<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	>

<channel>
	<title>fikri Blog</title>
	<atom:link href="http://nustaffsite.gunadarma.ac.id/blog/fikri/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://nustaffsite.gunadarma.ac.id/blog/fikri</link>
	<description>Universitas Gunadarma Staff Blog</description>
	<pubDate>Sat, 23 Oct 2010 10:48:16 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.7.1</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Jawabnya apa Yah ?</title>
		<link>http://nustaffsite.gunadarma.ac.id/blog/fikri/2010/01/30/jawabnya-apa-yah/</link>
		<comments>http://nustaffsite.gunadarma.ac.id/blog/fikri/2010/01/30/jawabnya-apa-yah/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 30 Jan 2010 12:18:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fikri</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Cerita Dong]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nustaffsite.gunadarma.ac.id/blog/fikri/?p=17</guid>
		<description><![CDATA[Alkisah, di negeri antah berantah, ada suatu kebiasaan yang dilakukan oleh seorang bapak dalam mendidik dan menguji seorang anak laki yang beranjak dewasa untuk dapat berkiprah di dunia Bisnis / Wiraswasta.
Pada suatu hari :

Bapak ; Nak, gimana kalo akhir minggu ini kita pergi memancing di laut ?
Anak ; Wah ide yang baik pa, saya memang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em><strong>Alkisah, di negeri antah berantah, ada suatu kebiasaan yang dilakukan oleh seorang bapak dalam mendidik dan menguji seorang anak laki yang beranjak dewasa untuk dapat berkiprah di dunia Bisnis / Wiraswasta.</strong></em></p>
<p><em><strong><span id="more-17"></span>Pada suatu hari :<br />
</strong></em></p>
<p><em><strong>Bapak ; Nak, gimana kalo akhir minggu ini kita pergi memancing di laut ?</strong></em></p>
<p><em><strong>Anak ; Wah ide yang baik pa, saya memang sangat ingin sekali memancing di laut, apa yang harus saya siapkan pa ?</strong></em></p>
<p><em><strong>Bapak ; Siapkanlah alat pancing yang bapak punya di gudang, bilang sama ibu kamu untuk menyiapkan makanan dan minumnya pada saat kita pergi memancing ke laut, jelas ! jangan lupa kopinya untuk tengah malam.<br />
</strong></em></p>
<p><em><strong>Anak ; Baik pa, saya akan sampaikan kepada ibu.</strong></em></p>
<p><em><strong>Pada saat harinya akan pergi memancing ke laut, sang ayah rupanya sudah membeli makanan kecil yaitu kacang untuk dimakan sambil memancing, kacang tersebut disimpan di sakunya, agar tidak terliha oleh anaknya. Berangkatlah Bapak dan anak ke laut untuk memancing ikan di iringi oleh doa ibu.</strong></em></p>
<p><em><strong>Sesampainya di laut, mereka keluarkan alat pancing yang dibawa dan mulailah mereka memancing. Dengan sabar bapak dan anak menunggu alat pancingnya di santap oleh ikan, sementara matahari mulai terbenam dan malam pun tiba. Bapak dan anak sudah berhasil mendapatkan ikan masing-masing 2 ekor, semakin penasaran dengan pancingannya waktupun memasuki malam hari.</strong></em></p>
<p><em><strong>Sedang dalam penantiannya sang Bapak berkata : Nak, tolong keluarkan makanan dan minuman yang di bawakan ibu, sambil mancing kita makan dulu.</strong></em></p>
<p><em><strong>Anak ; Baik pa ( sianak mengeluarkan perbekalan yang di bawa), ini pa makanannya, mari kita makan pa</strong></em></p>
<p><em><strong>Bapak ; Ayo, sambil kita nikmati makanan ini, awasi matamu agar alat pancingnya terlihat jika ada ikan yang makan umpannya.</strong></em></p>
<p><em><strong>Selesai makan, si bapak menuangkan kopi di cangkir masing-masing, untuk dia dan anaknya sambil berkata &#8220;nah setelah makan yang enak sekarang kita lanjutkan dengan ngopi, ini kopimu nak&#8221;</strong></em></p>
<p><em><strong>Anak ; Waaaaaah, bapak benar-benar sangat mengerti yang paling nikmat, mantab sekali habis makan kita ngopi sambil menunggu pancingan, apa lagi kalo ada kemilan kecil-kecilan.</strong></em></p>
<p><em><strong>Bapak ; Oooh, kamu mau makan kacang nak ?</strong></em></p>
<p><em><strong>Anak ; Wah mau sekali pa, emang bapak bawa kacang ?</strong></em></p>
<p><em><strong>Bapak ; Ya tidak, tapi kita kan bisa beli kacang di dasar laut ?</strong></em></p>
<p><em><strong>Anak ; Ah bapak ngaco kalo ngomong, masa beli kacang di dasar laut, udah ah pa, jangan ngaco kalo ga ada kacang kita nikmati saja kopi ini.</strong></em></p>
<p><em><strong>Bapak ; Kamu tunggu sebentar ya, bapak mau nyelam dulu sebentar,  beli kacang untuk membuktikan kepada kamu bahwa di dasar laut ada yang jual kacang ( sang bapak pun langsung terjun ke air lalu menyelam, sementara menyelam di bawah air, si Bapak mengeluarkan kacang bawaannya dari sakunya, di pegang di tangannya kirinya 1 bungkus, lalu keluar dari permukaan air). Setelah si Bapak naik kembali ke atas perahu, di berikan kacang di tangan yang ditangan kiri kepada anaknya, lalu di keluarkan semua kacang lain yang masih ada di sakunya. Anaknya tercengan menerima kacang yang di berikan dan dikeluarkan bapaknya dari saku sambil berkata.</strong></em></p>
