debyo Blog


Serba-serbi bank di PERANCIS

⊆ October 20th, 2008 by debyo | ˜ 2 Comments »

Tulisan kedua saya di blog ini dibuat karena terinspirasi berita mengenai pembobolan yang dilakukan terhadap rekening presiden Perancis saat ini.

Kesan pertama saat memasuki sebuah bank di Perancis seperti bank LCL di Dijon adalah jumlah pegawai yang terbatas hanya ada 2 orang. Hal ini bisa dimaklumi karena  mahalnya biaya yang harus dikeluarkan untuk mengaji seorang karyawan ( minimal 1300 euros per bulan , sebagai upah minimum). Saat pertama kali membuka rekening di bank, ada beberapa dokumen yang diperlukan antara lain : KTP ( titre de sejour) atau paspor dan surat ket. tempat tinggal terakhir. Setelah mengisi form aplikasi permohonan , langsung mendapatkan nomor rekening walaupun tidak perlu menyetorkan sejumlah uang ke rekening tersebut (Hal ini terjadi juga pada salah satu temen saya) . Sedangkan kartu bank ( CB ) akan diberitahukan melalui surat yang sekaligus sebagai bukti pengambilan CB tersebut. CB sangatlah penting di Perancis karena pembayaran kebanyakan dapat dilakukan dengan menggunakan kartu ini dan ada beberapa instansi yang justru tidak mau dibayarkan dengan uang tunai. Setelah menunggu sekitar 2 minggu , datang surat pemberitahuan untuk mengambil kartu tsb. Setelah mengambilnya , bisa melakukan pengajuan buku check karena ini perlu juga untuk melakukan pembayaran seperti cerita saya yang pertama. Waktu yang diperlukan untuk memperolehnya sekitar 1 minggu.

Nah, ini yang sangat berbeda dengan perbankan di Indonesia, yaitu bagaimana caranya kalau kita mau menyetorkan ke sejumlah uang ke rekening kita ?. Ternyata bank di LCL ini , penyetoran dilakukan tidak ke pada petugas bank tetapi justru ke ATM.  Sangat membingungkan bagi yang belum pernah menyetor uang di ATM , apalagi tidak ada penyajian dalam bhs inggris , hanya bhs perancis. Tetapi biasanya petugas mau membantu untuk mefungsikan ATM tersebut. Berikut ini pengalaman saya waktu melakukan proses tersebut sendiri.

  1. Memasukkan kartu CB ke ATM dan dilanjutkan dengan memasukkan kode pinnya dan dilanjutkan dengan menekan tombol validation ( OK ).
  2. Setelah code pin dinyatakan benar oleh ATM maka akan muncul menu utama , pilih submenu operasi lain ( autre operation) dan di bagian ini kita bisa memilih untuk pemasukkan uang.
  3. Kemudian akan ditanyakan berapa nilai yang akan disetorkan , kita harus memasukkan angka yang tentunya sesuai dengan jumlah yang akan disetor. Setelah itu akan dicetakkan bukti no. penyetoran dan nilai setornya dan akan keluar amplop dari ATM tersebut. Setelah itu uang kita masukkan ke amplop beserta cetak bukti diatas. Kemudian mesin meminta kita untuk memasukkan uang tersebut ke ATM ( ada lubang khusus untuk hal tsb). Bagaimana jika uang tidak sama dengan jumlah yang disetor ? apakah akan ditolak pada saat itu ? Ternyata tidak, karena besok harinya proses penyetoran yang sebenarnya baru dilakukan dan tentunya oleh petugas bank dan jika ada selisih apa yang akan dilakukan ? . Nah untuk hal ini saya belum mengalaminya , mekanisme apa yang harus dilakukan .

Dari cerita diatas, menurut pandangan saya sistem perbankan di Perancis sangat meminimkan tenaga kerja dan dibangun sistem tidak ada kontak uang secara langsung antara nasabah dengan pihak bank yang bisa mengurangi kesalahan pengitungan oleh teller. Secara logika dengan memperhatikan resiko yang mungkin bisa ditimbulkan dari salah hitung tadi, tentunya tidak salah kalau sistem perbankan yang dibangun  jauh lebih memperhatikan hal-hal yang bisa berdampak  terhadap resiko yang lebih besar misalnya pembobolan rekening. Namun dengan adanya berita terbaru yang menimpa sang presiden tentunya patut dipertanyakan mengenai sistem perbankan di negara Perancis . Dan pengalaman saya pribadi saat mencoba melakukan pembayaran antar rekening ( virement -istilah perancisnya) dari rekening saya ke renening aries MUSLIM  yang dilakukan jauh hari setelah diterima kartu CBnya dan ternyata yang tercetak di bukti setoran adalah MUSLIN bukan MUSLIM ( Biasa yang digunakan adalah nama NOM= nama belakang). Padahal sebelumnya oleh yang bersangkutan sudah dilakukan perbaikan nama tersebut dengan bukti saat menerima kartu CB nama yang tertera di surat pengambilan dan kartunya adalah aries MUSLIM. Masih saja ada keselahan disaat kesan pertama yang baik terhadap perbankan di salah satu negara maju di EROPA.


