Archive for umum

Karakteristik Permukiman Kota

Permukiman kota tidak bisa lepas dari bentuk fisik buatan manusia (urban artifact) dalam skala besar yang dapat menggambarkan nilai-nilai kultural masyarakat yang ada didalamnya. Seperti yang diungkapkan oleh Prof. Eko Budiharjo (1993), bahwa karya-karya arsitektur tampil sebagai wajah kota yang dihasilkan oleh pemeran dan pelaku pembangunan sesuai dengan latar belakang budaya masyarakat. Dalam permukiman kota penampilannya sering bersifat simbolis, berskala manusia, memiliki kekhasan dengan mosaik kultural yang beragam dan menampilkan perkembangan ruang dan massa dalam kurun waktu tertentu.

Di dalam wilayah perkotaan juga menyuguhkan mosaik permukiman masyarakat yang khas dengan motif dominasi tunggal dalam skala kawasan. Keberadaan aset ini dapat mengisahkan, tata cara hidup, budaya dan peradapan masyarakatnya. Ini dapat mengungkapkan hasil karya arsitektur kota sebagai social work of art, sehingga harus ada usaha pengungkapan karya budaya lokal yang telah terbukti menciptakan rasa tempat (sense of place), rasa memiliki dan rasa kebanggaan bagi warga kota serta menjadi identitas pada kawasan kota tersebut. Permukiman kota disini dapat dilihat lingkungan fisik yang merupakan manifestasi dari nilai-nilai sosial-budaya masyarakat. Menurut Rapoport (1969), yang merupakan produk budaya tertentu merupakan aset, didalamnya mengandung makna atau konsepsi yang dapat digali keberhasilan dan kegagalan suatu bentuk penanganan fisik lingkungan.

Cannot create QuickStats table. Database user does not have CREATE priviledge.