August 21st, 2010
Ini adalah tulisan ketiga terkait dengan kota Pontianak. Dan kali ini yang kutulis adalah ihwal kuliner.
Pada hari pertama di Pontianak, sore hari kami mendapat kiriman talas dan pisang goreng khas Pontianak dari seorang teman. Pisang Ponti di Jakarta sudah lama marak tapi talas goreng macam ini belum pernah kucicipi. Talas goreng itu bulat-bulat seperti onde-onde. Aku sih menduga, talas itu dikukus lalu dihancurkan, dberi bumbu (ada sedikit merica di situ… sok tahu.com) kemudian dibalur kacang tanah cincang baru digoreng. Rasanya empuk dan gurih. Ada saus sambal yang encer sebagai pelengkapnya. Aku sih makan talas gorengnya saja sudah merasa maknyus! (yang tahu tentang talas goreng macam ini tolong koreksi kalau aku salah yaaaa… namanya juga menduga-duga …).
Pisang gorengnya juga empuk dan manis gurih. Cocok untuk minum teh pada sore hari yang panas atau pun hujan. Oh ya, ternyata selama tiga hari pertama kami di Pontianak, setiap sore hingga malam Pontianak diguyur hujan! Ohh… tak masalah juga. Wisata kuliner sudah dimulai…
Read the rest of this entry »
Category
Gado-Gado |
2 Comments »
August 2nd, 2010
Ini adalah perjalanan ke Pontianak dalam rangka mengikuti Peksiminas. Tapi… kali ini aku tidak akan bercerita tentang Peksiminasnya. Aku akan menulis tentang pengalaman lain selama berkunjung ke kota yang dilalui oleh sungai terpanjang di Indonesia yaitu Sungai Kapuas.
Read the rest of this entry »
Category
Sepotong Perjalanan |
3 Comments »
August 1st, 2010
Peksiminas X tahun 2010 di Pontianak baru saja usai. Seminggu sebelumnya Pimnas XXIII di Denpasar juga baru saja ditutup. Dua ajang tingkat nasional bagi para mahasiswa baru saja digelar. Peksiminas adalah Pekan Seni Mahasiswa tingkat Nasional yang diselenggarakan dua tahun sekali, sedangkan Pimnas adalah Pekan Ilmiah Mahasiswa tingkat Nasional yang diadakan satu tahun sekali. Tahun ini kedua ajang itu digelar pada waktu yang hampir bersamaan. Pimnas XXIII di Universitas Mahasaraswati Denpasar Bali tanggal 20-24 Juli 2010, sedangkan Peksiminas di Universitas Tanjungpura Pontianak Kalimantan Barat tanggal 24-29 Juli 2010. Satu ajang serupa tingkat nasional yang lain adalah Pomnas, Pekan Olah Raga Mahasiswa tingkat Nasional.
Read the rest of this entry »
Category
Cerita dari kelas |
No Comments »
July 9th, 2010
Perebutan Piala Dunia akan segera mencapai puncaknya. Setelah laga-laga yang seru, fantastis, tapi kadang membosankan, menjengkelkan, sekaligus menggetarkan dan menghibur, akhirnya kesebelasan terbaik tahun ini akan saling berhadapan: Belanda vs Spanyol. Kedua kesebelasan rasanya pantas ada di final dan saling bertemu. Aku bukan Paul si Gurita di akuarium di Jerman yang bisa meramal. Aku bukan pula pakar sepakbola yang bisa mengulas apakah gaya tiki-taka Spanyol atau total football Belanda yang lebih baik. Aku ini seperti kebanyakan penonton yang bisa setajam silet kritikannya padahal nendang bola saja tak bisa. He he… Terlalu memang.
Read the rest of this entry »
Category
Gado-Gado |
2 Comments »
June 20th, 2010
jika kesempurnaan
memang bukan
milik manusia
mengapa sulit untuk
memaafkan kesalahan?
