Bambang Wahyudi

2 July, 2008

Robot UG: Tak Berkutik di Kandang Macan

Filed under: Blogroll — Bambang Wahyudi @ 1:14 pm

Sewaktu pertandingan “Galelobot 2008″ di ITB Bandung, Robot UG yang diwakili oleh “Rapid” bisa menyisip jadi Juara III di antara tim-tim robot dari UGM yang merebut Juara I, II, dan IV dan merupakan tim dominan di 8 besar.

Kali ini, “si anak bawang” mencoba peruntungannya dan bertanding di “Kandang Macan” UGM. Sayangnya, keberuntungan itu belum memihak ke 5 tim robot UG yang dikirim, yaitu “Rapid Evolution”, “B0l4n6″, “SHOCKAT-6″, “Shinigami-6″, dan “Semar Mesem”.

Ke 5 tim robot UG tersebut hanya berhasil lolos dari babak penyisihan yang diikuti sekitar 110-an tim. Babak penyisihan dilakukan sebanyak 4 kali dalam satu setengah hari. Pada babak penyisihan tersebut, ada tim yang pernah menduduki urutan I, II, atau III di setiap groupnya.

Memang, dalam babak-babak penyisihan tersebut, beberapa tim UGM yang duluĀ ikut pula bertanding di ITB seperti Robotico-X, Mozaem, dan lain-lain (yang menjadi juara) tampil sangat memukau (menurut saya ketika itu). Praktis robot mereka berlalu tanpa hambatan dan melenggang dengan tenangnya menuju garis finish dengan waktu jauh di bawah tim-tim lainnya (di bawah 30 detik dari 5 menit waktu yang disediakan panitia).

Arena perlombaan memang tidak serumit ketika di ITB. Arena 4 X 6 meter persegi hanya datar saja, tidak ada tanjakan, tidak ada turunan, dan tidak ada terowongan. Praktis pertandingan hanya mengandalkan “algoritma pemrograman” yang justru mata kuliah tersebut “kurang disenangi” banyak mahasiswa kita (terutama di kelas-kelas yang saya ajar).

Memang, ketika saya amati, robot-robot kita tidak mengalami kemajuan yang signifikan sejak bertanding di ITB dulu, algoritmanya tampak masih berkisar di situ-situ saja yang menggambarkan orang yang membuat program masih itu-itu saja. Memang, tidak banyak waktu yang bisa dipersipakan setelah bertanding di KRCI-UI lalu, dan percobaan menggunakan lapangan paling hanya 1 hari saja.

Kini, si “anak bawang” yang seperti seorang bayi yang baru mulai berjalan tetapi ingin berlari, meski pernah berhasil sekali, tapi pernah pula jatuh beberapa kali, harus kembali menata diri melihat kondisi sekitar (mana sandungan, mana pegangan, dsb.), menguatkan diri (harus tetap bersemangat, tak putus asa, dsb.), dan akhirnya mencoba berlari kembali.

Tim robot UG yang semula ada 3 tim (sewaktu di ITB), bertambah menjadi 5 tim (di UGM) semuanya hanya terdiri dari jurusan Teknik/ Sistem Komputer (sewaktu di ITB), ditambah jurusan Sistem Informasi (di UGM), terasa masih kurang. Setelah diamati tim-tim dari institusi lain, kebanyakan mereka dari jurusan Teknik Elektro.

Akhirnya, kita perlu terus berbenah diri, ajang lomba robot akan semakin semarak di masa-masa depan karena lomba ini adalah ajang prestasi dan prestise bagi institusi. Karenanya, tak ada waktu untuk berleha-leha untuk mengejar kemajuan, karena mereka di sana juga terus memicu diri meningkatkan kinerja robotnya.

Salam dan terus berjuang !!.

Powered by WordPress

Cannot create QuickStats table. Database user does not have CREATE priviledge.