<p><em><strong>Anak ; Waaah, luar biasa sekali, ternyata bapak benar kalo di dasar laut ada yang jualan kacang, aduuh terima kasih sekali pa, mari kita nikmati kacang ini dengan kopi yang sangat nikmat.</strong></em></p>
<p><em><strong>Bapak ; Nah itulah, makanya  kalo bapak bilangin kamu harus percaya sama bapak, mengerti ?</strong></em></p>
<p><em><strong>Anak ; Baik pa</strong></em></p>
<p><em><strong>Kemudian keduanya menikmati suasana memancing tersebut dengan minum kopi dan makan kacang sampai larut malam hasil tangkapan ikan terus bertambah, Bapak dan anak sangat senang hatinya. Tanpa terasa kacang yang dimakan berdua habis.</strong></em></p>
<p><em><strong>Anak : ya abis pa kacangnya, kopinya masih banyak nih</strong></em></p>
<p><em><strong>Bapak ; kamu mau lagi kacangnya ?</strong></em></p>
<p><em><strong>Anak : emang masih ada pa ? kalo masih ada ya mau dong pa, kan enak sambil mancing makan kacang.</strong></em></p>
<p><em><strong>Bapak ; ya udah, kala kamu masih mau makan kacang, sekarang gantian kamu yang beli kacangnya di dasar laut sana<br />
, ini uang nya 100rb</strong></em></p>
<p><em><strong>Anak tanpa ragu-ragu : baik pa, saya ke dasar laut dulu membeli kacang, bapak tunggu sebentar ya pa</strong></em></p>
<p><em><strong>Bapak ; ya sudah sana,</strong></em></p>
<p><em><strong>Sementara bapaknya menunggu di atas perahu, si anak menyelam kedasar laut, selang beberapa lama, anaknya keluar dari permukaan air sambil terengap-engap yang  langsunug di tanya oleh bapaknya &#8220;  dapet ga kacangnya ?  &#8220;</strong></em></p>
<p><em><strong>Apa kira-kira jawaban si anak yang baru keluar dari permukaan air ?</strong></em></p>
<p><em><strong>Anak ;  <img src='http://nustaffsite.gunadarma.ac.id/blog/fikri/wp-includes/images/smilies/icon_confused.gif' alt=':-?' class='wp-smiley' /> </strong></em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nustaffsite.gunadarma.ac.id/blog/fikri/2010/01/30/jawabnya-apa-yah/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>SALAH SEMUA / BENAR SEMUA ?</title>
		<link>http://nustaffsite.gunadarma.ac.id/blog/fikri/2010/01/30/salah-semua/</link>
		<comments>http://nustaffsite.gunadarma.ac.id/blog/fikri/2010/01/30/salah-semua/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 30 Jan 2010 10:34:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fikri</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Cerita Dong]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nustaffsite.gunadarma.ac.id/blog/fikri/?p=19</guid>
		<description><![CDATA[Disebuah perkampungan ada seorang Ayah dan anaknya  yang berusia 10 tahun sedang melakukan perjalanan ke suatu tempat, mereka berjalan beriringan, sang Ayah menggandeng seekor kuda disebelah kiri dan anaknya disebelah kanannya.
Sedang asyiknya mereka berjalan beriringan dan bergandengan tangan melintasi  perkampungan tersebut, tanpa disadari mereka menjadi perhatian warga kampung yang di laluinya, terhenti perjalanan mereka [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Disebuah perkampungan ada seorang Ayah dan anaknya  yang berusia 10 tahun sedang melakukan perjalanan ke suatu tempat, mereka berjalan beriringan, sang Ayah menggandeng seekor kuda disebelah kiri dan anaknya disebelah kanannya.</p>
<p><span id="more-19"></span>Sedang asyiknya mereka berjalan beriringan dan bergandengan tangan melintasi  perkampungan tersebut, tanpa disadari mereka menjadi perhatian warga kampung yang di laluinya, terhenti perjalanan mereka karena di cegat oleh warga setempat,  mereka bersalaman lalu warga bertanya :</p>
<p>Warga 1  ;  Maaf, anda punya seekor kuda, kenapa anak anda tidak dinaikkan ke atas kuda  ?  bukan kah salah satu penggunaan kuda untuk di tunggangi ?  jika anda tidak ingin mengunggangi kuda ini, alangkah baiknya anda naikkan anak anda, kasihan kan anak anak anda yang masih kecil.</p>
<p>Akhirnya si Ayah menaikkan anaknya ke atas kuda, kemudian mereka berjalan kembali melanjutkan perjalanannya, selang berapa menit perjalanan mereka terhenti  karena di cegat lagi oleh warga lainnya, kembali mereka bersamalan dan tegur sapa, diantaranya ;</p>
<p>Warga 2 ; Maaf, anak anda menunggangi kuda sementara anda ayahnya berjalan menggandeng kuda,  kenapa anda tidak mengajarkan akhlak yang baik kepada anak anda terhadap orang tua.</p>
<p>Ayah : maksud lu ! <img src='http://nustaffsite.gunadarma.ac.id/blog/fikri/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Warga 2 ; Ajarkan anak anda menghormati orang tua, jadi sebaiknya anda yang menunggangi kuda, anak anda yang menggandeng kuda supaya anak anda bisa menjadi anak yang ber akhlak baik, hormat dan patuh kepada orang tuanya.</p>
