Bambang Wahyudi

14 December, 2007

Job Description Asisten Integrated Lab.

Filed under: Blogroll — Bambang Wahyudi @ 10:44 am

Kepada Calon Asisten Integrated Lab.

Berikut ini disampaikan beberapa catatan mengenai Integrated Lab. Berhubung ruang belajar tidak mencukupi jumlah pendaftar, maka kepada calon asisten diminta untuk belajar secara mandiri. Kelak akan dilakukan tes (ujian) saringan untuk menjadi asisten.

ASISTEN INTEGRATED LAB. UNIVERSITAS GUNADARMA

Visi : “Mempersiapkan laboratorium komputer modern dan praktikum mandiri di Universitas Gunadarma”

Misi : - Membangun modul-modul praktikum
- Membangun sistem kepesertaan para praktikan
- Membangun sistem tata-kerja bagi pengelola lab.

Sasaran-sasaran :

- Menguasai berbagai software pendukung pembuatan modul, seperti PHP, MySQL, Flash, Java, dll.
- Mampu bekerja sama dengan tim kerja
- Mampu bekerja sama dengan pemberi materi
- Mampu membuat dan mengembangkan modul-modul praktikum yang interaktif
- Mampu membangun dan mengembangkan prosedur keikutsertaan praktikan di lab.
- Mampu membangun dan mengembangkan tata kerja pengelolaan lab.

Tujuan :
- Menciptakan laboratorium yang bersifat mandiri :
- sanggup menjawab setiap pertanyaan praktikan melalui komputernya (help modul system)
- mampu menilai hasil kerja praktikan secara otomatis
- bisa mengatur jadwal praktikum sesuai dengan keinginan praktikan
- Menyediakan sarana penunjang bagi praktikan
- mengupload bahan-bahan, materi-materi, dan berbagai kebutuhan/ informasi bagi praktikan ke internet
- memilih jadwal sesuai dengan keinginannya
- Menyediakan sarana penunjang bagi pengelola lab.
- menampilkan informasi mengenai materi-materi praktikum, berbagai kegiatan atau hasil kegiatan praktikum, dsb.

Motto : “Jadilah pionir dalam setiap kesempatan untuk melakukan perubahan menuju sesuatu yang lebih baik”

Asisten Integrated Laboratory - System Developer Division

Brief Job Description
Asisten Integrated Laboratory bertanggung jawab akan pengetesan sistem, maintenance, pengembangan, dan perbaikan dari sistem web Integrated Lab.

Detailed Job Description
Berikut adalah penjelasan secara detail mengenai tugas-tugas dari asisten Integrated Laboratory.

Pengetesan Sistem
Terdapat dua pendekatan untuk melakukan pengetesan sistem:
1. Black Box Approach
Tidak diperlukan pengetahuan tentang bagaimana sistem bekerja. Pengecekan dilakukan dengan input data dan mencek apakah output sesuai dengan spesifikasi dari sistem. Diperlukan suatu test skenario.
2. White Box Approach
Diperlukan pengetahuan tentang cara kerja sistem (algoritma, struktur, dan kode program). Pengetesan dilakukan dengan menyusun skenario terlebih dahulu dan membuat program untuk melakukan pengetesan secara otomatis.

Sebagai awal, asisten lab bertugas untuk melakukan black box testing. Diharapkan dengan melakukan black box testing, asisten lab dapat mengenal dan mengerti cara kerja sistem dan sekaligus menemukan bugs dari software.

Hal-hal yang perlu dites:
1. Fungsionalitas
2. Unit Testing
3. Integration Testing
4. Sistem Testing
5. Acceptance Testing
6. Load Testing

Dalam pengetesan asisten mencatat setiap bug. Setiap bug akan diprioritaskan menurut tingkat kerusakannya.
Tingkat Kerusakan:
1. Severe
Jika bug mempengaruhi jalannya sistem dan dapat membuat sistem crash.
2. High
Jika bug mempengaruhi jalannya sistem dan menghasilkan output yang tidak sesuai spesifikasi tapi tidak membuat sistem crash
3. Medium
Jika bug menghasilkan output yang tidak sesuai dengan spesifikasi tapi tidak mempengaruhi jalannya sistem
4. Low
Jika bug menghasilkan proses tidak normal tapi menghasilkan output yang sesuai.
Selain itu, dalam proses pengetesan asisten diharapkan mempelajari bahasa pemograman dan database yang digunakan di sistem.

