Ati Harmoni

Sentimental Journey…

Archive for March, 2010


Published March 27th, 2010

Merajut Hari… (2)

web1Beberapa hari lalu aku mengantar sobatku membeli benang di Detos. Temanku ini ingin memberi benang rajut untuk hadiah ulang tahun tantenya yang ke tujuh puluh sekian. Sejak masih muda belia sang tante senang prakarya. Ketika aku berkunjung ke rumahnya, beliau menunjukkan beberapa karya lamanya. Barangkali karena aku terlihat menaruh minat pada taplak yang terhampar menutup meja tamu dan runner di atas piano. Aku tentu senang sekali bisa diperbolehkan melihat-lihat karpet, taplak, hiasan dinding yang dirajut, disulam, atau direnda dengan sangat cantik oleh tante yang juga masih sangat cantik di usia senjanya.

(more…)

Published March 22nd, 2010

Alay Jangan Lebay

Membaca status FB keponakan yang sudah remaja aku terpaksa mengerutkan dahi (yang sudah berkerut walau tidak dipaksa he he…). Hm… Komentar teman-temannya tak kurang ajaibnya. Bahasanya itu lho. Kulihat status mahasiswaku juga banyak yang begitu. Beberapa menit sebelumnya, ada pesan singkat dari seorang mahasiswa yang juga menggunakan istilah dan cara penulisan yang ‘aneh’. Katanya itulah bahasa gaul jaman sekarang. Lalu aku teringat artikel tentang bahasa alay di Femina terbitan beberapa minggu lalu. Kubaca kembali artikel itu sambil mendengarkan radio yang sedang memutar lagu D’Alays dari Superglad. Pas banget. He he… bener lho ini, gw g lebay! Syairnya kutulis sebagian ya:

(more…)

Published March 16th, 2010

Jika…

Jika seseorang memanggil

Jika seseorang  meminta pertolongan

Pantaskah kita enggan berpaling

Bolehkah kita terus berlalu…

dan pura-pura tak mendengar?

Published March 12th, 2010

Wati Nonton Java Jazz Festival 2010 (2)

Setelah meninggalkan sekelompok penonton remaja yang masih terheran-heran mendapat pertanyaan dari Wati, kami pindah ke panggung lain. Di hall D1 ada Roy Hargrove Quintet. Hm… kami duduk di lantai menunggu pertunjukan dimulai. Penonton yang mulai memenuhi ruangan sabar menanti. Lalu, here we are… terbuai alunan lagu yang menghayutkan… Instrumental jazz yang dimainkan apik oleh Roy Hargrove dan kawan-kawan. Setelah empat lagu, Desi berbisik “Waduh ini jazz beneran ya?” He he… Rupanya ada jazz yang bohongan? “Ayo kita pindah!” Ajak Wati yang khawatir Desi jatuh tertidur…

(more…)

Published March 11th, 2010

Wati Nonton Java Jazz Festival 2010 (1)

Wati sudah hampir ikut antri beli tiket Java Jazz. Ada mobil panitia yang parkir di halaman kampusku. Wati takjub melihat ada mobil penjual karcis keliling. Mampir di kampusku pula. Dia pikir mahasiswa di kampusku cuma suka musik ingar-bingar nggak jelas (Ssssttt… Tidak usah protes bahwa jazz bisa tak kurang meriahnya. Nanti Wati terpancing diskusi soal aliran musik). Dengan ceria dia lapor, ”Hei, ini agenda 10 tahunan!” Aku mengernyitkan kening. Sepuluh tahun? ”Maksudku, terakhir aku nonton festival jazz kan 10 tahun yang lalu, ha ha…” Wati menjelaskan Hm… waktu berlalu secepat itu ya?

(more…)

Published March 2nd, 2010

Pilihan

Setiap orang punya masa

Setiap orang punya dunia

yang bisa dipulasnya sendiri:

merah, hijau, kuning,

biru atau ungu

Tak peduli orang lain memilih apa


Cannot create QuickStats table. Database user does not have CREATE priviledge.