Ati Harmoni

Sentimental Journey…

Archive for the ‘Rasa Bahasa’


Published December 22nd, 2011

Percakapan Pagi dan Petang (2)

Prolog
Sepi ini begitu mengiris, kataku
Tataplah mataku, katamu
Aku tak setajam itu

(more…)

Published June 11th, 2011

Percakapan Pagi dan Petang

Untukmu

Hei… Kamu berseru

Senyum mengelopak mawar

Aku terpana

Apakah pagi ini untukku?

Catatan

Tulislah dalam catatanmu

Hari ini

Barangkali kelak kita akan merindukannya

Semua perdebatan seru tapi tak berujung

Dan semua kebisuan sesudahnya

Indah

remang senja menyapa

bisik angin mendesir

seulas senyum merekah

keindahan ini

tak mungkin disembunyikan malam

Published January 24th, 2011

Mode Ala Wati (2)

Pusing karena Legging

Ah pasti kenal Wati toh? Kritikus mode untuk kalangan sendiri, he he… Baru-baru ini dia kembali memberiku tips mode terkini. “Non, kamu jangan ikutan mode nggak jelas lho.” Dia mengingatkan aku yang tengah memilih legging. Aku sedang mempertimbangkan legging mana yang akan kubeli. Ini menyangkut bahan, motif, warna, dan harga (tentu!). Lho, mode nggak jelas bagaimana?
(more…)

Published January 11th, 2011

Hujan di Menara

Pagi
Serasa aku dapat menyentuh
Awan putih yang melayang
Dan titik-titik air yang menerpa jendela
Kau bersikeras menyapa
Mengapa tidak jemu-jemu juga bertanya
Kemana angin?
Kemana matahari?
Bergulat dengan angan
Yang enggan pergi
Dan tak berhenti menggoda.

(more…)

Published November 18th, 2010

Mengerti

Sungguh

Aku tengah mencari

Bukan alasan

Hanya kerelaan hati.

Published March 22nd, 2010

Alay Jangan Lebay

Membaca status FB keponakan yang sudah remaja aku terpaksa mengerutkan dahi (yang sudah berkerut walau tidak dipaksa he he…). Hm… Komentar teman-temannya tak kurang ajaibnya. Bahasanya itu lho. Kulihat status mahasiswaku juga banyak yang begitu. Beberapa menit sebelumnya, ada pesan singkat dari seorang mahasiswa yang juga menggunakan istilah dan cara penulisan yang ‘aneh’. Katanya itulah bahasa gaul jaman sekarang. Lalu aku teringat artikel tentang bahasa alay di Femina terbitan beberapa minggu lalu. Kubaca kembali artikel itu sambil mendengarkan radio yang sedang memutar lagu D’Alays dari Superglad. Pas banget. He he… bener lho ini, gw g lebay! Syairnya kutulis sebagian ya:

(more…)

Published December 9th, 2009

Resensi Buku

Ada pengumuman di studentsite dan Wartawarga tentang lomba menulis resensi buku untuk mahasiswa Universitas Gunadarma. Sebuah berita baik bagi mereka yang suka membaca dan ingin menulis tentang apa yang sudah diperolehnya dari bacaan. Membaca (saja) memang sering kali tidak cukup, kan? Membaca tidak hanya menambah wawasan dan pengetahuan yang bermanfaat bagi si pembaca, tetapi juga bisa menjadi ladang berbagi (ilmu) kepada sesama. Salah satu caranya adalah dengan menuliskan resensi atas buku yang telah selesai dibaca.

(more…)

Published August 24th, 2009

Rapat sampai Konferensi

Saat membuka kotak surat elektronik staff milikku, aku mendapati beberapa undangan yang masuk. Mulai dari undangan rapat, seminar, simposium, lokakarya, hingga konferensi. Aku tergoda untuk membuka kamus. Apa sih perbedaan antara itu semua? Kadang-kadang, aku menjumpai walau namanya berbeda tapi format acaranya sama saja. Sebaliknya, walau diberi nama yang sama, acaranya bisa berbeda susunannya. Berikut adalah hasil pencarian di Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Edisi ke-3 tahun 2001 terbitan Balai Pustaka, Jakarta:

(more…)

Published August 12th, 2009

Ada yang Mis Walau Sudah Diprepar…

Pukul duabelas kurang limabelas, Wati melirik arlojinya. Wati sedang terperangkap dalam suatu rapat yang menjengkelkan. Terperangkap? Menjengkelkan? Begitulah. Karena rapat terlambat tigapuluh menit dari seharusnya. Dan…

Wati gelisah, jemari mulai iseng memilin-milin kertas notes menjadi gulungan kecil. Lho untuk apa? Untuk menggelitik telinganya yang mulai gatal menangkap semua kata yang berhamburan di udara. Mereka yang berbicara di rapat ini rupanya hanya sibuk memungut susunan huruf yang mungkin ada di dunia sehingga timbullah kalimat semacam ini:

(more…)

Published July 24th, 2009

Pesonamu

Buat A dan R


Tidak Mengerti

Tidak. Aku tidak paham

Aku tidak buta

Tapi, bukankah mustahil mengerti

Semua kolom, semua relung dalam jiwa manusia?

Tidak. Aku tidak paham

Aku bukan tidak punya hati

Cuma terlalu banyak sisi

Tidak. Aku tidak berhenti


Sehabis malam

Apakah kau gelisah setelah percakapan panjang semalam?

Apakah kau masih bertanya setelah semua jawab yang tak tuntas?

Apakah kau masih ragu setelah semua peristiwa?

Yang terjadi dan yang luput dari ingatan?


Di bawah cemara

Kita biasa bercanda di bawah luruhan daun jarum

Aku menggaruk-garuk gatal

Terlalu. Semut merah tengah berpesta

Kita tertawa saja

Lembar-lembar hidup tengah diisi

Hei… boleh pinjam tip ex?

Ah… coret saja dengan spidol hitam atau merah itu!

Kita kembali menekuri catatan

Kamu. Kamu. Siapa yang tahu akan ada apa hari ini?

Kita terus bercanda.

Hanya pada Sang Waktu kita tunduk.


Pesonamu

Kesederhanaan dan kemegahan adalah pesona

Karena terpadu dalam satu ayunan langkah

Kebencian dan kecintaan jadi belenggu

Karena terpadu dalam satu tarikan nafas

Ketika semua berlalu

Hanya angin yang mendesau

Satu yang tertinggal

Senyummu.


Cannot create QuickStats table. Database user does not have CREATE priviledge.