Bahasa Pemograman yang perlu dipelajari:
1. PHP
2. AJAX
3. Java

Database sistem yang perlu dipelajari:
1. MySQL
2. Oracle

Hal-hal yang perlu dipelajari mengenai sistem:
1. Struktur dari sistem
2. Design dari sistem (database dan web)
3. Cara Kerja Sistem

Setelah asisten mengenal sistem dan menguasai bahasa pemograman dari sistem, asisten diharapkan dapat melakukan white box testing dan melakukan perbaikan dari bugs tersebut.

Maintenance
Asisten Lab bertanggung jawab akan tugas-tugas maintenance sebagai berikut:
1. Web Maintenance
a. Penambahan User
b. Penambahan materi ke sistem
c. Backup Sistem
d. Restore Sistem
2. Database Maintenance
a. Backup Database
b. Restore Database

Pengembangan
Pengembangan sistem meliputi:
1. Penambahan fitur
2. Integrasi dengan sistem lain
3. Upgrade sistem
Penambahan fitur akan dilakukan dengan sistem tim project dengan jangka waktu paling lama 1 semester.

Perbaikan
Untuk awal asisten tidak akan dibebani tugas ini. Setelah asisten mempelajari sistem dan mempelajari bahasa pemograman yang digunakan, asisten diharuskan memperbaiki bugs yang ditemukan selama sistem digunakan. Perbaikan bugs dilakukan menurut prioritas dari bugs tersebut.

DAFTAR MAHASISWA CALON ASISTEN di INTEGRATED LAB. UNIVERSITAS GUNADARMA.

NPM : 50404127 NPM : 50404774
NAMA: Bagus Susanto NAMA: Wicaksono Agung P.
HP : 0856-914-127 HP : 021-98-94-11-20

NPM : 21104209 NPM : 30106452
NAMA: Harry Nugroho Mindiar NAMA: Eka Pajar Sulistiono
HP : 0856-686-386-65 HP : 0856-933-562-97

NPM : 50404113 NPM : 10104087
NAMA: Arya Wirawan NAMA: Agung Sedayu
HP : 0852-130-607-02 HP : 0856-891-33-58

NPM : 11104078
NAMA: Miftahudin
HP : 0852-681-415-26

NPM : 10104469
NAMA: Dhimas Anang
HP : 0856-985-998-3

NPM : 11104120
NAMA: M. Hafiz
HP : 0856-911-038-55

NPM : 11104863
NAMA: Dicky Mardiyan
HP : 0856-917-987-77

NPM : 10104877
NAMA: Irfan Hamdani
HP : 0856-979-267-61

NPM : 10104757
NAMA: Gilang Esha G.
HP : 0856-929-05-293

NPM : 50404091
NAMA: Ardiyan Agustiyadi
HP : 0856-157-50-67

NPM : 11105111
NAMA: M. Kurniawan
HP : 0817-00-88-524

UG INTEGRATED LABORATORY

APA ITU UG INTEGRATED LABORATORY ?

UG Integrarated Laboratory (selanjutnya disebut dengan Integratd Lab) adalah laboratorium komputer terpadu yang akan ditempatkan di beberapa lokasi kampus Universitas Gunadarma (utamanya di kampus H Kelapa Dua) dan digunakan bersama-sama oleh seluruh mahasiswa Universitas Gunadarma yang akan menjalani praktikum menggunakan media komputer.
Integrated Lab adalah laboratorium komputer mandiri, yang artinya, para praktikan dituntut untuk praktikum secara mandiri, tidak didampingi oleh asisten, dan bisa jadi di kiri-kanan-depan-belakang si Praktikan berlatar belakang program studi yang berbeda. Asisten laboratorium yang ada lebih diarahkan untuk membuat dan mengembangkan modul-modul praktikum ketimbang menjaga para praktikan melakukan praktikumnya.

KAPAN DIMULAINYA KEGIATAN DALAM INTEGRATED LAB ?