<p>Sang Ayah mengikuti anjuran Warga 2 yang memberikan nasehat kepadanya dengan menurunkan anaknya dari atas kuda dan sang ayah yang menunggangi kuda, sekarang anaknya yang menggandeng kuda.</p>
<p>Perjalananpun dilanjutkan oleh mereka, di perjalanan selanjutnyapun mereka di hentikan lagi oleh warga lainnya,  terjadi lagi percakapan diantara mereka sbb :</p>
<p>Warga 3 ; Anda ini gimana sih, anda punya seekor kuda itu gunanya ya di tunggangi, kenapa anda hanya menunggangi kuda sendiri sementara anak anda hanya menggandengnya, anda kok ga kasihan dengan anak sendiri yang masih kecil. Sebaiknya anda berdua menunggangi kuda ini agar anda berdua tidak kecapean.</p>
<p>Akhirnya sang ayah dan anaknya menunggangi kuda itu bersama malanjutkan perjalanannya, sedang mereka  menikmati perjalanan tersebut, tiba-tiba mereka di berhentikan lagi oleh warga lain, dan warga itupun bertanya kembali kepada sang ayah ;</p>
<p>Warga 4 ; Anda ini gimana sih, kok tega-teganya menunggangi kuda berdua sekaligus, apa anda tidak kasihan dengan kuda anda yang terlihat sudah sangat kelelahan karena keberatan beban ? dimana perasaan anda sebagai seorang yang bijak ? anda seharusnya mendidik anak agar menyayangi binatang karena itu sangat baik untuk anak.</p>
<p>Sang ayah dan anaknya bingung, sambil menggaruk-garuk kepala yang tidak gatal, mereka berfikir mana yang harus di ikuti ?</p>
<p>Hikmahnya :</p>
<p>1. Apapuun yang anda kerjakan yang menurut pendapat anda baik, belum tentu baik di mata orang lain,</p>
<p>2. Sudut pandang juga sangat berperan dalam menelaah suatu permasalahan yang dihadapi,</p>
<p>3. Waktu / Moment juga punya andil dalam hal diatas, karena masing-masing warga melihat yang berbeda dari sudut pandangnya,</p>
<p>4. dstnya.</p>
<p>Wallahu A&#8217;lam Bissawab mana yang mau di pilih.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nustaffsite.gunadarma.ac.id/blog/fikri/2010/01/30/salah-semua/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Sang Pencipta</title>
		<link>http://nustaffsite.gunadarma.ac.id/blog/fikri/2009/06/13/sang-pencipta/</link>
		<comments>http://nustaffsite.gunadarma.ac.id/blog/fikri/2009/06/13/sang-pencipta/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 13 Jun 2009 06:59:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fikri</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[One000 %]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nustaffsite.gunadarma.ac.id/blog/fikri/2009/06/13/sang-pencipta/</guid>
		<description><![CDATA[Siapakah yang menciptakan mata kita ?
Apa yang dapat kita lihat dengan mata ini ?
Digunakan untuk melihat apa mata ini ?
Papan catur masih dapat kita lihat  ?
Tarik ke atas, naik ke gedung tinggi, lihatlah kebawah, masih dapatkah kita melihat ?
Naiki pesawat terbang setinggi-tingginya, masih dapatkah kita  melihat ke bawah ?
Bayangkan lebih tinggi lagi, masih dapatkah kita [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Siapakah yang menciptakan mata kita ?</p>
<p><span id="more-15"></span>Apa yang dapat kita lihat dengan mata ini ?</p>
<p>Digunakan untuk melihat apa mata ini ?</p>
<p>Papan catur masih dapat kita lihat  ?</p>
<p>Tarik ke atas, naik ke gedung tinggi, lihatlah kebawah, masih dapatkah kita melihat ?</p>
<p>Naiki pesawat terbang setinggi-tingginya, masih dapatkah kita  melihat ke bawah ?</p>
<p>Bayangkan lebih tinggi lagi, masih dapatkah kita melihat ke bawah ?</p>
<p>Bayangkan Sang  Pencipta dapat melihat lebih tinggi lagi dari ketinggian yg dapat kita lihat ?</p>
<p>Terbayangkah kita bahwa Sang Pencipta dapat melihat alam semesta ini ?</p>
<p>Terbayangkah kita bahwa Sang Pencipta dapat melihat kuman2 yang berada didalam perut kuman sedangkan kuman itu berada didalam perut kita ?</p>
<p>Terbayangkah kita bahwa Sang Pencipta dapat melihat  otak kita bahkan akal pemikiran kita  yang lalu dan yang akan datang ?</p>
<p>Dan seterusnya&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.,    Inilah Sang Pencipta</p>
<p>Bersyukurlah kita semua terhadap ciptaan  Sang Pencipta.</p>
<p>Subhanallah, Walhamdulillah, Wa la ilaha illallah, AllahuAkbar, Maha Benar Allah dengan Segala Firmannya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nustaffsite.gunadarma.ac.id/blog/fikri/2009/06/13/sang-pencipta/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Dasar OKS</title>
		<link>http://nustaffsite.gunadarma.ac.id/blog/fikri/2009/06/12/dasar-oks/</link>
		<comments>http://nustaffsite.gunadarma.ac.id/blog/fikri/2009/06/12/dasar-oks/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 12 Jun 2009 12:31:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fikri</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Cerita Dong]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nustaffsite.gunadarma.ac.id/blog/fikri/2009/06/12/dasar-oks/</guid>
