Ati Harmoni

Sentimental Journey…

Archive for June, 2011


Published June 20th, 2011

Semangat Bekerja?

Seorang pengunjung toko oleh-oleh kebingungan. Menoleh kanan-kiri sampai akhirnya dia bertanya pada seorang pramuniaga berseragam putih hitam, berwajah manis yang berdiri di dekat rak pajang. “Ada bla-bla-bla…?” Sang pramuniaga sejenak menoleh kanan-kiri juga, lalu menunjuk ke bagian belakang toko. “Mungkin di belakang sana, Bu.” Toko ini seperti hanggar pesawat saja saking luasnya. Sang pengunjung bergegas ke arah yang ditunjuk. Hm… si ibu itu mungkin sudah harus check out dari hotel atau malah hampir ketinggalan pesawat sementara oleh-oleh pesanan belum didapat. Aku perhatikan pramuniaga yang bahkan tak beranjak dari tempatnya berdiri.

(more…)

Published June 11th, 2011

Percakapan Pagi dan Petang

Untukmu

Hei… Kamu berseru

Senyum mengelopak mawar

Aku terpana

Apakah pagi ini untukku?

Catatan

Tulislah dalam catatanmu

Hari ini

Barangkali kelak kita akan merindukannya

Semua perdebatan seru tapi tak berujung

Dan semua kebisuan sesudahnya

Indah

remang senja menyapa

bisik angin mendesir

seulas senyum merekah

keindahan ini

tak mungkin disembunyikan malam

Published June 8th, 2011

Gua Sunyaragi

Ketika aku kecil, Gua Sunyaragi adalah salah satu tempat main favoritku. Di gua yang berjarak kurang lebih 200 meter dari rumahku itu, kami, aku dan teman-teman, bisa uji nyali masuk ke lorong gelap yang lembab dengan ancaman ada ular di dalamnya (Tidak heran karena saat itu mulut gua kadang agak tertutup semak – ancaman toh tidak pernah terbukti). Memanjat bangunan bermotif batu karang yang tajam atau sekedar duduk-duduk di atas bukit kecil di kompleks gua. Mungkin karena semua hal memang tampak luar biasa ketika kita masih kanak-kanak, kompleks gua yang saat itu agak kurang terawat justru menarik dan agak misterius. Belum lagi cerita-cerita seputar gua yang dituturkan penduduk sekitar.

(more…)

Published June 7th, 2011

Generasi Sekarang

Dalam perbincangan dengan seorang wartawan, aku ditanya, “Apa bedanya mahasiswa sekarang dengan mahasiswa dulu?” Saat itu kami memang sedang mengobrol tentang dunia kemahasiswaan di kampus. Yang dimaksud dengan mahasiswa dulu adalah generasi ketika aku jadi mahasiswa. Hm… itu lebih 20 tahun yang lalu…

Beberapa waktu sebelumnya, seorang direktur dari perusahaan yang cukup besar mengatakan padaku tentang para sarjana baru. “Fresh graduate itu… Waduh, sudah lulus universitas tapi belum tahu bagaimana bekerja, kurang tahu tata krama dalam organisasi… Kami harus kerja lebih keras dan lebih lama mengajari mereka. Beda sekali dengan ketika saya baru lulus dulu.” Sang direktur tak lupa menyebutkan bahwa para lulusan itu datang dari berbagai universitas. Negeri dan Swasta. Sebagai orang universitas, aku jadi merasa agak tersengat. “Apa kamu ini tidak melakukan sesuatu?” Kira-kira begitu barangkali “tuduhan” sang direktur.

(more…)


Cannot create QuickStats table. Database user does not have CREATE priviledge.