irianto Blog

05 May, 2010

Efek Blur Sederhana dengan GIMP

Posted by: irianto In: manipulasi

25494_gimpGIMP sebagai perangkat lunak manipulasi gambar yang gratis ternyata memiliki sederet kemampuan yang tidak kalah hebatnya dengan perangkat lunak sejenis yang berbayar, antara lain dapat digunakan untuk menambahkan efek pada image foto.

Berikut sekilas langkah-langkah menambahkan efek blur pada foto

  • Siapkan foto yang akan diedit, disarankan foto yang akan diedit adalah foto orang yang kita sayang, sehingga lebih semangat mengerjakannya.

new-1

  • Mari melakukan seleksi, salah satu cara melakukan seleksi suatu objek yang cukup mudah adalah dengan Metode Quick Mask. Cara mengaktifkan quick mask adalah dengan melakukan klik toggle quick mask pada pojok kiri bawah window image atau dengan menggunakann shortcut Shift + Q. Hasilnya adalah

new-2

  • Gunakan Paintbrush tool untuk mulai melakukan seleksi. Pastikan warna foregroundnya adalah putih. Lanjutkan dengan paintbrush pada gambar yang mau diseleksi, jika ada kesalahan kita dapat mengembalikan warnanya, caranya dengan mengubah foregroundnya menjadi warna hitam kemudian paintbrush lagi untuk koreksi…shortcut penting di GIMP:
    [ = untuk memperkecil ukuran brush
    ] = untuk memperbesar ukuran brush
    + = untuk zoom in
    - = untuk zoom out,
    Hasilnya akan seperti dibawah… jangan lupa untuk zoom in untuk detail-detail yang kecil

new-3

  • Setelah selesai melakukan seleksi matikan lagi toggle quickmask yang ada di pojok kiri bawah tadi atau tekan Shift + Q, maka otomatis akan menjadi selection.
  • Untuk lebih mengekspresikan bentuk lekuk- lekuk tubuh lakukan Select -> Feather… masukkan nilai 18 pixel
  • Lakukan Invert untuk membalik seleksi Select -> Invert ( Ctrl + I )
  • Filter -> Blur -> Motion Blur dan atur seperti ini
  • new-41

  • Hasil Akhirnya:
  • jadi

27 Jan, 2009

Menambahkan RAM dengan USB Flash Disk atau MC

Posted by: irianto In: Uncategorized

Menambah memory (RAM) adalah salah satu cara terbaik untuk meningkatkan performa. Tapi memory tidaklah murah, dan susah dipraktikkan untuk pengguna awam. Pada Windows Vista sudah dikenal dengan nama ReadyBoost, sebuah konsep menambah memory tanpa menggunakan keping RAM. Anda bisa memanfaatkan flash memory seperti USB flash disk dan memory card (MC).

Anda bukan pengguna Vista ? Anda masih menggunakan XP ?
Jangan khawatir, anda tetap bisa menggunakan fitur ReadyBoost pada Windows XP.

Untuk meningkatkan performa di XP dengan menggunakan tambahan flash disk persis seperti di Vista, anda bisa memanfaatkan eBoostr. Aplikasi ini sanggup bekerja dengan 4 perangkat sekaligus hingga 4 GB per perangkat.

Berikuti ini sedikit, cara pemakaianya..

  1. Install eBoostr seperti biasa, jalankan crack-annya lalu restart komputer anda
  2. Setelah restart, eBoostr akan langsung diaktifkan. Pada jendela yg muncul pilih yes
  3. Pilih perngkat yg akan dijadikan cache, dalam hal ini tentu saja flash disk atau MC anda (dalam keadaan terpasang pada komputer). Kemudian tentukan juga kapasitas cache yg diinginkan
  4. Tunggu sebentar hingga muncul jendela “Do you want to build the cache file on the device now?” pilih yes, lalu tunggu sampai proses selesai

Apabila proses diatas selesai maka didalam flash disk atau MC anda terdapat file dengan ukuran/size yg sangat besar (sesuai dgn pengisian jumlah cache diawal), jadi anda jangan kaget dan file ini tersembunyi/hidden. Flash disk atau MC yg dipakai untuk eBosstr, tetap bisa dipakai untuk menyimpan file lain asalkan mempunyai ruang yg cukup.

Untuk menambahkan RAM pada komputer, anda hanya tinggal me-colok-an flash disk atau MC ke komputer yg telah ter-install eBoostr.