		<description><![CDATA[OKS = Orang Kaya Sombong,
Ada seorang lelaki yang sangat pandai, dan sangat kaya sekali, lelaki tersebut sering kali mendengar penjelasan dari para penceramah(Mubaligh/Ustad), khususnya pada waktu sholat Jum&#8217;at tentang &#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230; lanjutin yeh
tentang uraian Ustad bahwa &#8220;rizki yang kita terima adalah pemberian dari Allah SWT., terhadap usaha / ikhtiar yang kita lakukan sehari2&#8243;,  lelaki  ini pada [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>OKS = Orang Kaya Sombong,</strong></p>
<p>Ada seorang lelaki yang sangat pandai, dan sangat kaya sekali, lelaki tersebut sering kali mendengar penjelasan dari para penceramah(Mubaligh/Ustad), khususnya pada waktu sholat Jum&#8217;at tentang &#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230; lanjutin yeh</p>
<p><span id="more-14"></span>tentang uraian Ustad bahwa &#8220;rizki yang kita terima adalah pemberian dari Allah SWT., terhadap usaha / ikhtiar yang kita lakukan sehari2&#8243;,  lelaki  ini pada prinsipnya tidak mau menerima penjelasan tersebut karena menurutnya limpahan rizki yang dimilikinya sekarang adalah atas dasar usaha / ikhtiarnya sendiri, menurutnya kerja keraslah yang menyebabkan dia sangat kaya raya, bukan diberikan Allah SWT.</p>
<p>Lelaki ini kita sebut saja &#8216;pengusaha super kaya&#8217;, yang memiliki satu perusahaan, kemudian berkembang pesat sehingga bertambah besar expansi perusahaannya serta banyak perusahaan multiguna lainnya yang dibeli karena semakin kayanya pengusaha ini.  Alhasil lelaki ini dari waktu ke waktu menjadi seorang pengusaha yang sangat sukses sekali.</p>
<p>Pengusaha super kaya ini juga sangat mudah bergaul dan berkumpul dengan segala lapisan masyarakat serta sering membantu orang yang kurang mampu dalam hal materi, oleh karena itu pengusaha ini disenangi oleh banyak orang.</p>
<p>Pengusaha super kaya ini juga sering kali diundang ke pengajian di masjid2, dirumah2, yang sering pula si pengusaha mendebat Ustad yang menyampaikan materi pengajian jika ada bahasan tentang  kalimat &#8220;rizki yang kita terima adalah pemberian dari Allah SWT., terhadap usaha / ikhtiar yang kita lakukan sehari2&#8243;.</p>
<p>Sampai akhirnya pengusaha super kaya itu bertemu dengan Ulama besar yang banyak ilmunya, kemudian Ulama itupun memberikan satu usulan kepada si pengusaha super kaya untuk membuktikan bahwa &#8216;rizki yang diterimanya adalah mutlak dari usaha dan ikhtiarnya sendiri&#8217;, silahkan anda buktikan.</p>
<p>Si Pengusaha super kaya merasa tertantang dengan ide nya si Ulama, sehingga setelah berfikir keras berhari-hari maka diapun memutuskan akan meninggalkan semua perusahaan yang dimilikinya untuk membuktikan kepada semua orang bahwa jika dia tidak melakukan kegiatan usaha apapun maka dia yakin 100% tidak akan pernah mendapatkan &#8216;rizki&#8217;.</p>
<p>Untuk pembuktiannya si pengusaha super kaya kemudian pergi ke daerah pegunungan/lembah, dimana disana terdapat GOA yang sangat gelap dan seram, si pengusaha super kaya kemudian memasuki GOA tersebut, lalu mencari tempat yang cukup nyaman untuk duduk dan tiduran. Si pengusaha super kaya  pun mengeluarkan perlengkapan yang dibawanya kemudian disusun dengan baik di dalam GOA tersebut. Pengusaha super kaya itu keluar GOA  mencari dan mengumpulkan kayu pepohonan untuk persiapan didalam GOA pada malam hari.</p>
<p>Selanjutnya si Pengusaha super kaya inipun mulai menjalankan misinya dengan berdiam diri dan duduk bersila di depantumpukan kayu yang telah di susun untuk dibakar malam hari, makan dan minum pun dilakukan ditempat itu, dari satu hari ke hari berikutnya kegiatan itu di ulangi, sampai di hari kelima persedian makan dan minumpun kehabisan, dengan tekad yang kuat untuk membuktikan moto jika tidak ada yang dikerjakan/bekerja maka tidak akan pernah mendapatkan rizki, si Pengusaha super kaya itupun bertahan terus ke hari-hari berikutnya. Tubuh si Pengusaha super kaya pun makin pucat, lemah dan kehabisan tenaga lalu terbaring di samping api unggun.</p>
<p>Sementara diluar  GOA sana  ada sekelompok anak muda yang sedang melakukan kegiatan Outbond dengan mendaki pegunungan/lembah yang sama dengan si Pengusaha super kaya, tanpa disengaja sekelompok anak muda tersebut melihat adanya GOA yang di dalamnya ada si Pengusaha super kaya , anak2 muda tersebut kemudian mencoba menghampiri GOA, lalu anak2 muda itupun memasuki GOA dengan perasaan takut,  seram, dan berbagai perasaan lainnya. Namum rasa penasaran anak2 muda itu pula yang menyebabkan mereka tetap memasuki lubang GOA sampai kedalam.</p>
