mahasiswa26 Jun 2008 12:37 am

Akhir-akhir ini dengan kenaikan BBM, kegiatan demo kembali marak, cuma menurut pandangan mataku koq rada NORAK. Mengapa aku menulis kata NORAK, karena menurut terawanganku roh demo saat ini ada beberapa hal yang perlu di lihat :

  1. Benarkah tujuannya hanya sekedar demo BBM, kelihatannya lebih berusaha mencari momentum sejarah mengulang ketika reformasi menjatuhkan Presiden Suharto, sekarang diarahkan untuk menjatuhkan Presiden SBY. Jadi kalau sekarang juga berhasil, para pendemo memiliki kepuasan tersendiri, tapi apakah ini akan memperbaiki situasi?
  2. Kegiatan demo lebih dikuasai kegiatan pengrusakan, alias mengedepankan OTOT dari pada OTAK. Ini bisa dilihat dari huru-hara yang ditimbulkan, kemacetan, membakar mobil, merobohkan pagar.
  3. Mengacu poin dua, perlu diteliti lebih lanjut, apakah mahasiswa yang mendemo termasuk ke KIPER (kelompok IP rendah), KIPAS (kelompak IP pas-pasan) atau KEPITING (kelompok IP tinggi). Aku kuatir kalau di survei atau disederhanakan, mahasiswa yg berurusan polisi ditanya berapa IPKnya…..jangan-jangan KIPER.
  4. Mengacu poin dua dan tiga, pada MALARI 1974 saja demo di jalan juga melahirkan produk ‘intelektual’ buku putih. Demo sekarang koq model jalanan-preman. Aku tidak berhasil menemukan produk intelektual, baik di cetak, terlebih-lebih di Internet. Atau aku memang bodoh utk menggunakan search engine?

Hai para mahasiswa, generasi muda dan calon intelektual kita. Kita harus membalik, jangan katakan : “kita lakukan ini karena contoh dari para pimpinan”, tapi katakan : “hai pimpinan lihatlah contoh apa yang telah ku lakukan”. Jadi mulailah para mahasiswa melakukan demo yang indah dan cerdas. Seperti pembahasan secara intelektual ttg BBM, kalau perlu dengan beragam bahasa dan disebarluaskan secara nasional dan internasional, bukan saja dengan cara bawa poster mengeblock jalanan, membakar ban.

SELAMAT BERDEMO DENGAN DAMAI DI HATI, DAMAI DI DUNIA DAN DAMAI SELALU.

2 Responses to “DEMO MAHASISWA TERKINI”

  1. on 01 Aug 2008 at 9:58 am Topik

    terkait dengan postingan anda saya juga ingi bertanya kepada anda yang selaku dosen. apa menurut anda, Maftuh Fauzi (mahasiswa yg meniggal akibat tragedi UNAS), patut dianggap sebagai pahlawan ??? karena saya sendiri sebagai mahasiswa, tidak melihat 1 pun point penting yg telah dia perbuat sehingga bisa dianggap sebagai pahlawan..

    salam..

  2. on 01 Aug 2008 at 11:40 am iwayan

    Masalah Maftuh Fauzi, saya tidak memiliki data yang memadai tentang sepak terjang dia, baik secra insak akademisi (mahasiswa) ataupun sebagai masyarakat sosial.
    Pertanyaan apakah bisa dikatakan sebagai pahlawan? Jawaban dapat beragam dari sisi mana. Kalau mengacu kepada kaidah hukum untuk pahlawan nasional ini jelas belum dapat dikatagorikan sebagai pahlawan. Menurut pendapat pribadi, saya akan mengatakan hal yang sama ‘apakah layak sbg pahlawan’ karena katagori saya pribadi yg dimaksud pahlawan adalah orang yg bekerja keras tanpa pamrih untuk kepentingan orang banyak dan pribadi, sementara ini informasi ini saya tidak dapatkan dari alm Maftuh F. Jadi saya belum berani menggolongkan sebagai pahlawan, kecuali dibelakang hari ada fakta yang mendukung bisa saja pandangan ini berubah

Trackback this Post | Feed on comments to this Post

Leave a Reply

*
Untuk membuktikan bahwa anda bukan spam engine, mohon ketikkan kata2 disamping ini pada kolom dibawah ini.
Anti-Spam Image

Cannot create QuickStats table. Database user does not have CREATE priviledge.