Budi Hermana

Universitas Gunadarma

Archive for the ‘Opini’


Published November 6th, 2015

TIK dan Pertumbuhan Ekonomi (1)

Kajian tentang hubungan antara Teknologi Informasi dan Komunikasi dengan pertumbuhan ekonomi  menujukkan perbedaan dilihat dari perspektif mana yang lebih dominan sebagai faktor penyebab. Ilustrasi sederhananya, apakah TIK mempengaruhi Pertumabuahan ekonomi, atau sebaliknya pertumbuhan ekonomi mendorong perkembangan TIK? Selain itu, muncul istilah paradoks yaitu di satu sisi, TIK dapat menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi dan mengurangi ketidakadilan global, namun dalam waktu yang sama, TIK berpotensi ketidakadilan atau kesenjangan pendapatan di tingkat negara.  Meskipun paradok tersebut muncukl, dampak TIK terhadap pertumbuhan ekonomi tidak bisa dikesampingkan. Semakin tinggi penerapan TIK di negara berpendapatan rendah akan mempercepat perolehan pendapatan.

(more…)

Published January 4th, 2015

Faktor Keberhasilan Strategi Perusahaan

Seberapa besar kemungkinan perusahaan mencapai tujuan – yang dapat dilihat dari pencapaian target indikator kinerja - tidak sederhana karena bersifat multi-faktor atau multi-dimensi. Pembahasan di bawah ini berhubungan dengan ilustrasi mengenai sebuah perusahaan asuransi yang saat ini berada pada posisi nomor 2 di tingkat nasional dan  sudah membuat penyataan visi baru yaitu menjadi perusahaan asuransi terbaik di Indonesia pada tahun 2020. Keberhasilan pencapaian visi, termasuk strateginya, dipengaruhi berbagai faktor.

(more…)

Published January 2nd, 2015

Pelajaran dari Krisis Finansial Global

Krisis finansial global menunjukkan bahwa para pengelola perusahaan gagal untuk melindungi pemilik dan pemangku kepentingan dari perusahaannya (Stanton, 2010). Kegagalan tersebut menyadarkan para pengelola perusahaan tentang tata kelola perusahaan yang baik sehingga bisa mengantisipasi atau bahkan memprediksi kemungkinan kejadian serupa di masa datang. Meskipun pihak perusahaan merasa sudah menerapkan berbagai prinsip tata kelola perusahaan, mereka tetap tidak dapat menghindar dari dampak krisis tersebut yang relatif mengejutkan atau di luar dugaan. Bahkan banyak perusahaan yang tidak menyadari betapa besarnya kerugian yang mereka alami. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa tata kelola perusahaan bersifat dinamis atau berkembang sesuai dengan perkembangan internal dan eksternal.

(more…)

Published February 8th, 2010

Guru (Dosen) vs Siswa (Mahasiswa)

TEACHER : What is the chemical formula for water?
SARAH      : “HIJKLMNO”!!
TEACHER : What are you talking about?
SARAH      : Yesterday you said it’s H to O!

TEACHER : Ellen, give me a sentence starting with “I”.
ELLEN       : I is…
TEACHER : No, Ellen. Always say, “I am.”
ELLEN       : All right… “I am the ninth letter of the alphabet.”

(more…)

Published February 3rd, 2010

Simbol

Orang setengah baya yang berdarah biru itu terlihat marah besar bak seekor singa siap menerkam mangsa. Di sudut ruang kantor ber-AC terlihat jejeran orang-orang kumuh berbaris seperti patung dengan raut muka layaknya sedang melihat hantu di siang bolong. Semua tertunduk lesu di hadapan sang singa. Mirip kerupuk disiram air. Bak halilintar akhirnya suara bariton sang big-boss menerjang gendang telinga. “Keledai pun tidak akan terantuk dua kali!!”, hardik sang big-boss. “Saya benar-benar kehilangan muka !”, lanjutnya. “Udah tahu konsumen itu raja, masa kerja aja kayak siput!”.  Begitulah rentetan kemarahan seperti mitraliur memuntahkan pelurunya. Ruangan itu pun bak  kuburan. Hening dan mencekam.