<p>Terkejut, tertegun dan terheran-heran anak2 muda itu melihat dalam GOA ada seseorang yang terbaring disamping api unggun yang tinggal baranya saja. Bergegaslah anak2 muda itu mendekati orang yang terbaring, terkejut lagi anak2 muda itu melihat orang itu sudah pucat, lemas tak berdaya . Kemudian anak2 muda itupun berinisiatif untuk segera membawa keluar orang itu dari dalam GOA. Setelah dibawa keluar anak2 muda itu mencoba memberikan minum kepada orang ini, namun mulut orang ini tidak mau membuka, bahkan malah semakin di katup erat mulutnya agar tidak bisa dimasuki minum yang diberikan. Dengan terpaksa kelima anak muda itupun bekerjasama untuk memaksakan membuka mulut orang itu sehingga botol minum bisa dipaksakan masuk kedalam mulut orang itu.</p>
<p>Akhirnya dengan pemaksaan  orang itupun bisa diberikan minum, setelah itu anak2 muda itu juga berusaha keras untuk memasukkan sepotong roti yang dibawanya kedalam mulut orang tersebut, masuklah roti tersebut ke dalam mulutnya. Setelah berukang2 dipaksakan minum dan makan roti, orang itupun spontan dan tegas mengucapkan kalimat &#8220;Subhanallah, Subhanallah, Subhanallah&#8221;. Anak2 mudapun mundur beberapa langkah karena terkejut mendengan ucapan orang itu (namun ada perasaan bahagia karena orang tersebut bisa sadar).</p>
<p>Orang tersebut yang ternyata adalah si Pengusaha super kaya  terus mengulang-ulang kalimat diatas lalu berkata sbb :</p>
<p><strong>Subhanallah, Maha Besar Allah SWT., yang telah membuktikan bahwa rizki yang tidak pernah saya cari bahkan saya pungkiri datangnya dari Allah, ternyata malah diantarkan sampai ke mulut saya walaupun saya telah mencoba untuk berada di suatu tempat yang sangat sepi dan berusaha untuk tidak berhubungan dengan orang lain serta bersikeras menutup mulut saya pada saat akan di masukkan air minum dan makanan roti oleh anak2 muda itu</strong>, <strong>namun ternyata kehendak Allah lah yang tetap berlaku, Maha Benar Allah yang telah membuktikan Kuasa dan Kekuatannya bahwa Rizki yang diberikan kepada saya tidak dapat saya tolak walau sekeras apaun saya berusaha dan berontak.  </strong></p>
<p><strong>Hikmahnya : </strong></p>
<p><strong>Tidak ada satu makhlukpun yang dapat menolak/mencegah/menghalangi  datangnya rizki yang diberikan Allah SWT., sebaliknya juga tidak ada satu makhlupun yang bisa mendapatkan rizki yang bukan haknya atau tanpa izin dari Allah SWT.,</strong></p>
<p><strong>Demikian, smoga bermanfaat, khususnya untuk diri saya sendiri. </strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nustaffsite.gunadarma.ac.id/blog/fikri/2009/06/12/dasar-oks/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Si Raja Setan</title>
		<link>http://nustaffsite.gunadarma.ac.id/blog/fikri/2009/06/12/si-raja-setan/</link>
		<comments>http://nustaffsite.gunadarma.ac.id/blog/fikri/2009/06/12/si-raja-setan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 12 Jun 2009 07:47:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fikri</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Cerita Dong]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nustaffsite.gunadarma.ac.id/blog/fikri/2009/06/12/si-raja-setan/</guid>
		<description><![CDATA[ALkisah dinegeri antah berantah,
ada seorang pria muda yang sedang melakukan &#8216;bisnis besar&#8217;, pria tersebut sempat ber nazar apabila &#8216;bisnis besar&#8217; yang sedang dikerjakan ini berhasil, maka pria ini akan mendapatkan keuntungan yang sangat banyak sekali, pria ini ber nazar akan membagi 50% keuntungannya kepada &#8216;Raja Setan&#8217;. Hari ke hari dijalaninya &#8216;bisnis besar&#8217; ini dengan serius [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>ALkisah dinegeri antah berantah,</p>
<p>ada seorang pria muda yang sedang melakukan &#8216;bisnis besar&#8217;, pria tersebut sempat ber nazar apabila &#8216;bisnis besar&#8217; yang sedang dikerjakan ini berhasil, maka pria ini akan mendapatkan keuntungan yang sangat banyak sekali, pria ini ber nazar akan membagi 50% keuntungannya kepada &#8216;Raja Setan&#8217;. Hari ke hari dijalaninya &#8216;bisnis besar&#8217; ini dengan serius dan selalu berdoa setiap sekesai sholat 5 waktu karena pria ini termasuk orang yang sangat rajin sholat. Mo dilanjutin ga cerianya, continued&#8230;&#8230;</p>
<p><span id="more-13"></span></p>
<p>Setiap shubuh pria ini sholat berjamaah di Masjid, dan setiap hari pria ini bertanya2 dengan teman2 bisnisnya  dimanakah dia bisa menemukan &#8216;Raja Setan&#8217; ?</p>
<p>Beberapa teman yang ditanya menjawab dengan jawaban sbb : tidak tahu, menganggap  pertanyaan leluconan, ada juga yg menganggap sedikit stress karena seringnya pertanyaan itu di lontarkan.</p>
<p>Suatu hari pada saat pria ini melakukan sholat shubuh berjamaah di masjid, usai sholat dan berdoa, pria itu menghampiri Imam masjid dan mencoba untuk bertanya sbb :</p>
