Renungan hari ke-7

Bagaimana Menjadikan Rumah kita Rumah Islami

Segala Puji bagi Allah, sholawat serta salam semoga tercurah kepada Rasulullah, keluarga dan sahatnya.

Allah berfirman :

Maka apakah orang-orang yang mendirikan masjidnya diatas dasar takwa kepada Allah dan keridhoa-Nya itu yang baik, ataukah orang-orang yang mendirikan bangunannya di tepi jurang yang runtuh, lalu bangunanya itu jatuh bersama-sama dengan dia kedalam neraka Jahanam? Dan Allah tidak memberikan petunjuk kepada orang yang dzalim.” (At-Taubah : 109)

Rumah islami adalah rumah yang dibangun diatas dasar ketakwaan, tiangnya takwa kepada Allah, talinya amal shalih, dan tamannya taat kepada perintah Allah S.W.T

Rumah adalah amanah, tanggung jawab dan yang dipimpin, ia memerlukan pimpinan yang penuh kesadaran dan penanggung jawab yang jujur.

Yang paling dibutuhkan rumah Muslim adalah seorang ayah yang baik dan ibu yang beriman yang keduanya terus menerus berupaya mendidik penghuni rumah

Rumah islami di bulan Romadhon dimeriahkan dengan dzikir, membaca Al-Quran, kekhusyuan dalam sholat dan ketakwaan.

Rumah islami adalah rumah yang penghuninya selalu merasa malu kepada Allah. Dalam sebuah hadits Rasulullah bersabda :

Wahai manusia, malulah kepada Allah dengan sebenar-benar malu. Malu kepada Allah dengan sebenarnya adalah menjaga kepala dan apa yang dipikirkannya, menjaga perut dan apa yang dikandungnya. Barangsiapa yang mengingat petaka, ia meninggalkan perhiasan kehidupan dunia.”

Sungguh bulan Romadhon melimpahkan ruhaniah dan ketenangan ke dalam rumah Muslim, ia membangunkan penghuni rumah untuk sholat malam, mengajak mereka menjalankan ibadah puasa siang hari, menghasung mereka mengingat Allah.

“Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca Kitab Allah dan mendirikan sholat dan menafkahkan sebagian dari rizki yang Kami anugrahkan kepada mereka dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perniagaan yang tiada merugi.” (Fathir:29)

Kami memohon kepada-Mu, wahai Yang paling Maha Penyayang diantara yang penyayang, semoga Engkau penuhi rumah kami dengan iman, hikmah dan ketentraman.

Renungan hari ke-6

Ramadhan adalah bulan sholat malam

Segala puji bagi Allah, sholawat serta salam semoga dilimpahkan kepada Rasulullah, keluarga dan para sahabatnya.

Ramadhan adalah bulan untuk puasa dan sholat malam, malam termanis dan saat termahal nilainya pada hari orang-orang yang berpuasa bangkit dalam senyap kepekatan.

Firman Allah dalam surat Al Muzzammil : 1- 4

Dan orang yang beselimut (Muhammad), bangunlah untuk sembahyang di malam hari, kecuali sedikit dari padanya, yaitu seperduanya atau kurangilah dari seperdua itu sedikit, atau lebih dari seperdua itu. Dan bacalah Al- Qur’an itu dengan perlahan.”

Allah S.W.T berfirman kepada Rasulullah untuk mengerjakan sholat malam dan beliau mengerjakannya dengan sungguh-sungguh. Beliau bangun malam dan berlama-lama sholat malam, beliau menangis dan berlama-lama menangis, beliau khusyu’ dan berlama-lama dalam khusyu’.

Allah S.W.T berfirman :

Dan pada sebagian malam hari, sholat tahajudlah sebagai suatu ibadah tambahan bagimu, mudah-mudahan Tuhanmu mengangkat kamu ke tempat yang terpuji.” (Al-Isro’:79).

Rumah-rumah kaum Muhajirin dan Anshor pada saat malam tiba berubah menjadi sekolah-sekolah untuk membaca Al-Qur’an, universitas untuk mendidik dan lembaga keimanan.

Bagaimana dengan rumah muslim saat ini ?

Rumah kebanyakan manusia kini menjadi tempat berhura-hura, tempat untuk bermaksiat, dan perbuatan sia-sia lainnya. Terkadang kita mampu untuk bangun malam jika ada sesuatu yang menarik untuk di tonton, begadang main catur, mendengarkan lagu, tapi kita lalai kepada Allah. Ya Allah, kami mohon ampunan-Mu.

Ketika kita kehilangan sholat malam, hati kita mengeras, air mata kita mengering, iman kita melemah.

Dalam hadits shohih Rasulullah bersabda :

Orang yang meramaikan Romadhon (dengan puasa, sholat, membaca Al-Qur’an dan ibadah lain) karena menginginkan dan mengharap keridhoan Allah, ia akan diampuni dosanya yang telah lalu.”

Tips untuk melaksanakan sholat malam :

1. Ingatlah bahwa hari yang amat dahsyat itu akan datang yaitu kiamat

2. Ingatlah bagaimana keadaan kita di alam kubur, gelap, sepi, sendiri, adzab kubur,

maka sholat malam akan membantu ‘tuk menerangi kita dalam kegelapan kubur

3. Ingatlah bahwa dengan sholat malam kita akan mendapatkan ampunan Allah dari dosa yang sebelumnya dan dosa yang akan datang baik yang disembunyikan maupun yang dinyatakan.

“Jadilah seperti sahabat nabi dalam zuhud dan wara’

mereka adalah kaum yang tak ada bandingnya di kalangan manusia

Mereka beribadah malam, bila gelap (malam) mengunjungi mereka

betapa banyak diantara mereka yang beribadah dengan air mata bercucuran

menuruni pipi.”

Dalam sebuah hadits shohih Rasulullah bersabda kepada Ibnu Umar :

“Wahai Abdullah, janganlah seperti si fulan, ia bangun waktu malam tetapi meninggalkan sholat (dan ibadah lain) di malam hari.”

Smoga kita dapat istiqomah dan istimror dalam menjalankan sholat malam

agar segala dosa dan kesalahan kita di ampuni-Nya. Amin

Cannot create QuickStats table. Database user does not have CREATE priviledge.