(more…)

Published January 15th, 2010

Kenduri Bank Century dan Silent Majority

Bukan latah. Bukan juga untuk ikut-ikutan menghakimi siapa yang salah dan benar. Kebenaran dalam konteks politik mungkin dapat dibungkus dengan agenda tersembunyi, namun bukan berarti semua orang politik itu licik. Bukan juga untuk memposisikan BI, Depkeu atau LPS sebagai lembaga yang bebas kesalahan. Benar dan salah sejauh pengetahuan manusia dalam konteks ruang dan waktu tertentu adalah wilayah etika. Jadi ketika pengetahuan manusia berbeda-beda tentang kasus Bank Century maka persepsi benar dan salah pun bisa berbeda-beda. Lalu kepada siapa atau apa kita harus mencapai kata sepakat tentang siapa yang benar dan siapa yang salah ?

(more…)

Published January 1st, 2010

010110

Ketika tahun telah berganti, selalu ada harapan atau optimisme untuk melakukan kegiatan atau pencapaian yang lebih baik.. Itupun seandainya hidup ini mengikuti scenario, rencana, atau ambisi. Bagaimana jika tidak punya rencana atau ambisi? Akankah kita akan membiarkan hidup kita seperti air mengalir tak tentu arah, terombang-ambing ombak kian kemari, atau terhuyung-huyung diterpa angin?

(more…)

Published July 9th, 2009

Quick Count vs Real Count

Setelah kontroversi exit poll kemarin,  semua stasiun TV kembali dijejali dengan hasil Quick Count (QC), baik yang dibahas dalam acara khusus maupun sekedar running text.  Beberapa pihak pun banyak yang menyetuji hasil QC ini sebagai prediksi pemenang pilpress, tapi ada juga yang mempertanyakan keabsahan metode tersebut. Malah tidak sedikit yang menuduh bahwa QC hanyalah akal-akalan, atau ada “titipan” dari peserta pilpress.  Mungkin iya mungkin juga tidak :) Tergantung orang atau lembaganya juga kan. Namun faktanya ada beberapa lembaga riset yang hasil QC-nya relatif mendekati real count (RC). Bahkan sebuah lembaga riset mengklaim telah masuk MURI juga karena ramalannya (baca QC) hampir selalu menjadi kenyataan (baca Real Count). Kok bisa?

(more…)

Published July 8th, 2009

Exit Poll

Setelah berpartisipasi dalam pilpres, saya langsung menonton TV. Sebuah stasiun TV ternyata telah menyiarkan hasil exit poll. Hasil sementara itu berasal dari Indonesia bagian timur yang secara umum sudah selesai pelaksanaan pilpresnya. Tidak berapa lama, kritikan dan sindiran keras pun bermunculan, terutama dari kubu capres-cawapres yang sedang bersaing. Kata-kata “tidak beradab“, “tidak etis“, dan kata-kata berkonotasi negatif pun bermunculan di TV. Yang dipermasalahkan adalah pengumuman sebagian hasil exit poll itu disampaikan ke publik sebelum pencentangan di wilayah lainnya belum selesai. Emang gak boleh ya di Indonesia ?

(more…)

Published July 7th, 2009

Politik Boleh Ribut, Ekonomi Jalan Terus

Tulisan ini terinspirasi oleh headline di sebuah tabloid online. Juga email yang diposting di milis sebuah asosiasi profesi, “Ini berarti hidup atau mati perusahaan asuransi ditentukan dalam kurun pemerintahan yang akan datang“. Dua berita atau pernyataan yang kelihatanya saling berlawanan, padahal tidak :) Kenapa ?

(more…)


Cannot create QuickStats table. Database user does not have CREATE priviledge.