<p>Pria : Maaf Uztad, ane mo bertanya boleh ?</p>
<p>Imam : Oooh, boleh boleh, ada yang bisa saya bantu ?</p>
<p>Pria : Saya ingin bertemu dengan yang namanya &#8216;Raja Setan&#8217;, kira2 dimana ya stad saya bisa menemuinya ?</p>
<p>Imam (dengan wajah kaget) : Oooh anda mau ketemu dengan &#8216;Raja Setan&#8217;, kalo itu yang anda tanyakan jawabannya mudah sekali</p>
<p>Pria : Wah yang benar Ustad, saya sudah bertanya ke banyak orang tapi mereka kebanyakan menjawab tidak tahu,  ada menganggap saya bercanda, dll. Kalo gitu dimana saya bisa ketemu dengan &#8216;Raja Setan&#8217; itu Ustad, tolong saya diberitahu Ustad, saya benar2 perlu bertemu dengan &#8216;Raja Setan&#8217; itu.</p>
<p>Imam : Gampang, itu lho kalo anda datang ke masjid pada waktu shubuh untuk sholat dan anda melihat orang2 yang tidur di masjid, begitu suara Azhan datang  mereka malah langsung bangun dan pulang ke rumahnya, bukan melakukan sholat shubuh berjamaah, itulah si &#8216;Raja Setan&#8217;. Sudah tidurnya di masjid tetapi waktunya sholat malah pulang.</p>
<p>Pria (dengan perasaan hati yang senang karena mendapat jawaban yang pas) : Alhamdulillah, akhirnya saya bisa bertemu juga dengan &#8216;Raja Setan&#8217; yang selama ini kucari2, terima kasih banyak Ustad (sambil mencium tangan Ustad berkali2).</p>
<p>Setelah mendapat jawaban dari Ustad, esoknya si pria usai sholat shubuh berjamaah langsung mengikuti orang yang tidur di masjid dan tidak melaksanakan sholat berjamaah, di ikutinya orang tersebut sampai kerumahnya. Setelah orang tersebut masuk kedalam rumahnya, si pria mengetuk pintu rumah berkali2 namun tetap tidak di bukakan oleh orang yg punya rumah.</p>
<p>Setelah berulang2, sii pria kecewa, kemudian  si pria kembali ke masjid dan menemui Ustad yang masih berada di dalam masjid sedang mengatur kegiatan di masjid.</p>
<p>Si pria langsung mengucapkan salam,</p>
<p>Pria : Assalamualaikum Ustad,</p>
<p>Imam : Wa&#8217;alaikumsalam Wr.Wrb., eeh anda lagi, ada apa lagi nih ?</p>
<p>Pria : Sesuai dengan arahan dari Ustad mengenai &#8216;Raja Setan&#8217;, barusan saya mengikuti orang yang tidur  di masjid tetapi tidak sholat, saya ikuti sampai kerumahnya stad.</p>
<p>Imam : Lalu ?</p>
<p>Pria : Setelah irang itu masuk ke rumahnya saya ketuk berkali2 dan berulang2, namun sayangnya ketukan saya tidak dijawab dan tidak dibukakan pintu sampai saya cape menunggu, kira2 kenapa ya stad saya tidak di bukakan pintu ? Apa saya salah stad ?</p>
<p>Imam : Waduh, saya juga tidak tahu, mungkin orang itu langsung tidur lagi setelah masuk ke rumahnya sehingga dia tidak mendengar anda ketuk2 pintu, (dengan rasa penasaran si Ustad balik bertanya kepada si pria) emangnya ada apa sih anda penasaran sekali pengen menemui orang yg saya sebut sebagai &#8216;Raja Setan&#8217; ?</p>
<p>Pria (akhirnya dicertitakan ) : Begini stad, beberapa waktu yang  lalu saya sedang menjalani transaksi &#8216;bisnis besar&#8217;, waktu itu saya ber nazar apabila transaksi saya berhasil / gol saya akan membagi 50% keuntungan saya kepada &#8216;Raja Setan&#8217;, nah makanya saya bersikeras harus bertemu dengan si &#8216;Raja Setan&#8217; ini untuk menyerahkan keuntungan yang 50.</p>
<p>Imam : Ooooh begitu ceritanya, kalo boleh tau emang berapa sih keuntungan 50% yang akan anda serahkan kepada si &#8216;Raja Setan&#8217; tadi ?</p>
<p>Pria : Alhamdulillah keuntukngan saya mencapai 5 Milyar stad, jadi 2,5 Milyar nya akan saya serahkan kepada si Raja Setan&#8217; itu.</p>
<p>Imam : Ooooooh kalo &#8216;Raja Setan&#8217; yang tadi anda ikuti sih masih dibawah saya, karena saya adalah &#8216;Rajanya Raja di Raja Raja Raja Raja Raja Setan&#8217; karena saya yang membimbing orang itu menjadi &#8216;Raja Setan&#8217;.</p>
<p>Pria : Hah !, kalo gituh kenapa ga bilang dari tadi, saya kan jadi ga perlu cape2 mengikuti orang yang cuma &#8216;Raja Setan&#8217; padahal andalah &#8216;Rajanya Raja di Raja Raja Raja Raja Raja Setan&#8217;, ya udah ini saya serahkan uang 2,5 milyar yang sudah saya nazarkan, terima kasih &#8216;Rajanya Raja di Raja Raja Raja Raja Raja Setan&#8217; sekarang saya sudah tidak punya hutang lagi karena saya sudah menemukan dan menyerahkan 50% keuntungannya kepada anda.</p>
<p>Selesai  :))  =))</p>
<p>Hikmah yang dapat dipelajari : Betapa mudahnya seorang yang sudah baik (rajin sholat dimasjid, menjadi Imam masjid, mengararkan ajaran agama di masjid) berubah 180 derajat menjadi &#8216;Rajanya Raja di Raja Raja Raja Raja Raja Setan&#8217;  demi uang 2,5 milyar yang ingin di terimanya.</p>
<p>Smoga dari cerita ini bisa diambil hikmahnya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nustaffsite.gunadarma.ac.id/blog/fikri/2009/06/12/si-raja-setan/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Segeralah Beralih ke HEPI coy</title>