Category
Untuk Sahabat |
8 Comments »
June 16th, 2010
Aku berbisik pada sahabatku, “Kaya’ Obelix…” Aty (almh), sahabatku yang duduk di sebelahku langsung terkekeh-kekeh. “Ngaco ah kamu!” Memang aku ngaco. Tapi sosoknya yang besar dengan rambut gondrong yang dijalin dua melewati pundak sungguh mengesankan. “Jadi ini toh Norman Edwin?” Itulah kali pertama (dan satu-satunya) aku melihatnya secara langsung. Tahun berapa aku lupa, sekitar tahun 80an akhir. Teman-teman dari Matala Biogama UGM mungkin punya catatan yang lebih akurat. Kurasa merekalah yang punya acara. Salah satu ruang kelas di Fakultas Biologi itu dipenuhi oleh para anggota Matala. Aku tak melewatkan kesempatan ikut acara itu karena aku adalah pembaca hampir semua laporannya. Di Kompas maupun tabloid Mutiara, dan kemudian di majalah Suara Alam. “Bersama” dia itulah aku ikut mendaki puncak-puncak gunung tertinggi, menyusuri sungai, mengarungi samudra, hingga masuk ke gua dan “terjun” ke Luweng Ombo. Aku belajar istilah-istilah teknis pendakian gunung, tebing terjal, penelusuran gua, sekaligus menyimak sisi humanis masyarakat yang ditemuinya di tempat-tempat yang terpencil dan sukar dijangkau.
Read the rest of this entry »
Category
Buku kubaca |
1 Comment »
June 5th, 2010
Lenggang lenggok Jakarta
Suka membuat orang lupa
Terpikat oleh manisnya cerita
Mudah jadi jutawan di sana
Ribuan mimpi-mimpi ada
Menggoda mereka
Jangankan cari surga dunia
Neraka dunia pun ada…
(Lenggang Jakarta)
Setiap kali Jakarta berulang tahun, aku teringat lagu di atas. Lagu itu kadang diputar di radio saat memperbincangkan Ibu Kota RI tercinta ini. Dan aku selalu terpesona oleh merdunya suara sang pelantun lagu tersebut. Jakarta sebentar lagi ulang tahun, tapi aku mendapat kabar duka. Penyanyi cantik asal Sulawesi Selatan, Andi Meriem Mattalata, Sang Mutiara dari Selatan, pelantun lagu tersebut telah tiada… Mula-mula sebuah stasiun radio berita mengabarkan berita tersebut, kemudian sebuah sms dari seorang teman juga mewartakan hal serupa.
Read the rest of this entry »
Category
Buku kubaca, Gado-Gado |
3 Comments »
June 1st, 2010
Saat pulang kampung pada libur akhir pekan kemarin, aku mendapati jadwal pertandingan sepak bola paling akbar di dunia sudah ditempel di kaca lemari bufet di ruang tengah. “Wah, sudah ada jadwal piala dunia!” Komentarku. Bapakku yang memang penggemar sepak bola tertawa. Lalu sambil menonton pertandingan semifinal Liga Joss Divisi Utama 2010 antara Semen Padang melawan Deltras Sidoarjo di TV, kami berbincang tentang tim yang layak dijagokan pada Piala Dunia di Afrika Selatan 2010 ini.
Read the rest of this entry »
Category
Gado-Gado |
6 Comments »
May 27th, 2010
bay, kita bikin pesbuk bay.. (ngapain bay?)
biariiin, biar kaya orang-orang..
bay, kita bikin twitter bay.. (huh, kaya bisa aja..)
biariin, biar kaya orang-orang..
Adalah Nunung Cs yang pernah meluncurkan lagu “Abang Gorengan” yang juga menyanyikan lagu di atas… Judulnya apa belum ketemu. Tapi liriknya jelas menohok. Walau dibawakan dengan gaya santai tapi rasanya pesan yang disampaikan lumayan mendalam. Tentu saja buat aku sendiri. Sepotong lagu yang kudengar tak utuh ini jelas menyindir (aku sedang mencari-cari lagu dan liriknya, belum ketemu. Ada yang bisa bantu?).
Read the rest of this entry »
Category
Gado-Gado |
No Comments »
May 21st, 2010
Jika kita menyebut keroncong maka nama Gesang pastilah ikut muncul. Orang tak bisa melepaskan keroncong dengan Gesang dan sebaliknya. Tak banyak lagu yang diciptakan oleh seniman yang tak bisa memainkan satu alat musik pun ini. Tapi dari yang sedikit itu Gesang sangat dikenal tidak hanya di Indonesia tapi juga di manca negara. Bengawan Solo yang diciptakan tahun 1940 masih sering dinyanyikan sampai sekarang. Jembatan Merah adalah karya Gesang yang lain yang juga masih sering diperdengarkan.
Read the rest of this entry »
Category
Gado-Gado |
4 Comments »