Hari ini si adek senang banget dan berbinar-binar waktu cerita di sekolahnya. “Bu, tadi temen2 pada bengong deh pas adek bisa menyelesaiakan rubic di sekolahan”. Aku pun tertarik dan bertanya balik, “Lho, emang adek bawa rubric ke sekolahan?“. “Enggak kok, ada temen yang bawa rubic ke sekolah tapi belum bisa beresin 6 sisinya“, jawab si bungsu. “Wah hebat dong, terus temen-temennya pada bilang apa?“, tanyaku. “Masa bu ada yang bilang, “najis” si diva bisa 6 sisi selesai cepet banget ya!!“. Mungkin kata “najis” itu maksudnya heran dan terkagum2 kali ya
Dasar anak sekarang, kosa katanya emang aneh-aneh saja ya
Continue Reading »
Ngeblog lagi ah, masa cuma bapaknya saja yang buat reportase mudik dan liburan di kampung. Bapaknya sih lagi memendam rindu di sini
Biarlah aku dan anak-anak tidak akan mengganggunya hehehe Kita sih mo bernarsis ria saja dengan foto-foto kita yang memang cantik-cantik hihihihi. Tiga cewek jagoan pun akhirnya masuk desa. Sebenarnya sih sudah sering pergi ke sana, minimal setahun sekali. Sebelum atau sesudah lebaran, dan kebetulan pada tahun ini kami berlebaran di kampung halaman Bapaknya.
Continue Reading »
Rombongan tari SD Yasporbi 3 Pasar Minggu tiba di Pejaten Village jam 9.00 Wib, Selasa 11 agustus 2009. Mereka berpakaian kostum kreasi tari Tandok yang berasal dari Sumut dan wajahnya dimake-up bak penari profesional he he he. Ya, 11 putri-putri kami siap melakukan kontes tari Kreasi se Jakarta Selatan. Mereka dikirim ke tingkat Kota karena sebelumnya telah menggondol Juara 2 di tingkat kecamatan Pasar Minggu.
Continue Reading »
Tulisan ini bukan untuk promosi sebuah kursus matematika tapi sebagai jawaban terhadap komentar yang menanyakan kapan tepatnya memulai kursus matematika di luar kelas. Ternyata jawabanku kok panjang lebar, ya udah dijadikan postingan tersendiri saja
Jawaban singkatnya sih, tergantung dari anaknya masing-masing yang bisa saja berbeda-beda. Ada yang mulai 2 tahun dan berhasil lulus seluruh materi kursusnya saat berumur 6 tahun. Continue Reading »
Sebenernya sih bukan aneh kali ya, akunya aja yang gak tahu nama bunga itu
Maklum bukan lulusan pertanian kayak suamiku hehehe. Jangan-jangan suamiku juga gak tahu nama bunganya. Bunga yang ditemukan di halaman depan rumahku itu. Bentuknya sih seperti bunga bakung, kelopaknya kecil tapi “moncong”-nya kuning dan panjang sekali
Coba lihat deh, bunga apa sih itu?
Continue Reading »
Pagi2 banget Aku dah gedebak-gedebuk. Maklumlah gak punya pramuwisma yang bantuin di rumah
Pagi ini Dinda dan Diva mau manggung di acara pentas seni SD Yasporbi III Pasar Minggu. Kebetulan kakaknya dapat jatah nari Saman dan Japin, sedangkan adiknya kebagian tiga sesi: tari Timor, Rebana, dan Dance
Yang pusing sih nyiapin dan ganti baju sebanyak 5 kali. Belum lagi ukuran baju buat si kakak yang agak susah. Maklum badannya dah melebihi ibunya sekarang hehehe. Duh susahnya nyekolahin anak-anak saat ini ya. Kalo dulu sih ibunya gak terlalu banyak acara kayak sekarang. Kalo ada acarapun pelaksanaannya sederhana. Kalo anakku pakai panggung yang dihias, sound system, dan acara bazar segala.
Continue Reading »
Akhirnya selesai sudah anak-anakku mengikuti Ulangan Akhir Semester (UAS). Dinda dan Diva harus jungkir-balik menghapal buku-buku pelajaran yang tebal-tebal. Gimana enggak jungkir balik, orang anak-anakku belajarnya di tempat tidur kok hehehe. Bapak-Ibunya pun ikut pusing mendampinginya- sebenarnya yang lebih sering sih Ibunya aja
Bapaknya kalo gak dipanggil sih paling sibuk lagi ngutak-ngatik NB nya . Melihat pelajaran anakku yang banyak dan berbeda dengan jaman aku dulu, Aku kadang suka ikut2an puyeng juga
Continue Reading »
Aku sempet bingung dan stress pas dinda check-up ke dokter anak di RS yang sama. Itu hari kelima setelah Dinda keluar dari RS tersebut. Sebelum cerita apa yang menyebabkan aku stres, saya ceritakan lagi catatan hasil test trombositnya Dinda. Satu hari setelah di rumah, trombositnya naik dari 80 ribuan ke 90 ribuan. Aku seneng akhirnya naik lagi, tapi suka agak gregetan, kok naiknya dikit-dikit ya
Pada hari ketiga kemudian, trombositnya naik menjadi 113 ribu. Aku tambah seneng deh. Mudah-mudahan besoknya lagi sudah diatas batas normal.
Continue Reading »
Ini pengalaman pribadiku ketika merawat Dinda selama rawat inap di Rumah Sakit. Setelah menulis berbagai obat tradisional untuk pasen DBD yang telah kutuliskan di sini, mudah-mudahan ada manfaatnya juga jika kutuliskan pengalaman merawat penderita DBD selama di RS. Agak panik dan stres-stres juga sih
Continue Reading »
Seminggu nungguin Dinda di rumah sakit rasanya lama banget. Sedih rasanya lihat dinda terkulai lesu di rumah sakit. Kelihatan banget raut muka yang pucat pasi karena dinyatakan terkena Demam Berdarah Dengue (DBD). Dari beberapa acuan yang kubaca, “Penyakit ini disebabkan oleh suatu virus yang menyebabkan gangguan pada pembuluh darah kapiler dan pada sistem pembekuan darah, sehingga mengakibatkan perdarahan-perdarahan. Pembawa atau vektor yang berperan dalam penularan penyakit ini adalah nyamuk Aedes aegypti”.
Continue Reading »