		<link>http://nustaffsite.gunadarma.ac.id/blog/fikri/2009/06/03/segeralah-beralih-ke-hepi-coy/</link>
		<comments>http://nustaffsite.gunadarma.ac.id/blog/fikri/2009/06/03/segeralah-beralih-ke-hepi-coy/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 03 Jun 2009 12:47:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fikri</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Informasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nustaffsite.gunadarma.ac.id/blog/fikri/2009/06/03/segeralah-beralih-ke-hepi-coy/</guid>
		<description><![CDATA[Ada wacana dari Mobile-8 untuk bulan Juni/Juli 2009, no Hepi akan di paring dengan no Fren, yang tadinya no Hepi UG tidak dapat dibawa keluar kota nantinya jadi bisa dibawa keluar kota dengan tidak perlu menggunakan &#8216;GOGO&#8217; lagi, jadi otomatis begituHEPI  kita bawa ke luar kota maka jalurnya menggunakan Fren dan tetap &#8220;GRATIS FREN kan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ada wacana dari Mobile-8 untuk bulan Juni/Juli 2009, no Hepi akan di paring dengan no Fren, yang tadinya no Hepi UG tidak dapat dibawa keluar kota nantinya jadi bisa dibawa keluar kota dengan tidak perlu menggunakan &#8216;GOGO&#8217; lagi, jadi otomatis begituHEPI  kita bawa ke luar kota maka jalurnya menggunakan Fren dan tetap &#8220;GRATIS FREN kan biar selalu HEPI&#8221;, gimana ? detail infonye liat aje deh<span id="more-12"></span></p>
<p>Bahkan di Infokan akan seperti ini :</p>
<p>HEPI ke HEPI ==&gt; &#8220;Gratis&#8221;</p>
<p>HEPI ke Fren  ==&gt; &#8220;Gratis&#8221;</p>
<p>Fren ke HEPI  ==&gt; &#8220;Gratis&#8221;</p>
<p>Fren ke Fren   ==&gt; &#8220;Gratis&#8221;</p>
<p>So what gitu lho, mo apa lagi, cepetaaaaaaaaaaaaaaan</p>
<p>tapi isi pulsa tetep coy sebulan 20rb [ digunakan buat calling ke operator laen ].</p>
<p>Slamet  menikmatiyeh.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nustaffsite.gunadarma.ac.id/blog/fikri/2009/06/03/segeralah-beralih-ke-hepi-coy/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>BlackBerry dan Kartu Broadbandnye buat yg mau :)</title>
		<link>http://nustaffsite.gunadarma.ac.id/blog/fikri/2009/06/01/blackberry-dan-kartu-broadbandnye-buat-yg-mau/</link>
		<comments>http://nustaffsite.gunadarma.ac.id/blog/fikri/2009/06/01/blackberry-dan-kartu-broadbandnye-buat-yg-mau/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 01 Jun 2009 03:54:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fikri</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Informasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nustaffsite.gunadarma.ac.id/blog/fikri/2009/06/01/blackberry-dan-kartu-broadbandnye-buat-yg-mau/</guid>
		<description><![CDATA[Nah silahkan deh buat rekan2 yg berminat dengan tawaran HP BB, mo yg dari Indosat boleh mo dari Mobile-8 juga boleh, pilih aje sendiri ok  
Bedanye yg dari Indosat bisa di cicil antara 1 ampe 2 tahun (12 -24 bulan), nah kalo yg dari Mobile-8 ga bisa di cici, harus tunai tepi hargenye lebih [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Nah silahkan deh buat rekan2 yg berminat dengan tawaran HP BB, mo yg dari Indosat boleh mo dari Mobile-8 juga boleh, pilih aje sendiri ok <img src='http://nustaffsite.gunadarma.ac.id/blog/fikri/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Bedanye yg dari Indosat bisa di cicil antara 1 ampe 2 tahun (12 -24 bulan), nah kalo yg dari Mobile-8 ga bisa di cici, harus tunai tepi hargenye lebih murahan, liat aje di brosur penawarannye yeh.</p>
<p>Liat  aje deh di <a href="http://fikri.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/13895/BlackBerry+dari+Indosat+19-05-2009.rtf">sin </a></p>
<p>Nah yang statusnye sering mobile cocok nih pake BB, ape lagi kalo dosen IT, wah ga boleh ketinggalan zaman tentunye, slamet membeli deh untuk yg berminat.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nustaffsite.gunadarma.ac.id/blog/fikri/2009/06/01/blackberry-dan-kartu-broadbandnye-buat-yg-mau/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Dapet HP Nokia Gratis ? yg Bener ah, coba liat yuu</title>
		<link>http://nustaffsite.gunadarma.ac.id/blog/fikri/2009/06/01/dapet-hp-nokia-gratis-yg-bener-ah-coba-liat-yuu/</link>
		<comments>http://nustaffsite.gunadarma.ac.id/blog/fikri/2009/06/01/dapet-hp-nokia-gratis-yg-bener-ah-coba-liat-yuu/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 01 Jun 2009 02:10:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fikri</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Informasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nustaffsite.gunadarma.ac.id/blog/fikri/2009/06/01/dapet-hp-nokia-gratis-yg-bener-ah-coba-liat-yuu/</guid>
		<description><![CDATA[Ya benar itu, tapi maap yah sayangnya bukan buat dosen, yang di berikan &#8220;Gratis&#8221; untuk Mahasiswa Baru 2009.
