Published December 30th, 2009
Gosip Kantor
Senjata yang Bisa Makan Tuan
Pertanyaan semacam, ”Eh, ada gosip?” atau “Ada gosip baru nggak?” rasanya tidak asing kita dengar. Atau pertanyaan yang sebenarnya pernyataan, ”Tahu nggak kalau ternyata… bla… bla…” Lalu perbincangan pun dimulai, makin lama makin melebar, menukik, melambung, menajam, dan menyayat. Jadilah acara nggosip.
Gosip sering diplesetkan menjadi singkatan dari (makin) digosok makin sip. Makin dibicarakan makin asyik. Acara bergosip bisa terjadi di mana saja. Saat minum teh di warung atau ngopi bareng di café. Waktu menunggu bis di halte. Ketika arisan RT atau keluarga. Bahkan di meja kantin atau di meja rapat perusahaan. Pendeknya, gosip bisa berkembang dimana saja, tentang apa saja, dan mengenai siapa saja. Termasuk, tentu saja, di kantor kita.
Apakah gosip bisa membahayakan kehidupan di kantor?
Jangan-jangan gosip kantor terkait juga dengan politik kantor?

Bagaimana menghadapi ujian semester? Belajar dan belajar tentu. Belajar bagaimana? Yaaa belajar lah, bagaimana lagi…? Latihan mengerjakan soal dari ujian semester sebelumnya, membaca (fotokopian) catatan kuliah dan kadang dari diktat dan buku teks juga (kalau sempat), membuat ringkasan pada selembar kertas folio dengan tulisan yang kecil dan rapat-rapat… Bertanya kepada teman kalau ada yang tidak paham atau bikin grup diskusi untuk membahas topik tertentu yang sulit (sambil nggosip dan cekikikan juga sih…).
Lalu aku mendapati buku ini. Harmonium. Wah… sepertinya menarik nih. Temanku tertawa melihatku memicingkan mata membaca judul bukunya. Aku bilang padanya alasanku tertarik pada buku itu. Pertama, judul bukunya mengandung namaku, he he… Kedua, penulisnya Budi Darma. Ketiga, harmonium itu apanya akuarium? ”Teuing ah… Sok lah dibawa kalau mau baca mah,” temanku ini tertawa. Dia tidak khawatir kalau aku yang meminjam bukunya, he he… 




