Ati Harmoni

Sentimental Journey…

Archive for November, 2009


Published November 27th, 2009

Think Different

Ya. Itu adalah tagline yang sempat jadi perbincangan dunia karena dianggap mampu mengembalikan “kejayaan” Apple. Iklan TV dan dan posternya menampilkan “bintang iklan” kelas dunia. Einstein, Bob Dylan, Martin Luther King Jr, John Lenon (dan Yoko Ono), Maria Callas, Jim Henson (dengan kermit-nya), Mohammad Ali, Ted Turner, Alfred Hitchcock, Mahatma Gandhi, Martha Graham, dan lain-lain. Mereka adalah the crazy ones. The misfits. The rebels. The troublemakers. The round pegs in the square holes. The ones who see things differently. Begitu suara Richard Dreyfuss yang mengisi narasi iklan TV meyakinkan. You can quote them, disagree with them, glorify or vilify them. About the only thing you can’t do is ignore them.

(more…)

Published November 24th, 2009

Tolong Putarkan Lagi Lagu Itu

Aku memandangi kaset-kaset yang berserakan di lantai. Eka mengaduk-aduk koleksi kasetku untuk mencari satu lagu. Aneh. Kataku. Sekarang kan jaman canggih. Ada internet dengan Youtube. Kok dia malah balik ke jaman purba, mencari kaset lama, yang belum tentu masih mulus diputar. Eka cuma senyam-senyum nggak jelas. Dia tahu, aku tak bakal tega menolak permintaannya.

(more…)

Published November 19th, 2009

Termakan Iklan

Siapa yang tidak pernah membaca, mendengar, atau melihat iklan? Dalam dunia yang sudah sangat materiil ini rasanya hidup kita terkurung iklan. Reklame dengan segala bentuk dan perwujudannya mengepung setiap ruang gerak langkah kita. Dari mulai iklan yang halus membujuk hingga yang garang mengancam. Apa yang diiklankan? Apa saja. Boleh diperiksa deh. Segala macam barang dan jasa bisa diiklankan. Mulai dari makanan bayi sampai pasta gigi. Dari mobil mewah hingga telepon murah. Segala jenis sabun, obat kuat, minuman kesehatan, kartu kredit, popok bayi, pemutih kulit, penghilang selulit, dan sebagainya. Bahkan calon anggota parlemen sampai calon presiden pun diiklankan. Jasa cuci baju sampai sewa badut. Bentuk iklannya juga beragam, begitu juga medianya. Spanduk, banner, poster, selebaran, TV, Radio, Koran, majalah, tabloid, bahkan papan nama toko dan pos satpam pun jadi sarana memajang iklan. Bus kota, kereta api, dan bajaj juga. Ada pula yang ditulis sekenanya dengan bahan seadanya lalu dipaku di pohon peneduh di pinggir jalan…

(more…)

Published November 8th, 2009

Cinta Tidak Curiga

young-loveBetsy L.A.G. Jln S. di M.

Engkau curiga meskipun baru bertungangan dua bulan. Apakah enkau satu-satunya Juliette untuk Romeo yang tercinta? Apakah dia tidak mempunyai kekasih yang lain?

Anakku yang tercinta, kalau engkau berpikir begitu saya rasa bahwa cintamu sudah hilang. Cinta sejati tidak pernah curiga.

Kalau engkau berpendapat bahwa sang Romeo hari Senin mencium engkau dan hari Selasa mencium orang lain, lepaskanlah dia karena cintamu sudah mati.

(more…)

Published November 7th, 2009

Kaset Kenangan Diputar Jangan

Memutar kaset lama bisa mengundang senyum…Bukan hanya karena lagunya atau syairnya yang mengesankan (terus terang pilihan kosa katanya, kurasa memang agak berbeda dengan syair lagu sekarang…), tapi juga karena mengingat segala peristiwa yang melatari atau dilatari setiap lagu itu…

(more…)

Published November 4th, 2009

Ati, Hati-hati UU ITE ya…

Nice post… tapi…  itu sudah ijin sama yang bersangkutan?” Sebuah pesan pendek mengomentari tulisan di blogku tentang Cerita Wati. Wati itu tokohku di blog. Banyak yang bertanya memang, apakah Wati itu ada? Siapa sebenarnya? He he… Teman yang mengirim pesan khawatir Wati tidak berkenan lalu mengadukanku ke Polisi kemudian aku diancam dengan UU ITE.

(more…)

Published November 3rd, 2009

Antara Etiket dan Internet

Mengikuti perdebatan di suatu milis, aku termangu. Ada saling protes, saling jawab, saling adu argumentasi tentang suatu topik. Perdebatan meruncing sehingga memancing emosi. Asal mulanya adalah keluhan satu orang anggota yang keberatan dengan posting anggota lainnya. Dia bertanya, apakah posting tersebut pantas dikirimkan ke milis. Apakah posting itu tidak lebih baik ditujukan japri (jalur pribadi) saja… Lalu mulailah perdebatan itu… Sangat sengit. Melibatkan banyak orang yang tersebar di seluruh Indonesia bahkan dunia! Ya, anggota milis ini ada hingga ke Jepang sampai Italia. Jerman hingga Australia. Internet membuat seolah tidak ada jarak… Aku membayangkan wajah-wajah gusar penuh emosi. Membaca tulisan dengan huruf-huruf besar ditutup dengan tanda seru di setiap akhir kalimat. Waduuuhhhh…

(more…)


Cannot create QuickStats table. Database user does not have CREATE priviledge.