Bambang Wahyudi

2 September, 2010

Terbalikkah Cara Berpikirku ???

Filed under: Blogroll — Bambang Wahyudi @ 3:38 pm

Katanya bangsa ini mau menjadi bangsa yang besar, bangsa yang dihormati bangsa-bangsa lain. Kan untuk itu, kita harus menjadi bangsa yang unggul. Tapi, aneh, kenapa kalau kita melakukan penelitian, harus banyak referensi dari orang-orang (bangsa-bangsa) lain, wa bil khusus (malah lebih khusus) dari orang-orang barat. Ini berarti kita harus terus menjadi “buntut,” kalau sudah demikian, kapan kita bisa menjadi “kepala” ?, kapan kita menjadi bangsa yang dihormati ?.

Padahal, pada dasarnya, semua orang di dunia ini memiliki kemampuan yang sama, tinggal bagaimana orang (bangsa) itu mengelola dan memanfaatkannya. Saya jadi berpikir, bangsa ini menjadi bangsa “bebek” alias hanya bangga bila bisa mereferensi tulisan-tulisan dari bangsa barat (misalnya IEEE), namun tidak berusaha menjadi bangsa yang menjadi referensi bagi bangsa-bangsa lain. Bangsa kita bangga bisa mengoperasikan BB, bukan membuat BB. Bangga bisa memakai software orang lain, dan memaksakan orang lain memakainya juga, bukan bangga membuat software sendiri.

Bangsa kita bangga mendapat gelar ketika sekolah di LN, tetapi mereka (orang di LN) bisa mendapatkan proyek dari situ. Bangsa kita bangga bila tulisannya dimuat di jurnal-jurnal internasional, bukan khawatir kalau karyanya dijadikan barang industri yang dijual ke sini dengan harga yang mahal. Saya yakin, mereka (kaum kapitalis) menulis di jurnal-jurnal ilmiah adalah tulisan-tulisan yang sudah usang, yang terbaru sudah mereka jual ke industri.

Terbalikkah cara berpikirku ?, tapi, itulah aku.

Powered by WordPress

Cannot create QuickStats table. Database user does not have CREATE priviledge.