(dari berbagai sumber)

26 Jul, 2008

antena helix untuk wifi…….asik juga

Posted by: irianto In: Uncategorized

Ngenet pake wifi sekarang jadi tren di kalangan mahasiswa. Apalagi sekarang hotspot ada di hampir semua lantai. kalo yang diruangan sih bisa pake LAN kabel, dan kecepatannya memang mantap. Cuma mo cerita aja sih…pada waktu itu jaringan internet via kabel di kampus D gd 3 lag down. Jadinya nggak bisa konek ke internet. Setelah tanya kesana-sini, dikasih tahu bahwa jaringannya tersambar petir, tetapi kalo mau pake hotspot sih masih dimungkinkan. Kemudian kupasanglah card wifi PCI di PC. Apa daya, sinyal wifi yang tertangkap hanya 1 bar, itu pun kadang ada kadang tidak. Pikir punya pikir, terpikirkanlah untuk membuat penguat sinyal, tapikan sulit pastinya membuat rangkaian elektronika untuk sinyal 2,4 GHz. Berarti, antena pada card wifi gainnya harus lebih kuat (ganti antena). Maka dibuatlah antena helix yang beroperasi pada frekuensi 2,4 GHz (thanks to JD Kraus dan bukunya Antennas).

Setelah dipasang..waw….sinyal bertambah jadi dua bar (stabil), hotspot yang terdeteksi bertambah jadi 3 (tadinya cuma 1).

Kembalilah dunia ini jadi indah…dunia dapat dilihat melalui monitor komputer….

13 Aug, 2007

Hak Siar…Kebiasaan vs Profesionalisme

Posted by: irianto In: Uncategorized

Setelah stasiun televisi Trans 7 dipastikan tidak menambah durasi hak siar mereka atas English Premier League (EPL) alias Liga Inggris, perebutan right pun tercipta. Baik stasiun lokal maupun operator televisi berlangganan sama-sama melancarkan bidikan guna memenangi perang.

Sebetulnya pantaskah perebutan itu? Jika menilik aspek jumlah pemirsa yang bakal tersedot untuk menikmati tayangan berkelas dari klub-klub terbaik ranah Inggris Raya tersebut, kita akan langsung menganggukkan kepala tanda setuju.

Ambil contoh laga terakhir antara Manchester United kontra Arsenal di Old Trafford, 17 September 2006. Total 75.595 orang hadir langsung di stadion kebanggaan Red Devils itu. Sebanyak 40-an ribu pendukung fanatik maupun netral melihat partai ini di pub-pub dan kafe-kafe yang tersebar di pelosok negeri.

Lebih bombastis lagi, ada sekitar 3,4 juta warga Inggris yang menyaksikannya lewat saluran televisi berlangganan Sky. Menurut riset yang dilaporkan The Independent, siaran langsung big match ini mencakup 201 negara. Kesimpulannya, coverage global menyapa 613 juta rumah di muka bumi!

Berbekal pemirsa berjumlah fantastis seperti itu, wajar hak siar untuk televisi di luar Inggris pun terjual dengan total 625 juta pound (sekitar 11,67 triliun rupiah). Harga untuk durasi tiga musim (2007/08 hingga 2009/10) ini mengalami peningkatan dua kali lipat ketimbang periode sebelumnya.

Kita tak akan masuk terlalu jauh ke dalam teritori perebutan hak antara B Sky B dan Setanta Sports, yang uniknya justru berkolaborasi untuk menayangkan EPL mulai kompetisi ini. Di region Asia, perang hak siar itu sendiri terbilang cukup menghebohkan.

Perang 450 Perusahaan Asia

Saat tender dibuka pada September tahun lalu, ada 450 perusahaan yang ikut terjun dalam bursa. Masing-masing partai mengusung penawaran beragam. Setelah sempat terkikis hingga 130 perusahaan yang konon bertindak atas nama 208 negara, akhirnya cuma 81 deal yang tercipta.

Jumlah ini bukan semata hak siar doang, tapi juga tayangan yang bersifat tambahan seperti program spesial yang dibikin EPL, sesuai permintaan pemenang deal. Seperti dugaan para pengamat ekonomi dan bisnis, wilayah Asia muncul sebagai “pembawa uang” terbanyak.

Maklum, sejak mengudara secara kontinu di Benua Kuning terhitung akhir dekade 80-an, EPL seakan begitu mengakar dan telah menjadi bagian dari gaya hidup warga Asia. Tapi, yang sedikit melenceng dari pengamatan para ekonom adalah pergeseran di bidang pemenang bidding.

ESPN Star Sports (ESS) menang untuk wilayah Asia. Dalam paket pan-territory rights yang diusung, ESS mengungguli seluruh peserta. Ini membuat perusahaan yang diinduki bersama oleh Walt Disney dan News Corporation Limited tersebut berhak menyiarkan EPL ke seluruh Asia.

Negara-negara yang berhak mendapat kucuran program EPL lewat ESS adalah Malaysia, Korea Selatan, Korea Utara, Brunei, Filipina, Kamboja, Laos, Myanmar, Vietnam, Taiwan, Makau, India, Pakistan, Sri Lanka, Nepal, Bangladesh, Bhutan, Mongolia, Maladewa, dan Indonesia.

