Bambang Wahyudi

5 May, 2011

Realitas

Filed under: Blogroll — Bambang Wahyudi @ 5:53 am

REALITAS

Ada dua hubungan yang harus dilakukan oleh seorang manusia, yaitu hubungan dengan Sang Pencipta dan hubungan dengan sesama ciptaanNya. Hubungan dengan Sang Pencipta sangat pribadi sifatnya (meski kadang dilakukan secara bersama-sama/ berjamaah), sedangkan hubungan dengan sesama ciptaanNya, bisa pribadi dan bisa berkelompok (organisasi/ perwakilan).

Dalam beragama Islam, setelah nabi Muhammad wafat, kita mengenal adanya beberapa mashab yang pada umumnya mengajarkan agama (khususnya yang berkaitan dengan sunnah/ hadis nabi) yang agak berbeda pendapat. Hal itu wajar-wajar saja karena persepsi manusia bisa beragam, tergantung pengalaman, tingkat pendidikan, daya analisis, dan lain-lain yang berbeda-beda.

Kita kembali ke masyarakat, dulu Kyai AA Gym sangat fenomenal, mulai dari anak-anak sampai orang tua, dari umat Islam sampai non Islam, dan seterusnya. Namun, begitu ia menikahi wanita untuk yang kedua kalinya, kefenomenalan itu langsung runtuh, seakan ia tenggelam. Padahal ilmu agamanya tidak berkurang ketika ia menikah lagi.

Apa artinya ?

Masyarakat (orang) tidak dapat menilai atau melihat “isi hati” orang lain, itu merupakan rahasia orang yang bersangkutan dan Tuhannya. Masyarakat tidak dapat melihat atau mengetahui niat seseorang, baik atau buruk, itu rahasia orang yang bersangkutan dan Tuhannya. Intinya orang tidak mengetahui, bahkan tidak mau tahu sepandai apa seseorang, sekuat apa kemauan seseorang. Yang masyarakat (orang) tahu adalah apa yang telah diperbuatnya !.

Seorang pencuri habis digebug massa karena ia telah melakukan pencurian (tindakan kriminal), massa tidak mau tahu kalau sebetulnya itu dilakukan karena ia (keluarganya) kelaparan yang seharusnya justru kewajiban masyarakatnyalah yang harus menolong.

Masyarakat sekarang kurang sadar hukum karena mereka melihat aparat penegak hukum banyak yang korup (melanggar hukum).

Seorang anak tidak akan menjalankan perintah orang tuanya untuk sholat kalau si orang tua dilihatnya juga tidak pernah sholat.

Kesimpulannya ?

Perkataan dan perilaku seseorang kepada orang lain adalah kunci penilaian seseorang kepada orang lain. Jadi, jangan berharap seorang guru mau digugu dan ditiru (dipercaya dan diikuti) bila perkataan dan perilakuknya tidak disukai murid-muridnya. Jangan berharap ummat akan setia kepada guru (kyai) jika sang guru (kyai), ucapannya dan tindakannya di luar norma-norma yang dianut oleh ummatnya.

Orang tidak tahu (baca: tidak mau tahu) sehebat apa pemikiran seseorang, sehebat apa ia berguru dengan orang lain, sehebat apa pendapatnya, sekuat apa niatnya, dan seterusnya. Yang orang lain tahu hanyalan apa yang diucapkannya dan apa yang telah diperbuatnya. Selama ucapan dan perbuatannya dapat diterima orang lain, maka orang lain itu dapat menilai (meski bisa juga salah) bagaimana moral orang itu.

4 Comments »

  1. Petikan pernyataan “Ada dua hubungan yang harus dilakukan oleh seorang manusia, yaitu hubungan dengan Sang Pencipta dan hubungan dengan sesama ciptaanNya” mungkin ini bersumber kepada ayat yang menyebutkan ” hablumminallah wahabluminannas”. Jika pengertiannya seperti itu maka bisa dipahami jika realitasnya menjadi berbagai peristiwa seperti yang Bapak sampaikan. Mengapa demikian…? karena antara pencipta dan sesama ciptaanyaNya terpisah tidak nyambung.

    jika penggalan ayat tersebut menjadi bermakna, “seluruh gerak horisontal sesama ciptaan Allah (manusia dg manusia maupun manusia dengan alam misalnya ) adalah kesibukan berbuat yang selalu vertikalisasi yang sangat tergantung menurut ilmunya Allah” maka realitas dimasyarakat tidak demikian. menyambung tulisan saya yang lalu, inilah kesalah iman, kesalahan satu konsepsi yang luar biasa.

    Jwb.: Maaf, saya kesulitan mencernanya (mungkin karena bodoh ya ?…hehehe…), kalau tidak salah tangkap, yang Ibu maksud adalah keduanya saling bersinergi, begitu ya ?, kalau begitu saya setuju. Maksud dalam tulisan ini adalah orang hanya menilai kita dari apa yang kita ucapkan dan kita lakukan, orang tidak dapat melihat “isi hati” atau “isi otak” kita, karena itu hanya diketahui oleh kita sendiri dan Tuhan.

    Jadi, sepandai apapun kita, sebanyak apapun deretan gelar kita, semulia apapun gelar kita, orang tidak mau tahu, yang penting apa yang diucapkan dan diperbuatnya….

    Comment by rakhma — 5 May, 2011 @ 7:50 am

  2. seperti kebiasaan lama saya mencoba menjawab lagi dalam tulisan saya yang terakhir ” Tanggapan , sebuah realitas”
    mohon maaf kalau Bapak kurang dapat mencerna justru di akibatkan karena bodohnya saya dalam memaparkan tidak menggunakan bahasa yang benar. Untuk itu mohon ijin saya menguraikannya di tulisan Blog sendiri. Sekali lagi mohon di maklumi atas segala kekurang saya. Mungkin tulisan terlalu lancang, dan bila menyinggung perasaan mohon tegurannya yang keras buat saya agar saya tidak mengulangi lagi di waktu yang akan datang.

    Jwb,: sama-sama, saya juga minta maaf atas kebodohan saya. Saya tidak mungkin menegur keras Ibu, lha Ibu jauh lebih “fasih” dari saya sehingga sering apa yang saya pikirkan berbeda jauh dengan apa yang Ibu pikirkan. Inilah hidup, perlu banyak maklum….

    Comment by rakhma — 6 May, 2011 @ 7:59 am

  3. Seandainya banyak manusia seperti pak Bambang…., maka tentramlah dunia ini. Banyak perbedaan pandangan tidak mengklaim satu sama lain sesat, namun saling mengaku bodoh…, dan mungkin merasa tersesat atas kebodohan masing masing. Kasus pengusiran di milis….., salah satu bentuk bengusiran yang pernah saya alami juga. ternyata di lingkungan akademikpun…, manusia berpikir ……. (hemmm apa ya istilahnya….???,) masih banyak. Disodorkan sesuatau yang baru langsung teriak sesat…..!!!!, tanpa punya dasar argumen yang mampu di tantang, kapan lingkungan pendidik seperti di tempat kita menjadi maju dan mulia…..? kalau masih banyak macam manusia yang modelnya seperti ini….?

    Comment by rakhma — 9 May, 2011 @ 7:05 am

  4. nice post

    Comment by sewa mobil di surabaya — 4 February, 2012 @ 12:41 pm

RSS feed for comments on this post. TrackBack URL

Leave a comment

*
Untuk membuktikan bahwa anda bukan spam engine, mohon ketikkan kata2 disamping ini pada kolom dibawah ini.
Anti-Spam Image

Powered by WordPress

Cannot create QuickStats table. Database user does not have CREATE priviledge.