Bambang Wahyudi

29 October, 2010

Juru Kunci

Filed under: Blogroll — Bambang Wahyudi @ 4:37 pm

JURU KUNCI

Saya agak bingung dengan maksud perkataan “juru kunci” yang akhir-akhir ini banyak disebut karena peristiwa Merapi. Adalah Mbah Maridjan yang dijuluki “juru kunci Merapi” yang akhirnya meninggal dunia karena sapuan awan panas yang menerpa dirinya. Mbah Maridjan dikenal sebagai pribadi sederhana yang lugu lagi bertanggungjawab, penuh pengabdian dengan apa yang diembannya, dan penuh canda tawa. Semoga arwah beliau kembali ke Pemiliknya dengan jalan yang mudah, aamiin.

Namun saya menjadi bingung ketika membandingkan dengan dua kalimat berikut ini: “Mbah Maridjan, juru kunci Merapi itu, kini telah tiada,” dengan “Indonesia menjadi juru kunci di kejuaraan bulutangkis China terbuka.” Jadi, apa arti juru kunci sebenarnya ?, di satu sisi sekilas bermakna “penjaga” namun di sisi lain bermakna “posisi terendah.”

Iseng-iseng saya mencari beberapa kata yang mengikuti kata “juru” yang umum digunakan. Saya dapatkan: “juru masak,” “juru mudi,” “juru parkir,” “juru ketik,” “juru bicara,” “juru rawat,” “juru penerang” dan sebagainya. Juru masak (koki) adalah orang (profesional) yang tugasnya mengolah masakan. Juru mudi (supir) adalah orang (profesional) yang bertugas untuk mengemudikan mobil. Juru ketik adalah orang (profesional) yang tugasnya membuat tulisan dengan mesin ketik, dan seterusnya. Jadi, kata “juru” adalah “orang yang berprofesi,” sehingga meskipun kita mahir menyetir mobil, kalau kita tidak berprofesi sebagai supir, maka kita tidak dapat disebut sebagai “juru mudi.”

Kata “kunci” terkait erat dengan “gembok” karena kunci digunakan untuk membuka gembok (baik dalam arti fisik maupun non fisik). Misalkan kalimat “kunci ini bukan pasangan dari gembok itu,” atau “belajar adalah kunci sukses mendapat nilai tinggi,”

Jadi, apakah “juru kunci” dapat berarti “orang yang berprofesi sebagai pemegang kunci ?.” Bisa jadi kalau itu adalah orang yang ditugaskan untuk memegang kunci masuk ke areal pemakaman yang tanpa kunci itu para pengunjung tidak bisa masuk. Lalu, apakah Mbah Maridjan benar-benar memegang kunci sehingga para pendaki (pengunjung) tidak dapat masuk areal pendakian tanpa membuka kunci yang dipegang Mbah Maridjan ?. Apakah Indonesia menjadi (negara) yang memengang kunci di kejuaraan bulutangkis tersebut sehingga tanpa Indonesia kejuaraan itu tidak dapat dilangsungkan ?.

Sepertinya ada beberapa makna dari “juru kunci,” yang pertama dan meyakinkan adalah “orang yang berprofesi sebagai…” Makna kedua sepertinya berkaitan dengan sisi software (batiniah), yaitu “orang yang secara batin mengetahui sifat sesuatu,” misalkan “Mbah Maridjan mengetahui sifat dari Merapi (sehingga ia menjaganya).” Makna ketiga bisa berarti “urutan paling buncit” atau “paling belakang,” misalkan “Indonesia menempati posisi paling akhir di kejuaraan bulutangkis China terbuka.” Jadi, kata “juru kunci” bisa dimaknai sesuai dengan kata-kata lain sebagai pembentuk kalimatnya, seperti kata “bisa” pada kalimat “kamu bisa mengerjakannya” dengan kalimat “kamu terkena bisa beracun.”

Kalau makna kata “juru kunci” pertama, kedua dan ketiga digabung, maka dapat diartikan: “Mbah Maridjan adalah orang terakhir yang berprofesi sebagai penjaga Merapi yang mengerti sifat Merapi.” Oleh karena itu, tidak akan ada lagi jabatan “juru kunci Merapi,” bila ada, maka penggantinya tidak mengerti sifat Merapi lagi. Mungkin saja, ketiga arti tersebut tidak akan pernah digabung menjadi satu pengertian sehingga akan diangkat orang baru sebagai “juru kunci Merapi” yang menggantikan Mbah Maridjan.

Bagi yang memiliki kamus, tolong beritahu saya, apa arti “juru kunci” tersebut, dan apakah kata “juru kunci” bisa digunakan di lingkungan kampus ?, misalkan “Kamu adalah juru kunci Universitas Gunadarma.”

1 Comment »

  1. THX YA ATAS INFORMSI N ILMUNYA….
    ^_^

    Jwb.: Terima kasih kembali, jadi, apa itu “juru kunci” ?

    Comment by wanti — 30 October, 2010 @ 9:36 am

RSS feed for comments on this post. TrackBack URL

Leave a comment

*
Untuk membuktikan bahwa anda bukan spam engine, mohon ketikkan kata2 disamping ini pada kolom dibawah ini.
Anti-Spam Image

Powered by WordPress

Cannot create QuickStats table. Database user does not have CREATE priviledge.