Kini sebuah tim sedang mempersiapkan segala sesuatunya, baik modul-modul praktikum, peraturan-peraturan serta kelengkapan-kelengkapan lainnya. Kelak, integrated lab akan ditempatkan di gedung baru di kampus H yang memiliki luas lantai sekitar 1300 M2 yang akan diisi oleh terminal-terminal komputer keluaran SUN Microsystems.
Uji coba pelaksanaan praktikum di integrated lab dimulai pada tahun akademik 2007/ 2008 bertempat di lantai 2 penghubung antara Gedung 3 dan Gedung 4 yang berisi 50 terminal komputer SUN Microsystems. Pada tahap awal, tentu saja tidak semua mahasiswa Universitas Gunadarma dapat melaksanakan praktikum di sana, dan masih dilakukan secara paralel dengan laboratorium reguler yang selama ini dijalani. Dalam masa peralihan ini, jadwal, prosedur dan tata cara praktikum belum sepenuhnya menggunakan konsep kemandirian,
Beberapa materi praktikum yang akan diuji coba pada tahap awal adalah: Pemrograman Java, C++, Statistika 1, Database (MySQL).

PERSIAPAN APA YANG DIBUTUHKAN DARI SEORANG PRAKTIKAN ?

Setiap perubahan yang terjadi membutuhkan kesiapan sikap dan mental. Praktikum komputer di Universitas Gunadarma kelak dilakukan secara mandiri oleh mahasiswa. Artinya, mahasiswa dapat mengatur jadwal praktikumnya sendiri, menjalani praktikumnya sendiri (tanpa didampingi asisten laboratorium), dan pada tahapan berikutnya, bisa dilakukan di mana saja (yang terhubung dengan integrated lab melalui jaringan internet). Karenanya, sikap dan mental mandiri sangat dibutuhkan dari semua mahasiswa Universitas Gunadarma yang akan mengikuti praktikum komputer.

APA BEDANYA DENGAN PRAKTIKUM BIASA ?

Pada intinya sama, yaitu melaksanakan kegiatan praktikum sesuai dengan kurikulum yang berlaku. Bedanya hanya pada kegiatan pelaksanaannya, praktikan dituntut untuk lebih mandiri.
Pada pelaksanaannya, tidak lagi dibutuhkan Laporan Pendahuluan (Laporan Awal) yang selama ini bisa dikerjakan secara bersama-sama, bisa menyontek, atau bisa dibuatkan oleh orang lain. Laporan Pendahuluan diganti dengan istilah “pre test” yaitu sebelum melaksanakan kegiatan praktikum, di terminal komputer akan disediakan soal-soal pendahuluan yang harus diisi oleh Praktikan. Nilai Laporan Pendahuluan akan diganti dengan nilai pre test ini. Soal-soal pre test merupakan soal-soal teori dari materi praktikum yang akan dijalani mahasiswa. Banyaknya soal pre test adalah 20 soal pilihan berganda dan disediakan waktu selama 15 menit untuk praktikan mengerjakannya (waktu akan dihitung secara otomatis). Bila ke-20 soal tersebut sudah dijawab kurang dari 15 menit, maka Praktikan dapat mulai mengerjakan modul praktikumnya. Bila waktu 15 menit yang disediakan untuk mengerjakan soal-soal pre test telah terlampaui, maka Praktikan dinyatakan selesai mengerjakan soal-soal pre test dan harus menjalankan modul praktikumnya. Jadi, sebelum mengkuti praktikum di Integrated Lab seorang mahasiswa harus mempelajari teori-teori di seputar modul materi praktikum yang akan dijalaninya untuk mendapatkan nilai pengganti dari Laporan Pendahuluan.
Selanjutnya, praktikan mengerjakan kegiatan modul praktikum yang diberi waktu 60 menit. Batas waktu 60 menit tersebut akan dihitung secara otomatis oleh sistem yang merupakan batas maktu maksimal. Bila sudah selesai, praktikan bisa mengakhiri kegiatan mengikuti modul praktikum ini meskipun waktu yang disediakan belum habis, dan selanjutnya masuk ke post test. Bila waktu 60 menit telah selesai, maka kegiatan mengikuti modul praktikum oleh praktikan dinyatakan selesai, dan otomatis akan pindah ke kegiatan “post test.”
Post test adalah pengganti dari Laporan Akhir praktikum yang biasa, sehingga nilai post test merupakan pengganti dari nilai Laporan Akhir. Post test terdiri atas 10 soal pilihan berganda dan soal-soal post test sangat erat berkaitan dengan kegiatan menjalankan modul praktikum dan ada kemungkinan digabung dengan teori-teori pendukungnya, karenanya, perhatikan dan bahkan catatlah hasil-hasil dari kegiatan mengerjakan modul praktikum tersebut. Waktu yang disediakan untuk mengerjakan post test ini adalah 15 menit. Sebagaimana pre test, praktikan bisa menyudahi mengerjakan post test ini kurang dari 15 menit bila ke-10 soal sudah dikerjakan semua. Namun, bila waktu 15 menit yang disediakan sudah terlampaui, maka sistem akan menyudahi kegiatan post test ini.
Seluruh soal di pre test dan post test merupakan soal-soal yang dikeluarkan dari kumpulan soal yang berada dalam sistem, yang diacak secara fix untuk dikeluarkan di masing-masing terminal yang mengerjakan modul praktikum tersebut. Jadi, kemungkinan untuk keluarnya soal yang sama di dua terminal yang berbeda (berdekatan) sangat kecil.
)