Bentuk pelayanan yang baik di negeri orang

⊆ October 20th, 2008 by debyo | ˜ 1 Comment »

Ini adalah tulisan pertamaku di blog yang sebenarnya ingin saya mulai dari dahulu, tetapi baru terealisasikan sekarang. Sebuah pengalaman yang menurut saya pribadi bisa ditiru oleh negara kita tercinta INDONESIA,

Ada beberapa hal yang bisa diambil manfaatnya dan syukur2 bisa dilakukan oleh pemerintah kita sehingga terwujudkan perubahan ke depan yang lebih baik.

Cerita pertama kali saya mulai dari saat saya ingin berlanggan telepon fixed di Perancis dengan operator FranceTelecom ( semacam TELKOM di Indonesia), saya datang ke salah satu counter dengan sunny arief SUDIRO untuk menanyakan apakah ada saluran yang tersedia di tempat saya yang baru ( saya pindah karena di tempat sebelumnya, saya tidak bisa berlangganan telepon fixed dan tidak dimungkinkan untuk ditempati lebih dari satu orang). Maklum, saya menyiapkan tempat tinggal untuk menyambut kedatangan istri ( Tri Wahyu Retno NINGSIH). Ada 3 dokumen yang perlu disiapkan untuk menanyakan hal tsb yaitu :

  1. Surat keterangan tempat tinggal yang baru ( Attestation de logement - istilah perancisnya). Surat ini memang benar-benar harus dikeluarkan dari pengelola tempat tinggal tersebut atau bisa juga langsung dari yang punya appartement tersebut.
  2. Kartu identitas diri bisa berupa titre de sejour ( semacam KTP kalau di Indonesia) ataupun paspor bagi yang belum punya identitas di atas.
  3. Kartu mahasiswa ( carte d’etudiant) diperlukan jika ingin mendapatkan reduksi biaya pasang.

Setelah menunjukkan dokumen diatas, petugas akan mengecek alamat tsb ada jalur atau tidak, jika ada maka aplikasi permohonan akan diproses langsung di komputer.  Petugas memberitahu maksimal 7 hari akan berfungsi dan jika belum bisa menanyakan langsung ke counter. Tidak sampai 7 hari telepon bisa digunakan untuk berkomunikasi , selang 2 minggu datanglah faktur tagihan untuk biaya pasang, dan abonement 2 bulan ke depan dan pembayaran dilakukan dengan cara mengisi form yang telah dikirimkan oleh pihak francetelecom dengan disertai check yang telah diisi sesuai dengan tagihan tersebut ataupun bisa juga kita melakukan debet terhadap rekening yang ada di perancis ( prelevement automatique) dengan mengirimkan nomor rekening bank.

Setelah saya melakukan pembayaran dengan check, saya mulai melakukan pendaftaran ke operator Alice melalui internet. Alasan utama saya yang berpindah ke operator tsb karena menawarkan telpon gratis ke Indonesia asalkan yang dituju adalah telepon fixed yang dikelola telkom ( termasuk flexi lho) . Ya walaupun kita juga bisa berkomunikasi dengan menggunakan yahoo tetapi kendalanya harus ada PC dan saluran internet bagi yang akan ditelpon. Tidak lama kemudian sekitar satu minggu paket modem dan decoder TV sudah dikirimkan oleh Alice menggunakan jasa collisimo ( semacam paket khusus untuk barang) dan juga info sms ke hp untuk memberitahu kalau jalur sudah aktif. Namun sayang setelah saya coba pasang ternyata modem tidak berfungsi dengan baik, sehingga saya coba dengan modem Alice lain punya temen dan teryata berfungsi walaupun dideteksinya sebagai nomor telepon dari modem temen tersebut bukan nomor telepon saya. Hal ini terlihat saat digunakan untuk menelpon ternyata yang muncul ada nomor telepon yang terdaftar untuk modem temen tersebut. Akhirnya harus menelpon ke servis teknik Alice untuk melaporkan modem rusak dan jawaban yang diberikan dengan mengirimkan modem baru lagi dan tentunya biaya tidak dibebankan ke konsumen. 3 hari kemudian paket datang dan didalamnya ada modem sejenis beserta faktur collisimo  untuk kirim balik yang sudah dibayarkan oleh Alice. Pada saat yang hampir bersamaan datang surat dari francetelecom yang berisi informasi kalau pembayaran yang saya lakukan sebelumnya ada kelebihan dan akan dikembalikan. Saya berpikir gimana ya mekanisme mengembalikannya, dan ternyata pihak francetelecom mengirimkan chek senilai kelebihan tersebut yang dapat saya cairkan di bank. Hal yang bisa diambil dari cerita ini adalah tanpa diminta pun, proses pengembalian biaya abonement satu bulan tetap dilakukan. Saya berharap semoga hal2 ini sudah dilakukan oleh pelayanan di Indonesia.


Hello world!

⊆ April 16th, 2007 by debyo | ˜ No Comments »

Welcome to nustaffsite.gunadarma.ac.id. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!



Cannot create QuickStats table. Database user does not have CREATE priviledge.