Tuhanku Tuhankaukah ?

Seorang tua berwajah lembut

berbicara kepadaku dengan kelembutannya

“Tuhanku Tuhankaukah ?”

Mata aku tutup untuk melihat cahaya Nya

engkau menutupi cahaya Nya dengan membuka matamu

mulut aku tutup agar telinga mendengar nurani

engkau mengkainkafani nurani dengan melepaskan mulutmu

“Tuhanku Tuhankaukah ?”

gerak otot dan keringatku untuk mengakrabi Nya

engkau meninggalkan Nya untuk keringat dan gerak ototmu

aku berlapar-lapar dengan perutku

agar aku kenyang bersama Nya

Sementara engkau berkenyang dengan perutmu

sampai tak tahu kalau engkau kelaparan

Ilmuku Ilmu Nya

Begitu juga dengan ilmumu

Hartaku harta Nya

Begitu juga dengan hartamu

engkau begitu gelap

sampai tak tahu kalau engkau dalam kegelapan

engkau begitu Lapar

sampai tak tahu kalau engkau dalam kelaparan

engkau begitu bodoh

sampai tak tahu kalau engkau dalam kebodohan

engkau begitu miskin

sampai tak tahu kalau engkau dalam kemiskinan

Kemudian orang tua itu pergi meninggalkanku

dan berkata “Tuhanku adalah Tuhankau juga”

Jogjakarta, Rajab 1423

Emha Ainun Nadjib

Leave a reply

*
Untuk membuktikan bahwa anda bukan spam engine, mohon ketikkan kata2 disamping ini pada kolom dibawah ini.
Anti-Spam Image


Cannot create QuickStats table. Database user does not have CREATE priviledge.