PRAKTIKUM BISA DILAKSANAKAN DENGAN CEPAT ?

Tentu saja bisa, waktu-waktu yang disediakan untuk setiap kegiatan (pre test, modul praktikum, dan post test) adalah waktu maksimal. Setiap Praktikan bisa saja mengakhiri setiap penggal waktu tersebut bila telah selesai menjalani kegiatannya masing-masing.

BISA PRAKTIKUM SECARA ONLINE DARI RUMAH ?

Kelak bisa, namun untuk saat ini belum waktunya, karena masih harus dibuat perencanaan yang matang, baik dalam hal kesiapan jaringan (infra struktur secara internal/ di kampus dan eksternal/ di luar kampus), mekanisme pelaksanaan, dan manajemen penanganannya.

APA KEUNTUNGAN PRAKTIKUM DI INTEGRATED LAB ?

Bagi praktikan, keuntungan praktikum di integrated lab adalah melatih sikap kemandirian (kejujuran, kedisiplinan, serta memiliki jiwa kepemimpinan dan tanggung-jawab pada diri sendiri). Sikap kemandirian merupakan bekal yang cukup andal dalam menghadapi masa depan yang lebih kompetitif.

PROSEDUR KEIKUTSERTAAN MAHASISWA PRAKTIKAN
DI INTEGRATED LABORATORY

A. Bagian Penjadwalan Kuliah (di bawah Biro Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan) mengeluarkan jadwal kuliah per kelas. Jadwal tersebut akan menjadi acuan bagi banyak unit kerja terkait untuk menyusun jadwal kgiatannya, seperti bagian Ujian, PSMA-Online, dan sebagainya.

B. Tidak terkecuali di bagian Laboratorium Regular (LabReg). Berdasarkan jadwal tersebut LabReg menyusun jadwal praktikum (termasuk nantinya jadwal pengulangan dan jadwal ujian praktikum) per kelas sesuai dengan mata praktikumnya. Sebelumnya Pihak LabReg telah berkonsultasi dengan Jurusan untuk mengetahui seberapa banyak pertemuan yang harus diselenggarakan untuk satu mata praktikum, dan sub-sub materinya (modul-modulnya). Sementara masih menunggu selesainya masa pengisian KRS (Kartu Rencana Studi), Daftar Praktikan masih menggunakan daftar nama di semester sebelumnya.

C. Bagian Pengembangan Sistem Manajemen Akademik (PSMA)-online pada akhir masa pengisian KRS akan mengeluarkan data praktikan yang tetap yang akan didistribusikan ke seluruh LabReg.

D. Berdasarkan Daftar Praktikan tetap tersebut, LabReg melakukan peng-update-an data yang sebelumnya diambil berdasarkan daftar praktikan lama (di butir B).

E. Masing-masing LabReg akan bertemu dengan pihak IntLab untuk bersama-sama memilih dan menentukan mana kelas, mana mata praktikum, dan jadwal praktek di Integrated Laboratory (IntKab).

F. Berdasarkan pilihan kelas, mata praktikum dan jadwal yang telah disusun bersama oleh seluruh LabReg dan IntLab, IntLab melaksanakan kegiatan praktikumnya.

Rancangan Awal :

PROSEDUR PENILAIAN BAGI MAHASISWA PRAKTIKAN
DI INTEGRATED LABORATORY

(a) Praktikan melaksanakan proses login yang menandakan bahwa ia hadir pada jadwal tersebut. Isian yang dilakukan pada saat login adalah NPM, Kode Praktikum, dan Praktikum keberapa.

