Ati Harmoni

Sentimental Journey…


Published November 27th, 2009

Think Different

Ya. Itu adalah tagline yang sempat jadi perbincangan dunia karena dianggap mampu mengembalikan “kejayaan” Apple. Iklan TV dan dan posternya menampilkan “bintang iklan” kelas dunia. Einstein, Bob Dylan, Martin Luther King Jr, John Lenon (dan Yoko Ono), Maria Callas, Jim Henson (dengan kermit-nya), Mohammad Ali, Ted Turner, Alfred Hitchcock, Mahatma Gandhi, Martha Graham, dan lain-lain. Mereka adalah the crazy ones. The misfits. The rebels. The troublemakers. The round pegs in the square holes. The ones who see things differently. Begitu suara Richard Dreyfuss yang mengisi narasi iklan TV meyakinkan. You can quote them, disagree with them, glorify or vilify them. About the only thing you can’t do is ignore them.

(more…)

Published November 19th, 2009

Termakan Iklan

Siapa yang tidak pernah membaca, mendengar, atau melihat iklan? Dalam dunia yang sudah sangat materiil ini rasanya hidup kita terkurung iklan. Reklame dengan segala bentuk dan perwujudannya mengepung setiap ruang gerak langkah kita. Dari mulai iklan yang halus membujuk hingga yang garang mengancam. Apa yang diiklankan? Apa saja. Boleh diperiksa deh. Segala macam barang dan jasa bisa diiklankan. Mulai dari makanan bayi sampai pasta gigi. Dari mobil mewah hingga telepon murah. Segala jenis sabun, obat kuat, minuman kesehatan, kartu kredit, popok bayi, pemutih kulit, penghilang selulit, dan sebagainya. Bahkan calon anggota parlemen sampai calon presiden pun diiklankan. Jasa cuci baju sampai sewa badut. Bentuk iklannya juga beragam, begitu juga medianya. Spanduk, banner, poster, selebaran, TV, Radio, Koran, majalah, tabloid, bahkan papan nama toko dan pos satpam pun jadi sarana memajang iklan. Bus kota, kereta api, dan bajaj juga. Ada pula yang ditulis sekenanya dengan bahan seadanya lalu dipaku di pohon peneduh di pinggir jalan…

(more…)


Cannot create QuickStats table. Database user does not have CREATE priviledge.