Bambang Wahyudi

30 September, 2011

Perbedaan yang Dirahmati

Filed under: Blogroll — Bambang Wahyudi @ 9:34 pm

Ada perbedaan-perbedaan yang merupakan rahmat Allah, yaitu perbedaan-perbedaan yang memang sudah merupakan takdirNya. Ada perempuan, ada laki-laki, jelas sekali perbedaannya. Meski demikian, seperti di antara angka 1 dan angka 2 ada sejumlah bilangan yang tak terhingga yang menjembati perbedaan keduanya. Begitu juga dengan perempuan dan laki-laki, ada sejumlah bilangan yang tak terhingga yang menjembatani perbedaan keduanya (sehingga ada perempuan yang seperti lelaki, dan ada laki-laki yang seperti perempuan). Ada manusia, ada hewan, keduanya berbeda, namun ada sejumlah bilangan yang tak terhingga yang menjembatani keduanya (sehingga ada manusia yang mirip hewan, dan hewan yang mirip manusia), dan seterusnya, selalu ada perbedaan dan selalu ada kemiripan.

Di antara manusia sendiri, ada perbedaan warna kulit (ras manusia), ada yang hitam dan ada yang putih, dan banyak pula warna kulit yang menjembatani dua perbedaan nyata tersebut. Ada yang kaya dan ada yang miskin, tapi banyak pula kondisi keuangan lainnya yang mendekati dua perbedaan tersebut, dan masih banyak-banyak lagi.
Itulah perbedaan yang merupakan rahmat Allah. Bisa dibayangkan bila semua orang sama kayanya. Bisa dibayangkan kalau semua orang sama pandainya. Bisa dibayangkan kalau semua penduduk dunia perempuan semua, atau laki-laki semua. Tentu dunia akan kacau balau. Jadi, justru dengan perbedaan-perbedaan itulah bagaimana kita dapat bekerja sama, saling tolong-menolong, saling menyayangi, saling mengisi, dan seterusnya…

Beda kalau perbedaan-perbedaan itu manusia sendiri yang membuatnya (apalagi bila dilandasi dengan egoisme diri, kelompok, golongan….), perbedaan seperti itu bisa menjadi permusuhan …..

2 Comments »

  1. Perbedaan boleh saja terjadi dan merupakan keragaman dalam perkembangan manusia… misalnya pada saat rapat terjadi perbedaan yang mungkin akan menambah pengetahuan seseorang tentang hal yang belum ia ketahui di lingkungan itu sendiri. Seusai rapat ya kembali seperti semula mungkin itu satu contoh yang perlu kita teladani. Adaikata seluruh dunia dibuat sama maka begitu terjadi perbedaan tidak akan lagi di dapatkan solusi maka yang akan didapatkan adalah pencemoohan golongan yang tidak lazim. Untungnya di negara kita berlandaskan Bhineka Tunggal Ika kalau tidak mungkin akan terjadi perang antar-suku, antar golongan, antar umat beragama dan sebagainya. Ini yang dapat menyadarkan kita bahwa kita bisa berbeda-beda tetapi tetap satu yang merupakan rahmat dari Sang Pencipta untuk dapat mengerti satu dengan lainnya dan menghargai pendapat orang tanpa harus merasa tersinggung dengan adanya perbedaan tersebut. Menurut saya pribadi ini baik isinya dan perlu dikaji lebih mendalam

    Comment by Heru Herdianto — 5 October, 2011 @ 12:06 pm

  2. perbedaan menjadi rakhmat berlaku bagi yang sadar dan yang bersyukur, namun akan menjadi petaka bagi yang tidak menyadari samapai ke sana.

    Comment by rakhma — 5 October, 2011 @ 3:05 pm

RSS feed for comments on this post. TrackBack URL

Leave a comment

*
Untuk membuktikan bahwa anda bukan spam engine, mohon ketikkan kata2 disamping ini pada kolom dibawah ini.
Anti-Spam Image

Powered by WordPress

Cannot create QuickStats table. Database user does not have CREATE priviledge.