Namun, untuk negara-negara tertentu, ESS kalah bersaing. Di Timur Tengah, Showtime unggul atas ESS dan ART. Untuk Thailand, UBC, operator televisi tayang bayar, butuh enam babak tender sebelum menyingkirkan ESS. Di Hong Kong, Singapura, dan Cina pun demikian

Angka Fantastis

Operator televisi tayang bayar PCCW mengalahkan I-Cable, tandem ESS di HK. StarHub merayakan hal serupa untuk ruang lingkup Singapura. Sementara itu, Tiansheng TV, sebuah stasiun televisi di Provinsi Guangdong (Canton) yang ngetop dengan sebutan Win TV, menang untuk wilayah Cina.

Ingin tahu berapa uang yang digelontorkan para pemenang tender untuk penayangan EPL selama tiga musim itu? Meski tak berani membeberkan pada publik secara terbuka, Showtime disinyalir telah mengucurkan 120 juta dolar AS dan Tiansheng menggelontorkan 50 juta dolar AS!

Untuk ukuran televisi terestrial atawa stasiun lokal Indonesia, jumlah ini jelas sangat besar. So, masuk akal jika hanya bermodalkan free to air lewat sponsor tunggal dan iklan ketengan, teve lokal akhirnya angkat tangan. Astro TV pun melenggang dengan “kemenangan mutlak”.

Lalu kira-kira berapa jumlah yang dirogoh sang pemenang tender untuk Indonesia itu? Seperti yang sudah-sudah, televisi di Tanah Air seolah tabu untuk membicarakan masalah fulus. Namun, jika kita ambil harga minimal wilayah Asia, bisa jadi Astro telah mengeluarkan 50 juta dolar AS.

Jika dirupiahkan, angkanya mencapai sekitar 462,2 miliar. Apakah investasi operator televisi berlangganan termuda di Bumi Pertiwi ini sebanding dengan biaya yang dikeluarkan? Dari hitungan kasar, jelas iya. Hak eksklusif tiga tahun tentu akan membuat posisi Astro naik drastis.

Posisi Tinggi Astro

Fakta bakal dilarangnya operator lain menayangkan EPL, meski itu lewat saluran ESPN dan Star Sports di tayangan televisi berbayar lain yang selama ini bebas diakses pelanggan, semakin menguatkan bargaining power Astro. Bukan tak mungkin, Astro akan kian dicari masyarakat.

Dari hitungan pelanggan yang ada saja, Astro diprediksi sudah break event point pada musim kedua. Apa pasal? Pada bulan Februari lalu mereka mengklaim telah memiliki 80-an ribu pelanggan. Jika setiap bulan tiap-tiap pelanggan membayar 200.000 rupiah (150 ribu untuk paket awal ditambah 50 ribu untuk paket sport), berarti dari sini saja kas Astro akan bertambah 16 miliar per bulan.

Dalam tiga tahun, dengan asumsi pelanggan tak bertambah, dana segar yang akan diterima mencapai 576 miliar rupiah! Jika benar Astro telah mengeluarkan 50 juta dolar AS untuk membeli hak siar EPL, investasi mereka sudah terbayar lunas, bukan?

Ingat, ini belum termasuk tambahan pemasukan jika pelanggan Astro bertambah. Belum pula jika kita tambahkan ekstra pemasukan dari sektor iklan. Ujung-ujungnya, garis merah yang bisa kita tarik dari kemenangan perang hak siar, adalah dana investasi yang kembali, bahkan laba yang berlipat ganda.

Kendati begitu, pihak Astro lebih melihat tayangan eksklusif EPL sebagai sumbangsih buat warga. ”Kami menyajikan seluruh pertandingan EPL ini untuk kepuasan para pemirsa sebagai bentuk tekad kami memberikan tontonan berkualitas,” kata Halim Mahfudz, Vice President Corporate Affairs Astro, dalam siaran persnya.

Bagi publik awam atau tepatnya masyarakat lapisan bawah yang telah sekian lama dimanjakan oleh tontonan gratis teve lokal, mungkin akan sulit menerima kebijakan baru ini. Akan tetapi, dari sudut mana pun, Astro tak akan pernah bisa disalahkan.

Astro justru telah menjalankan bisnis secara profesional, di mana dalam dunia ini, sepahit apa pun itu, kita harus menerima kondisi “kualitas hanya datang dengan harga lebih”. (Sapto Haryo Rajasa)

Dari www.bolanews.com  hanya untuk latihan saja

16 Apr, 2007

Hello world!

Posted by: irianto In: Uncategorized

Welcome to nustaffsite.gunadarma.ac.id. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!


  • irianto: heheh..thanks..baru belajar nih...
  • edi_mp: keren pak.....
  • Mr WordPress: Hi, this is a comment.To delete a comment, just log in, and view the posts' comments, there you will have the option to edit or delete them.

About

This is an example of a WordPress page, you could edit this to put information about yourself or your site so readers know where you are coming from.

Cannot create QuickStats table. Database user does not have CREATE priviledge.