(b) Praktikan melaksanakan pre test (sebagai pengganti Laporan Pendahuluan di LabReg). Soal merupakan pilihan berganda dengan jumlah 20 soal (disesuaikan) setara dengan 15 menit waktu pengerjaan yang serius. Jika ada soal-soal perhitungan, praktikan diminta untuk menyiapkan kertas dan alat tulis sendiri untuk menghitung.

(c) Praktikan melaksanakan kegiatan praktikum sesuai dengan materi (modul) yang diberikan untuk saat (jadwal) itu. Waktu praktikum dibatasi maksimal 60 menit.

(d) Praktikan melaksanakan post test (sebagai pengganti Laporan Akhir di LabReg). Soal merupakan pilihan berganda yang sedapat mungkin berkaitan erat dengan modul praktikum yang baru saja dilaksanakan oleh praktikan. Jumlah soal 10 buah (disesuaikan) setara dengan 15 menit waktu pengerjaan yang serius. Jika ada soal-soal perhitungan, praktikan diminta untuk menyiapkan kertas dan alat tulis sendiri untuk menghitung.

(e) Kehadiran praktikan, nilai pre-test, dan nilai post-test dikirim langsung ke LabReg.

(f) Sebagai bahan pengecekan bagi setiap praktikan, maka daftar kehadiran praktikan, nilai pre-test, dan nilai post-test diumumkan di student site.

(g) Pada akhir kegiatan praktikum (termasuk selesai ujian praktikum), nilai-nilai tersebut diolah oleh LabReg dan hasilnya diserahkan oleh LabReg ke PSMA-Online. Nilai akhir tersebut juga di-upload oleh LabReg ke student site.

Rancangan Awal :

TATA CARA MENGIKUTI PRAKTIKUM DI INTEGRATED LABORATORY
BAGI MAHASISWA PRAKTIKAN

1. Mahasiswa (praktikan) melihat jadwal, apakah dirinya (kelasnya) mendapat jadwal praktikum di Integrated Lab. (IntLab). Bila ya, maka kerjakan langkah-langkah berikut ini :

2. Pada pertemuan pertama, materi praktikum berisi mengenai pengenalan dan pengarahan tentang prosedur, tata cara dan tata tertib mengikuti kegiatan praktikum di IntLab. ini. Termasuk di dalamnya mengenai :

a). Bahwa komputer telah disiapkan hanya untuk modul praktikum ini saja, tidak dapat digunakan untuk hal-hal lain di luar modul ini.
b). Soal yang tampil akan diacak sehingga antara komputer satu dan sebelahnya belum tentu mengeluarkan soal yang sama.
c). Praktikum dilaksanakan secara mandiri (tidak didampingi asisten), kecuali dalam hal yang sangat khusus, misalkan karena komputernya trouble (tidak berfungsi).
d). Praktikan boleh menyelesaikan seluruh tugasnya di dalam lab. lebih cepat dari waktu yang dijadwalkan.
e). Dapat melihat aktivitas (kehadirannya) di student site.
f). Lab. ini merupakan uji coba, sehingga dipilih kelas yang merupakan kelas pilihan, karenanya dituntut harus lebih disiplin dan serius dalam menjalani prakteknya.
g). Dan lain-lain

3. Pada pertemuan-pertemuan berikutnya, sebelum memasuki IntLab., praktikan diwajibkan untuk membaca dan mempelajari teori yang berkaitan dengan modul praktikum yang akan dipraktekkannya. Modul praktikum tersebut dapat di-download dari student site.

4. Masuk ke ruang IntLab sesuai jadwal praktikumnya dan segera menentukan salah satu terminal yang tersedia. Lakukan proses login sebagai tanda kehadiran dan keiukut-sertaan pada praktikum kali ini.

5. Mengerjakan pre test dengan sungguh-sungguh karena hasil dari pre test merupakan komponen bagi nilai akhir praktikum kelak (maksimal 15 menit)

6. Mengerjakan modul praktikum hari ini, pelajari dan buat catatan seperlunya (terutama mengenai hasil/ output) yang dihasilkan (maksimal 60 menit).

7. Mengerjakan post test dengan sungguh-sungguh karena hasil dari post test merupakan komponen bagi nilai akhir praktikum kelak. Soal-soal post test umumnya berkaitan dengan modul praktikum atau hasil praktikum yang baru saja dilaksanakan (maksimal 15 menit).

