farida

Menunggu

Rombongan tari SD Yasporbi 3 Pasar Minggu tiba di Pejaten Village jam 9.00 Wib, Selasa 11 agustus 2009. Mereka berpakaian kostum kreasi tari Tandok yang berasal dari Sumut dan wajahnya dimake-up bak penari profesional he he he. Ya, 11 putri-putri kami siap melakukan kontes tari Kreasi se Jakarta Selatan. Mereka dikirim ke tingkat Kota karena sebelumnya telah menggondol Juara 2 di tingkat kecamatan Pasar Minggu.

Saat kami regristrasi, wajah-wajah guru, koordinator sanggal dan pimpinan sanggar terlihat agak masam karena kontingen kita menpat nomor undian ke-27 dari 30 peserta. Jenis lombanya adalah assembel yang dapat giliran sebagai penampil pertama, baru dilanjut dengan Tari Kreasi yang jumlah pesertanya 30. Kami pun siap-siap menunggu waktu.

Waw …. sudah terbayang kalau putri-putri kami baru akan naik panggung sekitar jam 2 sore. Saat itu kami baru tahu kalau kemarin telah diadakan teknical meeting, dan semua peserta dari kecamatan pasar Minggu tidak mengikutinya. Jadi wajar saja kalo kami tidak mengetahui informasi tentang jadwal dan jumlah peserta, undian peserta, dan tata cara lomba. Informasi tersebut disampaikan hanya dalam bentuk sinopsis tarian dan musik pengiring dalam bentuk vcd di mana penyelenggara hanya menyediakan CD player atau peserta membawa tape recorder sendiri.

Gak aneh jika kami pun tidak menyiapkan sinopsis dan cd tersebut. Akhirnya seorang guru berinisiatif untuk kembali ke sekolah untuk mencetak sinopsis tari . Jam 12 siang aku pun kembali dulu ke sekolah untuk menjemput si Bungsu. Diva memang ingin menonton lomba. Di sekolah Aku pun sekalian melakukan koordinasi persiapan lomba 17 agustusan, termasuk penentuan jumlah dan jenis hadiahnya. Maklumlah, aku kebagia jadi seksi Pendidikan di Komite Sekolah.

Saat aku balik ke tempat lomba, ternyata kami harus membawa tape recorder sendiri. Begitu cerita seorang ibu dari putrinya yang juga ikut lomba. Untunglah beberapa saat kemudian kepala sekolah tergopoh-gopoh membawanya. Makacih ya Ibu :) Waduh, ternyata sangat melelahkan dan mendebarkan. Kok ada saja kejutan yang kami terima. Padahal anak-anaknya sih sedang asik menonton aksi peserta lain dari lantai 3. Oh iya, pentasnya dilakukan di lantai 1. Agak kaget sih, ternyata anakku turun naik eskalator tanpa didampingi. Bukan apa2, takur keserimpet aja dengan baju tarinya he he he

Waktu sudah menjelang jam 3 sore, namun tim kami belum naik panggung juga. Pada saat yang sama, aku juga menunggu putri bungsuku dari les matematik. Sebelumnya aku telah berhasil merayunya untuk les dulu sebelum menonton. Aku agak was-was juga, kok putriku belum tiba di tempat lomba. Biasanya si bungsu diantar jemput sama Uwaknya.

Untunglah, 15 menit kemudian putri bungsuku datang sambil mukanya agak ditekuk :) Mungkin ia khawatir tidak sempat melihat kakaknya naik panggung. Ternyata diva juga mengira bahwa dia akan dijemput ibunya sebelum pergi ke tempat lomba. Ada miskomunikasi ternyata he he he. Maklumlah, ketika putriku berangkat dari rumah , justru aku harus ke Pasar untuk membeli kertas kado berupa sampul coklat sebanyak 30 buah. Kan harus membungkus 222 buah hadiah untuk acara 17-an he he he. Banyak bener ya :)

