukum mendapatkan pembagian nilai dari hasil keuntungan tersebut .

Tetapi karena hukum bergandengan dengan kekuasaan , akam nenjadi  satu mahluk buas yang dapat menghetikan kegiatan tersebut diatas , bahkan merampasnya dengan paksa.

Dibawah kata merampas banyak yang dapat di pakai , mengancam , melakukan tekanan dll.

Dengan Hukum dan kekuasaan itulah maka contoh  tadi tersebut tunduk .

Tapi kalau mahluk buas tersebut dapat memiliki hari manusia dan fikiran manusia maka akan menjadi diakan kekuasaan dan hukum manusiawi .

Politik memiliki dua bagian tersebut …..

Partai  memiliki dua bagian tersebut ……

Jadi hati hati dalam menentukan pilihan anda …..

Berita09 Jul 2008 02:07 pm

Tahun ini ekonomi Indonesia makin berat

Dengan  kinerja PLN yang semakin jelek Presiden RI ,Susilo Bambang Yudoyono dapat surat gabungan pengusaha Jepang yang memiliki perusahaan di negeri ini .

Lisrik yang Byar Pet , mengganggu kinerja kerja pabrik atau sistem produksi yang berjalan, dan akan mengakibatkan kerugian .

Surat ini sebenarnya sudah dari awal 2008 akan diluncurkan tapi masih ditangguh para pengusaha Jepang tersebut . Karena pemerintah memberikan tanggapan  perusahaan masih dapat meraup untung dari produksi .

Sekarang mereka sudah mulai mengalami kerugian akibat Byar Petnya PLN , surat tersebut bukan surat sembarangan yang hanya bisa di  anggap enteng . Karena suratnya sudah berujung ancaman hengkangnya 400 perusahaan berbasis manufaktur yang ada di Indonesia.

Kalau ancaman ini di biarkan saja , munkin siap siap aja ada proses PHK besar besaran lagi di Negri ini .

Kalau krisis Energi yang di buat buat ini di biarkan saja munkin negara ini akan semakin miskin, untuk membiayai makan rakyatnya aja sudah tidak mampu lagi .

Investor sudah enggan menanamkan modal di Indonesia dan sekarang yang ada mau hengkang alias ngabur.

Untuk hal tersebut diatas sepertinya kita harus siap siap juga menanggapi kenyataan yang akan datang, apa perlu kita kita juga hijrah mencari rejeki di negri orang lain karena negeri ini dah seret tuk cari rejeki .

Pengolahan sumber daya alam yang kita pecayakan pada pemerintah ternyata tidak dapat di gunakan untuk kesejahteraan rakyatnya.

Sebenarnya dengan kekayaan alam yang diolah dengan baik seseorang  dapat menjadi kaya, contoh lah Bakrie dengan pengalahan gas alam yang mengakibatkan sorong sidoarjo tenggelam, katakan gagal bisa menumpuk kekayaan 8 triliun Dollar. Seperti di unkapkan salah satu jurnal ekonomi luar negeri.

Sekarang pertamina yang dal puluhan tahun ngurus minyak bumi, selalu membuat laporan keuangan yang defisit  pada negara ?, padahal era 1975 kita bisa beli pesawat udara untuk 2 skwadron udara, berjumlah 24 pesawat tempur cash dari hasil penjualan minyak mentah, dan hanya dalam kurun waktu satu tahun penjualan saja .

Minyak mentah naik , harusnya kita untung ko jadi buntung .

Pasokannya ga cukup ?, ga juga , kalau saja ada orang yang mau cari tau kemana minyak lepas pantai kita di drop  pasti mati .

Sama kasusnya dengan tahun 2005 pengungkapanya penyelundupan minyak tidak diteruskan.

Kita kehilangan jejak untuk menyelusuri faktanya .

Karena uang yang menyebar di lapangan juga cukup besar  , sekali bagi saja terbeli rumah skala 45/92 daerah perkotaaan, itu tuk kelas bawah .

Jadi perlukah lembaga pemerintah yang bernama PERTAMINA di bubarkan?

Bukan di bubarkan tapi harusnya ganti personil yang benar benar profesional di gaji oleh pemerintah tuk urus dengan benar, dan diawasi ketat seperti  DPR sekarang yang ternyata….

Oke lah kita lihat tahun kedepan … apa yang terjadi …

Cannot create QuickStats table. Database user does not have CREATE priviledge.