8. Setelah selesai, logout terminal, dan tinggalkan ruang IntLab dengan tertib.

Rancangan Awal

TATA TERTIB BAGI PRAKTIKAN
DI DALAM INTEGRATED LABORATORY

UMUM

1. Praktikan adalah mahasiswa aktif yang dibuktikan dengan adanya Kartu Rencana Studi (KRS), dan kepemilikan Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) Universitas Gunadarma.
2. Berpenampilan sopan dan rapi (seperti ketika mengikuti Ujian Semester):
Pria : kemeja berkerah, celana panjang, dan sepatu tertutup
Wanita : kemeja berkerah, rok, dan sepatu tertutup
3. Telah mengetahui modul praktikum yang akan dikerjakan pada jadwal ybs.
4. Membawa buku dan alat tulis sendiri (untuk mencatat hasil praktikum)

PROSEDURAL

5. Masuk ke ruang IntLab dengan tertib sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan. Tidak ada toleransi keterlambatan.
6. Meletakkan tas dan bawaan lainnya (kecuali buku dan alat tulis di butir 4, dan barang-barang berharga lainnya) di tempat yang telah ditentukan
7. Menuju ke terminal komputer sesuai dengan yang telah ditetapkan untuknya.
8. Mengerjakan praktikum secara mandiri
9. Bila sudah selesai, tinggalkan terminal dengan tampilan seperti tampilan awal (melakukan proses logout), dan dipersilakan meninggalkan ruangan dengan tertib.

LARANGAN

10. Dilarang membawa barang/ benda yang tidak ada kaitannya dengan kegiatan praktikum ke dalam ruang Lab. Kehilangan atau kerusakan barang/ benda bawaan praktikan tidak menjadi tanggung-jawab pihak Lab.
11. Dilarang melakukan kegiatan yang tidak ada sangkut-pautnya dengan kegiatan praktikum seperti berkomunikasi melalui handphone, ngobrol, mondar-mandir, makan, minum, dan sejenisnya.
12. Dilarang melakukan kegiatan yang dapat mengganggu jalannya praktikum seperti berisik, ribut, gaduh, mengotori atau merusak fasilitas lab.,
13. Dilarang berlaku curang atau tidak jujur seperti menjadi joki, memberitahu jawaban soal kepada praktikan lain, dan semacamnya.
14. Dilarang pindah-pindah terminal, kecuali atas seijin petugas.

SANKSI

Sanksi yang dikenakan dapat berupa teguran, peringatan, atau sanksi akademis seperti dinonaktifkan 1 sampai 2 semester hingga dikeluarkan dari sivitas akademika Universitas Gunadarma. Sanksi juga dapat dikenakan berupa sanksi denda atas kerusakan yang ditimbulkannya hingga sanksi kriminal yang akan diserahkan kepada pihak yang berwajib (kepolisian).
Sanksi akan dijatuhkan oleh Pejabat Program (Dekan atau Direktur) dengan mempertimbangkan kesalahan-kesalahan yang telah dilakukan oleh praktikan dan setelah mendengarkan saksi-saksi dari pihak laboratorium.

Rancangan Awal

PENENTUAN WAKTU PENGULANGAN PRAKTIKUM BAGI PRAKTIKAN
DI DALAM INTEGRATED LABORATORY

Ada beberapa kemungkinan yang mengharuskan atau yang menyebabkan seorang praktikan mengulang praktikumnya. Misalkan, ketika jadwalnya tiba, Praktikan sedang sakit, mengalami kecelakaan, kendaraan umum mogok, hujan lebat (bencana alam), atau musibah-musibah lain. Bisa juga ketika jadwalnya tiba, Praktikan sedang bertanding atau melakukan aktivitas atas nama kampus.

Pertama, pihak LabReg mengadakan “negosiasi” dengan IntLab tentang rentang waktu pengulangan praktikumnya, misalkan satu minggu, mulai tanggal x hingga tanggal y di bulan z.

Mahasiswa (Praktikan) tentu sudah menyadari berapa kali ia harus mengulang praktikum tertentu di IntLab., ia pun dapat memantaunya melalui student site-nya. Praktikan tersebut menghadap ke Koordinator LabReg (atau orang yang tiberi wewenang untuk menangani masalah pengulangan praktikum di LabReg tersebut). Dengan pertimbangan mendapat denda praktikum (membayar denda dulu) atau tidak, Koordinator LabReg memberi jadwal pengulangan praktikum ke Praktikan ybs. dan jadwal tersebut diberikan pula ke pihak IntLab untuk dipersiapkan segala sesuatunya, misalkan modul ke berapa yang akan diulangnya, kapan tanggal pengulangannya, dsb.