Putiku akhirnya bersemangat lagi ketika tim tari sekolahnya tampil pada jam 15.30 wib. Aksi mereka hampir mulus sih, kecuali putriku sempat keserimpet kainnya ketika dia harus berjalan dengan posisi jongkok. Itulah adegan tari yang paling bikin aku deg-degan. Jalan sambil jongkok kan gak mudah untuk anakku yang berat badannya dah melebihi ibunya he he he. Belum lagi kepalanya harus memanggul topi panjang yang berisi beras 1/2 kg di dalamnya. Untungnya pas kejadian ia agak terhalang oleh temannya sehingga tidak terlalu terlihat pas keserimpet hehehe.

Walaupun sudah lelah menunggu, kami memutuskan untuk menunggu pengumumannya. Sekitar 16.15wib panitian akhirnya mengumumkan hasilnya, yang dimulai dari juara harapan 2. Ketika giliran penyebutan juara 2 dengan nilai 10.065, ternyata jatuh ke nomor peserta ke-27. Serentak semua putri-putri kami berteriak gembira, tak ketinggalan ibu-ibunya juga hehehe.

Wah hebat dan selamat deh buat tim putriku. Padahal mereka hanya punya waktu 2 hari saja dari lomba se Kecamatan ke tingkat kota. Dan mereka merubah sedikit konfigurasi dan gerakan. Alhamdulillah hasilnya cukup membanggakan. Mereka menyabat juara 2 di tingkat Pasar Minggu dan Juara 2 juga di tingkat Jakarta Selatan. Denger-denger sih harus siap2 juga untuk tingkat provinsi :) Katanya pelaksanaannya bulan November.

Akhirnya perjuangan anakku tidak sia-sia hari ini :) Bayangkan saja Dinda harus mulai berdandan pagi-pagi dan sudah sampai di lokasi jam 7 pagi. Dan tadi pagi beberapa tim Tari sempat ulangan PLBJ kebetulan dari 11 orang 7 orang dari kelas yang sama (5 A). Walaupun Dinda tidak belajar maksimal, yah lumayan deh dapat 87 untuk pelajaran tersebut. Dan ternyata Dinda masih harus menunggu giliran selama 7,5 jam. Mereka harus menunggu selama itu dengan tetap berpakaian lengkap :) Semoga persiapan untuk lomba tingkat Provinsi lebih baik dan matang. Tim kami pun lebih bersemangat untuk latihan lagi dan akan menambah tingkat kesulitan pada tarian kreasinya). Syukur2 hasilnya lebih baik lagi dibandingkan di tingkat kecamatan dan kodya yang selalu nomor 2 :)

Selamat kepada Tim Tari Anakku. Tetaplah berlatih dan berjuang kembali. Doa ibu selalu menyertaimu :)

4 Responses to “Menunggu”

  1. hanumon 17 Aug 2009 at 3:28 pm

    Doa Bapak mana? :D
    Fotonya donk Bu diupload juga..

  2. bhermanaon 17 Aug 2009 at 4:50 pm

    Doa bapaknya dititipin aja sama ibunya :) Jadi satu paket aja hehehe

  3. pramitaon 18 Aug 2009 at 7:22 pm

    huhuhu…pengen liat tari2an lagi waktu sd… dah lama bgt aku gak liat… udah jarang bgt untuk anak2 sd acara kyk gt bu… =)

    selamet yah untuk adik2ku… hehe.. titip doa juga ya bu.. dengan paket berbeda..hehe…

  4. Esraon 20 Aug 2009 at 8:12 pm

    Selamat buat Dinda ya…
    Ditunggu aksi tari nya untuk tingkat Provinsi ya sayang..
    wish u all the best…

Trackback URI | Comments RSS

Leave a Reply

*
Untuk membuktikan bahwa anda bukan spam engine, mohon ketikkan kata2 disamping ini pada kolom dibawah ini.
Anti-Spam Image

Cannot create QuickStats table. Database user does not have CREATE priviledge.