Hah, mahasiswa baru dapet HP Nokia ? enak banget, udah dapet potongan (Beasiswa) , dapet Laptop (Lunas), dapet potongan lunas lagi 10%, eeeh dapet HP juga, muantab muantab, bener bersyukurlah mahasiswa baru UG 2009 sekarang ini
mo tau detailnye, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ya benar itu, tapi maap yah sayangnya bukan buat dosen, yang di berikan &#8220;Gratis&#8221; untuk Mahasiswa Baru 2009.</p>
<p>Hah, mahasiswa baru dapet HP Nokia ? enak banget, udah dapet potongan (Beasiswa) , dapet Laptop (Lunas), dapet potongan lunas lagi 10%, eeeh dapet HP juga, muantab muantab, bener bersyukurlah mahasiswa baru UG 2009 sekarang ini</p>
<p>mo tau detailnye, baca more nye yeh<span id="more-10"></span></p>
<p>Begini, rencana nye penerimaan mahasiswa baru tahun 2009/2010 ini, UG mo bagi2 HP Nokia Colour buat mahasiswa baru yg sudah pasti masuk di UG, itu artinye mahasiswa yg sudah membayar uang kuliah dan daftar ulang serte memenuhi persyaratan2 lainnye, mo dilanjutin dapetnye pegimane&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;. sabar yeh.</p>
<p>ikutin deh lanjutannye minggu depan, UG masih nyusun skenarionye, sabar yeh meten2 <img src='http://nustaffsite.gunadarma.ac.id/blog/fikri/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nustaffsite.gunadarma.ac.id/blog/fikri/2009/06/01/dapet-hp-nokia-gratis-yg-bener-ah-coba-liat-yuu/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Indah nya dunia ini&#8230;&#8230;&#8230;</title>
		<link>http://nustaffsite.gunadarma.ac.id/blog/fikri/2009/05/19/indah-nya-dunia-ini/</link>
		<comments>http://nustaffsite.gunadarma.ac.id/blog/fikri/2009/05/19/indah-nya-dunia-ini/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 19 May 2009 12:58:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fikri</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Informasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nustaffsite.gunadarma.ac.id/blog/fikri/2009/05/19/indah-nya-dunia-ini/</guid>
		<description><![CDATA[Gimane ga mau indah, telpon2an aje &#8220;Gratis&#8221;, asyik ga, asyik dong&#8230;&#8230;..
Makanya pake deh HEPI biar bisa hemat biaya pengeluaran, tapi buat &#8216;orang yang ade&#8217; sih ga usah pake HEPI ok,  

]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Gimane ga mau indah, telpon2an aje &#8220;Gratis&#8221;, asyik ga, asyik dong&#8230;&#8230;..</p>
<p>Makanya pake deh HEPI biar bisa hemat biaya pengeluaran, tapi buat &#8216;orang yang ade&#8217; sih ga usah pake HEPI ok, <img src='http://nustaffsite.gunadarma.ac.id/blog/fikri/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><span id="more-9"></span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nustaffsite.gunadarma.ac.id/blog/fikri/2009/05/19/indah-nya-dunia-ini/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Pentingnya NIDN untuk semua Dosen</title>
		<link>http://nustaffsite.gunadarma.ac.id/blog/fikri/2009/04/30/pentingnya-nidn-untuk-semua-dosen/</link>
		<comments>http://nustaffsite.gunadarma.ac.id/blog/fikri/2009/04/30/pentingnya-nidn-untuk-semua-dosen/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 30 Apr 2009 10:09:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fikri</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Informasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nustaffsite.gunadarma.ac.id/blog/fikri/2009/04/30/pentingnya-nidn-untuk-semua-dosen/</guid>
		<description><![CDATA[NIDN adalah Nomor Induk Dosen Nasional, NIDN berfungasi sebagaiIdentitas Dosen se Indonesia, NIDN wajibkan dimiliki oleh seluruh Dosen yang mengajar di Perguruan Tinggi Negeri maupun Swasta, NIDN juga menjadi Identitas untuk segala urusan yang menyangkut dengan Dosen diantaranya sebagai berikut :
1. Menjadi Identitas Akurat untuk siapapun yang mengaku diri sebagai Dosen,
2. Menjadi Identitas Akurat untuk [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>NIDN adalah Nomor Induk Dosen Nasional, NIDN berfungasi sebagaiIdentitas Dosen se Indonesia, NIDN wajibkan dimiliki oleh seluruh Dosen yang mengajar di Perguruan Tinggi Negeri maupun Swasta, NIDN juga menjadi Identitas untuk segala urusan yang menyangkut dengan Dosen diantaranya sebagai berikut :</p>
<p><span id="more-7"></span>1. Menjadi Identitas Akurat untuk siapapun yang mengaku diri sebagai Dosen,</p>
<p>2. Menjadi Identitas Akurat untuk pengurusan Sertifikasi  Dosen masing-masing,</p>
<p>3.  Menjadi Identitas Akurat untuk Perguruan Tinggi dimana Dosen tersebut berada,</p>
<p>4. Menjadi Identitas Akurat untuk Perguruan Tinggi dalam pengurusan / pengajuan Proposal kemanapun,</p>
<p>5. Menjadi Identitas Akurat untuk Perguruan Tinggi dalam kebutuhan Publikasi Nasional maupun Internasional,</p>
<p>6. Digunakan juga untuk pengarsipan documen Riwayat Pendidikan Dosen diantaranya documen :    a) KTP,    b) Ijazah D1 - S3,    c) SK Pengangkatan Dosen,    d) SK Jabatan Fungsional,   e) Transkrip Nilai D1 - S3,    f) dll</p>
<p>Contoh Pengarsipan dokumen diatas sbb :</p>
<p>a) 03-0112-6402-ktp.jpg,</p>
<p>b) 03-0112-6402-s1.jpg,   03-0112-6402-s2.jpg,   03-0112-6402-s3.jpg,</p>
<p>c) 03-0112-6402-sk-1.jpg,    03-0112-6402-sk-2.jpg,</p>
<p>d) 03-0112-6402-aa.jpg,    03-0112-6402-le.jpg,</p>
<p>03-0112-6402-lk.jpg,    03-0112-6402-gb.jpg,</p>
<p>7. Menjadi Identitas Akurat untuk bukti di Akhirat bahwa yang bersangkutan adalah benar berprofesi sebagai Dosen di Dunia ( he&#8230;he&#8230;he&#8230;.),</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nustaffsite.gunadarma.ac.id/blog/fikri/2009/04/30/pentingnya-nidn-untuk-semua-dosen/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>
Cannot create QuickStats table. Database user does not have CREATE priviledge.