Pemberian nilai pengulangan, diperlakukan sama dengan pemberian nilai di PROSEDUR PENILAIAN BAGI MAHASISWA PRAKTIKAN DI INTEGRATED LABORATORY

Rancangan Awal

PERSONIL YANG HARUS ADA DI DALAM INTEGRATED LABORATORY

1. Petugas Ruangan; bertugas untuk membuka/ mengunci ruangan, berikut dengan menghidupkan/ mematikan lampu penerangan dan air condition, serta menjaga kebersihan ruangan.
2. Petugas hardware/ jaringan; bertugas untuk menyiapkan server, terminal, dan jaringan ke luar (student site, LabReg).
3. Petugas software/ content; bertugas untuk menyiapkan modul praktikum untuk Praktikan, memberi dan/atau menerima data/ informasi (misalkan keikutsertaan, kehadiran dan nilai Praktikan) ke student site, dan LabReg
4. Pemantau Lapangan; bertugas untuk memastikan tidak ada perjokian, tidak ada yang mengotori atau merusak fasilitas lab., mengabsen Petugas, dan menjaga ketertiban jalannya praktikum.

Berapa jumlahnya masing-masing, apakah ada jabatan yang perlu dirangkap, semua disesuaikan dengan kebutuhan.

Rancangan Awal

PENGANTISIPASIAN HAL-HAL KHUSUS YANG MUNGKIN TERJADI
DI INTEGRATED LABORATORY

Ada beberapa aspek yang erat kaitannya dalam suksesnya pelaksanaan praktikum di Integrated Laboratory, utamanya yaitu (1) Praktikan, (2) Infra struktur. Beberapa hal yang bsa saja terjadi di luar keinginan sehingga pelaksanaan praktikumnya tidak berjalan dengan sukses, dibuat catatan sebagai berikut :

1. PRAKTIKAN

I.1 Praktikan yang dapat mengulang praktikum sesuai jadwal pengulangan yang telah dikeluarkan oleh pihak Integrated Lab, tanpa dikenakan denda praktikum adalah :

a. Sakit, yang dibuktikan dengan Surat Dokter;
b. Meninggalnya anggota keluarga pada hari yang sama dengan jadwal praktikum, dibuktikan dengan copy Surat Kematian dari Kelurahan.
c. Mogok masal kendaraan umum menuju kampus, yang dibuktikan dengan berita di surat kabar
d. Tugas dari kampus, yang dibuktikan dengan Surat Tugas dari Rektor atau Pembantu Rektor.
e. Pada jadwal yang bersangkutan terjadi trouble pada sistem Integrated Lab. (seperti akibat padamnya arus listrik, bencana alam, dan sebagainya)

Bukti-bukti tersebut harus sudah diterima oleh pihak Integrated Lab. selambarnya 7 hari setelah kejadian. Untuk butir (c) bisa dikabarkan oleh beberapa saksi ke pihak Integrated Lab pada saat kejadian.

I.2. Praktikan yang dapat mengulang praktikum sesuai jadwal pengulangan yang telah dikeluarkan oleh pihak Integrated Lab, dengan dikenakan denda praktikum adalah Praktikan yang tidak mengikuti praktikum sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan sebanyak-banyaknya 2 (dua) kali per mata praktikum.

1.3 Praktikan yang tidak dapat mengulang praktikum adalah mereka yang tidak termasuk di butir I.1 dan I.2.

2. INFRA STRUKTUR

Integrated Lab sangat erat terkait dengan infra struktur, baik secara internal maupun eksternal.

2.1a Bila terjadi trouble di satu terminal, maka seorang Praktikan atas seijin Petugas Integrated Lab diperkenankan untuk menggunakan terminal yang tersedia lainnya.
2.1b Bila terminal sudah terpakai semua (penuh). Praktikan dapat melakukan negosiasi dengan Petugas Integrated Lab mengenai waktu praktikum penggantinya.
2.2 Bila terjadi pemadaman arus listrik PLN atau hal-hal lain yang memaksa pembatalan jadwal praktikum per kelas, maka seorang perwakilan kelas dapat bernegosiasi dengan Petugas Integrated Lab untuk menentukan waktu praktikum penggantinya.

Powered by WordPress

Cannot create QuickStats table. Database user does not have CREATE priviledge.